---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 04 November 2002 15:30 UTC



** KAPAL PENYEBERANGAN MASOHI STAR TENGGELAM DI AMBON

** PARTAI AK TURKI MENANG MUTLAK DALAM PEMILU PARLEMEN

** 10 KEPALA NEGARA ASEAN MINTA BARAT HENTIKAN SARAN NEGATIF UNTUK
KUNJUNGI WILAYAH ASEAN

** PEMERINTAH KOREA SELATAN TINDAK TEGAS AKSI MOGOK NASIONAL

** TOPIK GEMA WARTA: PERTEMUAN ABU BAKAR BA'ASYIR DENGAN AL FARUQ
SALAH SATU CARA BUKTIKAN KETERLIBATANNYA

** TOPIK GEMA WARTA: TIM INVESTIGASI PELEDAKAN BALI SIAP SERET MEREKA
YANG TERLIBAT



* KAPAL PENYEBERANGAN MASOHI STAR TENGGELAM DI AMBON

Kapal penyeberangan Masohi Star tenggelam di dekat pesisir pulau
Ambon. Lima dari sekitar 200 penumpang tewas dan 65 lainnya hilang.
Sementara itu para penumpang yang cedera sebagian besar dirawat di
rumah sakit di kota Ambon. Kapal penyeberangan Masohi Star sedang
dalam perjalanan menuju pulau Seram. Sebab kecelakaan itu masih belum
diketahui, namun menurut para saksi kapal tersebut mengangkut terlalu
banyak penumpang.


* PARTAI AK TURKI MENANG MUTLAK DALAM PEMILU PARLEMEN

Dalam pemilu parlemen di Turki Partai AK pimpinan mantan Walikota
Istambul, Erdogan, meraih kemenangan mutlak. Setelah hampir seluruh
suara dihitung, Partai AK atau Partai Untuk Keadilan dan Pembangunan
meraih 34 persen suara, yang  berarti partai tersebut menduduki
mayoritas mutlak kursi parlemen. Dengan demikian, ia berhak membentuk
pemerintahan sendiri, tanpa partai-partai yang lain. Belum diketahui
siapa akan menjadi perdana menteri baru Turki. Pemimpin Partai AK,
Erdogan, tidak boleh menjabat kedudukan itu, karena di tahun 1998 ia
dijebloskan dalam penjara setelah didakwa menghasut kelompok Islam
untuk memberontak.Dalam pidatonya,  Erdogan berupaya menenangkan para
kritisi dalam dan luar negeri. Ia menghendaki Turki menjadi lebih
menarik bagi para investor dan mempercepat proses untuk masuk dalam
Uni Eropa. Menurut hasil sementara pemilu, Partai Rakyat Republik CHP
adalah satu-satunya partai lain yang duduk dalam parlemen, dengan
perolehan suara 19 persen. Sedang partai-partai lainnya tidak
berhasil mencapai batas 10 persen. Partainya mantan Perdana Menteri
Ciller hanya meraih 9,4 persen suara. Perdana Menteri Ecevit yang
harus turun, mengakui kekalahannya dalam pemilu. Partainya berada
jauh di bawah batas 10 persen, dan seperti halnya dua partai mitra
koalisinya harus meninggalkan parlemen.


* 10 KEPALA NEGARA ASEAN MINTA BARAT HENTIKAN SARAN NEGATIF UNTUK
KUNJUNGI WILAYAH ASEAN

Negara-negara anggota ASEAN minta agar berbagai negara barat
menghentikan saran negatif atau larangan bagi warganya yang hendak
mengunjungi wilayah ASEAN. Hal ini dinyatakan oleh 10 kepala negara
dalam KTT ASEAN ke 7 di Kamboja. Negara-negara ASEAN yang sebagian
besar mengandalkan sektor pariwisata, menganggap saran negatif dan
larangan berkunjung itu berlebihan, karena tidak ada bukti kuat
tentang kemungkinan aksi teror lain. Saran negatif dan larangan
tersebut dipicu oleh serangan bom di Bali tiga pekan silam yang
menewaskan sekitar 190 orang.
Selanjutnya, para pemimpin ASEAN juga sepakat untuk bekerjasama lebih
erat dalam memerangi terorisme internasional. Namun, mereka juga
memperingatkan agar terorisme tidak hanya dikaitkan dengan kelompok
keagamaan dan etnis tertentu.
KTT ASEAN ke 7 di Kamboja berlangsung selama dua hari. Salah satu
peristiwa penting dalam KTT itu adalah penandatanganan persetujuan
dengan Cina tentang wilayah perdagangan bebas yang akan diwujudkan
dalam sepuluh tahun mendatang.


* PEMERINTAH KOREA SELATAN TINDAK TEGAS AKSI MOGOK NASIONAL

Pemerintah Korea Selatan mengumumkan akan menindak tegas para buruh
dan serikat buruh yang ikut serta dalam aksi mogok nasional Selasa
besok. Menteri Perburuhan, Bang Yong-Suk, menyatakan bahwa aksi mogok
ini ilegal dan akan menindak tegas para pemogok. Menurut serikat
buruh radikal, KCTU yang mengorganisir aksi itu, sekitar 100.000
buruh akan  ikut aksi termasuk para buruh industri otomotif. Aksi
mogok itu adalah protes terhadap rencana pemerintah yang hendak
mengubah jumlah hari kerja dari enam menjadi lima hari. Demonstrasi
anti rencana pemerintah tersebut juga akan diadakan di ibukota Korea
Selatan, Seoul, hari ini dan besok.


* PARA PEMIMPIN AFRIKA SETUJUI RENCANA PEMULIHAN EKONOMI AFRIKA,
NEPAD

Para pemimpin Afrika menyetujui salah satu prinsip dasar NEPAD -
Rencana Pemulihan Ekonomi Afrika. 12 pemimpin negara Afrika
menandatangani pernyataan untuk melaksanakan pemerintahan yang baik
dalam KTT di ibukota Nigeria, Abuja. Menurut pernyataan tersebut,
komisi yang terdiri dari para negarawan Afrika dan ahli ekonomi akan
memonitor apakah negara-negara anggota telah berusaha sepenuhnya
untuk menciptakan pemerintahan yang terbuka dan bertanggungjawab.
Lima pemimpin negara Afrika yang juga hadir dalam KTT tersebut tidak
menandatangani pernyataan karena masalah teknis atau prosedural.
Presiden Abdoulaye Wade harus meninggalkan KTT secara dini karena
tugas-tugas lain. Presiden Afrika Selatan - Thabo Mbeki, juga
menandatangani pernyataan itu sekalipun sebelumnya ia melontarkan
kritik. NEPAD, kerjasama baru untuk menyelesaikan masalah ekonomi dan
pembangunan di Afrika, didukung oleh negara-negara kaya G8. Negara
anggota G8 berjanji akan menambah bantuan keuangannya jika rencana
pemulihan ekonomi itu dilaksanakan dengan baik.


* POLISI ARGENTINA TANGKAP BEKAS PEMIMPIN TERORIS ITALIA

Polisi Argentina menangkap bekas pemimpin gerakan teror Italia, Rode
Brigades. Ia adalah Leonardo Bertulazzi, yang sudah bertahun-tahun
berada dalam daftar orang yang paling dicari di dunia. Bertulazzi
ditangkap di ibukota Buenos Aires atas permintaan Interpol, dan
kemungkinan akan diekstradisikan ke Italia. Gerakan Rode Brigades
yang berhaluan Marxis itu bertanggung jawab atas serangkaian serangan
teror, pembunuhan dan penculikan di Italia, yang terjadi di tahun
tujuhpuluhan dan delapanpuluhan.


* GEMPA BUMI HEBAT GUNCANGKAN ALASKA

Negara bagian Alaska yang terletak di wilayah utara Amerika Serikat
terguncang oleh gempa bumi hebat yang berkekuatan 7,9 dalam skala
Richter.  Pusat gempa terletak di daerah yang berpenduduk jarang,
sekitar 300 kilometer sebelah timur laut Anchorage, kota terbesar di
Alaska. Menurut laporan, gempa ini hanya menelan satu korban cedera.
Seorang wanita lanjut usia patah lengannya. Kerugian material hanya
terbatas pada beberapa jalan raya yang rusak. Jaringan pipa minyak
terpenting di Alaska ditutup akibat kerusakan kecil.


* PERTEMUAN ABU BAKAR BA'ASYIR DENGAN AL FARUQ SALAH SATU CARA
BUKTIKAN KETERLIBATANNYA

Abu Bakar Ba' asyir memilih berdiam daripada menjawab pertanyaan
pihak kepolisian. Selain itu ia menuntut untuk berbicara langsung
dengan Umar al-Faruq mengenai tuduhannya. Sydney Jones, Direktur ICG,
International Crisis Group menyatakan, pertemuan ini merupakan salah
satu cara membuktikan keterlibatan Abu Bakar Ba'asyir. Ini mungkin
dapat merubah pandangan pelbagai pihak di Indonesia yang mengatakan
bahwa Ba'asyir tidak bersalah, dan bahwa Umar al-faruq adalah kaki
tangan Amerika. Ikuti keterangan Sydney Jones kepada Radio Nederland:

Sydney Jones [SJ]: Sikap dia dilihat dari perspektif bagaimana
diterima oleh masyarakat Indonesia, saya kira memang dukungan kepada
dia makin kuat. Karena mereka melihat bahwa tuntutan agar Abu Bakar
Ba'asyir bertemu langsung dengan Al Faruq adalah sesuatu yang wajar.

Radio Nederland [RN]: Apakah ini bisa dipenuhi tuntutannya?

SJ: Saya tidak tahu apakah secara langsung Al Faruq bisa dibawa ke
Indonesia, ini kemungkinannya hampir nihil. Tetapi, dia bisa
dimunculkan dengan kontak telepon atau video, seperti mantan Presiden
Habibie yang dibawa di depan pengadilan di sini. Sulit sekali untuk
meyakinkan orang Indonesia bahwa tuduhan dari Al Faruq benar.

RN: Jadi kalau misalnya Abu Bakar Ba'asyir ngga bisa bicara langsung
dengan Al Faruq, berarti orang Indonesia semakin mendukung Ba'asyir
dan gerakannya?

SJ: Atau paling sedikit mencurigai bahwa semua tuduhan terhadap dia
adalah bikinan Amerika Serikat.

RN: Apakah ibu percaya itu?

SJ: Tidak, tapi saya juga merasa tidak yakin bahwa tuduhan terhadap
Abu Bakar Ba'asyir itu semuanya isapan jempol saja. Tapi saya juga
merasa bahwa dari segi hak-hak sipil memang wajar saja jika tuduhan
dibuktikan cross examination

RN: Saya membaca beberapa artikel di International Herald Tribune
yang mengatakan bahwa sulit sekali untuk membuktikan keterlibatan
Ba'asyir dengan Jemaah Islamiyah dan juga dengan tuduhan yang
dilontarkan dengan Al Faruq, apakah memang begitu?

SJ: Setahu saya keterlibatannya adalah keterlibatan secara tidak
langsung, dan memang akan sulit sekali membuktikan di depan
pengadilan.

RN: Karena Ba'asyir selaku pemimpin tidak perlu memberikan perintah
tapi cuma memberikan restu?

SJ: Sebetulnya belum dimengerti apa sebetulnya peran Abu Bakar
Ba'asyir? Bahwa dia kenal dengan banyak orang terlibat dalam
kekerasan itu tidak bisa dibantah lagi. Tetapi apakah dia lebih dari
semacam penasihat inikan tidak jelas.

RN: Lalu bagaimana caranya untuk bisa menguatkan tuduhan itu?

SJ: Saya kira kecuali ada dokumentasi tertulis, ada dokumentasi yang
betul-betul bisa melibatkan diri, misalnya kalau ada intercepts
melalui telepon atau cara elektronik lain yang mungkin bisa diajukan
dan benar-benar bisa dipercaya. Kalau orang merasa bahwa dengan
penangkapan satu orang mereka bisa menghentikan atau menghindari
ancaman terorisme di Indonesia, menghapus jaringan orang yang sering
pakai kekerasan, saya kira sama sekali ngga begitu. Jadi
kadang-kadang saya merasa bahwa dunia internasional merasa bahwa jika
Abu Bakar Ba'asyir ditangkap dan Perpu Anti Terorisme diterima secara
resmi oleh pemerintah Indonesia, tidak ada terorisme lagi. Saya kira
ini jauh terlalu simplistik.

RN: Tetapi sebagian orang Indonesia percaya Abu Bakar Ba'asyir itu
tidak bersalah dan bahwa Al Faruq merupakan kaki tangan pemerintah,
terutama CIA. Bagaimana ini?

SJ: Saya kira untuk merubah keyakinan kita perlu pembuktian yang
sangat konkrit yang bisa memunculkan sikap lain, kecuali kalau ada
bukti yang kuat melalui saksi-saksi di pengadilan saya kira sulit
untuk merubah sikap orang yang merasa bahwa Al Faruq adalah kaki
tangan Amerika di sini. Dan kami juga tidak tahu siapa itu sebenarnya
Al Faruq. Mengapa dia ke Indonesia, warga negara apa dan
metode-metode apa, yang dipakai untuk memaksa dia mengaku. Itu semua
hal-hal yang layak dipersoalkan.

Demikianlah Sydney Jones, di Jakarta



* TIM INVESTIGASI BALI SIAP SERET MEREKA YANG TERLIBAT

Kasus peledakan Bali belumlah tuntas. Polisi Indonesia mengejar
mereka yang terlibat sebagai pelaku lapangan sekaligus menjadi kunci
pembuka untuk motif aksi teroris itu. Secara pribadi Hermawan
Sulistyo, salah seorang investigator, menduga titik temu antara
pelaku lapangan dengan otak teror peledakan adalah kepentingan yang
bersinggungan. Kiki, demikian panggilan akrabnya, juga menegaskan
satu pelaku lapangan tidak lolos dari pengejaran Polisi. Selain itu
ia menceritakan komitmen tim investigasi dan Inspektur Jenderal I
Made Mangku Pastika untuk menyeret pelaku sekalipun melibatkan
petinggi militer maupun intelejen.

Hermawan Sulistyo [HS]: Sampai kemarin dikejar, ditangkap ada yang
lolos ada yang tidak lolos.

Radio Nederland [RN]: Ada yang lolos itu di daerah mana?

HS: Yang pasti masih di Indonesia, di Jawa...

RN: Yang tidak lolos di daerah mana?

HS: Di Jawa...

RN: Tapi sudah ada yang ditangkap begitu ya?

HS: Ditangkap itu artinya kan ditahan secara resmi, ini kan cuma
tidak lolos saja.

RN: Bahasa 'tidak lolos' itu artinya sudah dibawa ke pusat Polri atau
masih disekap di hotel?

HS: Hm.. yang kedua lah...

RN: Dari pantauan anda yang terlibat di dalam, motivasinya ini
kira-kira apa?

HS: Kalau mau berspekulasi, biasanya kenapa ini bertentangan dengan
publik, dan dengan informasi umum? Karena media massa dan kalangan
diplomat siapapun itu menggunakan prinsip-prinsip deduktif dalam
melihat ini, jadi, informasi yang ada sebelumnya kira-kira kalau
peledakannya seperti ini, lalu tempatnya di sini maka pelakunya pasti
dari kelompok ini. Ini pendapat saya pribadi ya, karena ini kan
spekulasi artinya. Karena kita belum korek habis kan informasi dari
saksi-saksi itu. Ada interwoven, ada kepentingan-kepentingan yang
bersinggungan, dari para pelakunya, dari para pendananya dan
lain-lain begitu. Dan kepentingan itu tidak selalu sama . Kalau ada
kelompok yang punya keahlian profesional dan dia punya kepentingan
untuk mendestabilisasi bangsa, kemudian ada kelompok yang dituding
Islam radikal itu kemudian ada teroris yang lain, itu bisa jadi
bersinggungan. Itu akan terbuka betul kalau kita bisa dapat
nomor-nomor rekening untuk uang, kalau itu pakai rekening. Kalau
pakai uang cash, kan harus melalui kesaksian. Mudah-mudahan dalam
waktu dekat lah, masalahnya namanya yang sudah pasti itu nama palsu,
kita carilah, kita dapatkanlah semuanya. Ini kalau diumumkan orang
akan tahu. Kan lebih susah kita. Susahnya, takutnya nanti dibunuh.
Kalau pelaku dibunuh, akan tertutup peluang untuk mengungkap pada
tingkat yang lebih tinggi. Misalnya pada tingkat pendananya.

RN: Nah, kalau sampai ada operasi pembunuhan operator lapangan,
nampaknya kok bukan kelompok radikal Islam. Mereka kan biasanya tidak
punya ciri-ciri ke sana?

HS: Indikasinya itu apakah itu disengaja untuk menyesatkan
investigasi. Tetapi pada pengungkapan pertama ada sepeda motor
dilaporkan diparkir, satu hari ngga diambil di sebuah mesjid. Dan di
sana ditemukan residu, itulah kesaksian pertama mengenai pelukisan
pelakunya. Jadi persoalannya adalah sebelum orang itu tertangkap,
kita kan ngga tahu kenapa sih diparkir di situ, kenapa motornya ngga
diambil. Yang jelas ada residu bahan peledaknya.  Masalahnya itu
apakah disengaja agar orang tersesat ke sana atau apakah dia memang
bagian dari jaringan itu.  Namanya juga nama palsu.

RN: Anda tadi sebut kepentingan yang bersinggungan, apakah ada
kelompok yang saling memanfaatkan di dalam Indonesia?

HS:  Ya, itu sangat jelas, bahkan sudah jadi korban peledakan begini
pun dipakai untuk pertarungan kepentingan dengan suara yang
berbeda-beda itu. Apalagi peledakannya sendiri begitu...

RN: Nah sekarangkan petanya jadinya agak awut-awutan di Indonesia,
saya agak ragu apakah Made Mangku Pastika berani untuk menangkap,
kalau betul itu memang ada persinggungan kepentingan?

HS:  Berani dia. Ini yang pertama. Yang kedua untuk orang Bali ini
kan penghancuran bisnis dan integritas mereka, jadi ada unsur-unsur
emosional juga kalau untuk dia. Dia bilang, saya tidak perduli siapa
yang melakukan peledakan, kalau kita temukan buktinya kita akan buka,
siapapun orang itu.

RN: Termasuk jika itu dari unsur intelejen atau jenderal-jenderal?

HS: Ya, ngga ada rasa takut itu sama sekali. Kami semua juga punya
sikap yang sama. Polisi-polisi, kombes-kombes, ini sikapnya ini
keterlaluan dan apapun kita tidak ada perhitungan politis. Ini
kejahatan titik.

Demikianlah Herman Sulistyo, di Jakarta.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke