---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 30 Oktober 2002 16:00 UTC



** POLISI INDONESIA PUBLIKASIKAN SKETSA WAJAH TERSANGKA BOM BALI

** POLISI DENMARK TANGKAP TERSANGKA PENYANDERAAN TEATER MOSKOW

** 9 BOM MELEDAK DI SOWETO, JOHANNESBURG-AFRIKA SELATAN

** TOPIK GEMA WARTA: MAHASISWA MUSLIM INDONESIA MAKASSAR  GELAR DEMO
ANTI AMERIKA

** TOPIK GEMA WARTA: SEPERTI PARA PENDAHULUNYA, MEGA TIDAK PEKA
TERHADAP TUNTUTAN MASYARAKAT



* POLISI INDONESIA PUBLIKASIKAN SKETSA WAJAH TERSANGKA BOM BALI

Polisi Indonesia mempublikasikan sketsa wajah tiga laki-laki yang
diduga terlibat pemboman di Bali. Dalam kesempatan itu, polisi
menggambarkan secara rinci ciri-ciri ketiga calon tersangka yang
masih buron. Dua diantaranya diperkirakan berasal dari Jawa. Sketsa
itu dibuat berdasarkan keterangan para saksi mata. Ketiga calon
tersangka diduga anggota organisasi muslim Jemaah Islamiyah. Menurut
polisi, ketiga orang itu merupakan bagian dari kelompok yang lebih
besar, yang terdiri dari sekitar 10 orang.


* POLISI DENMARK TANGKAP TERSANGKA PENYANDERAAN TEATER MOSKOW

Atas permintaan Moskow, Polisi Denmark menangkap penanggung jawab
politik para pemberontak Chechnya, Ahmed Zakayev. Ia tengah berada di
Kopenhagen untuk menghadiri kongres internasional tentang situasi di
Republik Chechnya. Zakayev termasuk dalam daftar tersangka kasus
penyanderaan pengunjung teater di Moskow. Rusia menduga Zakayev
terlibat dan minta ia diserahkan. Awal pekan ini, Presiden Putin
membatalkan rencana kunjungannya ke Kopenhagen karena marah terhadap
kongres tentang Republik Chechnya yang diadakan di kota itu. Media
Inggris, BBC, melaporkan bahwa sekurangnya 30 orang ditangkap di
Rusia karena diduga terlibat drama penyanderaan. Diantara mereka
terdapat beberapa fungsionaris lembaga keamanan Rusia. Para
fungsionaris itu diduga memberikan informasi tentang strategi aparat
keamanan Rusia. Hari ini dua mantan sandera meninggal dunia; sehingga
jumlah korban tewas meningkat jadi 119. Sekitar 245 korban masih
dirawat di beberapa rumah sakit di Moskow akibat gas beracun yang
digunakan dalam aksi pembebasan. 16 diantaranya berada dalam kondisi
kritis. Berbagai negara termasuk Belanda, minta penjelasan dari
Moskow tentang gas yang digunakan.


* 9 BOM MELEDAK DI SOWETO, JOHANNESBURG-AFRIKA SELATAN

Sembilan bom meledak di sebuah mesjid, beberapa rumah dan sebuah
pompa bensin di wilayah Soweto,di ibukota Johannesburg - Afrika
Selatan. Akibatnya, seorang korban tewas dan seorang lainnya
luka-luka. Hingga kini belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas
serangkaian bom tersebut. Selain korban jiwa dan luka-luka, serangan
itu juga mengakibatkan kerusakan sangat besar.


* ROKET SOJUZ DILUNCURKAN

Roket Sojuz yang membawa tiga astronot diluncurkan dari pangkalan
antariksa Rusia di Kazakhastan. Salah seorang dari ketiga
antariksawan itu adalah warga Belgia, Frank de Winne. Ketiga astronot
tersebut menuju stasiun antariksa internasional ISS untuk
memodernisasi sebuah kapsul penyelamat. Operasi ini dilakukan dua
kali dalam setahun. Para antariksawan direncanakan akan mencapai
stasiun ISS Jum'at mendatang. Frank de Winne adalah warga Belgia
kedua yang ikut dalam perjalanan ke ruang angkasa. 10 tahun lalu,
warga Belgia lain, Dirk Frimout, ikut dalam pesawat antariksa
ulang-alik Amerika.


* LIBIA BAYAR 2,7 MILYAR DOLLAR GANTI GANTI RUGI KORBAN LOCKERBIE

Libia bersedia membayar ganti rugi sebesar 2,7 milyar dolar Amerika
kepada sanak keluarga korban serangan Lockerbie. Setiap keluarga
korban akan menerima ganti rugi sebesar 10 juta dolar, namun mereka
masih harus menyetujui usulan itu. Selanjutnya, Libia menuntut agar
sanksi PBB dan Amerika Serikat terhadap Tripoli dihentikan. Sanksi
tersebut secara formal telah ditunda ketika Libia menyerahkan dua
tersangka penyerangan kepada pengadilan Skotlandia di Kamp Zeist dua
tahun lalu. Namun, sanksi itu baru benar-benar dihentikan jika Libia
mengakui keterlibatannya dalam serangan. Hingga kini Tripoli masih
menolak mengakui. Akibat serangan terhadap sebuah pesawat terbang di
atas wilayah Lockerbie, Skotlandia, seorang warga Libia dijatuhi
hukuman penjara seumur hidup.


* PERUNDINGAN DAMAI PANTAI GADING DI TOGO

Perundingan perdamaian Pantai Gading diadakan di ibukota Togo, Lome.
Para wakil pemerintah Pantai Gading dan kelompok pemberontak ikut
serta dalam perundingan tersebut. Perundingan yang dipimpin oleh
pejabat organisasi kerjasama Afrika Barat, ECOWAS, diharapkan akan
menghentikan perang di Pantai Gading. Setelah terjadinya
pemberontakan dalam tubuh tentara, Pantai Gading pada dasarnya
terpecah menjadi dua: wilayah utara yang jatuh ke tangan pemberontak
dan wilayah selatan yang dikuasai tentara pemerintah. Dalam
pemberontakan tersebut jatuh ratusan korban tewas. Ribuan penduduk
Pantai Gading melarikan diri.


* POLISI SERBIA MENANGKAP PARA TERSANGKA ORGANISASI TERORIS

Polisi Serbia menangkap sejumlah orang yang diduga anggota organisasi
teroris. Diantara mereka adalah pembunuh Jenderal Polisi Serbia Bosko
Buha. Ia ditembak didepan rumahnya Juni lalu. Sebuah organisasi tidak
dikenal yang menamakan diri Garda Pembela Serbia menyatakan
bertanggungjawab atas pembunuhan itu. Menurut penguasa serbia,
kelompok tersebut juga merencanakan berbagai serangan lain, termasuk
serangan terhadap Perdana Menteri Zoran Djindjic.


* PANGERAN BELANDA JENGKEL KARENA GUGATAN PERAMPOK DITERUSKAN

Di Belanda Pangeran Bernhard marah terhadap Departemen Kehakiman yang
meneruskan proses gugatan terhadap dua karyawan supermarket Albert
Heijn karena memukuli seseorang yang melakukan percobaan perampokan
di swalayan itu. Dalam sebuah wawancara dengan harian De Telegraaf,
pangeran berusia 91 tahun merasa ternoda dengan berita tersebut. Ia
juga mengatakan bersiap membayar kemungkinan denda dua karyawan itu
yang mengejar penyerang hingga ke jalan. Pria yang mencoba merampok
menderita patah tulang hidung karena dipukuli karyawan swalayan yang
mengejarnya.


* MAHASISWA MUSLIM INDONESIA MAKASSAR  GELAR DEMO ANTI AMERIKA

Intro: Sementara di Jakarta polisi mengumumkan sketsa tersangka
pelaku pemboman di Kuta, Bali, di Makassar sekitar 2000 mahasiswa
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar demonstrasi menentang
Amerika. Menurut mereka dalang pemboman Bali ini adalah Amerika
dengan tujuan untuk merongrong gerakan-gerakan Islam. Demikian tegas
mereka kepada reporter Smart FM Makassar, Rahmat Sena.

Sena [S]:Sekitar jam 10 tadi pagi sekitar 2000 an mahasiswa dari
lembaga mahasiswa Universitas Muslim Indonesia dan dari petinggi
rektorat UMI, diantaranya Pembantu Rektor III dan sekitar 20-an
Pembantu Dekan III, bersama-sama melaksanakan aksi unjuk rasa yang
intinya mengecam pemerintah Amerika Serikat. Di mana mereka menilai
bahwa tragedi pemboman di Bali, itu adalah bagian dari intervensi dan
teror yang dilakukan oleh pemerintah AS untuk menggolkan Perpu Anti
Terorisme yang selama ini telah didengung-dengungkan untuk digolkan
oleh pemerintah RI.

Radio Nederland [RN]: Kira-kira berapa banyak peserta demonstrasi
itu, bung Sena?

S: Aksi yang berlangsung tadi pagi dan berlangsung hingga jam 2 siang
W.I.T, massa yang terlibat itu sekitar 2000-an pengunjuk rasa. Mereka
melakukan jalan kaki sekitar 10 kilometer dan mengelilingi kota
Makassar. Dari kampus UMI Makassar hingga monumen Mandala sekitar
empat kilometer dan melanjutkan aksinya ke stasiun TVRI yang berada
sekitar tiga kilometer dan dilanjutkan ke stasiun RRI Makassar untuk
mensosialisasikan tuntutan-tuntutan mereka yang terdiri dari lima
pernyataan sikap.

RN: Apakah anda bisa menyebutkan tuntutan-tuntutan mereka?

S: Tuntutan pertama: mengutuk sikap represif aparat kepolisian
terhadap penangkapan paksa Ustadz Abu Bakar Ba'asyir dan aktivis
Islam tanah air. Kedua: menolak pemberlakukan Perpu Anti Terorisme
yang digunakan sebagai alat penekan gerakan pembaharuan Islam
Indonesia. Tiga: menolak campur tangan intelejen asing terhadap semua
urusan dalam negeri Indonesia, dalam bentuk apapun. Ke empat:
menghimbau kepada pemerintah Indonesia dan seluruh masyarakat
Indonesia untuk tidak terhasut dalam budaya Amerika dan sekutunya.
Kelima: menghimbau kepada seluruh umat Islam di tanah air, agar tetap
merapatkan barisan dalam menghadapi kezaliman kaum kafir. Pernyataan
sikap ini dibacakan oleh koodinator aksi mahasiswa UMI, M. Nasir
Lesehu.

RN: Apakah anda sendiri tadi sempat bicara dengan para demonstran?

S: Kami sempat melakukan wawancara tadi dan pada intinya target
mereka adalah mengajak kepada seluruh para masyarakat Sulawesi
Selatan bahkan Indonesia untuk mengadakan perlawanan kepada
pemerintah Amerika Serikat. Di salah satu spanduk tertulis: menuntut
dan mendesak kepada Ustadz Abu Bakar Ba' asyir agar mengeluarkan
semacam seruan perlawanan terhadap Amerika serikat.

RN:  Sebenarnya masalah pemboman di Bali ini kan belum ditemukan
pelakunya dan belum ditemukan buktinya. Mengapa masyarakat Islam,
atau para demonstran ini begitu reaktif. Kan belum tentu juga orang
Islam yang melakukannya, kenapa sudah serta merta menuding Amerika.
Menurut anda ini bagaimana?

S: Ini tidak ada penjelasan rinci yang dikemukakan waktu kami
melakukan wawancara dengan koordinator aksi. Yang pasti mereka hanya
menuduh dan menilai bahwa ledakan bom di Bali dan kejadian terakhir
itu adalah sikap yang merongrong gerakan-gerakan Islam yang selama
ini mereka nilai terjadi. Mereka mencontohkan semacam serangan di
Chechnya kemarin, yang menimbulkan reaksi orang-orang Chechnya dan
Rusia.


Demikian Rahmat Sena, reporter Smart FM Makassar.


* SEPERTI PARA PENDAHULUNYA, MEGA TIDAK PEKA TERHADAP TUNTUTAN
MASYARAKAT

Persidangan kasus penghinaan terhadap Presiden di Pengadilan Negeri
Jakarta Pusat, Rabu  berakhir ricuh. Persidangan terdakwa Bilal Abu
Bakar alias Fernandez kacau karena tiba-tiba puluhan anggota PRD yang
menghadiri sidang berdiri dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Aksi
tersebut menyulut kemarahan Ketua Majelis Hakim Daming Sunusi yang
langsung mengetukkan palu menutup persidangan.

Fernandez didakwa melakukan tindak penghinaan terhadap kepala negara.
30 Juli lalu dalam sebuah aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka,
ia merobek-robek foto Megawati. Kini ia ditahan di Rumah Tahanan
Salemba, Jakarta Pusat. Ketika Presiden Sukarno berkuasa tidak banyak
pemuda dan mahasiswa yang ditahan. Soeharto agaknya masih memegang
rekor dalam menahan generasi muda. Semasa Habibie dan Gus Dur ada
satu atau dua mahasiswa yang ditahan. Tetapi dalam masa kekuasaan
Megawati tampaknya penahanan terhadap generasi muda akan terus
terjadi.

Seharusnya Megawati sadar bahwa masa depan sebuah bangsa selalu
ditentukan oleh generasi mudanya. Perubahan selalu terjadi oleh
generasi muda. Bila generasi lama tidak mau diganti maka perlu adanya
reformasi atau revolusi. Bedanya dalam reformasi perubahan dilakukan
secara gradual tanpa harus menyingkirkan unsur-unsur lama. Ini yang
dilakukan oleh presiden Megawati dan pemerintahannya. Tetapi dalam
sebuah revolusi seluruh unsur-unsur dan nilai-nilai yang lama harus
diganti dengan yang baru. Dan inilah yang diperjuangkan oleh sejumlah
elemen anak muda yang saat ini tidak puas dengan pemerintahan
Megawati.

Dalam hubungan inilah patut dicermati apa yang terjadi kemarin di
Pengadilan Jakarta Pusat. Kalau semula orang bersikap acuh tak acuh
terhadap demonstrasi para pemuda terhadap pemerintahan Megawati, maka
kini setelah melihat performance Megawati selama beberapa bulan
terakhir ini, utamanya setelah kasus Nunukan dan pemboman Bali,
masyarakat pun sadar bahwa Mega tidak mampu memimpin dalam suatu
keadaan yang kritis.

Mega ibarat orang bingung. Meski tidak ada indikasi bahwa Abu Bakar
Ba'asyir terlibat pemboman di Legian, Kuta Bali, namun Mega sudah
menahan ustadz tua tersebut. Sama sekali tidak ada permintaan
ekstradisi dari Amerika Serikat atau negara mana pun tetapi Mega
tetap saja menahan Baasyir sehingga ratusan pengikut Baasyir masuk
kota Jakarta dari Jateng, Jatim dan bahkan dari Singapura dan
Malaysia.

Tidak adanya permintaan ekstradisi maupun tidak terlibatnya Baasyir
dikemukakan Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono kemarin.

Susilo Bambang Yudhoyono: Saya tidak pernah menerima permintaan
ekstradisi dari negara manapun tentang saudara Abu Bakar Ba'asyir.
Tidak ada permintaan Bush lewat ibu Megawati untuk menangkap saudara
Abu Bakar Ba'asyir. Saudara Abu Bakar Ba'asyir dipanggil kepolisian
untuk diinvestigasi, berdasarkan temuan dan investigasi kepolisian
RI. Kemudian belum ada indikasi bahwa saudara Abu Bakar Ba'asyir
terlibat dalam kegiatan terorisme di Bali. Tolong dipahami
investigasi ini adalah kewajiban negara, untuk menegakkan hukum dan
mempertahankan keselamatan negara. Apabila dalam proses investigasi
dan dalam proses hukum saudara Abu Bakar Ba'asyir tidak dinyatakan
bersalah, ya tidak bersalah! Kita tidak bisa membiarkan ledakan
terjadi di mana-mana itu masalahnya. Tidak ada sama sekali kita
arahkan ke komunitas tertentu, atau agama tertentu.

Selama ini memang sudah cukup banyak komentar masyarakat atas
kinerjanya pemerintahan Megawati. Umumnya penilaian ini negatif.
Masyarakat memang kecewa dengan Megawati. Dan sebagaimana sudah
diduga, Megawati pun kecewa dengan penilaian masyarakat itu. Ia tidak
bisa menerima bahwa dalam suatu polling pendapat 70 sampai 72 persen
responden menganggap pemerintahan Megawati itu mengecewakan. Artinya
kepemimpinan Megawati mengalami kegagalan. Kegagalan itu diantaranya
di bidang keamanan, peradilan, kedudukan TNI di bidang pemerintahan
dan lain-lain.

Khususnya di bidang keamanan selama lebih dari satu tahun
pemerintahan Megawati tidak menunjukkan adanya perbaikan. Di Aceh
misalnya rata-rata hampir setiap hari empat sampai tujuh orang
meregang nyawa sia-sia. Baik mereka yang terlibat di dalam konflik
ataupun para pengungsi. Sementara itu situasi keamanan di Poso dan
Maluku masih menyimpan potensi yang sewaktu-waktu  dapat kembali
meledak. Di pulau Jawa angka kriminalitas meningkat. Orang tidak bisa
berusaha dengan tenang. Jelaslah bahwa masalah kemanan ada sangkut
pautnya dengan kemiskinan, kelaparan  dan pengngguran. Seorang
Dorodjatun meski punya banyak relasi di Amerika Serikat, IMF dan Bank
Dunia tidak mampu membantu Megawati untuk mencegah membesarnya jumlah
pengangguran.

Masalah utama kita adalah masalah kepemimpinan, ujar Mensos Bachtiar
Chamsyah. Memang kemampuan Megawati sangat terbatas. Baik secara
politis, intelektual maupun secara kepemimpinan, kata Profesor
Sarbini Sumawinata. Sedangkan kelemahan kepemimpinan, karakter, dan
intelektual adalah hal-hal yang sangat menentukan dan penting untuk
bisa memimpin menteri-menterinya. Betapapun hebatnya menterinya atau
Menkonya, kalau Megawati sendiri ragu-ragu, dia tidak bisa berhasil.
Dia tidak akan bisa mengeluarkan segala kemampuannya menghadapi semua
masalah, kata Sarbini. Bahkan ketika pembantu-pembantunya Megawati
dalam suatu sidang kabinet setelah kasus Bali menuding-nuding Wapres
Hamzah Has, Mega hanya bisa terpaku dan nyaris menitikkan air mata.
Bisa dikatakan secara umum Mega gagal menjalankan roda pemerintahan.
Ternyata teamwork para menteri tidak hanya tergantung pada Menkonya
tapi utamanya pada Presiden. Maka desakan para pemuda agar segera
diadakan perubahan secara menyeluruh dan ekstrim dalam kepemimpinan
nasional agaknya tidak terlalu berlebihan.

Namun agaknya Megawati sebagaimana halnya dengan Soeharto, Habibie
dan Gus Dur tidak peka terhadap tuntutan masyarakat selama 10 tahun
terakhir ini. Karenanya bila Mega tetap melawan paradigma baru yang
berkembang dalam masyarakat, sama halnya dengan Gus Dur, cepat atau
lambat ia pun akan berhadapan dengan kenyataan pahit, tersingkir dari
panggung utama politik.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke