---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 12 November 2002 15:20 UTC



** POLISI KELUARKAN SURAT PERINTAH PENAHANAN TERHADAP DUA SAUDARA
TERSANGKA PEMBOMAN BALI

** PUTRA SADDAM HUSSEIN SERUKAN PARLEMEN TERIMA RESOLUSI PBB

** PASUKAN ISRAEL SERANG  KAMP PENGUNGSI DI TURKALEM

** TOPIK GEMA WARTA: PERUNDINGAN DAN OPERASI MILITER DI ACEH TIDAK
BISA JALAN BERSAMA

** TOPIK GEMA WARTA: SOAL KETERLIBATAN TNI YANG MAKIN SULIT DISANGKAL



* POLISI KELUARKAN SURAT PERINTAH PENAHANAN TERHADAP DUA SAUDARA
TERSANGKA PEMBOMAN BALI

Polisi mengeluarkan surat perintah penahanan dua orang saudara
tersangka pemboman Bali, Amrozi. Atas permintaan tersangka, kedua
saudara laki-laki tersebut diduga menyembunyikan senjata api, amunisi
dan sebuah seragam militer di hutan Dadapan, Lamongan Jawa Timur.
Penyembunyian barang-barang itu dilakukan tak lama sebelum tersangka
ditangkap. Polisi menuduh kedua saudara laki-laki Amrozi memiliki
senjata api gelap dan terlibat pemboman Bali. Tersangka Amrozi adalah
pemilik kendaraan L300 yang digunakan dalam peledakan. Polisi masih
memburu beberapa calon tersangka lainnya.


* PUTRA SADDAM HUSSEIN SERUKAN PARLEMEN TERIMA RESOLUSI PBB

Putra pemimpin Irak Saddam Hussein, Uday, menyerukan parlemen untuk
menerima resolusi PBB tentang inspeksi senjata. Dalam suratnya kepada
parlemen, Uday meminta agar resolusi PBB tentang inspeksi senjata
diterima tanpa syarat.

Hari ini, parlemen Irak mengadakan lagi sidang khusus tentang
resolusi PBB tersebut. Dalam sidang pertama kemarin, sebuah panitia
khusus untuk masalah luar negeri menyarankan agar parlemen menolak
resolusi PBB. Ketua parlemen menyebut resolusi PBB itu sebagai dalih
untuk melancarkan perang terhadap Irak. Keputusan akhir berada
ditangan Ketua Majelis Komando Revolusi yang dijabat oleh Saddam
Hussein. Irak punya waktu hingga Jum'at untuk mengumumkan apakah
negara itu menerima Resolusi PBB.


* PASUKAN ISRAEL SERANG  KAMP PENGUNGSI DI TURKALEM

Pasukan Israel menyerang kamp pengungsi di Turkalem dini hari tadi.
Sekitar 20 kendaraan lapis baja menyerbu kamp pengungsi di sebelah
barat sungai Yordan. Menurut saksi mata Palestina, pasukan Israel
memberondong kamp itu dari kendaraan lapis baja yang mengangkut
mereka. Belum jelas berapa jumlah korban. Serbuan ini merupakan aksi
balas dendam atas serangan Palestina terhadap sebuah kibbutz Israel
tak jauh dari Tulkarem. Serangan Palestina itu menewaskan lima
penghuni kibbutz.


* SEKJEN PBB KOFI ANNAN MINTA PEMIMPIN SIPRUS BAGIAN TURKI DAN BAGIAN
YUNANI BEREAKSI TERHADAP RENCANA DAMAI BARU


Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, minta para pemimpin Siprus bagian
Turki dan bagian Yunani untuk bereaksi terhadap rencana perdamaian
baru dalam waktu seminggu ini. Jika kesepakatan dapat dicapai
secepatnya, maka Uni Eropa akan mengambil keputusan tentang masuknya
Siprus yang bersatu ke Uni Eropa. Pembicaraan tentang keanggotaan
Siprus akan dilakukan di KTT Uni Eropa di Kopenhagen Desember
mendatang. Uni Eropa tidak akan mengambil keputusan tentang
keanggotaan Siprus jika wilayah itu masih terpecah belah.

Rencana perdamaian baru mengusulkan sebuah negara bersama yang
terdiri dari dua negara bagian. Rencana itu juga mengusulkan
didirikannya sebuah parlemen bersama dan sebuah majelis kepresidenan.
Namun semua rencana itu harus disetujui oleh penduduk lewat sebuah
jajak pendapat.

Pada tahun 1974, wilayah timur laut Siprus diduduki oleh pasukan
Turki. Pendudukan ini merupakan reaksi atas sebuah kudeta di Yunani.
Pendirian Republik Turki di wilayah Utara Siprus hanya diakui oleh
Turki. Sejak itu, perpecahan di Siprus menjadi masalah yang
berlarut-larut di PBB.


* KUBA DAN AS SEPAKAT KELOLA BERSAMA ARSIP PENULIS KONDANG ERNEST
HEMINGWAY

Kuba dan Amerika Serikat bersepakat untuk mengelola bersama berbagai
arsip peninggalan penulis kondang Ernest Hemingway. Kesepakatan
kerjasama budaya itu ditandatangani di taman sebuah rumah yang pernah
dihuni Hemingway selama bertahun-tahun. Rumah besar yang diberi nama
Finca Vigia itu terletak di wilayah pedesaan Kuba. Di rumah itu
arsip-arsip Hemingway tersimpan di sebuah ruang bawah tanah.

Penandatangan dihadiri oleh pemimpin Kuba, Fidel castro, dan delegasi
Amerika dari negara bagian Massachusetts. Arsip yang akan dikelola
bersama terdiri dari ribuan naskah, surat dan foto. Karena Kuba dan
Amerika Serikat tidak punya hubungan diplomatik, hingga kini para
peneliti Amerika tidak punya akses terhadap arsip-arsip berharga itu.
Arsip asli akan tetap berada di Kuba namun versi elektroniknya akan
tersedia di Amerika Serikat.


* SEORANG USKUP AGUNG DICULIK DI KOLUMBIA

Seorang pemimpin tinggi gereja Katolik diculik di Kolumbia. Korban
penculikan adalah ketua konferensi Uskup Amerika Latin, Jorge
Jimenes. Jimenez juga menjabat sebagai uskup agung di kota Zipaquira,
Kolumbia. Menurut para saksi, pemimpin tinggi gereja itu diculik oleh
beberapa laki-laki bersenjata di pinggiran ibukota Kolumbia, Bogota.
Seorang pastor yang menemaninya juga ikut diculik.


* PERUNDINGAN DAN OPERASI MILITER DI ACEH TIDAK BISA JALAN BERSAMA

Pengawas keamanan asing untuk pertama kalinya diijinkan masuk ke
Aceh. Kehadiran seorang mayor dari Inggris yang mempunyai pengalaman
di Sierra Leone itu bertujuan mempelajari situasi persiapan gencatan
senjata yang akan dilakukan antara GAM dan TNI, untuk menindaklanjuti
perundingan perdamaian akhir Ramadhan mendatang. Sekalipun demikian,
kunjungan itu tidak membuat tank-tank dan mortir TNI berhenti
mengepung pasukan Gerakan Atjeh Merdeka. Radio Nederland menghubungi
Sofyan Ibrahim, juru bicara GAM di Aceh. Kami menanyakan nasib
perundingan perdamaian Desember mendatang yang dilakukan dibawah
tekanan pengepungan TNI.

Sofyan Ibrahim [SI]: Perundingan itu bagaikan perundingan antara
sekutu dengan Jepang, setelah bom atom Hiroshima 14 Agustus 1945
jatuh. Tapi sebetulnya masalah dialog antara pemerintah dengan GAM
itu, masalahnya tidak seperti itu. Jadi kalau pemerintah itu
menganggap seakan-akan tawaran-tawaran itu sudah dibicarakan padahal
itu belum dibicarakan sama sekali.

Radio Nederland [RN]: Jadi ada kesan perundingan damai nanti ini
antara pihak yang menang berunding dengan pihak yang kalah? Jadi,
damai artinya GAM kalah dan RI menang, begitukah maksudnya?

SI: Yang dikesankan oleh pemerintah itu begitu padahal bukan
demikian.

RN: Jadi waktu pelaksanaannya sendiri sebenarnya kapan? Karena ini
rencananya dulu sebelum ramadan, kemudian ada yang bilang pertengahan
ramadan paling tidak sebelum 4 Desember begitu?

SI: Begini, GAM menggambarkan waktunya setelah Hari Raya, tapi
tanggalnya belum di pastikan. RI sendiri membuat ultimatum. Sebelum
jatuhnya ultimatum tanggal 7 Desember itu. Tapi ini kan ultimatum
dari pihak pemerintah.

Jadi ada tiga masalah krusial yang belum ada titik temu. Pertama
adalah masalah fungsi normal polisi. Kedua masalah persenjataan. Dan
ketiga masalah pertemuan komandan dengan komandan.

RN: Tapi bagaimana bisa berunding kalau GAM dikepung di Aceh dengan
ancaman akan diluluhlantakan begitu?

SI: Yah itulah sebetulnya tidak etis begitu. Sebetulnya dari segi
saya yang bukan orang militer itu, kalau sekiranya mau berunding,
semua pertempuran, semua perang itu harus dihentikan. Sebab tidak
mungkin perang dan dialog akan dilaksanakan secara bersamaan. Tapi
tampaknya dari pihak pemerintah itu dilaksanakan bersamaan. Tampaknya
juga dari pihak pemerintah itu dari kemauan penentu-penentu militer.

Jadi pihak yang berunding itu pada dasarnya adalah petinggi GAM dan
petinggi pemerintah. Kalau petinggi GAM itu di Swedia. Masalah
genjatan senjata dan hasil dialog itu kalau tidak ada pengawas asing
itu sepeerti permainan yang tidak punya juri. Itu sebabnya harus ada
pengawas internasional. Karena kalau pengawas domestik itu tidak akan
berperan.

RN: Lalu bagaimana, negara mana yang lebih anda sukai untuk jadi
pengawas? Karena khabarnya ASEAN yang paling kuat untuk jadi
pengawas.

SI: Itu saya kira sudah ada dalam frame, ada sekitar enam negara,
tapi tidak etis kalau saya menyebutkan itu. Saya kira kalau ASEAN itu
tidak.

Senjata itu tidak digudangkan, sebab tidak mungkin senjata itu
digudangkan karena persoalan itu belum final. Jadi kesepakatan itu
hanya untuk tidak menggunakan senjata saja. Kalau konsep GAM, bahwa
TNI - Polri itu silahkan pegang senjata tapi dalam radius 500 meter
dari Barat dan kantornya. Tapi GAM, karena GAM tidak punya markas dan
gerilya, tidak boleh membawa senjata dalam lingkungan masyarakat.
Tapi itu tetap dalam tanggung jawab komandannya masing-masing.

RN: Lalu bagaimana nanti bila TNI tetap nekad menyerang, katanya
mereka sudah mengepung dan akhirnya harus diterima kenyataan luluh
lantak begitu?

SI: Itu kita lihat di lapangan, sebab saya melihat itu dari
prinsip-prinsip yang dipegang oleh GAM itu, dia akan tetap melawan
sepanjang dia masih hidup. Kecuali kalau dia sudah tidak ada lagi
maka tidak ada perlawanan lagi. Cuma masalahnya bagaimana seperti
teori mengeringkan air di danau.

RN: Jadi pengepungan dan peluluhlantakan itu, tidak akan
menyelesaikan masalah?

SI: Tidak Akan menyelesaikan masalah. Yang ada memperpanjang masa
penderitaan rakyat dan akan menambah korban dari berbagai-bagai
pihak.

Demikianlah jurubicara GAM, Sofyan Ibrahim di Aceh.


* SOAL KETERLIBATAN TNI YANG MAKIN SULIT DISANGKAL

Intro: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto tampak makin sibuk
sibuk saja membantahi berita bahwa beberapa orang jenderal terlibat
peledakan di Bali. Bantahan yang dikemukakan Jenderal Endriartono
kedengarannya menarik. Kalau dulu ia meminta supaya jenderal yang
disinyalir ada di Bali ditembak saja, maka sekarang dia bicara
tentang gudang senjata yang kebobolan pencuri. Sulit untuk dipastikan
apakah rangkaian bantahan ini bisa mengusir kecurigaan masyarakat
bahwa TNI memang punya peran yang tidak diketahui umum. Koresponden
Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta:

Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengakui bahwa amunisi
milik Amrozi yang ditemukan di hutan Dadapan, Lamongan, Jawa Timur
adalah sejenis amunisi yang digunakan TNI. Walau begitu Panglima
menyangsikan amunisi tersebut berasal dari PT Pindad. Tim investigasi
kasus bom Bali sementara itu telah menemukan ribuan amunisi dan
senjata laras panjang di hutan tersebut. Barang-barang itu diduga
keras milik tersangka kasus peledakan bom di Bali, Amrozi. Panglima
TNI yang selama ini berusaha keras membantah adanya unsur
keterlibatan TNI, akhirnya karena sudah tersudut, tak bisa mengelak
lagi. Endriartono langsung mempersalahkan kondisi gudang-gudang TNI
yang tidak layak pakai dan mengakibatkan pencurian. Jenderal ini
tidak menjelaskan soal dugaan polisi bahwa oknum-oknum Kopassus
terlibat dalam tragedi kemanusiaan di Bali.

Endriartono: Memang gudang-gudang kita barangkali sudah tidak layak
lagi untuk gudang. Karena anggaran selama ini terbatas. Kondisi ini
mungkin memudahkan terjadinya pencurian dan sebagainya begitu. Kalau
di Pindad saya yakin tidak terjadi kebocoran. Barangkali lebih,
contohnya kemarin kejadian hilangnya sekian ribu butir di Batujajar.
Itu karena memang penggudangan yang sangat tidak layak.

Sementara itu, hingga kini Amrozi, penduduk desa Tenggulun, Kecamatan
Pasiran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur masih menjadi sorotan
sentral. Ia dituduh polisi sebagai pimpinan operasional pengeboman
Kuta, Bali. Amrozi disebut-sebut dekat dengan Pesantren Al-Islam,
satu-satunya pesantren di Lamongan yang mewajibkan santri
perempuannya menggunakan cadar ala Taliban. Menurut seorang tokoh
Muhammadiyah asal Jawa Timur yang enggan disebut namanya, pesantren
ini pernah didatangi Abu Bakar Ba'asyir yang kini ditahan Mabes Polri
berkaitan dengan tuduhan rencana pembunuhan Megawati dan peledakan
sejumlah gereja serta Masjid Istiqlal. Oleh karenanya pesantren ini
tidak begitu disukai oleh Muhammadiyah dan NU, karena menerapkan
ajaran Islam yang konservatif dan kaku.

Amrozi sendiri disebut-sebut pernah belajar di Pesantren Ngruki, Jawa
Tengah. Setelah tamat dari Ngruki, Amrozi melanjutkan pendidikannya
ke Pakistan. Pulang dari Pakistan Amrozi berjihad ke Ambon. Setelah
dari Ambon Amrozi pulang ke kampungnya. Ia memiliki bengkel dan mobil
Mitsubishi L-300. Namun berita bahwa Amrozi berasal dari pesantren
Al-Islam dibantah oleh Ustadz Zakaria pemimpin Pondok Pesantren
tersebut. Memang Amrozi sering sholat Jamaah di masjid pesantren.
Tapi dia sama sekali tidak ada kaitan dengan Pesantren yang ingin
menerapkan ajaran Islam seasli-aslinya seperti yang dilakukam oleh
Taliban di Afghanistan. Namun Ustadz Zakaria mengakui bahwa Amrozi
berkenalan dengan Ba'asyir di pesantrennya.

Ustadz Zakaria: Kalau ada di rumah ya sering ke pesantren untuk ikut
sholat berjamaah. Bertepatan Ustadz Ba'asyir datang ke pesantren,
kebetulan waktu itu Amrozi ada di rumah jadi dia ikut. Waktu selesai
ceramah, salaman biasa.

Abubakar Ba'asyir sendiri yang dibela oleh pengacara Adnan Buyung
Nasution, bersikukuh bahwa ia tidak mengenal Amrozi. Namun paling
tidak, bila benar apa yang dikatakan narasumber tokoh Muhammadiyah
asal Jawa Timur tadi, berarti memperkuat dugaan adanya jaringan
Jama'ah Islamiyah di Asia Tenggara. Selama ini Jamaah Islamiyah hanya
dianggap sebagai stigma oleh kalangan yang dirugikan oleh pemberitaan
ini. Murdjoko, seorang tokoh Majelis Mujahidin Indonesia, Jawa Timur,
menjelaskan,

Murdjoko: Ya, Front Pembela Islam, sebenarnya adalah pergerakan Islam
yang ada di Indonesia. Yang di sini berdiri sendiri, yaitu FPI.
Laskar Jihad juga berdiri sendiri dan punya pemimpin sendiri. Dan
Majelis Mujahidin Indonesia merupakan aliansi yang dipimpin oleh
Ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Jadi Laskar Jihad tidak sama dengan Laskar
Mujahidin, dan Laskar Mujahidin tidak sama dengan FPI begitu.

Muslim Abdurahman, seorang intelektual Islam asal Lamongan, berpesan
janganlah pemerintah Indonesia terjebak skenario Barat yang
ditunggangi oleh kepentingan Yahudi, dengan menyamaratakan semua umat
Islam sebagai teroris. Kalangan fundamentalis Islam Indonesia, pun
tidak percaya bahwa dampak pembomannya luar biasa, karena bisa jadi
bukan Amrozi yang merakitnya. Amrozi dan kawan-kawannya mungkin
hanya memarkir mobil L-300 yang digunakan untuk meletakkan bom.
Mereka hanya mengira dampaknya cuma ledakan kecil, seperti yang
terjadi di Gedung Bundar Kejaksaan, dan di gereja-gereja. Setelah
tahu bahwa korban tewas mencapai ratusan mereka kebingungan.


Beberapa tokoh PDI-Perjuangan curiga bahwa semua ini tidak terlepas
dari permainan pasukan khusus TNI-AD. Bisa jadi pula CIA membiayai
tentara Indonesia untuk melakukan pematangan situasi dengan menjalin
kerja sama dengan Islam garis keras di Indonesia.

Kerja sama antara militer Indonesia dan kalangan Islam garis keras
dapat ditelusur sejak naiknya Jenderal Hartono, sebagai KSAD dan
terakhir kali Jenderal Wiranto yang memprakarsai berdirinya Pam
Swakarsa, sejenis milisi sipil yang organ-organnya terdiri dari
sejumlah kalangan Islam garis keras. Pam Swakarsa dipercaya banyak
kalangan sebagai embrio Laskar Jihad yang kemudian dikirim ke Ambon
untuk melakukan perang agama. Bagian Pam Swakarsa yang lain berubah
menjadi Front Pembela Islam yang mengkhususkan diri pada masalah
memerangi kemaksiatan di kota-kota besar. Merekalah yang semula
diorganisir untuk membela Habibie dan menentang Megawati. Kini banyak
Jenderal, kecuali mantan Kepala Bakin ZA Maulani, ramai-ramai cuci
tangan.

Sedangkan ZA Maulani masih aktif melakukan penggalangan di kalangan
Islam garis keras. Terakhir dia membentuk Laskar Mujahidien di
Cirebon dan tegas menyatakan bahwa Laskar-Laskar Islam tidak bisa
dihapuskan selama umat Islam merasa terancam.

Apa beda Laskar Jihad yang dibina militer dengan Laskar Mujahidin?
Seorang aktivis majelis Mujahidin menjelaskannya.

Aktivis Majelis Mujahidin: Saya kira sudah putus hubungan dalam arti
Ustadz karena waktu itu santrinya banyak, di Ngruki dan
terpencar-pencar di seluruh Indonesia, setelah Ustadz kembali ke
Indonesia dan memimpin Majelis Mujahidin hubungan itu putus jadi
Ustadz bukan lagi membina Jamatul Islam tapi Majelis Mujahidin di
Indonesia.

Apapun yang mau dikatakan orang, kenyataannya sekarang di kalangan
masyarakat sudah ada keyakinan bahwa kalangan Islam garis keras, TNI
dan CIA terlibat pemboman di Bali belum lama ini.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke