--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 06 November 2002 14:40 UTC ** PARTAI REPUBLIK RAIH KEMENANGAN BESAR DALAM PEMILIHAN SELA DI AMERIKA SERIKAT ** POLISI JATIM TANGKAP PEMILIK KENDARAAN YANG DILEDAKKAN DALAM BOM BALI ** UNDANG UNDANG PERBURUHAN KONTROVERSIAL DIBATALKAN DI KOREA SELATAN ** TOPIK GEMA WARTA: RAMADAN TIBA, TAPI BAGAIMANA NASIB WARGA TUNA WISMA DAN PENGELOLA TEMPAT-TEMPAT HIBURAN? ** TOPIK GEMA WARTA: MEGAWATI DAN KRITIK OPOSISI * PARTAI REPUBLIK RAIH KEMENANGAN BESAR DALAM PEMILIHAN SELA DI AMERIKA SERIKAT Partai Republik pimpinan Presiden George Bush meraih kemenangan besar dalam pemilihan sela di Amerika Serikat. Partai Republik meraih posisi mayoritas di DPR dan unggul tiga kursi. Selain itu partai tersebut juga merebut separuh dari 100 kursi di Senat. Disini, suara Wakil Presiden Cheney sangat menentukan. Dalam dua tahun terakhir, partai Demokrat unggul satu kusi di Senat. Hasil dari perebutan dua kursi Senat masih belum diketahui. Pemilihan sela putaran kedua masih harus dilaksanakan di negara bagian Lousiana bulan Desember mendatang. Adik Presiden George Bush, Jeb Bush, terpilih lagi sebagai gubernur negara bagian Florida. Gedung Putih mengganggap hasil pemilihan sela ini bersejarah. Dalam 20 tahun terakhir, presiden yang tengah menjabat kehilangan dukungan dari Senat dan DPR dalam pemilu sela, tapi Bush justru meraih posisi mayoritas. * POLISI JATIM TANGKAP PEMILIK KENDARAAN YANG DILEDAKKAN DALAM BOM BALI Polisi Jawa Timur menangkap seorang laki-laki berusia 30 tahun yang diduga sebagai pemilik terakhir mobil L300 yang diledakkan dalam pemboman di Bali. Penangkapan dilakukan Selasa kemarin di Lamongan, Jatim. Namun, polisi Jatim menyebut bahwa wajah pemilik mobil itu tidak mirip dengan sketsa wajah tiga tersangka yang pekan lalu diumumkan. Polisi juga mengatakan bahwa lima orang sedang diperiksa secara intensif tapi tidak ditahan secara resmi. Sebelumnya, seorang laki-laki yang dicurigai sebagai salah satu tersangka ditangkap di Medan. Hingga kini polisi belum mengumumkan tersangka kasus pemboman Bali. * UNDANG UNDANG PERBURUHAN KONTROVERSIAL DIBATALKAN DI KOREA SELATAN Pemberlakukan undang-undang perburuhan yang kontroversial dibatalkan di Korea Selatan setelah berlangsung aksi mogok massal dua hari terakhir ini. Serikat buruh radikal KTCU yang mengorganisir aksi tersebut, menghentikan pemogokan setelah sebuah komisi parlemen memutuskan untuk menunda pengajuan undang-undang itu. Pemerintah Korea Selatan hendak mengubah jumlah hari kerja dari enam menjadi lima hari, namun serikat buruh kuatir ini akan menurunkan gaji. * DEWAN KEAMANAN PBB SIDANG MENDADAK TENTANG IRAK Secara mendadak, hari ini Dewan Keamanan PBB bersidang lagi membahas masalah Irak. Perundingan ini terkait dengan rencangan resolusi baru tentang pengiriman kembali inspektur senjata ke Irak. Ini adalah rancangan resolusi ketiga yang diajukan Amerika Serikat. Dua rancangan sebelumnya terganjal oleh berbagai keberatan negara anggota tetap DK-PBB, terutama Rusia, Cina dan Prancis. Mereka khawatir DK-PBB akan membuka lebar pintu bagi Washington untuk menyerang Irak. Prancis tampaknya setuju dengan rancangan baru yang masih dirahasiakan itu. Namun masih belum jelas apakah Rusia dan Cina akan setuju juga. Dalam hari-hari mendatang ke 15 anggota DK-PBB akan merundingkan resolusi itu agar pemungutan suara dapat dilakukan pada akhir pekan ini. * AMERIKA SERIKAT TUTUP KEDUBES DI YAMAN Amerika Serikat menutup Kedutaan Besarnya di Yaman untuk jangka waktu yang tak terbatas. Pihak AS khawatir akan aksi balas dendam warga Yaman setelah peledakan sebuah mobil yang ditumpangi enam tersangka anggota Al Qaeda. Menurut seorang pejabat AS, peledakan itu diakibatkan oleh sebuah rudal yang ditembakkan dari sebuah pesawat terbang milik dinas rahasia Amerika CIA. Baik Washington mau pun dinas rahasia CIA tidak mengkonfirmasi berita ini. Salah seorang korban diduga terlibat dalam serangan atas kapal Angkatan Laut AS, USS Cole, di Yaman. Serangan yang terjadi dua tahun silam itu menewaskan 17 korban. * 12 TEWAS AKIBAT KEBAKARAN KERETA API DI PERANCIS 12 orang tewas akibat kebakaran kereta api internasional di Prancis Timur. Sembilan penumpang lainnya dirawat di rumah sakit akibat luka bakar dan keracunan asap. Api berkobar di dalam sebuah gerbong untuk tidur di sebuah KA Jerman yang sedang dalam perjalanan dari Paris menuju Munchen dan Wina. Kereta api itu dihentikan di dekat wilayah Nancy setelah muncul asap di salah satu gerbong. Kebakaran diduga terjadi akibat kerusakan pada sistem pemanas. * 300 WARGA RUSIA KERACUNAN 300 warga Rusia, di antaranya 200 anak-anak, dirawat di rumah sakit setelah mereka menunjukkan gejala-gejala keracunan. Sejumlah korban berada dalam kondisi yang buruk. Sebab-sebab keracunan belum diketahui. Para korban terserang demam tinggi dan muntah-muntah. Kasus keracunan ini terjadi di sekitar daerah Kropotkin, Rusia Selatan. * KETUA KOMISI PENGAWASAN BURSA AMERIKA SERIKAT MUNDUR Ketua Komisi Pengawasan Bursa Amerika Serikat - SEC, Harvey Pitt, mengundurkan diri. Pitt mendapat banyak kecaman karena sering membuat keputusan yang kontroversial. Pekan lalu Pitt dikritik keras setelah ia mengangkat William Webster sebagai kepala sebuah komisi pengawasan sedangkan Webster sendiri adalah tersangka kasus penggelapan. Dalam suratnya, Pitt menyatakan bahwa ia mundur karena kekisruhan yang terkait dengan kedudukannya sebagai ketua SEC. * RAMADAN TIBA, TAPI BAGAIMANA NASIB WARGA TUNA WISMA DAN PENGELOLA TEMPAT-TEMPAT HIBURAN? Intro: Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan Pemerintah DKI Jakarta membersihkan jalan-jalan dari warga tunawisma dan para pelacur. Mereka konon dibawa ke tempat-tempat penampungan atau lokasi khusus. Namun dikhawatirkan apakah mereka dengan demikian tidak kehilangan pekerjaan. Menurut Habib Hizrin, seorang tokoh Islam yang juga anggota Komnasham, pemerintah harus menangani ini secara struktural. Hizrin juga menilai penegakan hukum itu seharusnya dilakukan sepanjang zaman bukan hanya di bulan Ramadan saja.Tapi dia mengaku bahwa masyarakat Indonesia memang hipokrit. Habib Hizrin [HH]: Sebenarnya itu pemerintah daerah yang harus memikirkan bersama DPRD karena hal ini menyangkut keadilan pada masyarakat dan juga hak mereka untuk memperoleh pendapatan dan kehidupan yang layak. oleh karena itu saya berpikir barangkali ada jalan baik yang ditempuh, antara Pemda DKI dan PHRI kemudian masyarakat penyelenggara hiburan bersama DPRD untuk merembuk hal ini. Saya kira dicari jalan keluar yang paling baik. Radio Nederland [RN]: Ada orang yang mengkritik, kenapa kalau Ramadan itu seolah-olah orang itu tidak boleh berzina atau melacur dan pelacur-pelacur tidak boleh bekerja padahal kan kalau menurut hukum Islam itu pelacur ya memang tidak boleh sepanjang zaman. Jadi ada kesan hipokrit itu. Bagaimana menurut anda? HH: Sebenarnya masyarakat kita ini kan masyarakat yang hipokrit, masyarakat yang schizophrenic ( gangguan jiwa - red), masyarakat yang terbelah kepribadiannya. Masyarakat yang sebenarnya mengalami suatu cultural schock (kejutan budaya - red), kemudian hal ini juga menimbulkan suasana dimana kehidupan yang sehari-hari itupun kehidupan yang tidak wajar. Segala bentuk pelanggaran-pelanggaran yang ada sebut tadi adalah pelanggaran terhadap hukum. Masalahnya itu kan selama ini tidak ada tindakan, jadi mungkin bagi masyarakat Indonesia, dan bagi pemerintah DKI, Ramadan adalah suatu momentum tertentu dan merupakan suasana yang dihormati, bahkan ditunggu-tunggu kedatangannya oleh umat Islam. Masyarakat DKI adalah masyarakat yang sosialis religius. Jadi masyarakat urban yang aneh memang. Betawi ini memang lebih religius dari pada Jogjakarta bahkan lebih religius dari kota-kota yang selama ini dianggap kota berbasis agama tertentu. Jadi sudah menjadi tradisi masyarakat Betawi untuk menyambut Ramadan dengan berbagai acara bukan hanya masalah-masalah yang kita bicarakan kali ini tetapi juga persoalan-persoalan sosial, pelayanan-pelayanan kemasyarakatan terutama kepada mereka yang miskin, menderita dan sakit bahkan kepada masyarakat di luar kota Jakarta sendiri. RN: Kenapa tidak sepanjang masa berbuat begitu? HH: Sebetulnya memang begitu, dan itulah tugas negara dan civil society (masyarakat sipil- red) hendaklah mengontrol penyelenggara negara termasuk dalam hal ini adalah aparat, yang harus melaksanakan tugasnya. Kalau tidak melaksanakan tugasnya, mereka sebenarnya melanggar hukum. Sebenarnya masyarakat dalam hal ini DPR dan DPRD selaku kontrol sosial dan politik yang seimbang dari pemerintah daerah hendaknya bekerja lebih bersungguh-sungguh dibantu oleh civil society untuk memberikan perhatian pada pemerintah baik pusat maupun daerah, untuk menyelenggarakan sepanjang masa dan bukan hanya di bulan Ramadan. Salah satu kelompok masyarakat yang suka melakukan sweeping tempat-tempat hiburan adalah Fron Pembela Islam yang pemimpinnya, Habib Rizieq, dikenai tahanan rumah. Kepada Habib Hizrin kami tanyakan pula pendapatnya tentang kelompok ini. Habib Hizrin [HH]: Sebagai masyarakat yang mengorganisir diri mereka punya hak azasi untuk mengorganisir diri, untuk mengekspresikan diri. Yang dilarang adalah kalau melakukan tindakan kekerasan, melakukan tindakan penekanan dan juga merugikan orang lain terutama merugikan hak hidup atau merugikan hak untuk mengembangkan diri. Jadi pada dasarnya tiap kelompok masyarakat, berhak untuk mengorganisir diri, untuk mengekspresikan diri dan mengartikulasikan kepentingannya. Radio Nederland [RN]: Tapi ada 'tapinya'.... HH: Iya tetapi tetap dalam koridor demokrasi. Demikianlah Habib Hizrin, di Jakarta. Demikian Habib Hizrin. * MEGAWATI DAN KRITIK OPOSISI Intro: Tahankah Megawati terhadap kritik? Pertanyaan seperti ini menarik karena kembali dalam KTT ASEAN di luar negeri Presiden RI itu menantang para pengkritiknya untuk juga, seperti dia, ikut bertindak. Tentu saja yang paling berkuasa bertindak adalah pihak eksekutif yaitu Megawati sendiri. Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta: Pada tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Pnom Penh Kamboja, Selasa lalu Presiden Megawati mengajak masyarakat untuk tetap bekerja keras, jangan hanya mengeluh, mengkritik atau mengecam tanpa melakukan hal-hal konkrit bagi bangsanya sendiri. Megawati heran terhadap sejumlah kalangan yang menyebut bangsa Indonesia masih dilanda kriss berkepanjangan di bidang ekonomi dan politik sehingga hal itu justru hanya membuat sikap pesimis. "Padahal orang asing saja banyak yang cinta pada Indonesia dan mengharapkan Indonesia segera keluar dari krissis. Apakah orang asing yang harus memperbaiki bangsa ini," tanya lebih lanjut yang dijawabnya sendiri semua itu harus dilakukan sendiri oleh bangsa kita. Keterangan Megawati ini lagi-lagi memancing kritik para intelektual di dalam negeri. Ketua MPR Amien Rais sebagaimana bisa diduga menganggap pemerintahan Megawati bergerak sangat lambat baik dalam mengatasi masalah ekonomi, politik, keamanan mau pun pemberantasan korupsi. Pelbagai persoalan yang lambat diatasi Megawati menurut kandidat presiden tahun 2004 ini ialah nasib TKI, pemboman Bali, penangkapan Ba'asyir serta kasus Jaksa Agung M.A. Rahman. Secara tidak langsung Amien Rais juga mengkritik partai Megawati tanpa menyebut nama PDI-Perjuangan. Ada partai-partai yang memeras BUMN dan memerasi pengusaha-pengusaha untuk dana partai menjelang pemilu 2004. Bukan rahasia lagi memang bahwa orang-orang PDI-Perjuangan memanfaatkan posisi mereka untuk menggalang dana kas partai. Seorang ketua PAN yang menduduki kursi kunci parlemen mengeluh bahwa partainya tidak punya uang untuk menghadapi pemilu 2004. Sedangkan PDI-P leluasa menarik dana dari BUMN-BUMN, ujarnya kepada Radio Nederland. Berbeda dengan keterangan Presiden Megawati di Kamboja, kalangan lain mengatakan masalah yang dihadapi sekarang adalah malapetaka yang serius. Yang terjadi sekarang adalah kerusakan-kerusakan pada sendi-sendi penting republik. Meski krisis bermuara dari masalah ekonomi tetapi semua kerusakan itu bermuara dari bidang politik. Masalah ekonomi hanyalah sebagian dari pelbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh politik. Politik juga yang menjadi sebab terjadinya krisis kepemimpinan nasional saat ini. Mensos Bachtiar Chamsyah pun dalam suatu kesempatan dengan pers mengakui bahwa masalah utama saat ini adalah kepemimpinan. Profesor Sarbini Sumawinata, penganut ideologi sosialisme kerakyatan menganggap selama ini fokus serangan atau kiritik elit politik dan pers nasional ditujukan kepada eksekutif. Tetapi sesungguhnya kesalahan dan kelemahan yang utama adalah pada legislatif. Karena legislatif, terutama MPR yang dipimpin Amien Rais, adalah pemegang kekuasaan tertinggi. MPRlah yang telah menentukan perpindahan kepemimpinan dari Gus Dur ke Megawati sehingga kritik Sarbini pada legislatif tepat adanya. Sarbini Sumawinata: Semua kekuatan-kekuatan politik sekarang, sama sekali tidak menghiraukan satu kewajiban dan tanggung jawab, bahwa Republik ini harus diselamatkan. Mereka hanya sibuk menyelamatkan dirinya, menyelamatkan partainya, dan berusaha untuk menag tahun 2004. Dengan begitu maka sudah jelas sekali bahwa segala aktifitas politik yang kita lihat dan saksikan, baik itu di dalam DPR maupun partai-partai itu tidak bisa menahan kemerosotan-kemerosotan ini oleh karena mereka tidak berusaha dan mungkin juga tidak mampu untuk menahan kemerosotan-kemerosotan ini. Dari sidang-sidang MPR setelah Soeharto lengser jelas terlihat bagaimana lembaga ini, demikian Sarbini, tidak dapat dipercaya. Mereka tidak bermaksud menyelamatkan republik tetapi hanya berjuang untuk kepentingan-kelompok partai atau diri sendiri. Ini jelas ketika kelompok Amien Rais, Gus Dur, Akbar Tandjung mendukung Habibie menghadapi Megawati. Bukan rahasia lagi bahwa mereka menerima dana-dana dari Habibie. Lalu mereka berbalik mengkhianati Habibie dan mendukung Megawati. Tapi pada saat-saat terakhir mereka ramai-ramai meninggalkan Megawati dan mengangkat Gus Dur. Kemudian Gus Dur dijatuhkan lagi dan Megawati yang diangkat dengan dukungan tentara. Maka bisa dikatakan bahwa posisi Megawati itu sekarang tetap lemah. Sewaktu-waktu legislatif bisa saja bekerjama dengan pasukan tank tentara untuk menjatuhkan Megawati. Bilamana orang-orang PDI Perjuangan mengatakan bahwa mereka sesungguhnya tidak berkuasa maka itu tepat pula. Apalagi DPR dan MPR sekarang sudah menunjukkan bahwa mereka bisa dibeli. Meski harus diakui pula bahwa yang membongkarnya adalah anggota-anggota legislatif sendiri. Bahwa mereka bisa dibeli, bisa nampak dalam pembuatan undangt-undang. Mereka menerima pesanan dari luar dan meminta imbalan uang. Tepat pula jika sekarang dikatakan bahwa pemilu 1999 lalu sesungguhnya hanyalah merupakan teknik menghitung suara dan bukan betul-betul menjalankan kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat sebenarnya masih bisa diperjuangkan lewat cara-cara yang lain selain melalui pemilu, misalnya lewat program mendesak jangka satu tahun agar rakyat bisa secepatnya keluar dari kemelut. Namun hingga saat ini meski tidak punya suatu program darurat, tapi benarlah yang dikatakan Presiden Megawati bahwa hanya dialah yang mau mengambil tanggungjawab. Misalnya dengan menandatangani Perpu Antiterorisme. Sedangkan pemimpin-pemimpin lain hanya mengkritik dan berdiskusi, katanya. Orang kampus semacam Amien Rais, karena tidak punya pengalaman di lapangan kecuali memimpin Muhamadiyah, saat ini pun hanya mampu mengkritik Mega sambil mempertahankan menterinya di kabinet karena membutuhkan dana partai. Seharusnya ia langsung saja menyatakan diri oposisi sekaligus menantang Megawati dan PDI-Pnya. Sekarang yang dikerjakannya tidak lebih dari merangkul dengan tangan kiri lalu memukul dengan tangan kanan. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
