---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 08 November 2002 14:20 UTC



** AMROZI TUNJUKAN POLISI RUMAH TEMPAT BOM DIRAKIT

** PEMUNGUTAN SUARA DEWAN KEMANAN PBB TENTANG RESOLUSI IRAK

** KONGRES KE 16 PARTAI KOMUNIS CINA DIMULAI

** PBB AKAN LOLOSKAN PERJANJIAN ANTI PENYIKSAAN

** TOPIK GEMA WARTA: PEKAN PERINGATAN 40 TAHUN TRAGEDI KEMANUSIAAN DI
PAPUA

** TOPIK GEMA WARTA: FPI BUBAR, BAGAIMANA PROSES HUKUMNYA?



* AMROZI TUNJUKAN POLISI RUMAH TEMPAT BOM DIRAKIT

Tersangka peledakan bom Bali, Amrozi, mengantar polisi ke rumah
tempat di mana bom Bali dirakit. Di dalam rumah tinggal itu polisi
menemukan jejak-jejak bahan peledak. Amrozi menyatakan, ia ingin
membunuh sebanyak mungkin warga Amerika Serikat. Dari 200 orang
korban pemboman yang tewas, tiga di antaranya warga Amerika. Polisi
masih melacak enam hingga sepuluh calon tersangka lain. Identitas
mereka diberitakan telah diketahui.

Australia menyatakan gembira atas penangkapan Amrozi namun menekankan
bahwa bukti-bukti kuat masih harus terus dikumpulkan. Amrozi juga
menyatakan, pernah melakukan kontak dengan Abu Bakar Ba'asyir yang
saat ini ditahan dalam kasus rencana pembunuhan terhadap Presiden
Megawati.

Sebelumnya Menteri Pertahanan Matori Abdul Jalil di depan para
wartawan menyatakan, yakinan bahwa tragedi peledakan Bali jelas-jelas
terkait dengan jaringan Al Qaidah.


* PEMUNGUTAN SUARA DEWAN KEMANAN PBB TENTANG RESOLUSI IRAK

Rusia dan Prancis kelihatannya menyetujui resolusi baru mengenai
Irak. Resolusi ini dirancang oleh Amerika Serikat dan Inggris.
Presiden Prancis Jacques Chirac dan rekannya Presiden Rusia Vladimir
Putin, Jumat pagi telah menyetujui bahwa rancangan resolusi ini dapat
diterima.  Rancangan memberi sinyal kuat bahwa Irak harus menaati
pelucutan senjata, selain itu menurut kedua presiden, ada alinea yang
memberi ruang untuk jalan keluar damai.
Prancis dan Rusia menolak rancangan resolusi sebelumnya, karena tidak
memberikan jaminan penuh terhadap aksi militer yang ingin dilakukan
Amerika di luar persetujuan PBB. Kali ini ditetapkan, jika para
inspektur senjata PBB menyatakan bahwa Irak mengganjal upaya
pelucutan senjata, maka akan dirundingkan lagi apakah aksi militer
perlu dilakukan. Dalam beberapa jam mendatang Dewan Keamanan akan
melakukan pemungutan suara. Cina, yang mempunyai hak veto seperti
Prancis dan Rusia, secara tidak langsung juga menyatakan akan
mendukung resolusi terbaru.


* KONGRES KE 16 PARTAI KOMUNIS CINA DIMULAI

Kongres ke 16 Partai Komunis Cina dimulai. Kongres ini diharapkan
akan memilih pimpinan baru partai. Wakil Presiden Hu Jiantao
disebut-sebut sebagai pengganti Jiang Zemin. Hu yang berusia 59 tahun
dan menduduki tempat ke-5 dalam hirarki partai, terpilih sebagai
ketua presidium kongres. Ini dapat dilihat sebagai penguatan
posisinya.  Dalam pembukaan kongres, Presiden Jiang menyerukan agar
Cina membuka diri terhadap para pengusaha swasta. Ia juga mendorong
perombakan dalam tubuh tentara dan dilakukannya perundingan baru
dengan Taiwan. Cina masih selalu menganggap Taiwan sebagai propinsi
yang membangkang. Kongres partai ini akan berlangsung selama satu
minggu.


* PBB AKAN LOLOSKAN PERJANJIAN ANTI PENYIKSAAN

Upaya PBB untuk meloloskan persetujuan anti penyiksaan semakin
mendekati hasil akhir. Rancangan perjanjian yang menjamin adanya
inspeksi di penjara di seluruh dunia, telah diterima komisi Sidang
Umum PBB dengan suara mayoritas. Pakta tersebut diperkirakan akan
disetujui seluruh anggota dalam Sidang Umum bulan depan. Amerika
Serikat mencoba mengganjal lolosnya perjanjian tersebut, namun tidak
berhasil. Washington tidak mau membayar biaya inspeksi dan menganggap
hal itu sebagai pelanggaran hak negara-negara bagiannya.


* MENURUT GISCARD D'ESTAING TURKI BUKAN EROPA

Mantan Presiden Prancis Valery Giscard d'Estaing menyatakan bahwa
Turki bukan bagian dari Eropa, dan apabila negara itu menjadi anggota
Uni Eropa maka ini adalah akhir dari organisasi tersebut. Giscard
d'Estaing adalah ketua Konvensi masa Depan Eropa, sebuah komisi yang
membahas rencana reformasi Uni Eropa. Mantan presiden itu menyatakan
hal tersebut ketika diwawancarai harian Prancis Le Monde. Ia
menambahkan, bahwa ibukota Turki, Ankara, tidak terletak di benua
Eropa, dan 95% dari penduduknya tinggal di luar wilayah Eropa. Turki
sudah lama ingin menjadi anggota Uni Eropa, tetapi hingga sekarang
Brussel menolak memberikan tanggal dimulainya perundingan. Komisi
Eropa menyatakan, tidak mendukung pernyataan mantan presiden Prancis
tersebut.


* MENHAN JERMAN DAN AMERIKA SERIKAT BERTEMU UNTUK PERBAIKI HUBUNGAN
KEDUA NEGARA

Hari ini, Menteri Pertahanan Jerman, Peter Struck, melakukan
pembicaraan di Washington dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat,
Donald Rumsfeld, untuk memperbaiki hubungan antara kedua negara yang
terganggu belakangan ini. Beberapa pekan lalu, Rumsfeld menolak
bertemu Struck di sebuah pertemuan NATO di Warsawa, karena kritik
Jerman terhadap Amerika Serikat tentang aksi militer di Irak. Menteri
Luar Negeri Jerman, Joschka Fischer juga berada di Washingtom awal
pekan ini, namun ketegangan antara Jerman dan Amerika belum bisa
diredakan.


* RAJA PERDAGANGAN OBAT BIUS KOLUMBIA DI BEBASKAN

Pemimpin kelas kakap sebuah kartel perdagangan obat bius Kolumbia
yang dihukum 15 tahun penjara, dibebaskan setelah 7 tahun. Gilberto
Rodriques Orejuela adalah pemimpin kartel Cali yang pada tahun '90 an
menguasai sepenuhnya perdagangan kokaine Kolumbia. Hakim yang
memutuskan pembebasan itu mengacu pada peraturan yang menyatakan
bahwa seorang narapidana harus dibebaskan jika perpanjangan
penahanannya memiliki cacat hukum. Kasus ini memicu ketegangan antara
pihak pengadilan dan Presiden Kolumbia Alvaro Uribe. Presiden ingin
agar sang raja obat bius tetap di penjara. Sebelumnya, pengadilan
juga telah memutuskan bahwa Gilberto dapat dibebaskan karena perilaku
baik di penjara.
Penangkapan Gilberto dan saudaranya tahun 1985 dianggap sebagai
kemenangan besar dalam perang melawan perdagangan obat bius. Saudara
Gilberto, Miguel, masih harus mendekam di penjara selama empat tahun
karena mencoba menyuap hakim.


* DUA TERSANGKA PENEMBAK GELAP AKAN DIADILI PERTAMA KALI DI NEGARA
BAGIAN VIRGINIA

Dua tersangka penembak gelap yang beraksi di sekitar wilayah
Washington bulan lalu, akan diadili pertama kali di negara bagian
Virginia, Amerika Serikat.  Jika terbukti bersalah mereka dapat
dijatuhi hukuman mati menurut perundangan di negara bagian tersebut.
Para tersangka yang berusia 42 dan 17 tahun itu, didakwa membunuh 10
orang. Aksi pembunuhan ini sempat membuat panik warga Amerika
Serikat.


* PEKAN PERINGATAN 40 TAHUN TRAGEDI KEMANUSIAAN DI PAPUA

Pekan ini di Sentani Papua berlangsung Pekan Peringatan Tragedi
Kemanusiaan. Pameran ini diikuti khalayak luas Papua. Rakyat Papua
bisa mendapatkan informasi mengenai kejahatan HAM yang terjadi di
tanah mereka selama 40 tahun belakangan. Pekan ini juga bertepatan
dengan setahun meninggalnya Ketua Presidium Dewan Papua Theys Hiyo
Eluay, secara misterius. Radio Nederland menghubungi Sekjen Presidium
Dewan Papua, Thaaha Al Hamid dan bertanya tentang pameran itu.

Thaaha Al Hamid [TAA]: sejak beberapa hari yang lalu digelar pameran
data-data atau bukti-bukti peristiwa pelanggaran Hak Azasi Manusia di
tanah Papua dari tahun 1961 sampai sekarang. Diikuti oleh berbagai
LSM dan dan dewan adat dari kabupaten-kabupaten, kaum perempuan, dan
lembaga-lembaga lain pada umumnya.

Radio Nederland [RN]: Apa tujuan pameran itu?

TAA: Agar masyarakat punya kesempatan secara luas untuk tidak hanya
berspekulasi bahwa pernah terjadi kejahatan kemanusian tetapi secara
langsung bisa menunjukkan peristiwa-peristiwa yang dimaksud.
Disamping itu masyarakat Papua sebenarnya mengetahui banyak
peristiwa, tapi mereka tidak punya kesempatan dan cukup keberanian
untuk mengungkapkan itu. Sekarang tersedia suatu momentum dimana
mereka boleh mengekspresikan, menyatakan dan menyampaikan
kesaksian-kesaksian mereka.

RN: Kalau kita dengar Papua, asosiasi kita itu yah...suku Papua yang
berkulit hitam dan berambut keriting, bagaimana komposisi penduduk di
Papua sekarang ini?

TAA: Sejak awal memang daerah-daerah pantai di Papua telah terbuka
dan mengalami interaksi, dan sekarang ini boleh dikatakan bahwa Papua
menjadi miniatur Indonesia di mana semua kelompok etnis ada di tanah
Papua. Tanah Papua harus menjadi derah yang aman dan damai untuk
semua orang tanpa memandang suku, ras maupun agama.

RN: Bapak menyebutkan seuatu yang sangat penting sekali yaitu agama.
Ada kalangan di Indonesia yang menyatakan bahwa Papua itu memisahkan
diri dari Indonesia karena mayoritas penduduknya beragama Kristen?

TAA: Saya selalu khawatir dengan analisa dan kesimpulan yang dibuat
oleh Jakarta, yang selalu berusaha untuk lari keluar dari substansi
masalahnya. Apa yang sungguh-sungguh menjadi jeritan hati nurani
bangsa Papua sama sekali tidak terkait dengan atau berbasis agama.
Ini adalah sebuah perjuangan, sebuah tuntutan bangsa, apakah itu
orang Islam atau Protestan atau Katolik atau yang mungkin tidak
beragama atau menganut kepercayaan kultural, semua sunguh-sungguh
merasa bersatu dan menuntut hak dan kedaulatan politik. Bukan
lantaran agama. Jakarta memang terlalu lama melihat seolah-olah Papua
itu perjuangan kaum Nasrani. Tidak begitu, rakyat sedang berjuang
menuntut hak dan kedaulatan politiknya.

RN: Salah satu pejuang, kedaulatan politik rakyat Papua, adalah
mendiang Ketua Presidium Dewan Papua Theys Hiyo Eluay.

TAA: Kita sengaja memilih bulan November dalam satu pekan, jadi
puncaknya nanti akan jatuh pada tanggal 11 November, hari dimana
almarhum Theys Hiyo Eluay dikebumikan. Tadi pagi jam 9, masyarakat
adat dan dewan adat dari Tobati Engros mewakili seluruh masyarakat
Papua, mereka meresmikan satu monumen tempat dimana Theys Hiyo Eluay
diculik dan dibunuh.

RN: Bagaimana suasana massa yang hadir di situ?

TAA: Sejak pembukaan kita sudah sampaikan kepada masyarakat bahwa
pekan peringatan tragedi kemanusiaan di tanah Papua sama sekali bukan
ekspresi kebencian kita terhadap apa yang dilakukan oleh orang lain
terhadap bangsa Papua. Justru, acara ini kita gelar karena kita ingin
betul-betul mewujudkan rasa cinta kepada kemanusiaan. Di masa depan
tidak boleh lagi ada darah yang menetes, dan setiap orang yang hidup
di tanah ini, harus saling menghargai dan tolong-menolong dan hidup
bersama secara damai.


Demikian Sekjen Presidium Dewan Papua, Thaaha Al Hamid kepada Radio
Nederland


* FPI BUBAR, BAGAIMANA PROSES HUKUMNYA?

Maklumat pembekuan Laskar Front Pembela Islama

Puluhan lelaki berpakaian serba putih menyesaki ruang kecil di Jl
Petamburan III nomor 17 Jakarta Barat. Malam itu, para anggota Laskar
Front Pembela Islam FPI ini berkumpul di markas untuk mendengarkan
pengumuman yang dibacakan oleh Ahmad Sobri Lubis, Sekretaris Jendral
FPI. Isi pengumuman itu adalah pembekuan laskar FPI di seluruh
Indonesia.

insert : Memutuskana dengan ini:  Dewan Pimpinan Pusat  Front Pembela
Islam membekukan kelaskaran FPI seluruh Indonesia untuk waktu yang
tidak ditentukan.

Laskar FPI dibekukan dengan alasan mengevaluasi dan membenahi
pembinaan kelaskarannya. Dengan begitu, diharapkan citra Islam bisa
diperbaiki. Ditegaskan juga, hanya laskarnya yang dibekukan,
sementara organisasi FPI tetap berdiri.

Pejabat Sementara Ketua FPI Mukhsin Ahmad Al Attas membantah jika
pembekuan Laskar FPI dikaitkan dengan ditahannya ketua umum mereka
Rizieq Shihab oleh polisi dan seruan Panglima TNI Endriartono
Sutarto. Pekan lalu, Endriartono memang menghimbau pembubaran
laskar-laskar sipil karena keberadaan mereka mengingatkan orang pada
perang dan kekerasan. Menurut Mukhsin, laskarnya dibekukan karena
ditengarai adanya penyusupan pihak luar.

Mukhsin Ahmad Al Attas :  karena ternyata di bawah itu sudah ada
penyusupan-penyusupan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab
yang tujuannya untuk pembusukan daripada organisasi. Maka satu hal
dari alasan pembekuan itu adalah karena kita ingin membersihkan, akan
membenahi dan lebih meningkatkan profesionalisme daripada perjuangan
laskar-laskar kita.

Laskar Front Pembela Islam selama ini menjadi kelompok yang paling
ditakuti pengusaha hiburan malam. Karena laskar yang mengaku bergerak
memberantas kemaksiatan ini  kerap kali menyerbu dan menghancurkan
tempat-tempat hiburan. Terakhir mereka menyerbu tempat bilyar milik
Persatuan Olahraga Bilyar Seluruh Indonesia POBSI di wilayah Senayan,
Jakarta. Setelah kejadian ini polisi menangkap Rizieq Shihab, ketua
umum FPI.

Salah seorang Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Muslim Abdurrahman
menyambut gembira dibekukannya Laskar FPI. Bagi Muslim, pembekuan
Laskar FPI ini terkait dengan ditangkapnya Ketua FPI Rizieq Shihab,
juga dengan seruan Panglima TNI soal pembubaran laskar sipil. Selain
itu, menurut dia, ini juga berhubungan dengan dibubarkannya Laskar
Jihad beberapa waktu lalu. Bagi Muslim, alasan pembekuan tak hanya
keagamaan semata. Ia menduga ada alasan politis yang lebih besar
lagi, dan ini berarti adanya perubahan tatanan politik

Muslim Abdurrahman : Dari dulu saya memang tidak percaya bahwa
kelompok seperti  ini adalah kelompok spontanitas yang dibangun atas
alasan bahwa hal ini harus dilakukan gitu lho. Tapi ini adalah bagian
dari wajah seluruh perpolitikan kita yang banyak diwarnai dengan
wajah-wajah patronase politik.  Seolah-olah setelah mereka tidak
digunakan kemudian diminta untuk membubarkan diri.

Muslim menambahkan, pembekuan Laskar FPI akan memperbaiki citra umat
Islam di Indonesia. Karena aksi-aksi anti maksiat yang dilakukan FPI
justru berbalik mencoreng wajah Islam.

Nah pertanyaannya kini, bagaimana kelanjutan kasus hukum yang sedang
dihadapi FPI? Akankah kasus itu dipetieskan seperti halnya laskar FPI
yang dibekukan? Apalagi, ada yang aneh. Belum lama ini polisi
mengeluarkan Rizieq Shihab dari tahanan polisi menjadi tahanan rumah.
Tak lama kemudian, Rizieq mencabut gugatan kepada polisi, dan diikuti
dengan pembekuan laskar FPI. Ini tentu saja menimbulkan kecurigaan
ada tawar menawar dengan aparat. Koordinator Perhimpunan Bantuan
Hukum Indonesia PBHI Hendardi, juga mencurigai ada dukungan aparat di
balik aksi FPI selama ini. Namun ia berharap FPI sekaligus aparat
yang mendukung mereka bisa diseret ke pengadilan.

Hendardi : Kekerasan-kekerasan mereka munculkan juga dalam
mengartikulasikan ideologi-ideologi mereka. Dan itu menurut saya yang
keliru.  Yang seharusnya di sini aparat hukum bertindak. Tapi aparat
hukumnya juga tidak bertindak. Banyak dugaan yang ditengarai dari
publik sendiri bahwa selama ini mereka memperoleh back up sebetulnya,
mengapa mereka selama ini tidak ditindak?

Bisa dimengerti kalau pembekuan Laskar FPI dan pembubaran Laskar
Jihad disambut kelegaan. Bisa dipahami pula kalau orang kemudian
mencium ada sesuatu yang disembunyikan di sini. Jangan-jangan
pembubaran itu cuma kesepakatan antara aparat keamanan dan pemimpin
FPI, yang ujung-ujungnya menghapus pengadilan. Lagi-lagi penegakan
hukum, tugas utama aparat keamanan, terabaikan. Pembubaran organisasi
penyebar kekerasan ini tidak boleh menghapus tuntutan hukum. Namun
mampukah polisi bertindak tegas bila selama ini memang terjadi
kongkalikong antara mereka dengan kalangan yang didakwa itu?

Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke