--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 26 November 2002 15:20 UTC ** 13 CALON TERSANGKA BARU KASUS PEMBOMAN DITANGKAP ** PROGRAM MINYAK UNTUK PANGAN IRAK HANYA DIPERPANJANG SEMBILAN HARI ** JORG HAIDER TETAP JADI GUBERNUR KARINTHIA ** BELANDA SETUJU KOMANDO GABUNGAN JERMAN - BELANDA UNTUK AFGANISTAN ** TOPIK GEMA WARTA: APA DAN SIAPA DI BALIK PENANGKAPAN SOERIPTO? ** TOPIK GEMA WARTA: KELOMPOK ISLAM MENGALAH BUKAN BERARTI LEMAH * 13 CALON TERSANGKA BARU KASUS PEMBOMAN DITANGKAP Polisi kembali menangkap 13 orang yang diduga terlibat dalam kasus pemboman di Bali. Menurut polisi, penangkapan ini untuk mencegah aksi teror baru. Tiga calon tersangka ditangkap di Jawa Barat. Mereka diduga hendak meledakkan gedung Bank Central Asia di Serang. Sementara itu sejumlah sekolah internasional di Jakarta masih tutup karena dikuatirkan akan jadi sasaran serangan teror. Sekolah-sekolah ini sudah ditutup sejak dua bulan silam. * PROGRAM MINYAK UNTUK PANGAN IRAK HANYA DIPERPANJANG SEMBILAN HARI Dewan Keaman PBB memperpanjang program pertukaran minyak untuk pangan Irak, hanya dengan sembilan hari saja. Biasanya progam pertukaran tersebut diperpanjang setengah tahun. Amerika Serikat menggunakan hak vetonya dalam masalah ini. Program pertukaran minyak untuk pangan itu memungkinkan Irak menukar minyak dalam jumlah terbatas dengan makanan dan obat-obatan kebutuhan primer penduduk. Amerika Serikat hanya bersedia melanjutkan program tersebut dalam jangka panjang, jika peralatan militer yang masuk ke Irak diawasi lebih ketat. Saat ini, Washington dan anggota lain DK PBB tengah merundingkan tuntutan Amerika Serikat ini. * JORG HAIDER TETAP JADI GUBERNUR KARINTHIA Jorg Haider, pemimpin partai sayap kanan radikal Austria FPO, tetap menjabat sebagai gubernur di propinsi Karinthia. Hali ini diumumkan setelah Haider berunding berjam-jam dengan para pimpinan partai FPO di propinsi tersebut. Haider mengatakan bahwa anggota partai mendesaknya untuk tidak mundur. Kemarin, Haider mengumumkan bahwa ia akan mundur dari panggung politik setelah partainya kalah besar dalam pemilihan umum Ahad lalu. FPO kehilangan duapertiga dari kursi parlemennya dan hanya mendapat 10% suara. * BELANDA SETUJU KOMANDO GABUNGAN JERMAN - BELANDA UNTUK AFGANISTAN Mayoritas Majelis Rendah Belanda, de Tweede Kamer, menyetujui pengiriman Komando Gabungan Jerman - Belanda dalam misi perdamaian internasional ke ibukota Afganistan, Kabul. Majelis Rendah juga setuju Belanda tetap ikut serta dalam dalam pasukan internasional ISAF. Hanya partai sosialis SP tidak setuju. Partai ini menolak keterlibatan Belanda secara militer. Pimpinan komando gabungan Jerman - Belanda akan mengambil alih komando ISAF dari Turki pada pertengahan Februari. Tahun depan, sekitar 640 pasukan Belanda akan ditempatkan di Kabul dan wilayah sekitarnya. Dalam debat di Majelis Rendah, menteri pertahanan Belanda menyatakan bahwa Belanda tidak memiliki anggaran untuk aksi militer terhadap Irak. * POLISI PRANCIS TANGKAPI ORANG-ORANG YANG DIDUGA MERENCANAKAN AKSI TEROR Polisi Prancis melakukan sejumlah penggerebekan di ibukota Paris. Operasi ini berkaitan dengan tertuduh teroris Islam warga Inggris, Richard Reid. Polisi menangkapi sejumlah orang untuk pemeriksaan. Reid ditangkap Desember tahun lalu ketika hendak meledakkan pesawat dari Paris ke Miami AS. Ia menyembunyikan bahan peledak di sol sepatunya. Saat ini Reid sedang diadili Amerika Serikat, putusan diduga turun Januari mendatang. Prancis juga sudah menahan tiga orang yang dituduh mempersiapkan aksi bom sepatu Richard Reid. * TURKMENISTAN TANGKAPI BELASAN ORANG SEHUBUNGAN UPAYA PEMBUNUHAN PRESIDEN NIYAZOV Di Turkmenistan, 16 orang ditangkap sehubungan upaya pembunuhan Presiden Saparmurat Niyazov. Empat diantara yang ditangkap berasal dari negara jiran, Georgia. Pemerintah Turkmenistan menduga persekongkolan internasional berada di belakang aksi ini. Senin kemarin, Presiden Niyazov bersama pengawalnya ditembaki dari sebuah truk di ibukota Azchabad. Niyazov sendiri selamat, tetapi seorang pengawalnya terbunuh. Niyazov memimpin Turkmenistan sejak negara itu lepas dari Uni Sovyet 1991. Ia memerintah dengan kekuasaan mutlak. Tahun lalu Niyazov menobatkan diri sebagai presiden seumur hidup. * TIGA DITANGKAP DALAM KASUS PENGGELAPAN TERBESAR DI AMERIKA SERIKAT Di Amerika Serikat, tiga orang ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus penggelapan terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Penggelapan itu dilakukan dengan menyalahgunakan data-data perbankan. Akibat penggelapan tersebut, 30.000 warga AS dirugikan sampai beberapa juta dolar. Salah seorang tersangka bekerja di sebuah perusahaan di New York yang memiliki akses ke berbagai data pribadi konsumen Amerika. Ia menjual data itu kepada 20 orang yang menyalahgunakannya untuk menguras rekening bank dan mengambil uang dengan kartu kredit. * PENDATANG ASAL HONGKONG DIVONIS EMPAT TAHUN PENJARA DI AS KARENA BERBOHONG Di Amerika Serikat, seorang pendatang asal Hongkong dijatuhi hukuman empat tahun penjara karena memalsukan jatidiri. Kepada polisi ia mengaku kehilangan kakaknya di gedung kembar WTC, New York akibat serangan 11 September 2001. Padahal kakak yang dilaporkan mati itu adalah dirinya sendiri. Dengan cerita itu ia sebenarnya ingin menghindari hukuman kasus pemalsuan paspor. Kepada polisi, pria ini juga mengaku karyawan salah satu perusahaan di World Trade Center. Ketika menjatuhkan putusannya, sang hakim menyatakan bahwa hukuman pemalsuan paspor sebenarnya jauh lebih ringan dibanding dengan hukuman untuk karangan ini. * PASUKAN ISRAEL MASUKI JALUR GAZA LAGI Pasukan Israel masuk lagi ke Jalur Gaza dengan puluhan kendaraan lapis baja dan tank. Ini dilaporkan oleh penguasa Palestina. Pasukan Israel melepas tembakan dari helikopter saat kendaraan lapis baja memasuki kota Deir al-Balah. Kota ini terletak berdekatan dengan pemukiman Yahudi. Tujuan aksi militer ini tidak jelas. Hingga kini tidak dilaporkan adanya korban cedera. Menteri Luar Negeri Inggris, Jack Straw, ingin agar PBB mengusut kematian seorang pekerja PBB warga Inggris di kamp pengungsi Jenin pekan lalu. Warga Inggris tersebut ditembak oleh pasukan Israel yang mengiranya sebagai warga Palestina bersenjata. * APA DAN SIAPA DI BALIK PENANGKAPAN SOERIPTO? Intro: Penangkapan dan pemeriksaan Soeripto mantan sekjen Dephutbun bisa saja berkaitan dengan masalah korupsi, seperti yang dikatakan polisi. Tetapi sedikit orang yang mempercayainya, apalagi karena selama ini Soeripto dengan lantang berbicara tentang versi lain peledakan bom di Bali yang bertentangan dengan versi polisi. Kalau begitu siapa yang menggerakkan polisi untuk menangkap dan memeriksa Soeripto? Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta: Soeripto yang ditangkap pada hari Jum'at lalu, Rabu besok mulai diperiksa secara pro yustisia di Polda Metro Jaya. Dengan demikian status Soeripto sudah jelas sebagai tersangka dalam kasus dugaan mark-up pembelian dua helikopter ketika menjabat Sekjen Departemen Kehutanan dan Perkebunan (Dephutbun). Dalam kasus ini, menurut polisi, Soeripto tidak langsung membeli ke IPTN, melainkan melalui PT Trakindo yang sebelumnya membeli kedua heli ini dari IPTN. Kasus ini diperkirakan membuat Negara dirugikan sejumlah Rp 26 milyar. Namun kasus penangkapan dan penahanan Soeripto ini diprotes oleh Tim Pengacara Soeripto, yang meliputi antara lain Masiga Bugis, Effendi Saman, dan Wirawan Adnan. Menurut Wirawan Adnan, salah satu anggota Tim Pengacara, bukti-bukti yang ada pada polisi masih lemah. Karena sebelumnya tidak ditemukan kejanggalan, dan semua pelaporan tentang hal ini sudah disetujui oleh yang berwenang. Kalaupun ada kesalahan, bukan Soeripto yang mestinya harus bertanggung-jawab. Karena proses pembeliannya melalui tender. Jadi yang mesti bertanggung-jawab adalah keseluruhan dari panitia tender. Wirawan Adnan: Untuk menahan pak Soeripto sebagai tersangka diperlukan alat bukti yang cukup. Salah satu indikasi adnya alat bukti yang cukup itu adalah kalau ada misalnya pemasok atau dalam hal ini PT Trakindo menstranfer uang sebagai uang komisi. Itulah alat bukti yang cukup. Nah, bukti ini kan sama sekali tidak pernah ditemukan oleh polisi, yaitu tentang adanya tranfer ke rekeningnya pak Soeripto. Jadi belum ada indikasi apapun yang cukup untuk menahan pak Soeripto. Jadi begitu penjelasannya. Yang perlu kami sampaikan di sini, kata-kata mark-up, kata-kata korupsi itu yang perlu dipersalahkan adalah panitia tender karena tanggung jawab pengadaan ini bukan pada pak Soeripto. Pak Soeripto itu menjalankan pengadaan ini atas nama menteri kehutanan saat itu. Jadi apa yang dilakukan itu tidak bisa hanya dipersalahkan pada pak Soeripto, karena kalau ada yang salah dalam prosedur ini adalah panitia tender secara keseluruhan. Ada dakwaan bahwa ini adalah penyalahgunaan wewenang, mantan menteri Nurmahmudi itu mengatakan bahwa tidak, tidak ada penyalah gunaan kekuasaan, karena wewenang itu ada pada pak Sekjen pada waktu itu dijabat oleh pak Soeripto. Tapi pak Sekjen ini, dalam hal ini yang menjabat pak Ripto, menurut penjelasannya mantan menteri Nurmahmudi Ismail, adalah bahwa dia berweanang untuk pengadaan penyelenggaraan antara lain orang dan pengeluaran uang. Sehingga dakwaan atau sangkaan bahwa dia telah menyalah gunakan wewenang tidak betul. Pendapat Tim pengacara ini diperkuat kesaksian Mantan Menhutbun Nurmahmudi Ismail dalam jumpa pers, Senin lalu. Nur Mahmudi yang juga mantan Presiden Partai Keadilan, partai Islam yang memiliki pengikut kuat di kalangan anak muda kampus, mengatakan kepada Radio Nederland bahwa penangkapan Soeripto ini tindakan politis, meskipun pendapat ini juga dibantah oleh pihak kepolisian. Dengan mencuatnya kasus bom Bali yang sekarang telah berhasil menangkap Amrozy dan Imam Samodra sebagai tersangka utama, Soeripto dan beberapa tokoh Islam tidak percaya bahwa Amrozy, pemuda asal desa Tenggulun yang hanya tamatan SD, sebagai pelaku utama pemboman. Oleh sebab itu, beberapa tokoh Islam, termasuk Soeripto dan kalangan Islam di MUI membentuk Tim Pencari Tim Pencari Fakta yang diketuai oleh mantan Kabakin Z.A. Maulani. Dalam tim ini Soeripto menjabat wakil ketua. Pernyataan-pernyataan Soeripto, baik di surat kabar mau pun ketika ceramah juga acap menyerang kerja polisi. Bila hal ini benar, memang ada nuansa politik di balik penangkapan Soeripto. Paling tidak penangkapan ini sebagai peringatan kepada tokoh-tokoh Islam garis keras agar mereka berhati-hati dalam menanggapi kasus bom Bali yang memang sensitif ini. Dan tampaknya target polisi berhasil, karena sekarang ini tidak terdengar lagi suara-suara sumbang mengenai kinerja polisi dalam kasus bom Bali seperti saat penangkapan Amrozy. Bahkan terkesan bahwa tokoh-tokoh Islam garis keras was-was dengan situasi ini. Namun yang patut dicatat ialah dugaan Soeripto bahwa oknum-oknum perwira Kopassus berada di balik pemboman Bali. Dugaannya ini memang mirip dengan pemberitaan pers Australia yang mengutip sumber-sumber kepolisian Australia. Mereka memastikan bahwa pasukan elit Indonesia terlibat dalam pemboman Bali. Tetapi kemarin pihak kepolisian membantah lagi hal ini. Tidak ada bukti-bukti bahwa militer terlibat. Kecuali salah satu pemimpin kelompok yang sudah lama melarikan diri dari Kopassus dan punya hubungan dengan GAM. Maka jika Soeripto sampai diadili dan kemudian dikirim ke pulau penjara Nusakambangan, ia akan bertemu dengan Bob Hassan dan Tommy Soeharto yang kasusnya pernah dibongkar oleh Soeripto. Menurut suatu sumber sejak empat bulan yang lalu Bob Hassan sudah menggerakkan kaki tangannya di kalangan aparat penegak hukum untuk menyeret Suripto ke penjara. Tetapi kalangan-kalangan yang dekat dengan pengusaha Orde Baru Bob Hassan membantah hal itu. Pak "Ketua" tidak punya hubungan dengan pihak kepolisian, katanya. * KELOMPOK ISLAM MENGALAH BUKAN BERARTI LEMAH Wakil Presiden Indonesia Hamzah Haz mengakui terjadinya perbedaan visi dalam tubuh pemerintah mengenai kebijakan menanggulangi terorisme. Selain itu kelompok Islam dalam kabinet juga terkesan lemah dengan membiarkan razia pesantren atas nama penanggulangan terorisme. Radio Nederland menghubungi Husnan Bey Fananie, sekretaris pribadi Wakil Presiden Hamzah Haz. Husnan yang juga mengelola pesantren membantah kesan perpecahan kabinet yang juga dipicu aksi razia pesantren. Husnan Bey Fananie [HBF]: Sebetulnya tidak menjurus ke suatu hal kontroversial. Atau tidak menjurus pada satu hal yang bertentangan antara dua pemimpin bangsa ini, antara bu Mega dan Pak Hamzah Haz. Malah tidak. Namun ini justru memberikan satu warna bahwa dua orang ini bergandengan tangan yang satu mewakili mayoritas Muslim di Indonesia dan yang satu kaum nasionalis yang tersebar di seluruh Indonesia juga. Dua-duanya adalah kekuatan yang tidak boleh lepas atau terpisah untuk masa depan Indonesia, khususnya untuk NKRI. Radio Nederland [RN]: Tapi apa memang kabinet sekarang ini memang dalam penanggulangan terorisme ada satu kubu yang ingin agar jangan pesantren tidak diacak-acak. HBF: Saya melihat bahwa pesantren sebagai korban dari nuansa-nuansa kebohongan atau ketidak perdulian orang-orang yang melakukan tindakan teror. Jadi saya melihat tidak ada itu pertentangan, justru yang saya lihat bahwa mereka masing-masing mencurigai apa benar apa yang dilakukan oleh orang-orang pesantren, apa benar pesantren itu terlibat? Karena itu kan lembaga pendidikan yang mengajar kebaikan dan kedamaian. Sebetulnya ini bukan pertentangan, tapi penyanggahan, kita tahu bahwa kabinet yang dibawahi oleh ibu Megawati dan pak Hamzah Haz ini banyak sekali latar belakang pendidikan pesantren, pendidikan TNI, pendidikan intelejen. Jadi wajar jika ada suatu perdebatan yang membicarakan satu masalah sehingga masalah tersebut berkembang sebagai aspek yang melingkunginya. RN: Apakah pak Hamzah Haz sendiri setuju dengan upaya penetrasi ke pesantren-pesantren atau pondok-pondok keagamaan? HBF: Sejauh yang saya tahu pak Hamzah Haz tidak akan melindungi orang-orang yang memfitnah tanpa dasar dan tanpa alasan yang jelas kepada lembaga-lembaga pendidikan, bukan hanya pada pesantren. Tapi semua lembaga pendidikan yang ada. Lembaga-lembaga pendidikan ini kan aset atau investasi masa depan Indonesia, kok dia malah disebut sebagai sarang atau sumber kejahatan di Indonesia. Ini kan ngga mungkin. Pak Hamzah Haz mengatakan ah, itu dibuat-buat saja, itu tidak benar! RN: Tapi dengan adanya penetrasi pesantren ini dan kelihatannya di kabinet tampaknya suara-suara yang mewakili Islam tampaknya kok tidak bisa bertahan. Artinya harus kalah dengan tekanan dari luar atau dari orang-orang yang berpendidikan TNI seperti yang ada sebut tadi. HBF: Ini begini, saya katakan bahwa hegemoni sudah terjadi. Kenapa kita harus mengadu otot atau mengadu pembicaraan, biarkan saja ini berlanjut, TNI - POLRI melakukan pemeriksaan. Ini bukannya karena kita mundur atau mengalah atau apa. Biarkan itu berlangsung, kita hanya ingin membuktikan apa yang mereka katakan itu harus terbukti dengan jelas. Jadi tidak ada saling dendam dan tidak ada saling menyalahi dari dua kubu yang berbeda-beda tadi. RN: Apakah betul demikian bahwa kelompok Islam dalam kabinet Megawati akan terus mengalah membiarkan ini semua terus terjadi? Atau bagaimana? HBF: Begini, saya tidak mengatakan kelompok Islam terus mengalah. Saya kok tidak melihat adanya kelompok Islam dan kelompok lain, ini semua adalah satu kesatuan dari bangsa ini. Ini bukannya sesuatu yang memberi nuansa ketidak berdayaan dari kelompok Islam di Indonesia. Kita mayoritas di negara ini punya ketentraman. Misalnya terbukti yang melakukan terorisme atau yang melakukan pemboman di Bali dari kalangan kita, kenapa tidak? Toh mereka juga manusia yang bisa bersalah dan melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran-ajaran agamanya. Tapi bukan Islamnya yang mengajarkan itu. Demikianlah Husnan Bey Fananie. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
