---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 07 Februari 2003 15:10 UTC



** PERDANA MENTERI AUSTRALIA AKAN BERTEMU PRESIDEN MEGAWATI DI
JAKARTA

** MISI PERDAMAIAN NANA SUTRESNA KE KOREA UTARA

** KOREA UTARA AKAN SERANG DULU KALAU AMERIKA TERUS HIMPUN PASUKAN

** TOPIK GEWA WARTA: TURKI TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN, SELAIN MENDUKUNG
AMERIKA

** TOPIK GEMA WARTA: OPOSISI IRAK IKUTI PELATIHAN MILITER DI HONGARIA

** TOPIK GEMA WARTA: PEMERASAN DAN PUNGUTAN LIAR MASALAH BESAR DI
ACEH

** TOPIK GEMA WARTA: GOLPUT, KENAPA TAKUT?



* PERDANA MENTERI AUSTRALIA AKAN BERTEMU PRESIDEN MEGAWATI DI JAKARTA

Perdana Menteri Australia John Howard akan melakukan kunjungan dua
hari di Indonesia pekan depan, demikian diungkapkan Menteri Luar
Negeri Indonesia, Hassan Wirayuda Jum'at hari ini. Wirayuda
mengatakan, Howard akan tiba di Jakarta Jum'at pekan depan, dan akan
bertemu Presiden Megawati Soekarnoputri. Kunjungan Howard selaku
perdana menteri ke Indonesia ini adalah yang ketiga kalinya. Diduga
para kepala negara itu akan membahas hubungan  bilateral dan bertukar
pikiran tentang kasus krisis Irak. Wirayuda tidak membantah
kemungkinan Howard mengimbau Indonesia untuk mendukung perang
terhadap Irak. Menlu Wirayuda menambahkan, "Australia mengetahui
sikap Indonesia terhadap kasus Irak. Kami saling memahami posisi
masing-masing. Kecil kemungkinannya untuk bisa saling mempengaruhi
sikap masing-masing itu".  Hubungan Indonesia dan Australia agak
terganggu pada tahun-tahun terakhir. Ketegangan itu terutama disulut
oleh keputusan Australia untuk mengirimkan pasukan ke Timor Timur
guna penghadapi tindak kekerasan yang dilakukan milisia pro-Jakarta,
seusai jajagpendapat. Namun Oktober lalu Howard dan Megawati tampil
di depan umum dalam suasana bersahabat, ketika terjadi peledakan bom
di Bali.


* MISI PERDAMAIAN NANA SUTRESNA KE KOREA UTARA

Diplomat Indonesia Nana Sutresna berangkat ke Korea Utara dalam suatu
misi perdamaian, dalam upaya meredakan ketegangan antara kedua negara
Korea. Ia berharap, akhir pekan ini bisa bertemu dengan pemimpin
Korea Utara, Kim Jong-il. Pekan ini ketegangan meningkat, ketika
Pyongyang mengumumkan dibukanya kembali reaktor nuklirnya.  . Utusan
Indonesia tersebut mengakui sedang menghadapi misi yang berat. Ia
membawa sepucuk surat dari Presiden Megawati Soekarnoputri untuk
Presiden Kim Yong-il. Megawati secara pribadi mengenal Kim. Tidak
diperoleh keterangan tentang isi surat tersebut.


* KOREA UTARA AKAN SERANG DULU KALAU AMERIKA TERUS HIMPUN PASUKAN

Korea Utara tidak menutup kemungkinan menyerang terlebih dulu, kalau
Amerika meneruskan pembangun kekuatan militernya di kawasan itu.
Demikian reaksi negeri itu menyusul berita bahwa Washington
mengirimkan kapal induknya dan pasukan tambahan ke semenanjung Korea.
Sampai sekarang terdapat 37.000 tentara Amerika berpangkal di Korea
Selatan. Amerika Serikat menyatakan tidak perduli dengan ancaman
Korea Utara itu. Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah
Korea Utara menyatakan mengaktifkan kembali reaktor nuklirnya di
Yongbyon. Pyongyang mengungkapkan, pembukaan kembali reaktor itu
untuk menunjang kebutuhan listrik. Namun para pakar nuklir
mengatakan, instalasi itu terlalu kecil untuk membangkitkan listrik,
tetapi bisa memproduksi plutonium untuk senjata nuklir.


* TIGA ANGGOTA MACAN TAMIL LAKUKAN SERANGAN BUNUHDIRI

Tiga anggota Macan Tamil melakukan serangan bunuhdiri dengan
meledakkan kapalnya. Hal itu terjadi ketika para pengamat Skandinavia
menaiki kapal itu untuk melakukan inspeksi. Menurut para pangamat,
para pemberontak Macan Tamil memiliki persenjataan berat yang
digunakan untuk melanggar gencatan senjata. Para pengamat bisa tepat
pada waktunya melompat dari kapal itu dan selamat. Insiden terjadi
justru tepat pada hari dimulainya lagi perundingan antara pemerintah
Srilanka dan pemberontak Tamil di Kedutaan Besar Norwegia di Berlin.
Dengan perantaraan Norwegia, tahun lalau dicapai kesepakatan gencatan
senjata antara pemerintah dan pemberontak. Sejauh ini gencatan
senjata itu masih dipatuhi. Pemberontak Tamil menangguhkan tuntutan
kemerdekaan penuh, dan menggantinya dengan hak otonomi terbatas bagi
Sri Lanka Utara dan Timur.


* UNTUK PERTAMA KALI INSPEKTUR PBB BICARA LANGSUNG DENGAN ILMUWAN
IRAK

Para inspektur PBB di Irak untuk pertama kali berbicara empat mata
dengan para ilmuwan Irak. Tanya-jawab dengan para ilmuwan tentang
persenjataan biologi itu berlangsung sekitar tiga jam. Sumber-sumber
PBB di Bagdad mengungkapkan kepada Siaran Inggris BBC, Irak tampaknya
memang bersedia bekerjasama lebih baik dengan tim inspeksi PBB.
Selain memperkenankan pembicaraan langsung dengan para ilmuwan Irak,
Bagdad juga memperkenankan pesawat pengintai melakukan pengamatan di
wilayah udara Irak.
Presiden Amerika Serikat George W Bush Kamis malam kemarin meminta
agar Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi baru, yang
memperkenankan dilancarkannya aksi militer terhadap Irak. Menurut
Bush, Irak menentang resolusi tentang perlucutan senjata negeri itu
yang ada sekarang. Dewan Keamanan sekarang harus menunjukkan
kesungguhan kata-katanya, demikian Bush. Bush memperkirakan, Saddam
Hussein masih akan melakukan  lagi serangkaian permainannya. Rusia
Jum'at hari ini menyatakan, resolusi Dewan Keamanan yang kedua masih
belum diperlukan.  Moskow menghendaki terlebih dulu  menunggu laporan
tim inspeksi PBB yang akan diajukan pekan depan. Juga Prancis tetap
pada sikapnya agar krisis Irak dipecahkan lewat jalur diplomatik.


* NEGARA BAGIAN TEXAS TOLAK PERNYATAAN PENGADILAN INTERNASIONAL DI
DEN HAAG

Negara bagian Texas, Amerika Serikat akan menolak pernyataan
Pengadilan Internasional di Den Haag, tentang penundaan hukuman mati
terhadap tiga warga Meksiko.  Dua di antaranya sekarang meringkuk
penjara Texas. Pernyataan Pengadilan PBB itu mengacu pada hukum
internasional. Walaupun demikian Texas mengatakan, sistem hukum
Amerika menjamin dilakukannya proses pengadilan yang murni. Meksiko
mengajukan pengaduan kepada Pengadilan Internasional, dengan alasan
para tersangka tidak boleh mendapat bantuan dari pihak konsolat.
Orang warga Meksiko ketiga berada di penjara negara bagian Oklahoma,
di mana pernyataan Pengadilan Internasional sedang dipelajari.
Pemerintah Federal Amerika juga sedang meneliti konsekwansi hukum
yang bisa terjadi. Washington bisa memerintahkan negara bagian Texas
dn Oklahoma untuk menunda pelaksanaan hukuman mati itu.


* TURKI TIDAK PUNYA PILIHAN LAIN, SELAIN MENDUKUNG AMERIKA


Turki memberi lampu hijau kepada Amerika Serikat, untuk menggunakan
pangkalan militernya apabila pecah perang terhadap Irak. Hasil
pemungutan suara dalam parlemen Turki ini merupakan dukungan konkrit
pertama yang diberikan Ankara kepada Washington. Perbatasan Turki
dengan Irak sepanjang 300 kilometer menjadikan Turki sekutu yang
penting dan strategis untuk Amerika Serikat. Tetapi dicemaskan perang
ini akan memanaskan wilayah Timur Tengah, demikian pula hubungan
Turki dengan negara-negara Arab. Apalagi Pakta NATO dengan Turki
sebagai anggotanya menunda pengambilan keputusan untuk menjaminan
keamanan Turki.

Koresponden Radio Nederland Dorian Jones, menyatakan pemerintah kiri
Turki yang sekarang merasa mudah diserang atau peka:

Keputusan mengijinkan Amerika ini merupakan pil pahit yang harus
ditelan pemerintah yang didominasi Partai AK. Segera dari dalam
partai pimpinan Recep Tayyip Erdogan ini muncul protes besar. Apalagi
selama beberapa bulan terakhir anggota Partai AK jelas-jelas
menentang perang terhadap Irak. Di lain pihak Washington juga
frustrasi karena Ankara sempat menunda sampai beberapa bulan sebelum
akhirnya mengijinkan penggunaan pangkalan militer Incirlik. Selama
ini Ankara memang lebih menginginkan jalan keluar damai terhadap
krisis Irak.

Tetapi awal minggu ini, Tayyip Erdogan mengeluarkan pernyataan
politik yang luar biasa, yaitu bahwa Turki tidak bisa berpaling lagi
dari kemungkinan dimulainya perang di Irak, dan bahwa Ankara harus
mempertahankan kepentingannya. Menurut komentator politik Mehmet Ali
Birand, saat ini Turki hampir tidak punya pilihan lain lagi.

(Terjemahan)
 Apabila sebuah negara menghadapi krisis ekonomi yang gawat, sehingga
sangat membutuhkan bantuan Amerika di IMF, Uni Eropa, di mana saja,
maka sebuah negara jelas tidak dapat mengatakan tidak. Tetapi negara
itu masih bisa mencoba untuk membatasi perannya, itu saja. Dan
berdoa, bahwa keadaan tidak semakin memburuk, dan tidak menghancurkan
Irak sama sekali.

Washington sebelumnya telah setuju dengan pemberian dana bantuan
sebesar 16 milyar dolar dari IMF dan Bank Dunia, untuk menyelamatkan
krisis ekonomi Turki. Selain itu Washington juga menjanjikan dukungan
lain yang jumlahnya bisa mencapai 15 milyar dolar, untuk kerugian
ekonomi yang diderita Turki apabila sampai pecah perang terhadap
Irak. Tetapi syaratnya Turki harus mau bekerjasama. Sebaliknya
menurut jajak pendapat terakhir lebih dari 80 persen warga Turki
menentang perang di Irak.

Demo massal anti-perang terakhir di Istambul, dan puluhan demonstrasi
lain yang bertema sama dilangsungkan di berbagai kota di Turki,
hampir setiap hari. Penduduk kota Istambul dengan lantang menyatakan
protes mereka terhadap perang. Tetapi bersamaan dengan itu pemerintah
harus mengakui bahwa Turki tidak punya pilihan lain daripada
mendukung Amerika Serikat. Komentar pria ini dapat dibilang khas:

(Terjemahan)
 Kami tidak mengingkan perang, tidak ada alasan untuk itu. Tetapi
Turki membutuhkan uang dan Amerika memberikan uang kepada Turki untuk
ekonominya. Karena demi uang, saya pikir Turki terpaksa mendukung
Amerika untuk perang di Irak.

Tetapi tidak hanya uang yang mendesak Ankara. Turki cemas apabila
pecah perang di Irak, bisa menyebabkan bubarnya negara tetangganya
itu. Pada gilirannya akan berdirilah negara Kurdi merdeka di
perbatasan Turki. Ankara cemas hal ini dapat membangkitkan tuntutan
serupa dari kalangan warga Turki keturunan Kurdi. Amerika memang
sudah menyatakan menentang pendirian negara Kurdi merdeka, tetapi
mantan menteri luar negeri Turki Coskun Kirca mengatakan bahwa
oposisi yang besar ini bisa dijadikan persayaratan dukungan Turki
kepada Amerika.

(Terjemahan)
Apabila Turki menolak untuk mendukung Amerika dalam operasi ini, maka
pembentukan negara Kurdi di Irak Utara, bisa merupakan satu kejutan.
Karena Amerika tidak punya argumen lain untuk menentang kemerdekaan
Kurdi.

Rasa ketakutan itu telah menggerakkan Turki untuk mengirim ribuan
tentaranya serta peralatan militer lengkap ke perbatasan dengan Irak
dalam beberapa hari terakhir. Kekuatan tentara ini dapat menyeberang
ke wilayah Irak, apabila pecah kerusuhan. Walau pun pemerintah Ankara
tetap mengharapkan jalan keluar damai untuk krisis di Irak, negara
itu sedang bersiap-siap membantu Amerika Serikat untuk berperang di
Irak.


* OPOSISI IRAK IKUTI PELATIHAN MILITER DI HONGARIA

Amerika Serikat mati-matian tutup mulut tentang ini, tetapi tentara
AS melatih beberapa anggota kelompok oposisi untuk beragam tugas
penjagaan perdamaian di Irak, suatu waktu nanti setelah rejim Saddam
Hussein dijatuhkan, di berbagai tempat di Hongaria. Laporan
koresponden Eropa Timur James Kliphuis dari Hongaria.

Lokasi itu tidak hanya kelihatan seperti Siberia, tetapi juga terasa
seperti Siberia. Angin kencang menyapu lapisan salju yang menutupi
Hongaria Tengah, tepatnya di sebuah kota kecil Taszar di mana
terdapat markas militer tertutup dari dunia luar. Di sini tentara
Amerika melatih sekelompok anggota oposisi Irak untuk tugas
pengawasan perdamaian suatu saat nanti setelah Saddam Hussein dan
rejimnya dijatuhkan. Tetapi wartawan sama sekali tidak diijinkan
melihat proses pelatihan dan tentu saja juga terhadap para
pelatihnya. Namun demikian Mayor Bob Stern dari Angkatan Darat
Amerika dengan berani berjalan melawan angin dan suhu di bawah nol
derajat menuju gerbang dan berbicara dengan kami di luar.

Terjemahan Bob Stern: Para sukarelawan kami tiba di sini dari seluruh
penjuru dunia, dari berbagai gaya hidup, untuk hadir di sini melewati
seluruh program pelatihan dan segera setelah menyelesaikan
pelatihannya mereka akan keluar Hongaria. Sebagai bagian latihan bela
diri, para sukarelawan besok sepanjang hari akan menggunakan senjata
laras pendek yang kita buat di sini di bawah pengawasan ketat standar
keamanan Amerika.

Mayor itu menerangkan bahwa para sukarelawan diperlengkapi dengan
senjata api tangan semi otomatis sembilan milimeter untuk pertahanan
diri, apabila mereka terperangkap dalam situasi berbahaya. Mayor
Stern tidak bersedia mengatakan dari mana asal para sukarelawan
demikian pula berapa banyak jumlah sukarelawan itu. Dari sumber lain
diperkirakan jumlah mereka berkisar 50 orang, jauh dari perkiraan
sebelumnya bahwa di Hongaria ada sekitar 1000 relawan. 50 orang ini
kelihatannya dilatih oleh 500 instruktur Angkatan Darat Amerika.

Laszlo Farago, jurnalis Radio Hongaria di Kaposvar yakin keberadaan
warga Irak menjadi perhatian seluruh warga Taszar dan kota
tetangganya Kaposvar:

Terjemahan Laszlo Farago: Saya yakin tidak ada satu pun yang
benar-benar takut. Saya tidak bertemu dengan orang tua yang menjaga
anaknya tetap di rumah, saya tidak bertemu dengan siapa pun yang
berpikir akan ada bom di setiap parsel yang ditemukan di jalan. Yang
ada malah orang-orang terganggu dengan histeria yang digambarkan oleh
politisi atas masalah itu.

Ini bukanlah pertama kali pangkalan militer Taszar dipergunakan, ujar
Laslo Farago. Beberapa tahun lalu, warga menyaksikan jet tempur
Angkatan Udara Amerika lepas landas untuk aksi pemboman atas Beograd
dan Kosovo. Dan beberapa tahun selanjutnya, tentara Amerika
menjadikan pangkalan Taszar sebagai pos untuk konvoi SFOR dari dan ke
Bosnia. Tentu saja warga setempat terlihat agak berbeda menanggapi
apa yang terjadi dibalik tembok pangkalan militer itu.

Kami hanya orang tua, kata seorang perempuan dan suaminya. Kami juga
bukan politisi atau ahli, sederhananya kami harus menerima perubahan
di luar.

Kami sudah tua, kami hidup tidak lama lagi, pasangan itu berkata:
kami tidak perlu takut lagi dengan perang. Anak kami berusi 46 tahun,
ia bisa menjadi tentara. Tetapi Taszar sekarang bisa jadi tempat
dengan pertahanan paling baik di banding penjuru Hongaria lain.
Seorang perempuan berusia 30 tahun tidak khawatir dengan persiapan
perang di lingkungannya.

Kami tidak takut, kata perempuan dengan anak satu yang bekerja di
balai kota. Ketika perang terjadi, situasinya akan berubah, baru
setelah itu kita pikirkan.

Apakah warga Hongaria yang merasa sama sekali tidak terganggu ini
mewakili apa yang disebut "Eropa Baru" oleh Menteri Pertahanan
Amerika Donald Rumsfeld? Dalam Eropa Baru-nya, bekas negara-negara
Pakta Warsawa seperti Polandia, Czeko dan Hongaria ini menampilkan
keberanian lebih dan kesiapan akan perang ketimbang "Eropa Lama"
seperti Jerman dan Prancis. Tetapi entahlah. Warga Taszar dan
Kaposvar tidak begitu penting dalam strategi geopolitik. Pertanyaan
pertama banyak penduduk di sana ketika diinformasikan tenatang
akvivitas Irak Baru di pangkalan itu adalah: "Akankah ada pekerjaan
buat kita?" dan ketika dikatakan kemungkinan di sana tidak ada
pekerjaan, mereka kehilangan daya tarik dan kembali melanjutkan
menyekop salju.


* PEMERASAN DAN PUNGUTAN LIAR MASALAH BESAR DI ACEH

Proses perdamaian Aceh memasuki tahap baru Ahad lusa ketika GAM akan
meletakkan senjata dan TNI akan merelokasi pasukan. Namun Komite
Keamanan Bersama menyatakan bahwa masalah serius yang belum juga
teratasi hingga sekarang adalah praktek-praktek pemerasan dan
pemungutan liar. Hal ini juga dibenarkan oleh direktur LBH Banda
Aceh, Rufriadi yang  mengemukakan bahwa situasi di Aceh relatif baik
pasca penandatanganan kesepakatan penghentian permusuhan antara RI
dan GAM pada 9 Desember lalu.

Rufriadi:  Memang pasca 9 Desember setelah ditandatangani kesepakatan
penghentian permusuhan antara RI dan GAM, ada sedikit nuansa yang
berbeda dari pada sebelum-sebelumnya. Artinya, bahwa walau pun belum
ada damai seratus persen, tapi mulai ada sedikit-sedikit situasi yang
lebih baik. Kemudian kita lihat bahwa tingkat kekerasan di lapangan
itu cenderung menurun. Kemudian juga jumlah korban yang tewas juga
cenderung menurun. Tetapi ini bukanlah suatu patokan bahwa situasi
Aceh secara keseluruhan sudah damai.

Masih ada terjadi kontak senjata di beberapa tempat, kemudian juga
ada terjadi penembakan di beberapa tempat, kemudian yang masih belum
hilang itu pemerasan dan pungutan-pungutan liar. Walau pun sebenarnya
JSC Joint Security Committee itu sudah mengeluarkan 15 larangan
terhadap para pihak, terhadap keduanya yaitu RI dan GAM, untuk tidak
melakukan kegiatan-kegiatan seperti misalnya pemerasan, pungutan liar
kemudian pembunuhan dan sebagainya. Tetapi di lapangan
kegiatan-kegiatan tersebut masih juga terlaksana.

Radio Nederland [RN]:  Bung Rufriadi bisa Anda memberi penjelasan
seberapa parah sebenarnya praktek-praktek pemungutan liar dan
pemerasan itu?

Rufriadi: Ya dari laporan-laporan masyarakat, misalnya, masih ada
pungutan liar transportasi antara Medan dan Banda Aceh. Kemudian juga
ada laporan-laporan tentang misalnya, pemerasan-pemerasan yang
dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Dan ini sudah berulangkali
sebenarnya dilaporkan ke Joint Security Committee untuk mengambil
tindakan tegas. dan JSC sendiri mengakui bahwa mereka sendiri banyak
menerima laporan-laporan tersebut, yang berkaitan dengan pemerasan
dan pungutan-pungutan di lapangan.

Tetapi sampai hari ini belum ada semacam keputusan yang tegas atau
sanksi yang tegas terhadap para pihak yang melakukan
aktivitas-aktivitas tersebut. Sebenarnya sekarang rakyat menunggu
tindakan action dari JSC agar dalam menyikapi peristiwa-peristiwa
pemerasa dan pungutan liar di lapangan itu lebih aktif. Kemudian
keputusan dan sanksi yang diambil itu bisa menimbulkan afekt jera
kepada para pihak, sehingga tidak melakukan lagi aktivitas-aktivitas
semacam itu.

RN: Mungkin ini sulit diberantas praktek-praktek ini, karena seorang
korban takut untuk melaporkan kepada instansi berwenang

Rufriadi: Betul! Betul! Karena sampai hari ini, bung, itu belum ada
jaminan perlindungan terhadap korban atau terhadap saksi yang melapor
kepada Joint Security Committee. Artinya bahwa orang akan berfikir
dua kali ketika, misalnya, melapor dan setelah melapor itu bisa-bisa
pada dirinya ada akibat. Misalnya hilang dan sebagainya. Ini
sebenarnya yang tegas kita katakan, berulangkali kita sampaikan,
harus ada perlindungan. Perlindungan terhadap saksi atau pelapor yang
telah melaporkan 1peristiwa-peristiwa yang dialami atau dia melihat
peristiwa pemerasan atau pemungutan liar di lapangan, sehingga orang
merasa tidak takut lagi. Orang akan merasa terlindingi setelah
melapor, gitu.

RN: Apakah LBH  pernah menerima pangaduan dari korban yang memberikan
pelaporan kemudian diteror gitu?

Rufriadi: Sampai hari ini sebenarnya belum secara umum. Tetapi
begini, LBH mendapat beberapa laporan-laporan, dan kami ingin
sampaikan secara terbuka kepada JSC. Tetapi saya lihat mekanisme JSC
sedikit pelik dan birokrasinya juga sedikit sulit.

Tiga kali kita lempar surat untuk bertemu JSC, artinya dengan
dua-duanya, ada GAM ada RI dan ada kemudian HDC di situ, itu belum
terjawab sampai hari ini. Jadi saya pikir memang butuh agar JSC lebih
terbuka dan membuka akses kepada laporan-laporan yang tidak hanya
dilakukan masyarakat, tetapi berbagi informasi dari kita-kita ini,
komponen masyarakat sipil. Begitu.

Demikian Direktur LBH Banda Aceh, Rufriadi.


* GOLPUT, KENAPA TAKUT?

Dulu, rezim Orde Baru bisa menangkap dan memenjarakan seseorang hanya
gara-gara bicara soal golongan putih alias golput. Orang itu adalah
Lukas Luwarso yang diadili gara-gara, dalam sebuah mimbar bebas di
kampusnya, ia menganjurkan masyarakat untuk tidak ikut pemilu saja.

Lukas Luwarso: Bulan Mei tahun 1992, waktu itu bertepatan dengan
kampanye pemilu. Kita membuat happening art, mimbar bebas. Topik
utamanya memang golput. Jadi mengajak masyarakat untuk golput karena
waktu itu konteksnya adalah kampanye. Kita membuat statement yang
mengajak masyarakat untuk tidak memilih, golput itu. Selama acara
berlangsung itu memang dikepung aparat. Tapi tidak tahu menahu
setelah acara itu bubar sekitar jam 1 siang tiba-tiba beberapa orang
yang selalu berada di panggung mimbar bebas itu ditangkapi, termasuk
saya. Waktu itu langsung ditahan dituduh melakukan tindakan
subversif.

Peristiwa itu memang terjadi 10 tahun silam. Tapi kejadian serupa
bisa terulang lagi tahun depan, ketika berlangsung pemilihan umum
2004.

Makanya, berhati-hatilah bila anda ingin mengajak teman atau kerabat
untuk tidak nyoblos dalam pemilu tahun depan. Bisa-bisa anda masuk
penjara. Sebab, panitia kerja Rancangan Undang-Undang Pemilu di DPR
sepakat memasukkan pasal yang menghukum siapa saja yang menganjurkan
orang untuk tidak memilih salah satu partai dalam pemilu atau
mengajak seseorang jadi golput. Hukumannya bisa penjara sampai
setahun dan atau denda sampai Rp. 10 juta.

Wakil Ketua Panitia Kerja Rancangan Undang Undang Pemilu Samuel Koto
dari Fraksi Reformasi menjelaskan pasal ini hanya melarang tindakan
menghalang-halangi seseorang untuk menggunakan hak pilihnya dengan
cara kekerasan. Tapi tidak melarang orang untuk menjadi golput. Ia
menambahkan aturan itu dibuat untuk melindungi para pemilih ketika
menggunakan hak suara dan juga partai politik.

Samuel Koto: Siapa saja kan harus bisa memberikan hak pilihnya secara
langsung secara bebas tanpa tekanan tanpa kekerasan. Tapi kalau ada
orang entah partai politik namanya entah orang perorang atau badan
kembaga apa pun  namanya untuk tujuan-tujuan yang sebenarnya
melakukan pembangkangan dalam konteks terhadap pemilu tentu itu
pelanggaran terhadap hukum.

Sementara itu, anggota DPR Fraksi Kebangkitan Bangsa Ali Masykur Musa
berpendapat aturan itu bisa menimbulkan penafsiran berbeda-beda.
Karena itu harus dibuat penjelasannya. Menurut Ali Masykur yang juga
anggota panitia kerja Rancangan Undang Undang Pemilu, mengajak golput
di forum diskusi diperbolehkan. Asal tidak menggunakan kekerasan.

Ali Masykur Musa: Jadi kata kunci dari rumusan itu adalah sengaja dan
ancaman kekerasan itu. Kalau orang berdiskusi atau orang berpendapat
bahwa saya tidak menggunakan hak pilih kemudian orang lain
terpengaruh itu nggak apa-apa. Tapi kalau sudah dengan cara
sistematis dan itu menjadi sebuah gerakan yang menyebabkan warga
negara tidak bisa menggunakan hak pilihnya itu sudah dianggap
melanggar ketentuan.

Lalu siapa yang mengawasi jika ada orang yang menganjurkan golput?
Menurut Ali Masykur, tugas pengawasan tersebut akan dipikul oleh
Badan Pengawasan Pemilu. Jika badan itu menemukan atau menerima
laporan tentang pelanggaran yang bersifat pidana maka akan dilaporkan
ke aparat keamanan untuk diproses di pengadilan.

Istilah golput muncul menjelang pemilu tahun 1971, pemilu pertama
orde barunya Harto. Sekelompok orang memilih menjadi golput karena
menilai pemilu waktu itu tidak demokratis. Maklum Soeharto
jelas-jelas memaksa masyarakat memilih Golkar. Selain itu pemerintah
juga membatasi jumlah partai peserta pemilu. Ketika itu, kampanye
golput dilakukan dengan menyebarkan tanda gambar golput. Bentuknya
mirip dengan tanda gambar Golkar yang berada dalam bidang segi lima.
Tetapi warnanya putih tanpa lambang pohon beringin di tengahnya.
Meski tidak terorganisir dan merupakan gerakan kultural, tetapi
golput selalu hadir dalam tiap pemilu. Salah seorang pelopor golput
adalah Arief Budiman.

Menjelang pemilu 2004, Arief Budiman yang kiri sudah menjadi
gurubesar di Melbourne Australia, memperkirakan golput akan kembali
muncul. Golput terjadi karena kekecewaan rakyat terhadap elit politik
dan partai yang ada tidak mampu menyalurkan kekecewaan itu. Tapi
golput tidak akan mengancam pemilu. Arief menduga, kekhawatiran
terhadap golput muncul dari kalangan partai besar yang takut
kehilangan posisi mereka.

Arief Budiman: Golput itu saya kira sebesar-besarnya tidak akan
mengancam sistem pemilu. Apalagi golput kan tidak memilih sesuatu.
Artinya dia tidak akan  ngancam sampai PDI-P kehilangan suara dan
sebagainya sehingga bisa gagal pemilu. Ancaman golput lebih secara
simbolik. Bahwa rakyat menolak berpartisipasi terhadap
perbuatan-perbuatan yang mereka anggap berdosa, barangkali.
Seandainya golput itu lebih dari 10% saya kira itu sudah secara
simbolik menunjukkan bahwa pemerintah itu tidak menarik buat rakyat.
Itu adalah message sebenarnya. Tapi itu tidak mengacam posisi
partai-partai itu.

Sang pemula golput ini menduga jumlah golput pada pemilu mendatang
bisa mencapai 10 hingga 15 persen.

Pasal soal golput dalam rancangan undang-undang pemilu mudah
disalahartikan. Bisa menjadi pasal-pasal karet yang disalahgunakan
dan menjebak. Padahal memilih atau tidak merupakan hak seseorang yang
tidak bisa diganggu gugat, juga tidak oleh negara atau
undang-undangnya. Makanya, daripada mengkhawatirkan golput, lebih
baik partai-partai itu bercermin. Sudahkah mereka memenuhi janji
pemilu terdahulu dan memiliki tokoh-tokoh yang menarik dan layak
dipilih rakyat? Bila rakyat tidak lagi kecewa karena janji pemilu
terdahulu sudah semuanya dipenuhi, dan bila tokoh-tokoh yang
ditampilkan partai dalam pemilu menarik, tentu golput akan hilang
dengan sendirinya.

Tim Liputan 68H Jakarta melaporkan untuk Radio Nederland di Hilversum


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke