--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 21 Januari 2003 14:20 UTC ** NEGARA DONOR TETAP BANTU INDONESIA SEKALIPUN PEMERINTAH TURUNKAN HARGA ** TIGA MAYAT ANGGOTA GAM DITEMUKAN DI ACEH UTARA ** PEMBATASAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK PEREMPUAN DI AFGANISTAN ** SIDANG MARATON PENGADILAN INTERNASIONAL TENTANG HUKUMAN MATI DI AS ** TOPIK GEMA WARTA: MASYARAKAT BELUM RASAKAN DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH TURUNKAN HARGA SEJUMLAH BBM ** TOPIK GEMA WARTA: KEBIJAKAN AS TENTANG KEWAJIBAN REGISTRASI WNI, DISKRIMINATIF ** TOPIK GEMA WARTA: MEGAWATI DITUDUH GERAKKAN SENDIRI DEMO ANTI PEMERINTAH ** TOPIK GEMA WARTA: BELANDA LEBIH SIBUK DENGAN KAMPANYE DARIPADA ANCAMAN PERANG DI IRAK * NEGARA DONOR TETAP BANTU INDONESIA SEKALIPUN PEMERINTAH TURUNKAN HARGA Negara-negara donor tetap memberi bantuan ekonomi kepada Indonesia sekalipun pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga BBM. Isyarat ini diberikan pada awal konferensi dua hari negara-negara donor yang tergabung dalam Consultative Group on Indonesia (CGI) di Bali. Menurut CGI, pemotongan subsidi sekalipun mengakibatkan kenaikan harga BBM, tarif listrik dan telepon, sesungguhnya perlu bagi pemulihan ekonomi Indonesia. Namun Jakarta akhirnya memutuskan untuk menurunkan harga BBM setelah didera oleh gelombang protes. Menurut Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional, negara-negara donor akan memaklumi keadaan ini. Rabu besok, diperkirakan Indonesia akan mendapat bantuan finansial sebesar 2,6 milyar dolar. * TIGA MAYAT ANGGOTA GAM DITEMUKAN DI ACEH UTARA Sekalipun dalam periode genjatan senjata, hari ini tiga mayat laki-laki ditemukan dalam satu lubang kubur di Aceh. Tiga jenazah itu digali di sebuah perkebunan kelapa sawit di Kuta Makmur Aceh Utara. Menurut saksi, pada ketiga jenazah tersebut terdapat luka- luka tembak dan penyiksaan. Mereka dikenali sebagai penduduk setempat. Juru bicara Gerakan Aceh Merdeka Teungku Jamaica mengatakan bahwa ketiga laki-laki itu memang anggota GAM yang sempat ditahan dan akhirnya dibunuh oleh tentara RI. Namun pihak milter menolak tuduhan itu. Juru bicara militer, Mayor Eddi Fernandi mengatakan bahwa ini adalah upaya untuk mendiskreditkan militer. GAM dan pemerintah Indonesia menandatangani kesepakatan damai tanggal 9 Desember silam. Menurut Henry Dunant Centre yang jadi penengah dalam konflik Aceh, sejak penandatanganan itu, lima aparat keamanan, tiga anggota GAM dan belasan warga sipil terbunuh. Komite Keamanan Gabungan akan menyelidiki kasus temuan tiga mayat tersebut. * PEMBATASAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK PEREMPUAN DI AFGANISTAN Hakim tertinggi di Afganistan, Fazel Haji Shinwari, menyerukan pembatasan pendidikan bagi anak-anak perempuan di Afganistan. Pertama-tama ia hendak menghapus pendidikan campur antara laki-laki dan perempuan. Kemudian ia mendukung keputusan propinsi Herat yang melarang guru pria mengajar murid perempuan.Di bawah rejim Taliban, anak-anak perempuan dilarang bersekolah. Setelah jatuhnya Taliban, pendidikan di Afganistan menjadi lebih liberal. Namun tampaknya kini akan berubah lagi. Mahkamah Agung Afganistan memutuskan untuk melarang siaran televisi kabel di negara itu. Alasannya, jaringan televisi kabel dapat menyebarluaskan film porno dan anti Islam. Keputusan ini adalah reaksi atas permintaan sebuah stasiun televisi di Jalalabad untuk menyiarkan televisi kabel. Permintaan itu ditolak, dan larangan siaran televisi kabel diberlakukan di seluruh Afganistan. * SIDANG MARATON PENGADILAN INTERNASIONAL TENTANG HUKUMAN MATI DI AS Hari ini, di pengadilan internasional di Den Haag berlangsung sidang maraton tentang hukuman mati yang dijatuhkan atas 54 warga Meksiko oleh Amerika Serikat. Meksiko menggugat Amerika Serikat karena melanggar konvensi Wina. Konvensi itu menyebutkan bahwa warga asing yang ditangkap berhak mendapat bantuan dari konsulat atau kedutaan besar negara asalnya. Negara yang menangkap WNA wajib memberitahu tentang hak itu. Menurut Meksiko, Amerika Serikat tidak melakukan kewajiban ini. Oleh karenanya, Meksiko minta penundaan eksekusi bagi ke 54 warganya yang terpidana mati. Sebelunya, Jerman dan Paraguay pernah gagal mencegah eksekusi terhadap warganya yang dihukum mati di Amerika dengan upaya hukum di pengadilan internasional. * UNI EROPA AKAN TEGUR PRANCIS DAN JERMAN TENTANG DEFISIT APBN Uni Eropa akan menegur Prancis dan Jerman tentang defisit APBN di kedua negara tersebut. Ini diputuskan dalam rapat menteri keuangan ke 12 negara bermata uang Euro. Teguran ini adalah yang pertama kalinya diberikan pada negara besar dalam Uni Eropa. Dengan berlakunya mata uang Euro, negara-negara anggota Uni Eropa membuat kesepakatan tentang batas maksimal defisit APBN yang dapat diterima. Defisit APBN negara-negara Euro tidak boleh melebihi 3% dari produk bruto nasional (GNP). Tahun lalu defisif APBN Jerman mencapai 3,7%. Jika Jerman tidak segera menutup defisit ini, negara itu akan dijatuhi denda. Defisit APBN Prancis belum melebihi 3% namun sudah mendekati. Oleh sebab itu Prancis mendapat peringatan awal yang berfungsi seperti kartu kuning. Teguran bagi Jerman dan Prancis akan disahkan hari ini. Namun Prancis menyatakan tidak akan mengikuti teguran itu, karena sudah punya rencana sendiri untuk mengurangi defisit APBNnya. * TES DNA BAGI IMIGRAN DI BELANDA Imigran di Belanda yang mengajukan permohonan penyatuan keluarga seharusnya boleh menggunakan tes DNA untuk membuktikan hubungan keluarga. Hal ini diusulkan oleh komite penasehat tentang masalah imigrasi Belanda kepada menteri integrasi dan pendatang asing Hilbrand Nawijn. Di Inggris, tes DNA untuk tujuan serupa dapat dilakukan. Tidak adanya akte kelahiran dan surat nikah sering menghambat proses penyatuan keluarga bagi para imigran. Oleh sebab itu tes DNA dapat menawarkan jalan keluar alternatif. Komite juga mengusulkan agar Belanda mempelopori pembuatan peraturan legalisasi dokumen-dokumen asing di Eropa. * KORBAN TEWAS DALAM KONFLIK VENEZUELA Di Venezuela, demonstrasi menentang Presiden Hugo Chavez telah berubah menjadi bentrokan berdarah dengan pendukung Chavez. Bentrokan ini menyebabkan jatuh sedikitnya satu korban tewas dan 25 korban cedera. Bentrokan terjadi di kota Charavalle, sekitar 40 kilometer di luar ibukota Caracas. Dalam sebuah wawancara dengan televisi Brasil, Chavez menyatakan Venezuela yang telah 50 hari diguncang aksi mogok, dalam keadaan perang. Pemenang hadial nobel perdamaian, mantan presiden AS Jimmy Carter yang berharap dapat menengahi konflik telah melakukan pertemuan pertama dengan Chavez. Seusai pertemuan, Carter menyatakan bahwa pembicaraan berlangsung sangat positif. * MASYARAKAT BELUM RASAKAN DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH TURUNKAN HARGA SEJUMLAH BBM Intro: Gelombang protes bertubi-tubi dari masyarakat akhirnya mampu menekan pemerintah untuk mengkaji ulang dan menurunkan sejumlah harga Bahan Bakar Minyak. Walaupun keputusan pemerintah tersebut positip tapi tampaknya cukup terlambat karena harga-harga barang dan jasa lainnya sudah terlanjur naik sejak pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM, Telpon , dan Listrik awal bulan ini. Demikian tanggapan Daryatmo, anggota pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI di Jakarta. Daryatmo: Apa yang dilakukan pemerintah dengan menunda kenaikan telepon dan mengkaji ulang menurunkan beberapa tarif BBM ini, saya pikir ini respon positip yang dilakukan oleh pemerintah.Tapi menurut pandangan YLKI, dampak dari kenaikan itu tidak hanya pada problem riil tapi juga pada problem psikologis begitu. Artinya kenaikan tarif itu secara psikologis juga diikuti dengan berbagai kenaikan komoditas lainnya, yang ketika pemerintah mengeluarkan kebijaksanaan berupa penyempurnaan keputusan pemerintah dalam bentuk menunda kenaikan telepon dan menurunkan harga beberapa bahan bakar seperti solar, itu masyarakat tetap kena imbasan dampaknya. Dan kita tidak melihat bahwa pemerintah juga mengantispasi dampak psikologi dari kenaikan ini. Itu pertama. Kemudian yang kedua, kalau kita analisa dari beberapa komoditas misalnya telepon itu ya secara resmi pemerintah memutuskan untuk menunda, tapi sampai saat ini juga belum jelas penundaanya itu sampai kapan. Kemudian perhitungan besaran kenaikan itu juga ngga jelas. Kalau BBM ini memang multiplier (penggandaan-red.)efeknya itu sangat kompleks. Sehingga beberapa sektor yang terkena dampak langsung dari dampak kenaikan harga BBM ini ternyata tidak mudah melakukan penyesuaian misalnya ada beberapa rute angkot yang sudah naik, tapi ketika diturunkan tarifnya mereka juga agak sulit untuk turun. Kemudian untuk listrik itu PLN memberi inisiatif dalam bentuk diskon lampu hemat energi sebesar 3000 rupiah per lampu, dan masing-masing pelanggan untuk daya terpasang 90 volt amper ke bawah itu dapat tiga lampu, sehingga praktis dalam satu tahun konsumen mendapat insentif 9000. Ini menurut pandangan YLKI apa yang dilakukan PLN itu jauh dan tidak terlalu signifikan dengan soal ketidak mampuan konsumen. Radio Nederland [RN]: Jadi walaupun sudah ada kebijakan pemerintah unuk memberi diskon ataupun untuk menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak tapi harga-harga lain sudah terlanjur meningkat. Dan itu sudah ngga bisa turun kembali begitu pak? Daryatmo: Jadi keputusan pemerintah yang setengah-setengah ini memang implikasi bagi masyarakat banyak itu dampaknya sama saja begitu. Bagi masyaraka itu yang penting sebenarnya apapun yang dilakukan pemerintah itu secara signifikan bisa meringankan beban masyarakat. Untuk meringankan beban masyarakat itu ada dua hal yang sebenarnya bisa dilakukan. Pertama mengembalikan dampak kenaikan harga ini seperti semula. Kemudian yang kedua, mestinya ada program-program khusus dimana masyarakat itu punya potensi untuk meningkatkan pendapatan. Ini yang kita melihat bahwa ketika kenaikan diputuskan itu pemerintah hanya melihat dari perspektif operator atau pemerintah tapi tidak perah melakukan semacam finansial check up (pemeriksaan keuangan-red.), sebenarnya kemampuan atau potensi daya beli masyarakat konsumen itu seperti apa. Memang dalam posisi seperti ini tugas pemerintah menjadi semakin sulit karena di satu sisi, dia harus mengambil kebijaksanaan untuk melakukan revisi terhadap kenaikan sebelumnya, tapi di sisi lain pemerintah juga harus melakukan recovery (pemulihan-red.) terhadap dampak psikologis. Yang kedua ini yang menurut saya tidak ada upaya yang diakukan pemerintah. RN: Kalau menurut YLKI, recovery tentang dampak psikologis yang seharusnya dilakukan pemerintah itu seperti apa? Daryatmo: Ya misalnya dalam hal komunikasi publik itu menurut saya pemerintah itu belum berbuat yang optimal begitu. Ini kan persoalan-persoalan publik. Mestinya dalam mengkomunikasikan publik terhadap berbagai kebijaksanaan semacam itu tidak diserahkan kepada staf ahli menteri atau pun menterinya, tapi menurut saya secara simbolik kalau presiden yang turun tangan itu akan memberikan respek masyarakat terhadap kebijakan ini. Minimal bahwa persoalan-persoalan ini, itu memang mendapat perhatian serius dari kepala negara. Demikianlah Daryatmo, anggota pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI di Jakarta. * KEBIJAKAN AS TENTANG KEWAJIBAN REGISTRASI WNI, DISKRIMINATIF Indonesia memprotes kebijakan Amerika Serikat yang mewajibkan warga negara Indonesia yang berkunjung ke negeri Paman Sam itu meregistrasikan diri ke dinas Imigrasi. Jakarta menilai kebijakan itu diskriminatif dan menganjurkan WNI untuk sementara tidak ke Amerika Serikat. Radio Nederland menghubungi Marti Natalegawa, juru bicara Kementrian Luar Negeri. Kami tanyakan apa alasan pemerintah Indonesia memprotes kebijakan Amerika Serikat itu. Marti Natalegawa [MN]: Di satu pihak kita tidak pernah mempermasalahkan dan mempertanyakan hak dari AS sebagai negara berdaulat untuk menetapkan kebijakan keimigrasiannya. Namun kita juga sukar memahami dan bahkan cenderung tidak dapat menerimanya karena ini kan diarahkan kepada negara-negara tertentu saja. Dan kita melihat kebijakan ini bernuansa diskriminatif dan bahkan juga bersifat arbitrari. Dalam arti kata tidak ada proses konsultasi atau informasi yang baik dalam penetapan kebijakan ini. Radio Nederland [RN]: Kami pantau bahwa alasannya antara lain AS itu merasa tidak aman. Artinya merasa ada ancaman dari beberapa warga negara dari beberapa negara yang bisa melakukan aksiaksi teror di AS. Kemudian Indonesia, hubungannya dengan pemboman di Bali, maka AS juga merasa gerah bahwa nanti orang Indonesia ada yang melakukan aksi teror di Amerika. Kalau itu alasannya, apakah itu layak? MN: Tidak pak, saya rasa tetap tidak, karena perlu diingat Indonesia, kita itu korban dari tindak terornya. Tindak teror itu terjadi di Bali, wilayah Indonesia, korban WNI juga salah satu yan terbanyak, tapi kan bukan berarti seluruh WNI itu dicap sebagai teroris. Itu yang kita tidak bisa terima. Dengan segala hormat kita kita juga mau mempertanyakan bukankah juga dalam kasus-kasus terdahulu, ada warga negara-negara lain yang dituduh pelaku tindak teror yang tidak termasuk dalam daftar negara Amerika ini. Jadi bagaimana kita merekonsiliasi fakta tersebut. Oleh karena itulah pemerintah Indoneia sebagai tanggapan terhadap kebijakan AS ini sementara kita mencermati pelaksanaan kebijakan ini, kita menganjurkan kepada warga negara kita yang bermaksud ke AS untuk menangguhkan kunjungan ke AS kecuali memang benar-benar perlu. RN: Kalau pemerintah Indonesia mungkin dalam hal ini tidak peernah diragukan niatnya untuk bekerja sama memberantas terorisme tapi kan Indonesia juga dilihat di kalangan internasional sebagai negara Islam terbesar di dunia. Mungkin itu salah alasannya juga pak? MN: Kita tidak ingin menganggap bahwa ini ada sangkut pautnya dengan masalah agama, dengan masalah fakta bahwa Indonesia negara berpenduduk Islam terbesar di dunia. Mudah-mudahan tidak demikian. Oleh karena itulah menjadi suatu keharusan, menjadi suatu yang bijaksana seandainya pihak-pihak yang mau menerapkan kebijakan seperti ini bisa menjelaskan kepada dunia internasional, kepada negara-negara yang terkait, mengapa kebijakan ini dilakukan sehingga tidak timbul mispersepsi bahwa ini tidak ada targeting, tidak ada profiling. Ini yang ingin kita hindari supaya benar-benar upaya untuk memberantas terorisme itu sifatnya all inclusive (serba mencakup-red.). Demikianlah Marti Natalegawa, juru bicara Kementrian Luar Negeri. * MEGAWATI DITUDUH GERAKKAN SENDIRI DEMO ANTI PEMERINTAH Ada dua pihak yang menggerakan aksi demo yaitu IMF yang menekan Indonesia, dan Presiden Megawati sendiri. Dua pihak itulah yang menggerakan demo-demo karena "tanpa kenaikan harga-harga, penjualan aset negara, dan pembebasan konglomerat hitam, tidak mungkin ada demo," tegas Adi Sasono, mantan Menteri Koperasi yang dituduh BIN sebagai salah satu penggerak demo mahasiswa. Megawati yang tadinya yakin bahwa mahasiswa akan menghentikan aksi-aksi demo karena tidak didukung rakyat, akhirnya mulai sadar bahwa menteri-menterinya kini ditolak di daerah-daerah. Bahkan dia sendiri pun mulai diganggu di daerah-daerah. Megawati sadar bahwa dia dirongrong dari dalam kabinetnya sendiri. Laporan rekan Syahrir dari Jakarta: Presiden Megawati yang sedang digoyang-goyang kursinya kemarin mengadakan pertemuan dengan DPP PDI Perjuangan. Anggota-anggota Partai Banteng Bulat ini nampak sigap ketika menghadiri pertemuan tersebut. Untuk sementara sebagian anggota PDI Perjuangan harus meninggalkan kegiatan mereka termasuk kegiatan bisnis untuk mendengarkan wejangan ketua partai. Megawati pada intinya mengimbau agar kader PDIP tidak terprovokasi penyebaran informasi, isu dan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, untuk merusak citra kepemimpinan nasional. Untuk itu, seluruh warga partai diimbau agar tetap melakukan komunikasi sesama kader dan pengurus partai. Ketua DPP PDIP Roy BB Janis mengatakan, saat ini memang ada pihak lain yang berusaha menyalahgunakan situasi dengan mengail ikan di air keruh. "Orang-orang seperti inilah yang harus kita hadapi secara bersama-sama," kata Roy dalam jumpa pers setelah rapat internal DPP PDIP di kantor PDIP, Jl. Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa kemarin. Apakah pernyataan ini mengindikasikan dugaan adanya pembusukan pemerintahan dari dalam tubuh kabinet? Ada yang mengatakan Megawati merasa ditikam dari belakang. Ada konspirasi di dalam kabinet dengan sejumlah wakil rakyat. Tengok saja sejumlah peristiwa yang spektakuler yang diambil Megawati dalam kurun waktu yang cukup singkat. Tanggal 30 Desember 2002 Mega mengeluarkan Inpres No 8/2002 tentang R&D atau dalam pengertian sederhana pengampunan hukum terhadap konglomerat bermasalah. Pada tanggal yang sama Menneg BUMN Laksaman Sukardi berhasil menjual PT Indosat pada pihak Singapura. Tanggal 31 Desember 2002 Megawati merayakan hari ulang tahun ke-60 Taufiek Kiemas di Bali. Yang dilanjutkan dengan pesta tahun baru yang dilakukan secara meriah di tempat yang sama. 1 Januari Megawati mengumumkan kenaikan harga BBM, TDL dan tarif telepon secara serentak. Sebelumnya Megawati sempat mempertanyakan dalam sidang kabinet kapan waktu yang tepat untuk menggulirkan kenaikan harga tersebut. Pada tanggal 12 Januari 2003 Mega merayakan HUT PDI-P di Bali dengan biaya Rp 1,5 miliar dan mengajurkan agar rakyat hidup sederhana. Siapa yang mendorong Megawati hingga ia berani mengambil kebijakan kenaikan harga di tengah-tengah situasi ekonomi yang sedang sulit saat ini? Terkesan adanya inkonsistensi antara seruan yang dilakukan Megawati untuk hidup sederhana dengan tindakan politik yang dipilihnya. Kini Megawati harus menuai badai demonstrasi dan kecaman seorang diri. Dibalik benar atau tidaknya ada konspirasi politik yang ingin menjatuhkan Megawati dari kursi kepemimpinan, sikap inkonsistensi Megawati menjelaskan lemahnya insting dan kepekaan politiknya. Demonstrasi mahasiswa kini mulai merembet pada pencabutan dan pembakaran sejumlah bendera partai banteng bulat ini. Kemarahan mahasiswa kini tidak saja membidik Megawati, namun pula telah sampai pada eksistensi partai. Menanggapi aksi yang kini marak, mendadak muncul sinyalemen dari BIN, Badan Intelejen Negara, ada 4 orang yang dianggap melakukan upaya sistematis untuk menelikung Megawati. Ke-4 orang tersebut Eros Jarot, Wiranto, Fuad Bawazier dan Adi Sasono. Ketua ICMI Adi Sasono sehubungan dengan itu dalam suatu wawancara pers mengatakan, ini cara Orde Baru. Dahulu ia dicap anti Orde Baru sekarang malah dituduh Orde Baru. Adi Sasono: Rakyat itu, memang marah yang menunggangi, yang menggerakkan itu bukan empat orang, itu dua pihak sebetulnya satu pihak IMF yang memaksakan kehendaknya, yang kedua pihak Megawati yang menuruti kehendak IMF. Kalau tidak ada kedua belah ini tidak mungkin ada kenaikan harga-harga kan? Itu kan hati nurani? Memang kalau dahulu ada demo-demo maka intel mencari siapa-siapa yang kira-kira bisa dikaitkan dengan PKI atau DI. Sekarang yang diincar adalah 4 sekawan atau "gang of four", yang belum tentu bekerjasama. Padahal yang nyata-nyata bergerak adalah PRD, BEM-BEM dsbnya. Waktu Malari dahulu yang direkayasa Ali Murtopo cs adalah orang-orang PSI dan Masyumi. Ternyata dikemudian hari bahwa mereka tidak terlibat. Tetapi semua pemerintahan otoriter perlu kambing hitam. Kali ini yang menjadi korban adalah orang-orang yang dahulu mendukung Presiden Habibie. Langkah berikut pemerintahan Megawati nampaknya adalah memenjarakan ke empat orang tersebut. Untuk itu Jaksa Agung M.Rahman sudah diberi tugas membongkar kasus-kasus korupsi dan pelanggaran HAM ke empat orang tersebut. Tetapi pelanggaran HAM apa dan korupsi dimana yang pernah dilakukan Eros dan Adi? Ada yang mengatakan dengan menonjolkan empat sekawan ini sesungguhnya orang-orang diseputar Megawati ingin menutup-nutupi "gang of four" yang ada di dalam kabinet yang merupakan orang-orang yang lebih berbahaya bagi Megawati. * BELANDA LEBIH SIBUK DENGAN KAMPANYE DARIPADA ANCAMAN PERANG DI IRAK INTRO: Debat publik mengenai kemungkinan perang di Irak, merupakan salah satu topik diskusi di Belanda belakangan ini. Menjelang pemilu Rabu ini, kebanyakan partai politik lebih terfokus pada masalah keamanan, harkat martabat dan imigrasi. Hanya segelintir saja yang masih memperhatikan masalah ancaman perang di Irak. Menjawab pertanyaan apakah Belanda akan mendukung perang terhadap Irak, menjadi perhatian partai Kiri. Harry van Bommel anggota partai Kiri Hijau menentang keras perang. Ia mengatakan bahwa bila apa yang diinginkan Amerika Serikat yaitu untuk menggulingkan Saddam, berupaya menemukan senjata pemusnah massa dan menghancurkannya adalah demi kebebasan rakyat Irak, maka harus memperhitungkan segala aspek. Tetapi kebebasan rakyat Irak itu sama sekali bukan bukan tujuan utama Amerika Serikat. Dan dalam sejarah kita melihat contoh bahwa Amerika melakukan sesuatu bukan untuk kepentingan rakyat Irak. Dan perang yang akan datang juga akan kembali mengorbankan kepenntingan rakyat Irak. Menurut Harry van Bommel, posisi pemerintah Belanda dalam krisis Irak ini sangat lebah. Van Bommel menunjuk pada sejumlah konflik-konflik sebelumnya dimana pemerintah Belanda tidak cukup kuat, untuk mengambil sikap. Sebelum paroh tahun lalu tokoh partai Kiri Hijau itu meminta penjelasan Menteri Luar Negeri, tentang pemberitaan di media massa soal rencana Amerika menyusun kekuatan militer di Kawasan Teluk. Menlu Belanda menjawab bahwa selama Amerika Serikat dan Britania belum meberikan sikap yang jelas, maka pemerintah Belanda belum mengambil keputusan mendukung atau menentang rencana itu. Jadi kita tidak bisa berharap banyak dari pemerintah Belanda, dalam kaitannya dengan politik Eropa. Karena kalau kita lihat di pemerintahan negara-negara sekeliling mereka membahasa masalah ini. Di Jerman, Prancis dan Britania Raya berlangsung debat-debat di parlemen. BELANDA LEBIH SIBUK DENGAN KAMPANYE DARIPADA ANCAMAN PERANG DI IRAK INTRO: Debat publik mengenai kemungkinan perang di Irak, merupakan salah satu topik diskusi di Belanda belakangan ini. Menjelang pemilu Rabu ini, kebanyakan partai politik lebih terfokus pada masalah keamanan, harkat martabat dan imigrasi. Hanya segelintir saja yang masih memperhatikan masalah ancaman perang di Irak. Menjawab pertanyaan apakah Belanda akan mendukung perang terhadap Irak, menjadi perhatian partai Kiri. Harry van Bommel anggota partai Kiri Hijau menentang keras perang. Ia mengatakan bahwa bila apa yang diinginkan Amerika Serikat yaitu untuk menggulingkan Saddam, berupaya menemukan senjata pemusnah massa dan menghancurkannya adalah demi kebebasan rakyat Irak, maka harus memperhitungkan segala aspek. Tetapi kebebasan rakyat Irak itu sama sekali bukan bukan tujuan utama Amerika Serikat. Dan dalam sejarah kita melihat contoh bahwa Amerika melakukan sesuatu bukan untuk kepentingan rakyat Irak. Dan perang yang akan datang juga akan kembali mengorbankan kepenntingan rakyat Irak. Menurut Harry van Bommel, posisi pemerintah Belanda dalam krisis Irak ini sangat lebah. Van Bommel menunjuk pada sejumlah konflik-konflik sebelumnya dimana pemerintah Belanda tidak cukup kuat, untuk mengambil sikap. Sebelum paroh tahun lalu tokoh partai Kiri Hijau itu meminta penjelasan Menteri Luar Negeri, tentang pemberitaan di media massa soal rencana Amerika menyusun kekuatan militer di Kawasan Teluk. Menlu Belanda menjawab bahwa selama Amerika Serikat dan Britania belum meberikan sikap yang jelas, maka pemerintah Belanda belum mengambil keputusan mendukung atau menentang rencana itu. Jadi kita tidak bisa berharap banyak dari pemerintah Belanda, dalam kaitannya dengan politik Eropa. Karena kalau kita lihat di pemerintahan negara-negara sekeliling mereka membahasa masalah ini. Di Jerman, Prancis dan Britania Raya berlangsung debat-debat di parlemen. Namun Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende dari partai kristen demokrat CDA membantah bahwa pemerintahannya hanyalah mengekor Amerika Serikat dalam isu perang terhadap Irak ini. Ia mengatakan bahwa Presiden Saddam Hussein harus terus menerus ditekan untuk menunjukkan apakah ia menegembangkan senjata pemusnah masa. Balkenende mengatakan tidak ada seorangpun yang menghendaki perang dengan Irak. Satu-satunya hal dalam hal ini adalah bahwa Saddam Hussein tidak menganggap serius hasil pertemuan PBB. 'Apabila anda mengamati apa yang dilakukannya terhadap rakyat Irak sendiri sangtalah buruk. Di sini, kita berbicara tentang senjata pemusnah masa. Ini bukanlah masalah mengekor Amerika Serikat, tapi mendukung Sekjen PBB Koffi Annan serta PBB' demikian Balkenende. Ia melanjutkan bahwa Saddam Hussein memenhui kewajibannya terhadap PBB. Apabila Saddam tidak menganggap serius keputusan PBB, yaitu resolusi1441, maka akan ada konsekuensi serius, dan ini bisa mengacu pada serangan militer. Jadi ancamaan serangan militer ini dibutuhkan sebagai penekan terhadap Irak. Itulah isunya. Jadi bukan mengekor Amerika Serikat tapi terus menekan Saddam Hussein. Demikian perdana menteri Belanda Jan Peter Balkenende, membela sikap pemerintahannya tentang isu perang terhadap Irak, menjelang pemilu parlemen Rabu besok di Belanda. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
