---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 19 November 2002 15:10 UTC



** PENENGAH INTERNASIONAL SIAP GAWANGI PERDAMAIAN DI ACEH

** SEKOLAH ASING DI JAKARTA DIJAGA KETAT

** POLISI TANGKAP TERSANGKA PERINTIS CABANG AL-QAEDA DI AUSTRALIA

** TOPIK GEMA WARTA: GAM: PERUNDINGAN BARU SOAL ACEH AKAN DIMULAI 9
DESEMBER MENDATANG

** TOPIK GEMA WARTA: TANPA PERAN POLITIK, TNI TERNYATA TETAP
BERMANUVER



* PENENGAH INTERNASIONAL SIAP GAWANGI PERDAMAIAN DI ACEH

Penengah internasional dalam konflik antara pemerintah Indonesia dan
kelompok separatis di propinsi Aceh nampaknya siap menghasilkan
perdamaian bulan depan. Penandatanganan perjanjian damai itu
dijadwalkan tanggal 9 Desember. Penengah Henry Dunant Centre dari
Swiss menyadari beberapa butir dalam perjanjian itu belum bisa
disepakati, namun dalam pernyataan hari ini mereka yakin perbedaan
itu akan bisa diselesaikan sebelum 9 Desember. Perjanjian damai akan
langsung diikuti oleh gencatan senjata, penempatan pengawas
internasional dan pemilu lokal. Konflik antara pemerintah dan Gerakan
Atjeh Merdeka, GAM, telah berlangsung lebih dari 25 tahun. Sedikitnya
10 ribu orang tewas dalam konflik kekerasan itu.


* SEKOLAH ASING DI JAKARTA DIJAGA KETAT

Beberapa sekolah internasional di Ibukota Indonesia Jakarta menerima
penjagaan polisi menyusul peringatan kemungkinan serangan teroris.
Tentara juga melakukan patroli ekstra di wilayah sekitar bangunan.
Sejak Jumat pekan lalu sekolah internasional Jakarta, JIS, Australia
dan sekolah Inggris tutup hingga waktu tak ditentukan. Sementara itu
hasil penyelidikan polisi di Malaysia menunjukan tersangka otak
pelaku peledakan bom Bali, Imam Samudra merupakan anggota Jamaah
Islamiyah. Kepala Polisi Dai Bachtiar mengatakan Samudra merupakan
kepala operasi di Indonesia dalam jaringan teroris Jamaah Islamiyah,
JI. Namun hingga kini tim investigasi Bali belum menemukan bukti
keterkaitan JI dengan Al-Qaeda.


* POLISI TANGKAP TERSANGKA PERINTIS CABANG AL-QAEDA DI AUSTRALIA

Polisi Australia menangkap orang yang diduga melakukan kegiatan
teroris. Pria Inggris kelahiran Australia berusia 49 tahun, Jack
Roche dikatakan terlibat dalam rencana serangan terhadap fasilitas
Israel termasuk kedutaan di Canberra. Penangkapan dilakukan menyusul
razia rumah ke rumah pasca serangan bom di Bali yang menewaskan 190
orang termasuk puluhan warga Australia. Awalnya tersangka mengatakan
dalam wawancara di surat kabar, ia menerima pelatihan di kamp
Al-Qaeda di Afghanistan. Ia akui ia mencoba membangun jaringan
teroris Osama bin Laden cabang Autralia. Ia juga belajar dari
pengajaran ustad Indonesia Abu Bakar Ba'asyir. Ba'asyir disebut-sebut
sebagai pemimpin Jamaah Islamiyah, gerakan yang diduga terkait dengan
serangan teroris di Bali.


* RIBUAN ORANG HADIRI PEMAKAMAN PEMBUNUH PEGAWAI CIA

Di Pakistan Baratdaya ribuan orang berkumpul untuk pemakaman
seseorang yang dieksekusi pekan lalu di Amerika Serikat. Mir Aimal
Kasi, pria berusia 38 tahun ini dihukum mati karena membunuh dua
pegawai CIA sembilan tahun lalu. Pelayat menghormati Aimal sebagai
pahlawan iman Islam. Parlemen Pakistan turut memperingati
kematiannya. Eksekusi Kasi sebabkan unjuk rasa anti AS di Pakistan


* KAPAL TANKER PRESTIGE AKHIRNYA TERBELAH DUA

Kapal tanker Prestige yang bocor penyebab polusi di Barat Laut
Spanyol sekarang terbelah dua. Sebuah bencana ekologi maha dahsyat
nampaknya tidak bisa dihindari, apalagi kapal itu membawa 70 ribu ton
minyak bumi. Kapal tunda sedang berusaha menyeret kapal tersebut ke
arah selatan ketika akhirnya terbelah dua di 170 kilometer dari
pesisir Portugis. Perusahaan kapal tunda memperkirakan kapal tanker
tersebut akan tenggelam sebentar lagi. Selama belakangan ini ribuan
minyak bumi terbuang ke laut menyebabkan polusi di pantai selatan
Spanyol. Nelayan setempat paling menderita akibat bencana ini.


* PERSATUAN OPOSISI IRAK PINDAH TEMPAT KONFERENSI

Persatuan Oposisi Irak memutuskan menolak menyelenggarakan konferensi
di ibukota Belgia Brussel pekan depan. Keputusan diambil setelah
pemerintah Belgia keberatan dengan acara itu. Brussel merasa kurang
pas bagi kelompok itu untuk mendiskusikan perubahan rejim di Irak
sementara PBB mendiskusikan resolusi pelucutan senjata. Keenam
kelompok itu memutuskan bertemu di suatu tempat di Inggris bulan
depan. Kongres kelompok oposisi Irak dalam pengasingan diperkirakan
dihadiri sekitar 350 orang.


* 20 TEWAS AKIBAT PELEDAKAN BISA DI INDIA SELATAN

Sedikitnya 20 penumpang tewas di negara bagian Andhra Pradesh India
Selatan ketika pemberontak meledakkan ranjau. Saat itu ada 40
penumpang dalam bis. Polisi mengatakan serangan itu dilakukan oleh
pembangkang Mao yang juga beroperasi di empat negara bagian selatan
India. Pemberontak biasanya menyerang fasilitas pemerintah dan tuan
tanah yang kaya. Diperkirakan serangan itu merupakan balasan tewasnya
lima pemberontak akhir pekan lalu.


* GAM: PERUNDINGAN BARU SOAL ACEH AKAN DIMULAI 9 DESEMBER MENDATANG


Pihak mediator Henry Dunant Centre, Selasa ini memberitakan bahwa
pihak Gerakan Aceh Merdeka dan pemerintah Ri dalam waktu dekat akan
menendatangi persetujuan mengenai konflik Aceh. Juru runding GAM di
Banda Aceh Teuku Kamaruzaman, membantah pernyataan tersebut, dan
mengatakan bahwa perundinganlah yang akan dimulai kembali tanggal 9
Desember mendatang. Selain itu ditekankan, masalah yang kali ini
dibahas hanya mengenai keamanan dan peletakan senjata, karena itu
syarat utama untuk proses perdamaian berikut. Ikuti keterangannya
kepada Radio Nederland:

Teuku Kamaruzaman[TK]: Perundingan berikut direncanakan akan
berlangsung pada 9 Desember.

Radio Nederland[RN]: Yang benar itu ditandatangani atau dilanjutkan
perundingan?

TK: Perundingan dilanjutkan! masalah ditandatangani atau tidak peace
agreement, sangat tergantung kepada bagaimana kesepakatan akan
tercapai antara kedua belah pihak dalam proses perundingan tanggal 9
Desember tersebut.

RN: Lalu apa saja yang dibicarakan?

TK: Tentang mekanisme Decission Security, yaitu di mana kedua pihak
diharapkan tidak lagi menggunakan cara-cara kekerasan dalam mencapai
tujuan politik.

RN: Jadi hanya soal pembatasan kekerasan atau penghilangan kekerasan,
itu saja?

TK: Ya! ya itu!

RN: Siapa yang dikirim oleh pihak GAM?

TK: Kami di banda Aceh belum mendapatkan kabar siapa yang akan
berangkat ke sana, juga dari sana kita juga belum dapat kabar siapa
yang akan diutus. Tapi tentu dengan ketua tim juru runding yang tetap
juga Menteri Luar Negara GAM , DR. Zaini Abdullah.

RN: Kalau perundingan berjalan dengan baik begitu, lalu akan dikirim
tim pengawasan, apakah ini juga dibahas dalam pembicaraan?

TK: Saya kira ya! saya kira juga akan diputuskan dalam proses
perundingan itu hal yang selama ini belum disepakati. Tetapi tentu
tentang itu kita belum bisa bisa prematur menyatakan sekarang, tapi
setelah peace agreement itu ditandatangani atau disepakati, kita akan
tahu bagaimana sebenarnya mekanisme yang sudah disepakati.

RN: Maksudnya?

TK: Ya harus ada monitoringnya, tentang bagaimana butir-butir
perjanjian itu, sangat prematur kalau kami nyatakn sekarang. Karena
draft itu sendiri belum disetujui diantara kedua belah pihak.

RN: Lalu harapan GAM itu sendiri apa, siapa yang menjadi anggota dan
cara kerja tim pengawas?

TK: Ya kita harapkan untuk tim monitoring yang memonitor implementasi
kesepakatan dari masyarakat internasional, yang cukup kuat untuk
menekan kedua pihak dalam proses implementasi kesepakatan tersebut
dengan kekuatan yang ada dari mereka.

RN: Aksi-aksi TNI hingga sekarang tetap dilanjutkan, seperti
pengepungan di aceh Utara. Bagaimana itu?

TK: Sebenaranya itu adalah suatu tindakan yang kontra produktif
dengan kehendak atau keinginan dari perdamaian yang ingin diciptakan
di Aceh. Dan GAM akan sangat hati-hati dengan butir-butir tentang
peletakan senjata atau penggunaan senjata dalam peace agreement yang
akan kita tandatangani.

RN: Jadi pihak GAM tidak mau cepat-cepat mengatakan meletakkan
senjata, tetapi membatasi penggunaan senjata.

TK: Ya tidak lagi menggunakan senjata, yang kita harapkan, kedua phak
yaitu RI dan GAM itu bersepakat untuk tidak lagi menggunakan kekuatan
bersenjata dalam mencapai tujuan politiknya.

RN: Apakah ini bukannya tujuan yang terlalu ideal?

TK: Kita tentu memang harus memiliki tujuan yang ideal ya, masalah
bagaimana pencapaian itu tentu akan merupakan PR kita, tugas dari
Henry Dunant Centre juga, masyarakat internasional, saya pikir untuk
melihat bagaimana sebenaranya agreement yang dicapai kedua pihak yang
diimplementasikan di lapangan.

RN: Jadi syarat tidak menggunakan senjata itu merupakan syarat yang
utama untuk berbicara lebih lanjut.

TK: Ya! untuk proses perdamaian berikut, betul!


* TANPA PERAN POLITIK, TNI TERNYATA TETAP BERMANUVER

Intro: Ketika pekan lalu KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu berpendapat
bahwa Indonesia tidak mengenal hubugan sipil militer, banyak pengamat
melihat orang nomor satu TNI AD ini sudah berbicara di luar TAP MPR
yang justru sudah meniadakan peran politik tentara. Di luar negeri
dengan pernyataan seperti itu KSAD paling sedikit akan ditegur. Maka
di sini terlihat bahwa TNI sendiri sedang sibuk dengan agendanya
sendiri. Korersponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta:

Kendati secara institusional pada tahun 2004 nanti TNI sudah tidak
ada lagi di DPR dan MPR, namun hingga kini para perwira TNI
ditenggarai melakukan manuver politik. Misalnya Kepala Staff Angkatan
Darat Jenderal Ryamizard Ryacudu dalam setahun terakhir terkesan
sibuk menggalang kekuatan, antara lain dengan mengumpulkan para ulama
dan membuat pernyataan bersama. Dengan demikian, meski pun secara
kelembagaan TNI sudah tidak lagi berpolitik, namun secara real TNI
masih menjadi salah satu kekuatan politik yang berkemampuan
mengontrol dan bahkan menciptakan situasi politik sebagaimana yang
diinginkannya.

Kekuatan politik lainnya, terutama partai-partai politik yang
memiliki wakil-wakilnya di legislatif dalam dua tahun terakhir
mendapat kecaman masyarakat, karena mereka dinilai gagal membawa
bangsa ini keluar dari krisis. Belum lagi citra para anggota partai
politik di DPR yang terkesan hanya mementingkan diri sendiri dan
melupakan apa yang mestinya mereka perjuangan. Kekecewaan masyarakat
ini tentu saja berbahaya bagi demokrasi, karena akan terjadi krisis
kepercayaan terhadap partai politik yang membuka peluang bagi naiknya
tentara ke panggung politik. Rizal Dharmaputra Direktur Eksekutif
Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia (LESPERSSI)

Rizal Dharmaputra: TNI secara real politik dia masih memiliki ambisi
memainkan peran politiknya secara aktif. Saya lihat belakangan ini
yang sering mengeluarkan pernyataan politiknya adalah kepala staff
Angkatan Darat. Sebenranya tidak tepat KSAD mengleuarkan
pernyataan-pernyataan politik misalnya soal penanganan GAM, apakah
bom Bali, misalnya dia mengeluarkan pernyataan dia akan mengaktifkan
lagi sel-sel intelejen Angkatan Darat, itu bukan merupakan
kapasitasnya dia. Karena seorang KSAD tugasnya adalah kepada hal-hal
yang sangat teknis sekali. Yang menyangkut soal logistik di Angkatan
Darat, soal pengadaan peralatan tempur, soal personalia, atau
strategi dan pengembangan TNI AD.

Sekarang, meski pun dalam berbagai kesempatan para perwira militer
selalu gembar-gembor tentang supremasi sipil, tapi pada kenyataannya
pemerintahan tidak mampu berbuat apa-apa bila terjadi gesekan-gesekan
kepentingan dengan pihak tentara. Sebut saja dalam setiap peradilan
HAM ad hoc yang melibatkan pelaku tentara, lembaga-lembaga sipil
Indonesia, termasuk lembaga yudikatif, tidak mampu berbuat apa-apa.

Dalam bidang ekonomi, tentara juga masih menguasai sejumlah asset,
baik yang legal maupun yang ilegal. Para perwiranya yang sudah
pensiun, seperti mantan Panglima TNI Widodo AS masih menduduki
jabatan komisaris di salah satu BUMN Departemen Perhubungan.

Di samping itu terjadi karena Koter (komando-komando teretorial)
belum dibubarkan. Sedang untuk membubarkannya diperlukan kekuatan
politik yang signifikan. Dan ini yang tidak dimiliki oleh
partai-partai politik yang ada. Bila salah satu partai politik
berusaha tegas terhadap TNI, seperti pernah dilakukan Gus Dur, antara
lain dengan pembubaran lembaga-lembaga ekstra-konstitusional yang
dibentuk TNI seperti misal Bakorstanas, dengan segera partai politik
lainnya merangkul kekuatan TNI untuk berkonspirasi melawan Gus Dur.

Dan sekarang Kepala Staff Angkatan Darat tampak bermesraan dengan
PDI-P.  Seolah-olah terjadi hubungan simbiosis mutualisma antara TNI
dan PDI-P. Tapi sesungguhnya ada sesuatu yang oleh berbagai kalangan
disebut agenda tersembunyi Rayamizard untuk memantapkan posisinya
melalui jalur PDI-P untuk selanjutnya memempengaruhi segenap isi
kapal PDI-P yang sekarang masih loyal terhadap Megawati
Soekarnoputri.

Jalan yang akan ditempuh bisa jadi bukan kudeta seperti di Pakistan
dan negara-negara Amerika Latin, melainkan upaya pendudukan
partai-partai politik tertentu agar dimungkinkan ikut pemilihan umum
dan selanjutnya berkuasa. Untuk itu, beberapa pihak yang dulu dikenal
dekat dengan Mega menghimbau agar Mega hati-hati menghadapi manuver
yang licin ini. Sekarang mungkin orang-orang PDI-P berpikir bahwa
mereka bisa menunggangi tentara, tapi yang terjadi justru sebaliknya.
Sekarang ini, kekuatan politik manapun tidak akan pernah mampu
menunggangi tentara.

Perlu diingat bahwa TNI lebih memiliki sumber daya dibanding
partai-partai politik yang ada. Maka mungkin benar apa yang dikatakan
oleh sementara pengamat politik, bahwa bukanlah Banteng yang
menunggang TNI, tapi justru TNI yang menunggang Banteng.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke