--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 08 Januari 2003 15:50 UTC ** KEPOLISIAN TIDAK TEMUKAN BUKTI KAITAN AL QAEDA-JEMAAH ISLAMIAH ** PERUSAHAAN BELANDA HENGKANG DARI PROYEK DI KALIMANTAN ** BRITANIA: TUGAS INSPEKSI SENJATA IRAK TIDAK DIPATOK WAKTU ** TOPIK GEMA WARTA: APAKAH DEMO KENAIKAN HARGA BBM AKAN MENJATUHKAN MEGA? ** TOPIK GEMA WARTA: KITO IRKHAMNI JADI K AMBING HITAM DALAM KASUS MA RACHMAN ** TOPIK GEMA WARTA: KUNJUNGAN GRETTA DUISENBERG KE ISRAEL TIMBULKAN KEHEBOHAN ** TOPIK GEMA WARTA: TERANCAM KRISMON, KANSELIR JERMAN TERPAKSA INGKAR JANJI PADA ELEKTORAT * KEPOLISIAN TIDAK TEMUKAN BUKTI KAITAN AL QAEDA-JEMAAH ISLAMIAH Kepolisian Indonesia tidak menemukan bukti keterkaitan antara jaringan teror Al Qaida dengan Jamaah Islamiah Asia. Demikian disampaikan Kapolri Dai Bachtiar dalam sebuah konperensi di Singapura. Gerakan Jamaah Islamiah selama ini diyakini dibelakang pemboman di Bali. Beberapa saat selepas pemboman itu, pemerintah Australia menyatakan punya petunjuk bahwa Al Qaeda berada di belakang aksi di Bali yang menewaskan 190 jiwa itu. Sejak aksi teror 11 September 2001 di AS, ratusan anggota Jamaah Islamiah ditangkapi di Singapura, Malaysia, Filipina dan Indonesia. * PERUSAHAAN BELANDA HENGKANG DARI PROYEK DI KALIMANTAN Perusahaan kimia Belanda, Akzo Nobel menarik mundur dari proyek pembangunan di Kalimantan. Pembangunan pabrik pengolahan kayu yang dicanangkang gagal, karena pendanaan yang tidak rampung, demikian juru bicara Akzo Nobel. Kalangan pembela lingkungan menyambut gembira keputusan pembatalan Akzo Nobel ini. Gerakan pemerhati lingkungan Milieudefensie belakangan ini sering menggelar aksi protes di kantor pusat Akzo Nobel di Arnhem. Mereka menentang rencana penebangan hutan seluas 50 hektar untuk membangun pabrik pengolahan kayu. * BRITANIA: TUGAS INSPEKSI SENJATA IRAK TIDAK DIPATOK WAKTU Menteri Luar Negeri Britania, Jack Straw mengatakan bahwa tugas inspektur senjata PBB di Irak tidak terbatas waktu. Dalam wawancara dengan media Financial Times, Straw mengatakan bahwa inspeksi, bila diperlukan, bisa diperpanjang. Laporan inspektur senjata di Dewan Keamanan PBB 27 Januari mendatang menurut Straw tidak berarti langsung awal dari serangan militer terhadap Irak. Pemerintah Britania mencarter 20 kapal untuk mengangkut sarana militer ke kawasan Teluk. London juga memanggil 1500 tentara reservis. Meskipun demikin Menteri Pertahanan, Geoff Hoon menekankan London belum memutuskan tentang perang terhadap Irak. Sementara itu separoh Staf Pusat Komando Amerika, yang akan memimpin kemungkinan perang di Irak, dipindahkan ke basis militer di Qatar. Demikian diumumkan pejabat pertahanan Amerika Serikat. Markas komando di Qatar ini diharapkan bisa operasional akhir bulan ini. Sehubungan dengan kemungkinan perang melawan Irak ini, Presiden Prancis, Jacques Chirac mengimbau angkatan bersenjata Prancis agar memersiapkan segala kemungkinan. Tetapi Chirac juga menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak bisa menjalankan sendiri aksi militer. Menurut Chirac, adalah wewenang Dewan Keamanan untuk memutuskan operasi militer terhadap Irak. * DELAPAN WARGA SUMBAWA MENINGGAL SETELAH MAKAN DAGING KAMBING Delapan warga Sumbawa meninggal dunia setelah makan daging kambing. Mereka kemungkinan terjangkit bakteri anthrax. Para korban adalah penduduk desa Doringgu di Sumbawa. Mereka sebenarnya sudah meninggal 18 Desember tahun lalu, tetapi baru belakangan dilaporkan ke pemerintah setempat. Pemerintah sedang menyelidiki sisa daging kambing untuk menetapkan penyebab kematian yang sebenarnya. Di samping itu ternak-ternak lain di seputar kawasan kejadian juga sedang diperiksa. Masih menjadi pertanyaan apakah kematian benar-benar disebabkan oleh anthrax. Menurut para pakar medis, sangat jarang manusia terjangkiti bakteri anthrax lewat konsumsi daging binatang yang sakit. * INDONESIA SANGKAL TERLIBAT PENEMBAKAN DI TIMOR LESTE Indonesia mengatakan tidak terlibat sama sekali dalam serangan kelompok bersenjata di Timor Leste akhir pekan silam. Serangan di dua dusun itu menewaskan tiga orang. Menter Luar Negeri, Hassan Wirayuda menyebut bahwa insiden itu sepenuhnya urusan dalam negeri pemerintah Timor Leste. Pihak pemerintah di Dili justru menyebut bahwa serangan itu adalah ulah milisia pro-Indonesia. Para korban terbunuh diduga adalah mantan pemimpin gerakan perlawanan Timor Timur ketika masih menjadi bagian Indonesia. Inilah insiden paling parah sejak TNI dan milisia pro-integrasi hengkang dari Timor Leste tahun 1999. * PROYEK PEMBERANTASAN KELAPARAN BRASIL DITUNDA Pemerintah Brasil menunda proyek pemberantasan kelaparan sampai akhir bulan ini. Sedianya program ini akan dimulai pekan ini di negara bagian Piaui. Sembako tadinya akan dibagikan ke kaum miskin dalam pertemuan yang juga dihadiri Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva. Menurut pemerintah Brasil, penundaan program ini karena alasan teknis, juga urusan pendanaan masih belum rampung. Meskipun demikian Presiden Lula da Silva tetap akan mengawali kunjungan keliling kawasan paling miskin di Brasil. Pemerintahan baru pimpinan presiden berhaluan kiri ini sebelumnya sudah menjanjikan akan memprioritaskan pada pengentasan kemiskinan di Brasil. * PARTAI BURUH BELANDA INGIN BAHASA BELANDA SEBAGAI PENGANTAR TUNGGAL DI SEKOLAH Pemimpin partai Buruh Belanda, Wouter Bos menghendaki agar siswa sekolah hanya berbicara dalam bahasa Belanda saja. Demikian pemimpin partai kiri itu dalam sebuah wawancara dengan Radio 1 Journaa. Di samping itu pemimpin partai besar ini juga menghendaki agar sekolah-sekolah menerapkan kode etik yang ketat. Wouter Bos menunjuk pada diskusi marak di masyarakat Belanda mengenai siswi pendatang yang mengenakan kerudung atau Chador yang menutup badan sampai ke wajah. Sebagian kalangan menilai bahwa penutup wajah, menghambat proses pendidikan. * PRESIDEN BANK SENTRAL EROPA BELA SANG ISTRI DALAM SOAL PASPOR DIPLOMAT Presiden Bank Sentral Eropa, Wim Duisenberg membela sang istri Gretta Duisenberg dalam kasus penggunaan paspor diplomat. Wim Duisenberg mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri Jaap de Hoop Scheffer dengan keterangan bahwa istrinya memang tidak memiliki paspor lain selain paspor diplomat. Sebelumnya Menlu De Hoop Scheffer menyatakan bahwa Gretta Duisenberg tidak boleh menggunakan paspor diplomat untuk keperluan pribadi. Saat ini Gretta Duisenberg sedang mengadakan kunjungan solidaritas kepada bangsa Palestina. Ia berada di Tepi Barat Sungai Yordan, kawasan otonomi Palestestina yang diduduki Israel. Hari ini pembela nasib bangsa Palestina itu dijadwalkan akan mengunjungi Presiden Palestina Yasser Arafat. Menurut Wim Duisenberg, istrinya diwajibkan untuk mengganti paspor pribadinya dengan paspor diplomat sejak 17 tahun lalu. Menurut undang-undang Belanda pendamping, Direktur Bank Sentral Belanda harus menyandang paspor diplomat. * APAKAH DEMO KENAIKAN HARGA BBM AKAN MENJATUHKAN MEGA? Harga Solar dan Premium bulan Februari mendatang bisa mencapai 2100 rupiah per liter. Sehubungan dengan itu, pemerintahan Hamzah Mega atau HAMA dipastikan akan menghadapi dilemma saat menetapkan harga bahan bakar minyak untuk bulan Februari 2003. Di saat maraknya demonstrasi menentang kenaikan BBM, pemerintah justru harus menaikkan harga mengingat harga rata-rata minyak mentah dunia meroket menembus level diatas 30 dollar per gentong atau barrel. Sehubungan dengan itu sejumlah elemen di masyarakat di pekan-pekan mendatang ini ingin menggelar demo-demo besar di pelbagai kota. Laporan koresponden Syahrir dari Jakarta. Baik kalangan mahasiswa maupun buruh dan pengusaha ingin berupaya menekan pemerintahan Megawati agar membatalkan keputusan yang membuat harga kebutuhan sehari-hari meningkat tajam. Kenaikan serentak harga BBM, listrik dan telpon telah memancing kemarahan rakyat. Demonstrasi pun marak di belasan kota. Tetapi belum merupakan demo-demo yang besar. Kalau sekitar 100 ribu buruh, pelajar, mahasiswa dan ibu-ibu rumah tangga menduduki gedung DPR/MPR, maka mau tak mau Megawati yang hingga kemarin dulu masih mengganggap remeh gerakan demonstrasi bisa berubah pikirannya. Mungkinkah demo-demo itu akan menggelinding menjadi bola salju yang besar? Hal ini nampaknya masih perlu dipertanyakan mengingat masyarakat Indonesia akhir-akhir ini sudah bersikap acuh tak acuh dan bahkan apatis terhadap perkembangan politik dan ekonomi yang sedang berkembang. Nelayan di pantai utara pulau Jawa sudah tidak melaut lagi. Perusahaan-perusahaan bis besar menghentikan operasi. Industri batik di beberapa kota seperti Pekalongan dan Yogyakarta tinggal menunggu waktu saja sebelum menghentikan kegiatan mereka. Maka yang diperlukan saat ini adalah bagaimana mengorganisir rakyat, kata seorang aktivis mahasiswa. Sehubungan dengan itu, Harian Media Indonesia bertanya:"siapakah yang berkewajiban menolong rakyat yang didera kesulitan dan penderitaan ini? "Pemerintah," jawab koran itu. Tetapi menurut Anif Punto Utomo, seorang pengamat, pemerintahan Megawati sudah merupakan suatu pemerintah tanpa hati. Pemerintahan Mega-Hamzah dipenuhi orang-orang yang mengagungkan logika tanpa ada rasa.Tanpa ada empati. Ketika anggaran defisit, subsidi harus dihapus. Tidak peduli bagaimana akibat yang harus diderita rakyatnya. Kalau masih juga kurang, lantas asset negara dijual. Tidak peduli betapa strategisnya asset itu. Mereka juga terlihat tanpa hati ketika Taufik Kiemas, suami presiden, berasama para anggota parlemen merayakan ulangtahun di Bali dengan biaya ratusan juta. Subsidi beralih dari rakyat ke pejabat. Negara dikelola oleh pemerintah tanpa hati. Sehubungan dengan ini para mantan aktivis pro-demokrasi yang bergerak semasa rejim Soeharto termasuk para mantan tapol ingin berupaya menolong rakyat dengan menumbangkan pemerintahan HAMA,Hamzah Mega. Mereka yakin Megawati akan tumbang sebelum bulan April. Gempa politik sudah amat pasti akan terjadi pada Februari atau Maret mengingat kemarahan rakyat akan meledak pada bulan-bulan itu,kata mereka. Tetapi penyelenggara Sidang Raya Gerakan Oposisi Nasional, Bambang Isti Nugroho, menyangsikan hal itu. Menurutnya nasib Megawati ditentukan pertengahan tahun ini. Jika Megawati lolos, berarti kekalahan dari pihak oposisi. Bambang Isti Nugroho: "Kemarahan rakyat ini masih ada semacam reservenya, gitu. Jadi tuntutan rakyat yang berkembang saat ini sebetulnya masih pada level tolak kenaikan BBM. Jadi belum ada satu tekad untuk menjatuhkan Mega. Ada kelompok-kelompok yang radikal memang sudah ada agenda itu. Turunkan Mega-Hamzah. HAMA itu harus turun. Tetapi kalau dalam prediksi saya artinya mungkin bukan April tapi lebih jauh mungkin Juli gitu. Kerena pemerintah sekarang ini, walaupun rapuh, walaupun keropos tapi dia punya semacam taktik-taktik untuk barangkali menganulir, kebijakan-kebijkannya yan bisa meredamkan demo-demo mahasiswa dan rakyat." (Clips Bambang Isti) Selama ini sejumlah tokoh partai besar, mengatakan Megawati harus dijatuhkan melalui PEMILU. Tetapi pemikiran seperti itu sekarang sudah tidak berlaku lagi. Generasi muda kini cenderung pada pemikiran perubahan menyeluruh secara revolusioner. Bahkan seorang Habibib Husein Alhabsyi dari Ikhwanul Muslimin sudah menyerukan perlunya suatu revolusi untuk menyelamatkan rakyat dari keterpurukan dewasa ini. SIRGONAS 2003 atau Sidang Raya Gerakan Oposisi Nasional 2003, akan diselengarakan di Hotel Kaisar, Jakarta hari Kamis dan diikuti semua gerakan penentang pemerintahan Megawati. Sirgonas diadakan pada hari Kamis ini sesaat setelah demo ribuan buruh Jakarta yang diselenggarakan SPSI Reformasi beserta organisasi-organisasi buruh yang dipimpin Muchtar Pakpahan dan Dita Indah Sari. Kedua-duanya pernah ditahan semasa pemerintahan Soeharto. Sedangkan para pemimpin SPSI dahulu mendukung rejim Soeharto. SIRGONAS selama ini sudah menggalang suatu jaringan kelompok oposisi nasional. Mereka berasal dari pelbagai daerah di Indonesia. Yang sudah dilakukan Bambang Isti Nugroho, Amir Daulay dan lain-lain adalah membuat agenda-agenda sampai dengan membuat rencana pengambil alihan pemerintahan Megawati. * KITO IRKHAMNI JADI K AMBING HITAM DALAM KASUS MA RACHMAN Intro: Jaksa Kito Irkhamni, saksi kunci dalam kasus Jaksa Agung MA Rachman, ditangkap atas tuduhan melakukan penggelapan dan penipuan. Ibu Zakiyah dari Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Indonesian Corruption Watch (ICW) mengkhawatirkan Kito bakal menjadi kambing hitam, karena sampai saat ini belum ada UU perlindungan saksi. Demikian tegasnya kepada Radio Nederland. Namun terlebih dahulu pakar hukum ICW ini menjelaskan alasan penangkapan Kito. Zakiyah [ZK] : Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kito bersalah dalam kasus penipuan dan penggelapan pada tahun 2000 ya, ketika Kito mengaku sebagai kontraktor PT Megapolitan dan Kito juga mengklaim sebagai seorang insinyur yang menyatakan bisa membangung rumah di bawah harga pasar dengan bahan berkuwalitas tinggi, begitu. Jadi memang penurut JPU, Jaksa Penuntut Umum itu tidak ada hubungannya dengan KPKPN. Tetapi sebenarnya kasus yang saat ini sedang dialami Kito itu, sebenarnya ada hubungannya dengan rumah di Cinere, Jaksa Agung di Cinere. Karena kontraktor PT Megapolitan itu adalah mereka yang membangung rumah di Cinere itu. Radio Nederland [RN] : Lalu ia juga membeli sejumlah mobilnya Jaksa Agung yang juga tidak dilaporkan kepada KPKPN, sampai seberapa kesaksiannya ini bisa memberatkan dalam kasus Jaksa Agung? ZK : Nah ini masalahnya. Sampai sekarang kan dia sebenarnya saksi kunci yang seharusnya mendapatkan perlindungan ya. Kalaupun kemudian dia mendapatkan satu hukuman, itu seharusnya lebih rendah dari hukuman yang dilakukan oleh pejabat negara. Nah kalau berbicara tentang kaitannya dengan Jaksa Agung, seharunya Jaksa Agung masuk juga ke Kepolisian terlebih dahulu. Tapi ini malah pelapor yang justru kasusnya diproses terlebih dahulu dan terlapor yang nota bene adalah aparat negara tidak segera diproses kasusnya. Nah ini kemudian permasalahannya. RN : Kalau misalnya Kito dinyatakan besalah oleh Hakim dalam soal penipuan dan penggelapan ini. Nah bagaimana dengan kasusnya MA Rachman? ZK : Nah ini akan menjadi preseden buruk ya. Karena begini, kita ingat kasus Endin Wahyudin yang pernah melakukan penyogokan terhadap Hakim Agung, tiga Hakim Agung pada tahun 2000. Dan saat ini ternyata Kito juga akan menjadi korban, meskipun dia juga bersalah melakukan penipuan tetapi dalam kasus Rachman ini dia pernah melaporkan Jaksa Agung tentang laporan palsu yang pernah diberikan Jaksa Agung pada KPKPN. Saya kira ada dua kemungkinan, kalau memang ada keinginan untuk melakukan perlindungan terhadap saksi maka seharusnya kasus Kito tidak diangkat terlebih dahulu sebelum kasus utamanya yaitu MA Rachman itu diselesaikan. Tetapi nampaknya justru berbalik ke analisa yang ke dua. Kasus MA Rachman itu akan bisa sangat lama sekali diangkat sehingga Kito Irkhamni lah yang kasusnya selesai dan dinyatakan bersalah dulu. Baru kemudian barangkali MA Rachman baru akan dilakukan penyidikan-penyidikan. Bisa jadi dianggap tidak bersalah. RN : Jadi dengan kata lain Kito itu jadi kambing hitamnya ya bu ya? ZK : Betul sekali. Karena sampai saat ini belum ada UU perlindungan saksi di Indonesia. RN : Mungkin juga ini salah satu usaha pemerintah untuk menyelamatkan mukanya pak Rachman sendiri? ZK : Betul. RN : Kelanjutannya ini bu. Kita bisa nantikan dalam waktu dekat atau memang ini perkara yang dipanjang-panjangkan? ZK : Untuk masalah Kito, bisa jadi itu sangat cepat ya. Seperti kasus Endin Wahyudin itu sangat cepat sekali diselesaikan, tetapi untuk kasus MA Rachman nampaknya akan semakin panjang apalagi saat ini kita tahu untuk kasus release and discharge bagi para konglomerat MA Rachman dijadikan kambing hitam. MA Rachman diminta untuk memberikan pengampunan terhadap para obligor itu sehingga bisa jadi MA Rachman tidak akan segera diproses kasusnya di kepolisian bahkan. Pada akhirnya yang diproses terlebih dahulu adalah kasus Kito Irkhamni. RN : Berapa lama dia bisa dapat hukuman? ZK : Untuk kasus penipuan dan penggelapan ini di dalam KUHP itu ancaman penjara empat tahun. Demikian Ibu Zakiyah dari Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Indonesian Corruption Watch (ICW) * KUNJUNGAN GRETTA DUISENBERG KE ISRAEL TIMBULKAN KEHEBOHAN Intro: Baik Arafat maupun dia sendiri menentang serangan bunuh diri di Israel. Demikian kesimpulan Gretta Duisenberg setelah bertemu dengan Presiden Palestina Yasser Arafat. Setelah berunding, Gretta dan Arafat keluar gedung bergandeng tangan. Gretta Duisenberg, isteri Presiden Bank Sentral Eropa berkunjung ke Israel dan kawasan pendudukan Yahudi sebagai tanda mendukung kasus Palestina. Tindakan Gretta ini tidak menyenangkan semua pihak. Lebih lanjut laporan redaktur Belanda Carin Tiggeloven. Awal tahun lalu Gretta Duisenberg ikut dalam demonstrasi anti Israel. Tapi ini tidak cukup bagi isteri Presiden Bank Sentral Eropa Wim Duisenberg. Gretta ingin berbuat lebih dari itu. Pada malam itu juga ia mengibarkan bendera Palestina di balkonnya, yang telah dipesan sebelumnya. Tetangga Gretta yang adalah orang Yahudi mengeluh. Tapi baru ketika suaminya kuwalahan menghadapi semua perhatian media, maka Gretta memutuskan menurunkan lagi bendera tersebut. Dan seperti berulangkali dikatakan Gretta , dia turunkan bendera bukan karena desakan suaminya. Kini ia ingin mengimbarkan bendera Palestina Ahad pertama setiap bulan. Kini Gretta berkunjung ke Israel dan kawasan pendudukan Yahudi selama satu minggu. Ia ingin menyaksikan sendiri dampak-dampak pertikaian di Timur Tengah. Pada hari delegasi Gretta Duisenberg tiba di tempat tujuan 20 orang tewas dalam serangan bunuh diri di Tel Aviv. Walau serangan itu juga sangat mengejutkannya tapi Gretta menambahkan bisa memaham juga rasa putus asa warga Palestina. Maka masyarakat Belanda pun menuduh Gretta menyetujui serangan bunuh diri. Padahal itu tidak benar, tandas Gretta Duisenberg. Saya tidak boleh mengatakan ini, tapi saya dapat mengerti rasa putus asa masyarakat Palestina. Mereka tidak mempunyai harapan, masa depan yang baik, apa yang harus mereka lakukan. Apa yang harus mereka lakukan kalau sudah tahu ayah mereka tewas, atau dihina? Dalam benak mereka : saya akan menyelamatkan keluarga saya, karena hidup saya toh tidak punya arti lagi. Sebetulnya Duisenberg ingin bertolak ke Israel lebih dahulu. Sebuah delegasi terdiri dari politisi perempuan direncanakan berkunjung ke Timur Tengah awal November lalu. Tapi kunjungan ini dibatalkan karena alasan keamanan. Walau demikian Duisenberg memutuskan bertolak ke Israel dengan delegasi sendiri, yaitu kelompok aksi "Hentikan Pendudukan Sekarang". Sejak aksi benderanya, Gretta mengetuai kelompok ini. Aksi Gretta Duisenberg menentang pendudukan kawasan Palestina oleh Israel tidak menyenangkan semua pihak. Walau semua hal yang diungkapkannya adalah pernyataannya sendiri, dan ia juga tidak ingin melibatkan suaminya, Gretta tetap isteri Presiden Bank Sentral Eropa. Tentu saja aksi Gretta akan merugikan suaminya. Selain itu pernyataan Gretta menimbulkan banyak kehebohan di antara masyarakat Yahudi Belanda. Menurut Gretta ia mendapatkan dukungan dari enam juta orang, yaitu jumlah warga Yahudi yang tewas dalam Perang Dunia II. Kementerian Kehakiman memutuskan tidak mendakwa Gretta, walau pun ada gugatan untuk itu. Namun demikia, Kementerian Kehakiman mengaku pernyataan Gretta sangat menyakitkan. Kunjungan Gretta ke Israel pun menimbulkan banyak kritik. Gretta bertolak ke negeri itu dengan paspor diplomatik. Paspor ini dimilikinya untuk bisa menemani suaminya dalam perjalanan ke luar negeri. Tapi menurut Menteri Luar Negeri Jaap de Hoop Scheffer Gretta tidak diperbolehkan menggunakan paspor diplomatik ini untuk perjalan pribadi. Namun Gretta mengaku hanya memiliki satu paspor saja. Saya hanya memiliki paspor diplomatik dan itu sudah sejak 17 tahun. Jadi saya tidak tahu bagaimana harus memakai paspor lain. Misi Gretta Duisenberg diikuti dengan curiga. Belanda menganggap masalah Timur Tengah masalah sulit. Di satu sisi Belanda berhubungan erat dengan Israel, tapi di sisi lain ada juga aliran besar orang pro-Palestina. Tentu saja pemerintah cemas perbuatan-perbuatan Gretta akan menunjukkan hal ini. * TERANCAM KRISMON, KANSELIR JERMAN TERPAKSA INGKAR JANJI PADA ELEKTORAT Penjualan barang di toko sangat berkurang, pengangguran yang semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan hanya bisa mencapai 0,6% tahun ini. Berita-berita mengenai perekonomian yang buruk membanjiri Jerman pekan ini. Berita-berita yang tidak menyenangkan pemerintah kanselir Jerman Gerhard Schroder yang minggu ini menghadapi ancaman aksi mogok serta ultimatum Komisi Eropa. Laporan redaktur luar negeri Johan Huizinga. Sementara pemerintah Jerman masih belum berhasil menyelesaikan konflik tuntutan peningkatan gaji sampai 3% dengan serikat pegawai negeri Verdi, beranggotakan tiga juta orang, berita-berita tentang perekonomian yang semakin buruk pun tidak berhenti membanjiri Jerman. Penjualan toko-toko tampaknya turun 6% November lalu ketimbang setahun sebelumnya. Pengangguran sedikit naik. Angka-angka terbaru diharapkan diketahui akhir pekan ini. Pertumbuhan ekonomi tahun ini pun tidak memberi harapan. Ramalan pemerintah akan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,5% tidak dianggap serius, tapi lembaga-lembaga terkemuka Jerman memperkirakan pertumbuhan ekonomi tidak melebihi 6%. Rabu kemarin Komisi Eropa memberikan ultimatum. Jerman harus mengambil tindakan sebelum 21 Mei mendatang, supaya defisit anggaran sebesar 3,8% turun sampai 3% sesesuai norma yang ditentukan Uni Eropa. Apabila Berlin tidak berhasil melakukan ini maka Jerman bisa didenda oleh Brussel. Walau ultimatum Brussel memang sangat tegas, tapi berdasarkan tanggapan-tanggapan pertama, Berlin tampaknya lega. Lega karena pemerintah memiliki argumen dari atas untuk berdalih. Argumen itu untuk tidak menepati janji pemilu, sehingga bisa menurunkan upah, tunjangan dan premi tunjangan sosial, serta mengurangi tunjangan sosial itu sendiri dan pelbagai fasililitas lain. Menghadapi pemilihan di dua negara bagian Pebruari mendatang kanselir Jerman Gerhard Schroder harus mengumumkan tindakan-tindakan paling urgen untuk mereformasi kebijakan tenaga kerja Jerman yang terlalu kaku. Pekerjaan-pekerjaan yang bergaji rendah dan bersifat sementara akan digalakkan. Para penganggur yang enggan melamar pekerjaan akan dikurangi tunjangannya. Ini hanya segelintir dari rekomendasi komisi khusus yang akan dibentuk oleh pemerintah. Tapi rencana itu berkali-kali dilunakkan karena ada protes dari serikat buruh yang kuat. Masalah lain adalah pelayanan kesehatan. Sektor kesehatan memang tidak mengalami penumpukan daftar tunggu, namun dilanda pengeluaran yang membengkak. Ada lagi masalah dana pensiun, padahal jumlah penduduk berusiah lanjut semakin bertambah. Sepertiga dari gaji kotor di Jerman dialokasikan untuk membayar premi pensiun dan asuransi kesehatan. Hampir semua ekonom berpendapat, beaya yang menyangkut upah harus dikurangi. Ini berarti, tidak hanya serikat buruh tidak boleh terlalu banyak menuntut kenaikan upah, tetapi beban pengeluaran majikan dan premi juga harus dikurangi. Namun ini hanya bisa terwujud kalau warga Jerman bersedia menerima tunjangan sosial yang lebih rendah dan menambah pembayaran premi. Tapi tidak ada yang berani menyampaikan pesan ini kepada masyarakat Jerman. Jadi kanselir Jerman Gerhard Schroder terpaksa mengingkari janji pemilu dengan menaikkan pajak dan premi. Ini berarti, Schroder tidak hanya membuat dirinya tidak populer, tetapi juga tidak memecahkan inti masalah. Jerman juga masih memikul beban beaya reunifikasi. Sejak pemberlakuan euro Jerman tidak memiliki alat sendiri untuk menanganani krismon seperti pengurangan suku buka dan devaluasi mata uang. Jadi, satu-satunya jalan adalah mengurangi kesejahteraan mayoritas warga Jerman. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
