---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 27 November 2002 14:00 UTC



** INSPEKTUR SENJATA PBB MULAI PENYELIDIKAN PERTAMANYA

** PENGUSAHA CINA-BELANDA YANG BIN DITANGKAP PENGUASA CINA

** PERUSAHAAN BIR BELANDA HENTIKAN KEGIATANNYA DI THAILAND

** TOPIK GEMA WARTA: DI BALIK PENGUNDURAN DIRI USKUP BELO

** TOPIK GEMA WARTA: HUKUMAN 10 TAHUN TERLALU RINGAN BUAT PEMBUNUH
KEMANUSIAAN



* INSPEKTUR SENJATA PBB MULAI PENYELIDIKAN PERTAMANYA

Para inspektur senjata PBB mulai melaksanakan penyelidikan
pertamanya. Bersama sejumlah peneliti dari Badan Atom Internasional,
para inspektur masuk kompleks militer tak jauh dari Bagdad. Saat ini,
para inspektur yang berjumlah kurang dari 20 orang itu masih
membatasi penyelidikannya pada sejumlah lokasi yang dulu pernah
diperiksa. Mereka akan memeriksa kebenaran pernyataan Irak bahwa
negara itu tidak punya dan tidak berusaha membuat senjata pemusnah
massa. Menurut resolusi PBB, Bagdad punya waktu hingga 8 Desember
untuk menginformasikan secara terbuka semua proyek senjata nuklir,
biologis dan kimia yang ada. Jika Bagdad menghambat inspeksi, Amerika
Serikat dan Inggris mengancam akan melancarkan aksi militer.


* PENGUSAHA CINA-BELANDA YANG BIN DITANGKAP PENGUASA CINA

Pengusaha Cina - Belanda Yang Bin Ditangkap penguasa Cina. Yang Bin
sudah menjalani tahan rumah sejak awal Oktober silam, namun penguasa
Cina tidak menjelaskan alasannya. Kini milyuner yang berusia 39 tahun
itu ditangkap karena dituduh melakukan penggelapan dan suap.

Yang Bin diangkat oleh Korea Utara sebagai kepala wilayah ekonomi
khusus. Wilayah ini sedianya akan jadi zona perdagangan bebas yang
berbatasan dengan Cina.  Yang Bin adalah warga Belanda keturunan
Cina. Ia mengumpulkan kekayaannya dengan berbagai proyek pengembangan
dan bisnis pembiakan anggrek. Yang Bin menarik perhatian media karena
ia membangun sebuah kota Belanda di Cina.


* PERUSAHAAN BIR BELANDA HENTIKAN KEGIATANNYA DI THAILAND

Perusahaan bir Belanda, Amstel Bier, menghentikan aktivitasnya di
Thailand. Perusahaan bir itu gagal menguasai sebagian dari pasar bir
di Thailand. Kegagalan ini akibat strategi pemasaran yang keliru.
Perusahaan Amstel mengarahkan pemasaran birnya pada segmen menengah.
Sementara itu, Heineken selaku pemilik perusahaan Amstel menyatakan
akan tetap memproduksi bir dengan menggunakan namanya. Namun bir merk
Heineken ini akan diarahkan pada segmen pasar tertinggi yaitu bir
premium. Thailand adalah satu-satunya negara Asia dimana perusahaan
Amstel melakukan kegiatan bisnisnya.


* BAYI KLONING PERTAMA AKAN LAHIR AWAL JANUARI

Menurut dokter Itali yang kontroversial Severino Antinori, bayi
manusia pertama hasil teknologi kloning akan lahir awal Januari
mendatang. Saat ini, bayi tersebut berada dalam kandungan yang
berusia 33 minggu dan beratnya 2,5 kilo. Bayi kloning ini sehat dan
peluang terjadinya masalah hanya 10%. Menurut Antinori, beberapa
minggu setelahnya dua bayi manusia lain hasil kloning juga akan
lahir. Bulan April silam, Antinori menimbulkan kontroversi setelah ia
mengumumkan bahwa ia membuat kehamilan dengan janin hasil kloning.
Belanda dan banyak negara lain melarang kloning terhadap manusia.


* BRASIL MEWAJIBKAN STEMPEL PADA KAYU AMAZON YANG JADI KOMODITI
DAGANG

Brasil mewajibkan pemberian stempel pada kayu hutan Amazon yang jadi
komoditi perdagangan. Perdagangan kayu akan dilarang jika asal kayu
tidak jelas. Peraturan ini dimaksudkan untuk memerangi penebangan
liar. Penguasa wilayah Amazon juga akan menggunakan satelit untuk
mendeteksi penebangan liar.


* LIMA WARGA PALESTINA DIBUNUH PASUKAN ISRAEL

Lima warga Palestina dibunuh pasukan Israel di sebelah barat sungai
Yordan dan Jalur Gaza. Sebuah pesawat tempur F16 milik Israel
menembakkan rudal ke sebuah rumah di Jenin. Akibatnya seorang
komandan brigade martir radikal Al Aqsa dan seorang pemimpin lokal
organisasi Hamas terbunuh. Keduanya diduga terlibat berbagai serangan
terhadap Israel.

Menurut sumber-sumber Palestina, pasukan Israel membunuh tiga warga
Palestina militan di Jalur Gaza. Seorang fungsionaris gerakan Fatah
pimpinan Yasser Arafat menyatakan bahwa Palestina akan membalas
pembunuhan ini dengan kekerasan hebat. Ia juga mengatakan bahwa
serangan bunuh diri Palestina tidak akan berakhir. Brigade martir Al
Aqsa memiliki hubungan dengan gerakan Fatah.


* PEMIMPIN PARTAI PEMERINTAH TURKI BERTEMU DENGAN PERDANA MENTERI
BELANDA

Recep Tayyip Erdogan, pemimpin partai AK yang saat ini memegang
pemerintahan di Turki akan mengunjungi Perdana Menteri Belanda, Jan
Peter Balkenende, Jum'at depan.  Partai Islam moderat AK menang besar
dalam pemilihan umum parlemen bulan lalu. Namun Erdogan tidak bisa
jadi perdana menteri karena ia pernah dihukum dalam kasus penghasutan
massa empat tahun silam. Pertemuan dengan Perdana Menteri Balkenende
ini merupakan bagian dari kunjungan Erdogan ke berbagai kepala negara
Eropa.

Turki merupakan calon anggota Uni Eropa, namun hingga kini belum
jelas kapan masuknya Turki ke Uni Eropa akan dirundingkan. Erdogan
ingin agar Uni Eropa dalam KTTnya di Kopenhagen bulan depan, memberi
tanggal pasti kapan keanggotaan Turki akan dirundingkan.


* DI BALIK PENGUNDURAN DIRI USKUP BELO

Uskup Dili Monsignor Carlos Felipe Ximenes Belo dikabarkan
mengundurkan diri. Pengunduran diri peraih Hadiah Nobel Perdamaian
ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan. Apalagi Uskup Belo
merupakan faktor penting dalam kemerdekaan Timor Leste. Ada apa di
balik pengunduran diri ini? Radio Nederland menghubungi Aderito Hugo
da Costa pemimpin redaksi harian Timor Post di Dili, yang pertama
kali memberitakan pengunduran diri Uskup Belo.


Aderito Hugo da Costa [AHC]: Berita pengunduran diri itu sebenarnya
sudah tersebar di media di Portugal ketika Uskup Belo masih ada di
Portugal. Berita yang menyatakan bahwa Uskup Belo menyampaikan
pengunduran diri. Tapi setelah berita itu beredar Uskup kembali
menyatakan bahwa berita itu tidak benar. Tapi sampai pada akhir
minggu lalu itu, kita berhasil mengorek Uskup Belo mengeluarkan suatu
pernyataan yang kita publikasikan di Timor Pos. Kemarin pagi kita
keluarkan, bahwa Uskup mengatakan bahwa dalam waktu dekat keuskupan
Dili akan segera punya Uskup baru.

Setelah kita publikasikan itu paginya, Uskup Belo sore hari kemarin
jam 4, dia mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa permintaan
pengunduran diri yang diajukan Uskup Belo ke Paus itu telah
disetujui. Itu berita yang keluar hari ini yang berdasarkan pada
surat yang dikeluarkan resmi jam 4 sore kemarin oleh Uskup Belo
sendiri.

Radio Nederland [RN]: Apa alasannya disebutkan di situ?

AHC: Alasan utama dari pengunduran diri itu yang keluar, itu adalah
karena kondisi kesehatan dia. Yang dia sampaikan kepada Paus
berdasarkan pada rekomendasi dari dokter yang merawat Uskup Belo yang
mengatakan bahwa dia mengalami kondisi kesehatan yang serius dan
perlu istirahat untuk jangka waktu satu sampai dua tahun.

Berdasarkan pada rekomendasi itu dan fakta juga yang diakui oleh
Uskup Belo bahwa dia sering merasa pusing ketika melakukan
kegiatan-kegiatan serius. Selain itu dia juga sering mengalami
ketegangan urat di belakang kepala, sehingga itu menjadi dua hal yang
sangat mengganggu kesehatan dia. Dan itu menjadi perhatian serius
dokter. Dan meminta dia untuk harus beristirahat secara serius selama
kurang lebih satu sampai dua tahun.

RN: Satu hal yang juga menarik adalah menekuni peran gereja ya?
Karena ternyata dalam struktur masyarakat Tim Tim yang merdeka ini,
itu peran gereja masih mendapat penekanan yang cukup berarti.

AHC: Ya, benar. Kita lihat pada proses pembuatan konstitusi Timor
Leste yang disahkan bulan Mei tahun ini, itu berbicara sangat serius
dan itu menjadi perdebatan publik yang panjang dan melibatkan gereja
sendiri. Bagaimana mendefinisikan gereja Katolik dalam negara Timor
Leste ini. Waktu itu sampai pada kesimpulannya bahwa gereja dihargai
dan diberi peranan yang penting dalam proses kenegaraan ini. Tapi
gereja tidak diberikan status khusus.

Tapi itu pun waktu itu melibatkan parlemen, debat-debat publik dan
melibatkan sendiri Uskup Belo sendiri dalam bagaimana memandang
artikel itu. Sehingga saya lihat itu kalau implikasi dari konstitusi
itu, saya kira itu tidak terlalu banyak pada kasus pengunduran diri
ini. Saya lihat lebih banyak pada faktor kesehatan dan mungkin
perbedaan-perbedaan yang terjadi antara Uskup Belo dengan Vatikan
sendiri.

RN: Nampaknya masyarakat Tim Tim masih tetap mempercaya gereja,
bahkan bisa dikatakan lebih percaya gereja daripada politisinya?

AHC: Khususnya setelah kemerdekaan ini memang ada gejala-gejala bahwa
rakyat sedikit-sedikit sudah menjauhi gereja. Tapi gereja masih tetap
menjadi satu instrumen yang menjadi harapan rakyat Timor Timur ketika
berhadapan dengan situasi-situasi politik yang ini, saya kira gereja
masih sangat diharapkan keberadaan dia.

Dengan perkembangan terakhir Uskup Belo sebagai satu-satunya figur
yang sangat dihormati, dan sangat disenangi, keputusan pengunduran
diri ini sangat membuat banyak orang terkejut dan kecewa, karena
dalam kondisi politik pemerintahan yang masih belum stabil betul saat
ini, itu konstitusi yang diharapkan bisa menjadi kelompok kekuatan
yang bisa mengimbangi kekuasaan pemerintahan saat ini,
kelompok-kelompok politik yang saat ini ada, itu hanya gereja.

Demikian Aderito Hugo da Costa pemimpin redaksi harian Timor Post di
Dili.


* HUKUMAN 10 TAHUN TERLALU RINGAN BUAT PEMBUNUH KEMANUSIAAN

Eurico Gutteres dijatuhi hukuman penjara 10 tahun oleh pengadilan ad
hoc HAM Timor Timur di Jakarta. Panglima milisi Aitarak binaan TNI
itu diputuskan bersalah dan bertanggung jawab atas penyerangan rumah
Manuel Vegas Carrascalao yang menewaskan 12 orang. Radio Nederland
menghubungi Manuel Carrascalao di Dili, Timor Timur. Kami menanyakan
apakah keputusan ini bisa diterima Carrascalao, yang anaknya turut
terbunuh dalam peristiwa itu.


Manuel Carrascalao [MC]: Saya kira itu sangat memalukan pemerintah
Indonesia, atau negara Indonesia. Karena dengan bangsa yang begini
ramah, di Indonesia ada satu pembunuh dibiarkan membunuh. Dan
hukumannya sepuluh tahun. Kalau dia membunuh saya, karena saya ini
terbuka, aktivis anti masalah-masalah semua, masih bisa. Atau orang
lain bersenjata. Tapi dia membunuh itu orang yang tidak bersalah,
orang yang tidak berdosa, termasuk anak saya, umur 16 tahun.

Radio Nederland [RN]: Jadi menurut Bapak hukuman itu...

MC: Minimal bagi saya itu mereka itu dieksekusi atau digantung.

RN: Jadi jelas menurut Bapak hukuman sepuluh tahun ini belum cukup
Pak ya?

MC: Tidak cukup. Tidak mencerminkan hukum.

RN: Tapi nampaknya memang pengadilan Ad Hoc Tim Tim di Jakarta ini
juga mendapat kritik terus Pak ya?

MC: Mereka kesal, saya nggak tahu. Kita dipanggil, ada orang lain
dipanggil untuk kasih kesaksiannya.

RN: Tapi kalau boleh Pak, waktu itu Eurico Guterres juga beraksi di
depan rumah Bapak sehingga mengakibatkan seorang anak Bapak tewas
karena perilakunya. Bisa diceritakan waktu itu apa yang terjadi Pak?

MC: Saya tidak tahu apa yang terjadi di rumah, karena kita tidak tahu
siapa yang membunuh sebenarnya. Tapi yang jelas Eurico Guterres lewat
radio, satu upacara di depan kantor Gubernur, mengharuskan orang
harus bunuh keluarga Carrascalao. Mana Carrascalao, mana Carrascalao.
Karena mereka itu aktivis anti integrasi Timor Timur di Indonesia.

Dia katanya menolak, katanya tidak ada. Tapi saya dapat film dari
televisi Australia di mana ada bukti bahwa dia omong, dan di situ
kelihatan. Gubernur Abilio, Komandan, Korem semua, tidak ada satu pun
yang menolak keputusan Eurico untuk suruh bunuh.

Makanya saya bilang, mereka seharusnya dieksekusi dan dibunuh. Kalau
bukan hanya di rumah saya mereka bunuh orang, tapi di mana-mana
mereka bunuh orang yang tak berdosa. Kalau mereka membunuh saya, saya
tidak merasa salah mereka.

RN: Kepada wartawan di Jakarta, Eurico Guterres menyatakan dia tidak
menyesalkan perbuatannya itu. Bagaimana ini menurut Bapak?

MC: Ya, orang tidak punya perasaan. Bapaknya dibunuh oleh TNI. Sudah
bisa bayangkan. Sekarang dia membantu TNI untuk membunuh rakyat yang
lain.

RN: Tapi sementara itu dia juga merasa dikhianati oleh Indonesia?

MC: Saya tidak tahu dia dikhianati Indonesia, tapi dia sebenarnya
mesti pikir beberapa kali. Saya dulu, pada permulaan, saya pernah
mendukung integrasi di Indonesia. Tapi dengan tingkah lakunya TNI
saya menolak, saya melawan terus.

RN: Bagaimana menurut Bapak Eurico Guterres yang orang tuanya dibunuh
oleh TNI tadi, menurut Bapak bisa tetap mendukung TNI.

MC: Itu yang saya heran. Dia mungkin orang yang tak punya perasaan
apa-apa. Tidak berterimakasih kepada Bapaknya untuk melahirkan dia.

RN: Nampaknya selama ini yang akhirnya divonis oleh pengadilan Ad Hoc
Ham Tim Tim di Jakarta itu adalah kebanyakan orang Tim Tim Pak ya?
Jadi yang sudah divonis pertama adalah mantan Gubernur Abilio Osorio
Soares, tiga tahun. Dan sekarang Eurico Guterres, sepuluh tahun. Ini
bagaimana, sementara orang-orang Indonesianya sendiri, yang sipil
maupun militer itu sejauh ini dibebaskan. Ini bagaimana menurut
Bapak?

MC: Ya, karena ada surat, itu satu hal lagi yang sangat memalukan
kami bangsa Timor, yaitu dari Presiden Republik Timor Lorosa'e.
Xanana Gusmao tulis surat, minta supaya Abilio jangan dihukum. Sudah
jelas secara otomatis yang lain dapat juga. Itu sangat memalukan kami
bangsa Timor.

RN: Tetapi toh pengadilan tetap memvonis mantan Gubernur Abilio
Osorio Soares dengan tiga tahun.

MC: Itulah karena Abilio Osorio Soares, walaupun dia tidak membunuh
langsung. Tapi dia sebagai Gubernur, pejabat tertinggi daerah ini,
tidak ada satu kata pun dia mengeluarkan untuk menghindari pembunuhan
dan kekerasan di Timor Lorosa'e.


Demikian Manuel Carrascalao dari Dili.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke