---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 17 November 2002 13:20 UTC



** POLISI INDONESIA SUDAH KETAHUI OTAK PELAKU BOM BALI

** POLISI INDIA BUBARKAN DEMO WARGA HINDU

** PEMIMPIN IRAN BATALKAN KUKUMAN MATI PRO REFORMASI



* POLISI INDONESIA SUDAH KETAHUI OTAK PELAKU BOM BALI

Polisi Indonesia mengatakan mereka sudah mengetahui otak pelaku
peledakan Kuta, Bali dan siapa yang meledakan bom tersebut. Tersangka
utama adalah Imam Samudra yang diduga merupakan anggota utama
kelompok Muslim radikal Jemaah Islamiyah. Sedangkan seseorang yang
meledakan bom tersebut dengan telpon seluler bernama Dulmatin,
seorang penjual mobil bekas dari Jawa Tengah. Polisi mengatakan kini
mereka mempunyai tujuh tersangka dalam kasus tersebut. Salah seorang
dari mereka telah ditangkap dan telah membuat beberapa pengakuan.


* POLISI INDIA BUBARKAN DEMO WARGA HINDU

Polisi India membubarkan demonstrasi Hindu militan di sebelah barat
Gujarat. Dua ratus orang ditangkap termasuk pemimpin Dewan Hindu
Dunia, Praveen Togadia. Pengunjuk rasa hendak long march dari kota
Ahmedabad ke Godhra, kota di mana sebuah kereta pernah diserang oleh
Muslim militan yang menewaskan puluhan warga Hindu Februari silam.
Kekerasan antara Hindu dan Muslim di Gujarat setelah peristiwa
serangan kereta itu mengakibatkan seribuan orang tewas, kebanyakan
dari mereka Muslim. Untuk menghindari kekerasan baru seluruh prosesi
keagamaan dilarang menjelang pemilu negara bagian yang akan dilakukan
12 Desember mendatang.


* PEMIMPIN IRAN BATALKAN KUKUMAN MATI PRO REFORMASI

Pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei memerintahkan
peradilan merevisi keputusan hukuman mati terhadap Hashem Ahgajari
seorang akademisi pro reformasi. Ayatollah memliki kewenangan akhir
keputusan dalam segala perkara kenegaraan. Sebelumnya peradilan
konservatif mengganjar Aghajari dengan keputusan bersalah penghujatan
karena ia menyerukan modernisasi Islam. Putusan itu menggelorakan
unjuk rasa mahasiswa di beberapa kota Iran. Ratusan pengajar
universitas juga mengajukan keberatan kepada parlemen. Presiden
Mohammed Khatami menarik kembali pengumuman keputusan itu di publik.


* AS SELIDIKI KEMUNGKINAN SERANGAN TERORIS TERBARU

Sumber di ibukota Amerika, Washington mengatakan pemerintah telah
melakukan investigasi besar-besaran terhadap warga Irak yang hidup di
AS untuk mencegah serangan teroris baru. Pihak berwenang menjejak
ratusan warga Irak terutama simpatisan pemimpin Irak Saddam Hussein.
Dalam persiapan perang melawan Irak investigasi itu akan dilakukan
lebih jauh lagi.


* POLISI INGGRIS TANGKAP TIGA ORANG TERSANGKA TERORIS

Polisi Inggris menangkap tiga orang yang disangka merencanakan
serangan teroris di kereta bawah tanah London. Menurut laporan media
tersangka berencana melepaskan gas beracun di pusat sistem kereta
bawah tanah. Tiga laki-laki yang diduga berasal dari Afrika Utara
akan disidangkan Senin esok. Sejauh ini agen khusus Scotland Yard
hanya mengkonfirmasikan tuntutan atas kepemilikan barang-barang yang
akan digunakan untuk serangan teroris. Pekan lalu Perdana Menteri
Tony Blair memperingati bahwa teroris sedang berencana menyerang
Inggris.


* TENTARA ISRAEL KEMBALI DUDUKI HEBRON

Tentara Israel kembali duduki kota Tepi Barat Sungai Yordan, Hebron,
Sabtu kemarin, kurang dari sebulan setelah penarikan mundur. Tentara
yang didukung kendaran tempur memasuki kota dan menangkap puluhan
warga Palestina. Beberapa jam kemudian helikopter tempur meluncurkan
rudal-rudalnya ke arah kota Khan Yunis sebelah selatan jalur Gaza.
Laporan mengatakan dua industri kecil metal dan generator listrik
hancur sehingga memutuskan arus listrik di wilayah itu. Operasi
milter Israel dilakukan menyusul penembakan brutal Jumat lalu di
Hebron yang menewaskan 12 Yahudi di pendudukan serta seorang tentara
dan 15 lainnya luka. Jihad Islam bertanggung jawab atas serangan itu.
Serangan itu sendiri melahirkan kecaman internasional. Baik Perancis
dan Inggris mendesak penguasa Palestina mengakhiri kekerasan dan juga
meminta Israel tidak membalas. Sekitar 450 orang Yahudi tinggal di
wilayah pendudukan Hebron diantara 130 ribu warga Palestina.


* POLISI TURKI BENTROK DENGAN MAHASISWA

Di Istambul, Turki, polisi huru-hara bentrok dengan mahasiswa yang
menentang kemungkinan perang dengan Irak. Sedikitnya 22 polisi dan
beberapa pengunjuk rasa terluka. Mahasiswa melempari polisi dengan
batu. Sementara polisi membalas dengan pukulan tongkat. Akibat
bentrokan itu 21 orang ditangkap. Pakar mengatakan Turki sebagai
anggota NATO tidak dapat menolak kerjasama militer terhadap Irak
apabila Washington atau Brussel memintanya.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke