--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 14 November 2002 14:30 UTC ** TENTARA INDONESIA DIDUGA TERLIBAT DALAM PEMBUNUHAN DUA WARGA AS DAN SEORANG WNI DI PAPUA ** POLISI SEGERA PUBLIKASIKAN 10 FOTO CALON TERSANGKA PEMBOMAN BALI ** PARA INSPEKTUR SENJATA SIAP SIAP BERANGKAT KE IRAK ** JIANG ZEMIN LENGSER SEBAGAI KETUA PARTAI ** TOPIK GEMA WARTA: PERKARA TANJUNG PRIOK, TNI TERUS DIHANTUI MASA LAMPAUNYA ** TOPIK GEMA WARTA: JIANG ZEMIN TURUN NAMUN TETAP BERKUASA * TENTARA INDONESIA DIDUGA TERLIBAT DALAM PEMBUNUHAN DUA WARGA AS DAN SEORANG WNI DI PAPUA Menurut polisi, anggota TNI diduga terlibat dalam peristiwa tewasnya dua warga Amerika Serikat dan seorang WNI di Papua. Ketiga korban terperangkap sewaktu aksi penghadangan bulan Agustus silam. Seorang saksi yang dulu merupakan informan tentara menyebut empat nama dari 11 tentara yang dituduh terlibat. Menurut sumber-sumber Amerika, informasi tentang keterlibatan anggota TNI diperoleh dari sadapan pembicaraan para komandan pasukan. Polisi juga mengatakan bahwa pasukan elit kopassus terlibat. Hari ini Danjen Kopassus Sriyanto, akan diadili dalam kasus pelanggaran HAM Tanjungpriok. Sewaktu pemerintahan Soeharto, satuan kopassus juga dituduh bertanggung jawab atas penculikan dan penyiksaan para aktivis politik. * POLISI SEGERA PUBLIKASIKAN 10 FOTO CALON TERSANGKA PEMBOMAN BALI Hari ini, polisi mengatakan segera akan mempublikasikan foto dan ciri-ciri 10 calon tersangka lain kasus pemboman Bali. Menurut juru bicara tim investigasi gabungan, Brigjend Polisi Edward Aritonang, foto-foto tersebut akan dipublikasikan hari Minggu mendatang. Saat ini polisi telah menahan seorang tersangka. Pria yang disebut sebagai Amrozi dan berusia 40-an tahun ini, diyakini punya peran besar dalam perencanaan dan pelaksanaan aksi teror itu. Di depan para wartawan, Aritonang juga mengatakan bahwa polisi memusatkan pengusutan di dalam negeri. Namun, polisi juga mengirim petugas ke berbagai negara yang pernah dikunjungi tersangka. Polisi bahkan telah menghubungi Interpol. Sementara itu foto Amrozi yang tersenyum dan melambaikan tangan memicu kemarahan warga Australia. Foto ini dibuat saat Amrozi bertemu dengan Kapolri Jendral Da'i Bachtiar dalam sebuah jumpa pers Rabu kemarin di Denpasar. * PARA INSPEKTUR SENJATA SIAP SIAP BERANGKAT KE IRAK Para inspektur senjata mulai melakukan persiapan terakhir sebelum berangkat ke Irak. Tim pemeriksa ini akan tiba di Bagdad Senin depan. Kemarin, Irak menerima resolusi PBB tentang pengiriman kembali inspektur senjata. Dalam suratnya kepada Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, Bagdad menyatakan akan bekerja sama dengan para inspektur. Resolusi tersebut memuat jadwal ketat terhadap Irak untuk memenuhi kewajibannya. Bagdad harus menyerahkan daftar lengkap berbagai proyek pembuatan senjata sebelum 8 Desember. Amerika Serikat sangat meragukan pemenuhan jadwal ini, karena di dalam suratnya kepada PBB Irak tetap menyatakan tidak punya senjata pemusnah massal. Para inspektur senjata harus mengevaluasi apakah Bagdad mau bekerja sama dalam pemeriksaan. Jika Bagdad membangkang, Dewan Keamanan PBB harus merundingkan lagi kemungkinan dilakukannya aksi militer. Resolusi menyebutkan bahwa Irak harus memperhitungkan sanksi tegas jika tidak bekerja sama sepenuhnya. * JIANG ZEMIN LENGSER SEBAGAI KETUA PARTAI Presiden Cina Jiang Zemin lengser dari kedudukannya sebagai ketua partai. Hal ini diumumkan pada hari terakhir kongres ke 16 Partai Komunis Cina. Lima pemimpin Cina lainnya, diantaranya Perdana Menteri Zhu Rongji, juga mundur. Diperkirakan Wakil Presiden Hu Jintao yang berusia 59 tahun akan dipilih sebagai ketua partai dan sekaligus presiden baru Cina. Namun Jiang Zemin masih berpengaruh dalam partai karena beberapa pengikutnya terpilih dalam Komite Sentral. Selanjutnya kongres juga setuju usul Jiang Zemin tentang pengijinan masuk pengusaha kapitalis dalam Partai Komunis. Selain buruh dan petani, kini pengusaha swasta juga boleh jadi anggota partai. * SEORANG ATASE MILITER JEPANG DI DEPORTASI DARI CINA Seorang atase militer Jepang yang ditahan di Cina pada akhirnya dideportasi dari negara itu. Diplomat yang kini telah sampai di Jepang itu, ditahan selama 13 jam karena ia masuk wilayah militer terlarang. Sang diplomat mengatakan bahwa dia tidak sengaja masuk wilayah militer tersebut ketika ia naik taksi. Duta Besar Jepang di Cina, Koreshige Anami, mengirim surat protes terhadap insiden ini. * DUA PEKERJA PALANG MERAH INTERNASONAL DICULIK DI CHECHNYA Dua pekerja Palang Merah Internasional diculik di Republik Chechnya. Kedua warga Rusia tersebut disergap dan diculik tak lama setelah mereka mengirim barang-barang bantuan di ibukota Grozny. Tahun-tahun belakangan ini, para pekerja kemanusiaan sering jadi sasaran penculikan di Republik Kaukasus. Para penculik meminta uang tebusan bagi pembebasan mereka. Bulan Agustus silam seorang warga Belanda yang menjadi koordinator organisasi Dokter Tanpa Batas diculik di Dagestan. Hingga kini korban belum dapat ditemukan. Akibatnya organisasi tersebut menghentikan seluruh kegiatannya di wilayah itu. * POLISI MEMBUBARKAN PENDUDUKAN GEREJA OLEH PARA PENCARI SUAKA POLITIK DI CALAIS, PRANCIS Dini hari ini, polisi membubarkan pendudukan sebuah gereja di Calais Perancis, oleh sekelompok pencari suaka politik. Pembubaran berlangsung tanpa kekerasan dan insiden lainnya. Para pencari suaka politik ini sebagian besar terdiri dari warga Kurdi Irak dan Afganistan dan berjumlah hampir 100 orang. Mereka menduduki gereja karena ingin diijinkan masuk ke kamp penampungan Sangatte di Calais. Kamp pengungsi ini akan ditutup, karena itu tidak menerima penghuni baru. Banyak pencari suaka politik menggunakan kamp tersebut sebagai usaha pertama untuk masuk ke Inggris secara illegal. * DPR AMERIKA SERIKAT SETUJU PENDIRIAN DEPARTEMEN KEAMANAN DALAM NEGERI DPR Amerika serikat setuju dengan pendirian Departemen Keamanan Dalam Negeri. Departemen baru ini dimaksudkan sebagai benteng perlawanan terhadap terorisme. Departemen baru yang akan menelan biaya milyaran dolar ini, merupakan perombakan terbesar pemerintah AS sejak 50 tahun terakhir. Jum'at depan, Senat diperkirakan akan mendukung rencana tersebut. Presiden George Bush sangat setuju dengan rencana ini karena departemen baru itu dapat mengakhiri masalah yang disebabkan tidak adanya kerjasama antara berbagai lembaga federal. * PERKARA TANJUNG PRIOK: TNI TERUS DIHANTUI MASA LAMPAUNYA Intro: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mempersilakan diterapkannya proses hukum terhadap Danjen Kopassus Mayjen Sriyanto dalam kasus pelanggaran hak-hak asasi manusia di Tanjung Priok 12 September 1984. Kemarin di hadapan Komisi Hukum DPR, Kejaksaan Agung menyebut 14 nama tersangka kasus Tanjung Priok. Salah satunya adalah Mayjen Sriyanto itu. Di sini terlihat bagaimana masa lampau terus menghantui TNI. Benarkah demikian? Berikut Dr. Salim Said, pengamat militer Indonesia: Salim Said [SS]: Ya, kelihatannya begitu. Radio Nederland [RN]: Lalu bagaimana ini menurut anda, TNI harus menyikapi masa lampau yang terus menghantui mereka? SS: Ini kan kasusnya sejumlah orang tertentu. Nah ini adalah beban bagi TNI. TNI sekarang menghadapi pilihan, menyelamatkan orang-orang dari masa lalu atau menyelamatkan nama baik dan hari depan TNI. Jadi menurut saya yang sebaiknya dilakukan TNI, adalah melakukan pembelaan hukum kepada anggota-anggotanya yang didakwa melakukan pelanggaran-pelanggaran di masa lalu. Tetapi mempercayakan kepada pengadilan untuk, atau menghukum orang yang salah atau membersihkan nama orang yang tidak bersalah tetapi terus-menerus dituduh. Itu saya kira yang harus dilakukan oleh TNI. RN: Masa lampau yang menghantui TNI ini, nampaknya belum juga akan berhenti? SS: Saya kira masih akan lama. Oleh sebab itu diperlukan kepemimpinan sipil yang cukup kuat, legitim dan kuat, dan lalu bisa membimbing tentara untuk keluar dari masa lalunya yang ditaburi dengan pelanggaran-pelanggaran HAM. Masalah ini tidak bisa hanya diserahkan kepada panglima TNI dan kepala-kepala staf angkatan. Pemerintah harus campur tangan di dalam bagaimana tentara keluar dari masa lalunya yang gelap itu. RN: Tapi menurut anda gimana, apakah pendakwaan soal Tanjung Priok ini hanya cukup berhenti pada Sriyanto saja, atau harus lebih lanjut kepada Benny Moerdani yang waktu itu menjabat Pangab dan Try Sutrisno yang menjabat Pangdam Jaya? SS: Saya tidak tahu perkaranya. Saya bukan seorang ahli hukum. Tetapi kalau dimulai dengan beberapa orang, itu sebaiknya nanti dalam proses akan kelihatan apakah tanggung jawab hanya sampai pada orang-orang yang didakwa atau ada orang yang lain, yang pada waktu itu lebih tinggi pangkatnya, juga harus didakwa. Maka pengadilan itu harus terbuka dan harus diamati dengan baik, untuk mengetahui apakah ada nama-nama yang disembunyikan, nama-nama yang diamankan. Proses pengadilan itulah yang harus menjadi guide kita. RN: Sementara itu baik Benny Moerdani mau pun Try Sutrisno sudah pernah menjwab soal Tanjung Priok ini. Mereka mengatakan bahwa ini adalah kebijakan negara. Jadi nampaknya mereka bersembunyi di balik negara ini. Bagaimana menurut anda? SS: Itulah, pengadilanlah yang harus menentukan berapa jauh seorang pejabat yang terlibat sesuatu yang dianggap melanggar HAM bisa berlindung di balik negara. Sebab kalau alasannya itu negara, maka orang yang di Timor Timur pun mengatakan itu. Mereka akan mengatakan, "saya tidak punya kepentingan pribadi di Timor Timur. Yang saya lakukan adalah tugas negara". Nah masalahnya apakah itu bisa diterima sebagai tugas negara dan apakah dalam melaksanakan tugas negara ia melaksanakan sesuai dengan aturan-aturan prosedur yang ada. RN: Di lain pihak, awal pekan ini KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa di Indonesia ini tidak ada hubungan sipil-militer. Kayaknya sih Ryamizard Ryacudu juga tidak terlalu senang, merasa terusiklah dengan segala macam masa lampau yang terus menghantui TNI ini. SS: Saya kira apa yang dilakukan Ryamizard itu bisa kita mengerti. Persoalannya apakah setelah kita mengerti kita membenarkan. Dan yang harus membenarkan atau menyalahkan itu adalah otoritas sipil. Pemerintah. Dan saya tidak melihat langkah-langkah pemerintah ke arah itu. Ketetapan MPR, UUD kan mengatur bahwa di negeri ini tentara adalah alat negara dan yang berkuasa adalah elit politik yang dipilih oleh rakyat. Merekalah yang sekarang duduk di pemerintahan. Tapi mereka tidak berbuat apa-apa terhadap tentara yang sebenarnya sudah mengatakan, tidak ada itu supremasi sipil. Di negeri-negeri yang aturan demokrasinya berjalan baik biasanya perwira seperti itu atau diperingatkan atau bahkan mendapat hukuman. Seperti yang terjadi dengan Mac Arthur. Ini nggak terjadi apa-apa di Indonesia. RN: Jadi nampaknya tentaranya juga dibiarkan bebas saja. Paling sedikit berpendapat di luar TAP MPR itu. Berpendapat yang bertentangan dengan TAP MPR. SS: Ya itulah yang terjadi. Kalau anda perhatikan pernyataan Jenderal Ryamizard Ryacudu, itu yang terjadi. Dan pemerintah tidak berbuat apa-apa. Ya kalau begini tingkah lakunya pemerintah, maka perlahan-lahan tentara akan kembali ke posisi yang lebih menentukan. Mungkin tidak kembali persis sama, ke periode Orde Baru. Dwifungsi. Tapi tentara sebagai kekuatan politik yang memang belum pernah terhapus, bahkan setelah reformasi itu akan makin kuat. Karena pemerintahnya tidak mengontrol tentara dengan baik. RN: Nampaknya memang trend ini berlanjut ya? SS: Ya berlanjut karena otoritas sipil tidak berfungsi dengan baik. RN: Tapi mungkinkah sipil berfungsi dengan baik? SS: Secara teoritis, secara konstitusional mestinya berfungsi dengan baik. Kenyataannya tidak. RN: Dengan tentara yang lebih kuat maka otomatis tentara bisa mendominasi, begitu kan logikanya? SS: Logikanya seperti itu. Paling tidak tentara makin memainkan peranan politik yang lebih penting. Kalau ruang-ruang politik yang ada tidak diisi dengan baik oleh kekuatan-kekuatan politik sipil. RN: Tapi bagaimana dengan masa depan Indonesia? Apakah lalu tentara bisa menjamin masa depan Indonesia? SS: Tidak ada yang bisa menjamin masa depan Indonesia, kecuali bangsa Indonesia sendiri. 32 tahun Orde Baru lebih dari 30 tahun tentara terlibat politik. Apa hasilnya? Jadi kita tidak bisa menyerahkan nasib suatu bangsa kepada hanya satu golongan tertentu di dalam bangsa ini. Demikian pakar militer Dr. Salim Said. * JIANG ZEMIN TURUN NAMUN TETAP BERKUASA Bagi dunia luar tampaknya kongres Partai Komunis Cina mengadakan pembaruan. Ketua partai sekaligus presiden Jiang Zemin turun dan digantikan dengan Hu Jintao 59 tahun, yang untuk ukuran Cina bisa disebut muda. Ada kontroversi mengenai diri Hu Jintao yang dulu dekat dengan sekretaris partai Hu Yaobang yang disingkirkan karena terlalu liberal dan memberi hati pada mahasiswa yang berdemo di lapangan Tien An Men. Namun di pihak lain Hu Jintao juga adalah mantan kepala ketua partai cabang Tibet. Tentara pembebasan rakyat melakukan banyak kekerasan di Tibet dan itu terjadi dibawah Hu Jintao. Apa arti pergantian kepemimpinan di Cina, kami tanyakan pada pakar dan pengamat Cina A. Dahana A.Dahana [AD]: Pergantian ini berjalan secara lancar tanpa ada pertarungan kekuatan. Yang kedua kalau melihat kepada gejala-gejalanya, memang ada usaha dari Jiang Zemin mengikuti jejak Deng Zhao Ping yaitu walaupun tidak punya posisi yang resmi tetapi dia masih bisa mengatur begitu. Yaitu dengan cara yang sama, misalnya sekitar dua bulan sebelum kongres dia itu mengangkat sekitar 10 orang orang-orang yang dekat dengan dia yang duduk dalam posisi-posisi strategis. Ketiga usaha dia untuk tetap bisa memegang posisi sebagai ketua komisi militer pusat. Karena ini juga posisi terkuat begitu. Jadi sebetulnya ketika berkuasa dengan jabat sebagai presiden, sekretaris jenderal partai dan komisi militer pusat, ia adalah orang yang paling besar kekuasaannya di Cina. Radio Nederland [RN]: Kalau begitu apa artinya Hu Jintao? Pemimpin baru ini dikelilingi oleh para kaki tangan Jiang Zemin? AD: Ya untuk sementara dia harus bisa menerima kenyataan ini sampai akhirnya dia suatu saat bisa membentuk sendiri kekuasaannya. Yang menjadikan dia harus menerima adalah karena kongres sudah memutuskan. RN: Dari tahun1949 sampai sekarang 2002, Cina baru mengenal empat pemimpin. Dari Mao Tse Tung, Deng Zhao Ping, Jiang Zemin dan sekarang Hu Jintao. Itukan sedikit sekali? AD: Yah, sistem otoriter kan memang begitu. Seorang pemimpin itu baru melepaskan jabatannya kalau dia sudah hampir ajal. Mao Tse Tung kan sampi meninggal tetap berkuasa. Deng Zhao Ping juga begitu walau dia tidak punya posisi yang resmi. Jiang Zemin juga menginginkan ini, tapi problemnya adalah apakah dia bisa? Yang saya amati adalah Hu Jintao itu relatif muda. Dia dulu dekat dengan bekas sekretaris partai Hu Yao Pang yang sudah meninggal. Yang kemudian memunculkan peristiwa Tiananmen tahun 1989. Dia dianggap terlalu memberi hati terhadap mahasiwa sebelum Tiananmen terjadi. RN: Menurut pak Dahana apakah ada semacam paralel antara Cina dengan Indonesia mengenai pergantian pemimpin? AD: Mungkin kalau kita ukur dengan Soekarno memang iya. Tapi di Cina kan tidak ada seorang pemimpin pun yang dijatuhkan oleh demonstrasi mahasiswa seperti di Indonesia seperti Soeharto. Mao Tse Tung mungkin bisa dibandingkan dengan Soekarno. Tapi Soeharto tidak bisa dibandingkan dengan Zhao Ping. RN: Karena ketika mahasiswa berdemo di Tiananmen dihabisi oleh tentara. AD: Di konstitusi RRC itu secara jelas dikatakan bahwa tentara pembebasan rakyat, yaitu militer Cina itu adalah yang melindungi kepentingan partai. Demikianlah A. Dahana. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
