--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 12 Februari 2003 16:00 UTC ** PEMIMPIN ISLAM INDONESIA TOLAK SERUAN BIN LADEN ** TENTARA FILIPINA GEMPUR HABIS-HABISAN SEPARATIS MORO ** KOREA UTARA MINTA INGGRIS JADI PENENGAH ** TOPIK GEMA WARTA INTERNASIONAL: SUSAH BUKTIKAN KEASLIAN SUARA BIN LADEN ** TOPIK GEMA WARTA INTERNASIONAL: PENGIRIMAN PASUKAN AUSTRALIA KE TIMUR TENGAH TERBURU-BURU ** TOPIK GEMA WARTA INTERNASIONAL: KRISIS IRAK BUAT KOREA UTARA BEBAS SANGSI ** TOPIK GEMA WARTA INDONESIA: GAM TIDAK BERNIAT MUNDUR DARI PERJANJIAN DAMAI ACEH ** TOPIK GEMA WARTA INDONESIA: SEPARATISME BAYANGI KISRUH POLITIK DALAM NEGERI * PEMIMPIN ISLAM INDONESIA TOLAK SERUAN BIN LADEN Pemimpin kelompok Muslim terbesar di Indonesia menolak seruan kekerasan Osama bin Laden. Hasyim Muzadi pemimpin organisasi Nahdlatul Ulama dengan jumlah pendukung 40 juta orang Indonesia mengatakan pihaknya tidak setuju jika perang di Irak berubah menjadi konflik agama. Menurut dia perang ini murni kepentingan AS dan dominasinya. Muzadi juga menyinggung warga Kristen di Irak pun ikut menentang perang. Sekalipun demikan ia mengingatkan perang Irak bisa memicu radikalisme agama. Selasa kemarin lewat sebuah rekaman kaset yang ditayangkan televisi berbahasa Arab Al-Jazeera, ketua Al-Qaeda, Osama bin Laden menyerukan serangan bunuh diri terhadap pasukan Salib Amerika Serikat dan sekutunya. Bin Laden bahkan secara terang-terangan menyerukan perlawanan terhadap warga Kristen. 85 persen dari 210 juta warga Indonesia memeluk agama Islam. Ini menjadikan negara itu sebagai penganut Islam terbesar di dunia. * TENTARA FILIPINA GEMPUR HABIS-HABISAN SEPARATIS MORO Di Filipina puluhan orang tewas dalam pertempuran dahsyat antara pemberontak dan tentara di selatan pulau Mindanao. Selasa kemarin tentara Filipina melancarkan aksi besar-besaran menggempur separatis Front Kemerdekaan Islam Moro, MILF. Manila mengatakan hingga saat ini 60 pembangkang dan tiga tentara tewas. Sedangkan MILF justru mengatakan sebaliknya 10 tentara tewas dan hanya satu pemberontak yang tewas. Pertempuran beraksi di tengah kota Pikit. Lebih dari 30 ribu warga sipil mengungsi. Tentara mengatakan pembangkang MILF bertanggung jawab atas pemutusan listrik yang berdampak pada sebagian pulau. Pemerintah di Manila menuduh pemberontak berhubungan dengan Al-Qaeda dan cemas terjadi serangan teroris apabila perang terjadi di Irak. * KOREA UTARA MINTA INGGRIS JADI PENENGAH Korea Utara meminta Inggris menengahi perselisihan dengan Amerika Serikat. Dalam pernyataan, Korea Utara mengatakan mencari solusi damai menyelesaikan perselisihan program nuklir. Pemerintah Inggris diminta menggunakan pengaruhnya di Washington untuk membujuk AS masuk dalam negosiasi langsung dengan Korea Utara. Pernyataan lebih lanjut menyebutkan Korea Utara tidak memiliki program nuklir, tetapi akan membalas setiap serangan AS. Koordinator kebijakan luar negeri Uni Eropa, Javier Solana di Seoul di mana ia mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Korea Selatan. Ia mengatakan Uni Eropa dalam waktu dekat akan mengirim delegasi tingkat tinggi ke Korea Utara untuk menjadi penengah. Solana yakin terlalu dini untuk memberi sangsi di Pyongyang. * POLISI INDONESIA TANGKAP AKTIVIS PRO REFENDUM ACEH Polisi Indonesia menangkap aktivis pro kemerdekaan Aceh. Muhammad Nazar ketua umum Sentral Informasi Referendum Aceh, SIRA ditangkap atas tuduhan menyelenggarakan aksi unujuk rasa tanpa ijin di kota Aceh Utara, Lhokseumawe dua pekan lalu. SIRA beberapa kali menyelenggarakan kampanye damai referendum kemerdekaan di propinsi kaya minyak yang berada di ujung atas pulau Sumatra. Desember tahun lalu pemerintah Jakarta dan Gerakan Atjeh Merdeka, GAM menandatangani kesepakatan penghentian permusuhan. Kedua pihak saat ini tengah melaksanakan fase demiliterisasi. * NATO MASIH GAGAL CAPAI KESEPAKATAN NATO melanjutkan pembicaraan daruratnya hari ini untuk mendapatkan solusi perselisihan internal tentang Irak. Para perwakilan negara melakukan pembicaraan intensif sepanjang Selasa kemarin tetapi gagal mencapai penyelesaian atas krisis tersebut. Perancis, Belgia dan Jerman tetap menolak menyetujui permohonan Turki atas bantuan perlindungan militer apabila terjadi perang Irak. Menteri Luar Negeri AS Colin Powell menuduh tiga negara itu melakukan permainan politik atas masalah Turki. Ia mengatakan mereka menggunakan aliansi NATO sebagai alat politik untuk menunjukan ketidakpuasan terhadap resolusi PBB yang keluar sebentar lagi. Powell manambahkan apapun yang terjadi dalam aliansi itu, AS dan sekutunya akan memberikan Ankara bantuan yang diperlukan. * FILM CHICAGO RAIH NOMINASI OSCAR TERBANYAK Film musikal Chicago meraih nominasi terbanyak penghargaan piala Oscar. Film sajian Martin Richard itu meraih 13 nominasi. Sementara karya Martin Scorsese lewat Gangs of New York meraih 10 nominasi dan film drama The Hours sembilan. Ketiga film ini juga dinominasikan sebagai film terbaik bersama serial kedua Lord of the Rings- The Two Towers dan The Pianist karya Roman Polanski. Dalam kategori film berbahasa asing terbaik, karya sutradara Belanda Paula van der Oest dengan titel Zus en Zo bersaing dengan film Meksiko El Crimen del Padre Amaro sajian Carlos Carrera. Piala penghargaan film Oscar menyediakan 23 kategori terbaik. * SUSAH BUKTIKAN KEASLIAN SUARA BIN LADEN Setelah tidak terdengar suaranya sejak November tahun lalu Usamah bin Ladin kembali mengirim rekaman suaranya ke jaringan televisi Arab Al Jazirah Selasa malam kemarin. Dalam kesempatan itu pemimpin Jaringan Al Qaedah atau dalam bahasa Arab disebut 'Tanzim al qaidah' mengimbau umat Islam untuk berjihad menghadapi 'sholibiyin' yaitu tentara salib. Tentu saja yang dimaksud adalah tentara Amerika dan sekutunya. Ulasan redaksi di Hilversum. Seperti biasa suara tenang dan pelan Usamah bin Ladin, pemimpin jaringan Al Qaidah atau dalam bahasa Arabnya 'Tanzim al Qaidah' diperdengarkan oleh jaringan televisi Arab Al Jazirah. Bagi tokoh Islam radikal ini, perang yang mengancam Irak adalah perang salib. Tidak peduli Sadam Husein tetap berkuasa. Tak pelak lagi tokoh yang selamat dari serangan Amerika di Tora Bora, Afganistan, ini mengimbau umat Islam untuk berjihad memerangi tentara Amerika dan sekutunya yang mau menyerang Irak yang disebutnya 'sholibiyin' atau tentara salib. Maka wajiblah bagi umat islam secara umum dan khususnya umat di Irak untuk melakukan jihad melawan serangan zalim ini. Dan hendaklah mengangkat senjata. Maka ini jelas kewajiban mereka. Demikian tegas Usamah bin Ladin seraya mengutip sebuah ayat Al Quran yang menguatkan wajibnya jihad. Negara-negara Arab dan Islam yang bersekutu atau membantu Amerika dan sekutunya, apa yang disebutnya tentara salib tadi, dianggap Usamah bin Ladin murtad. Darah dan harta mereka halal. Siapa saja yang membantu Amerika , baik orang-orang munafik di Irak sendiri, mau pun pemerintah-pemerintah negara Arab dan setiap orang yang setuju dengan perbuatan mereka dalam perang salib ini, dengan ikut perang atau menyediakan pangkalan dan memberikan bantuan birokratis, .... mereka harus tahu bahwa mereka itu murtad dan keluar dari agama. Harta dan darah mereka halal. Bin Ladin menyebut kata-kata orang munafik dari Irak. Dugaan besar bahwa yang dia maksud di sini adalah Saddam Hussein sendiri. Meski pemimpin Irak sering juga menggunakan agama untuk menarik simpati umat Islam, namun ideologinya bertentangan dengan Bin Ladin yang jelas Islam fundamentalis. Sedangkan Saddam Hussein adalah pengikut partai Ba'ath, sebuah partai sosialis Arab yang justru didirikan oleh kalangan Kristen Suriah. Namun bagi Bin Ladin, karena musuhnya sama, maka tidak ada salahnya orang Islam bekerjasama dengan kelompok sosialis yang 'kafir' dalam kondisi seperti ini. Dalam kondisi seperti ini tidak ada salahnya kepentingan orang Islam dan kaum sosialis bersilang dalam memerangi tentara Salib, meski kita yakin bahwa orang sosialis itu kafir. Sebaliknya imbauan Bin Ladin untuk berjihad melawan Amerika dan sekutunya ini malah menguatkan keyakinan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Colin Powell bahwa tokoh radikal Islam ini bekerjasama dengan Saddam Hussein. Walau bagaimana pun, seperti halnya untuk membuktikan apakah Bin Ladin benar-benar berada di balik serangan 11 September, maka sulit pula untuk membuktikan apakah memang pemimpin Al Qaidah ini bekerjasama dengan Saddan Hussein. Kesulitan membuktikan ini bisa jadi sama dengan kesulitan membuktikan apakah rekaman itu memang benar suara Bin Ladin. * PENGIRIMAN PASUKAN AUSTRALIA KE TIMUR TENGAH TERBURU-BURU Dalam menghadapi perang melawan terorisme dan kemungkinan perang di Irak, Australia akan mengirim 2000 orang tentaranya ke Timur Tengah. Pemerintah Canberra mempertimbangkan untuk menyediakan dua batalyon tentara, apabila pecah aksi militer melawan Saddam Hussain. Tetapi tidak semua warga Australia setuju dengan aksi ini. Laporan koresponden Wabe Roskam dari Melbourne: Sebuah kapal perang sedang dalam perjalanan, 12 pesawat tempur F-16, satu batalyon pasukan dan penyelam khusus telah diterbangkan ke Timur Tengah. Tetapi mereka tidak akan langsung ambil bagian dalam perang, apabila pemerintah Washington memutuskannya tanpa persetujuan PBB. Demikian pernyataan Perdana Menteri John Howard, yang saat ini sedang bertamu di Gedung Putih dan setelah itu mengadakan pembicaraan dengan PBB. Menurut Perdana menteri Howard, pemerintahnya belum mengambil keputusan mengenai keterlibatan pasukan Australia. Tentu saja Canberra tetap dapat memutuskan untuk menarik mundur pasukannya. Apabila situasi menentukan bahwa itu lebih baik untuk Australia, maka hal itu akan diputuskan. Dengan kata lain, keputusan untuk ikut serta atau tidak tergantung dari keadaan. Ini tentu saja menguntungkan Presiden Amerika Serikat George W. Bush, yang menamakan Howard sahabat dekatnya dan anggota "coalition of the willing" atau dengan kata lain koalisi mereka yang bersedia memberi bantuan. Tetapi di tanah airnya sendiri, terutama koalisi pemerintah Australia, menyambut pernyataan Howard dengan kecaman keras. Sudah beberapa minggu lamanya pemimpin Partai Buruh Simon Crean menuduh Perdana Menteri Howard cuma ikut-ikutan Amerika, dan bukannya baru mengirim pasukan apabila keputusan ini telah disetujui oleh PBB. Apabila John Howard ditanya oleh presiden Amerika Serikat untuk bergabung dalam aksi bersama, apakah John Howard akan mengatakan tidak? Saya menanyakan ini kepada anda, dan saya minta anda memberikan jawaban jujur. Anda tahu, anda tahu pasti jawabannya! Demikian Simon Crane Menurut Perdana Menteri Howard lebih baik mempersiapkan diri dengan baik, apabila tiba-tiba pecah perang di Irak. Tetapi ia juga mengakui, dibandingkan dengan negara-negara lain, Australia memang paling menunjukkan kesediaan untuk membantu dan terlibat. Pendapat ini jelas-jelas tidak didukung semua warga Australia. Hal itu nyata dari berbagai demonstrasi. Walau pun sebagian besar penduduk Australia mendukung rencana untuk menjatuhkan rejim Irak, tetapi orang berpendapat hal itu hanya dapat dilakukan lewat mandat PBB. Pemimpin Partai Buruh Crean bahkan melangkah lebih jauh lagi. Keberatan saya adalah, anda tidak harus mengirim pasukan sekarang, tetapi anda tetap memutuskan hal itu. Keberatan saya selanjutnya, anda tidak jujur, itu sangat memalukan demokrasi, memalukan penduduk dan parlemen ini serta penghinaan terhadap pasukan kita. Pahlawan pria dan wanita yang berani mempertaruhkan nyawa mereka.Demikian Simon Crane Bahwa pengiriman pasukan ke Timur Tengah dianggap sebagai keputusan yang terlalu pagi, diperkuat dengan komentar seorang awak kapal perang Kanimbula, yang bersama-sama sejumlah awak lainnya diturunkan dari kapal ketika berada beberapa mil laut di luar batas teritorial Australia. Ia menolak untuk menandatangani pernyataan sebelum menerima vaksinasi anti-anthrax, karena menurutnya vaksinasi ini bisa merugikan kesehatannya. Menurutnya apabila seseorang pergi ke dokter dengan informasi ini, maka orang pasti akan menolak vaksinansi. Ia mempertanyakan mengapa ia akan mengubah keputusannya apabila ia berada di atas sebuah kapal di tengah laut. Pemerintah Australia harus melakukan sesuatu, karena rekan-rekannya yang masih bertugas di kapal merasa khawatir. Komentar ini tentu saja menguntungkan pihak oposisi. Bahkan keluar lelucon terbaru, ketika Presiden Bush menanyakan kepada perdana menteri Howard bagaimana kabar di Australia, maka jawabannya "a lot of Bush fires" atau banyak kebakaran hutan. Bush tidak begitu menyukai jawaban tersebut. Tetapi apabila Amerika memutuskan untuk menyerang Irak tanpa persetujuan PBB, maka akan lebih banyak lagi kebakaran hutan di Australia yang diarahkan kepada John Howard. * KRISIS IRAK BUAT KOREA UTARA BEBAS SANGSI Badan Atom dan Energi Internasional IAEA akan bereaksi resmi menjawab ancaman nuklir Korea Utara. Karena sejak dua minggu lalu Korea Utara menolak ijin masuk untuk pakar IAEA, maka lembaga ini ingin mengerahkan Dewan Keamanan PBB. Kemungkinan, usulan tersebut akan meningkatkan tekanan untuk memberlakukan sanksi. Apabila demikian maka bagi pemerintah Pyongyang, perang benar-benar dimulai. Apakah kita harus mengkhawatirkan hal ini? Laporan redaktur Asia Ellen van Dalen: Sejumlah kamera yang selama bertahun-tahun dipasang di sekitar reaktor nuklir Korea Utara, sejak beberapa minggu lalu sudah menghilang. Kamera-kamera tersebut dipasang tahun 1994 oleh IAEA, yang hingga akhir Desember lalu bertugas mengawasi kegiatan nuklir Korea Utara. Sejak Pyongyang mengusir dua pakar terakhir IAEA, orang tidak tahu lagi apa yang terjadi dalam reaktor nuklir yang sangat ditelantarkan itu. Minggu lalu Korea Utara resmi menggunakan kembali reaktor nuklir Yongbyon. Alasannya, untuk membangkitkan energi listrik yang dibutuhkan, agar kegiatan ekonomi negara tersebut tetap berjalan. Apalagi sekarang Amerika Serikat menolak memasok minyak ke negara komunis ini. Walau pun begitu hanya sedikit dinas intelijen dan pakar senjata yang percaya pada keterangan seperti ini. Korea Utara memang bangkrut dan pabrik-pabrik mereka sudah sangat tua, tetapi menurut Simon Weezeman negara itu masih mempunyai cukup bahan untuk membuat satu atau dua senjata nuklir: Mereka punya bahan baku untuk memproduksi plutonium atau uranium yang diperkaya. Apabila demikian, maka sangatlah mudah untuk merakit senjata nuklir.Demikian Simon Weezeman. Weezeman yang bekerja untuk SIPRI, sebuah Institut Perdamaian Swedia yang terkemuka, melakukan penyelidikan mengenai senjata nuklir di Asia. Menurutnya Korea Utara mempunyai peralatan cukup untuk menghancurkan sebagian besar wilayah Korea Selatan, Jepang dan Cina. Memang sebagian besar persenjataan Korea Utara sudah sangat tua, tetapi pesawat-pesawat perang mereka masih bisa menyerang. Mereka juga tidak harus terbang terlalu jauh, karena 30 kilometer dari perbatasan terletak ibukota Korea Selatan Seoul. Dengan kata lain satu menit setelah senjata ditembakkan, ibukota ini dapat langsung digempur. Bulan Oktober lalu Amerika Serikat mengumumkan bahwa Korea Utara mempunyai program rahasia bagaimana memperkaya uranium yang dibutuhkan untuk memproduksi senjata nuklir. Tapi dibutuhkan waktu beberapa minggu sebelum senjata nuklir tersebut siap dipakai. Demikian majalah mingguan pertahanan Jane's Defense Weekly. Weezeman menjelaskan, pada tahap pertama bahan bakar harus diubah menjadi plutonium. Kemudian plutonium harus dipisahkan, dan setelah itu mudah sekali untuk membuatnya menjadi bom. Sedangkan sisanya, misalnya sarungnya bisa dibuat sebelum proses plutonium selesai. Sangat dikhawatirkan Korea Utara dapat beraksi lebih cepat dari yang diperkirakan. Dan kecemasan ini menurut Weezemen beralasan. Menurutnya Pyongyang masih punya cukup banyak rudal jarak pendek dan menengah. Rudal-rudal tersebut bisa mencapai seluruh wilayah Jepang dan sebagian wilayah Cina. Amerika Serikat juga tidak begitu jauh lagi. Ditambah lagi, rudal-rudal ini tidak bisa dideteksi pesawat pengintai, yang terbang secara teratur di atas Korea Utara. Menurut majalah mingguan Jane's rudal-rudal tersebut disimpan dengan aman dalam sejumlah bunker. Rabu kemarin Korea Utara menyatakan, sangat ingin mencari jalan keluar damai dan tidak berencana untuk mengembangkan senjata nuklir. Tetapi apabila Amerika memulai serangan maka Pyongyang akan langsung membalasnya. Satu hari sebelumnya mereka juga tidak menutup kemungkinan untuk memulai serangan terlebih dulu, apabila PBB memberlakukan sanksi. Dengan ancaman perang di Irak, maka nampaknya Amerika Serikat tidak akan menyerang Korea Utara. Selain perbedaan pendapat di antara para anggota Dewan Keamanan PBB mengenai strategi terhadap Korea Utara, juga untuk sementara tidak mungkin diterapkannya sanksi terhadap Korea Utara * GAM TIDAK BERNIAT MUNDUR DARI PERJANJIAN DAMAI ACEH Intro: Walau pun dinilai telah melanggar perjanjian penghentian permusuhan, ternyata Gerakan Atjeh Merdeka GAM tidak akan mundur dari perjanjian yang ditandatangani tanggal 9 Desember 2002. GAM menyatakan akan terus memperjuangkan kemerdekaan Aceh melalui cara-cara diplomatis damai. Berikut penjelasan Tengku Amri, salah seorang anggota GAM di Banda Aceh: Tengku Amri [TA]: Sebenarnya apa yang dikatakan Menkopolkam Susilo Bambang Yudhoyono itu sangat keliru. Justru GAM saat ini masih memangku sebagai nama GAM, yaitu artinya Gerakan Atjeh Merdeka. Jadi kalau GAM masih memangku nama GAM artinya belum ada konsep untuk tidak memperjuangkan kemerdekaan. Artinya GAM ini masih memperjuangkan kemerdekaan mungkin akan dilakukan dengan cara-cara diplomasi. Artinya tidak menggunakan senjata seperti beberapa waktu lalu atau seperti hal-hal lalu. Jadi apa yang dikatakan SBY(Susilo BambangYudhoyono, red), saya rasa suatu pernyataan yang cukup salah. Radio Nederland [RN]: Tapi menurut anda bagaimana, apakah perjanjian penghentian permusuhan ini ada manfaatnya. TA: Saya melihat dari gerak-gerik TNI/POLRI, saya kurang mendapat manfaat dari hal ini, karena selama ini TNI masih terus mengejar-ngejar GAM dan masih membubnuh GAM. Jadi masih belum melihat manfaat dari hasil perundingan penghentian permusuhan ini. RN: Dengan demikian kalau misalnya SBY atau pemerintah RI ingin meninjau kembali perjanjian ini, nampkanya GAM juga berniat untuk meninjau kembali perjanjian ini? TA: Selama ini GAM berupaya untuk melakukan hal-hal sebaik mungkin. Jadi belum ada niat bagi GAM untuk meninjau kembali hasil-hasil kesepakatan. Tetapi dalam peace agreement tersebut boleh salah satu pihak untuk mengundurkan diri. Tetapi tentu tidak begitu saja. Tentu harus ada syarat-syarat ataupun ketentuan-ketentuan untuk menarik diri dari perjanjian damai tersebut. RN: Tadi anda sudah mengatkan bahwa GAM masih dikejar oleh TNI segala macem. Pada kondisi apa GAM akan menarik diri daeri perjanjian perdamaian ini? TA: Yah selama ini GAM belum beritikad menarik diri dari perjanjian. Bahkan GAM akan berusaha untuk memperkuat perjanjian sampai kepada titik-titik yang menguntungkan bagi rakyat Aceh. RN: Jadi tidak ada rencan untuk keluar dari perjanjian ini? TA: Belum! belum ada rencana dari GAM untuk keluar dari perjanjian. RN: Padahal Jakarta berencanakan? TA: Kita belum mengetahui itu. Sebaiknya ditanyakan saja ke SBY. Karena kita tidak mengetahui apakah mereka berencana untuk menarik atau tidak. Kita tidak tahu tentang itikad mereka. Yang jelas GAM hari ini benar-benar melakukan upaya-upaya untuk mensukseskan penghentian permusuhan. RN: Berupaya untuk menghentikan permusuhan supaya menguntungkan rakyat Aceh. Ke arah mana yang disebut menguntungkan ini? TA: Ya, itu dengan pertama sekali menciptakan kedamaian di rakyat Aceh dan bisa terlaksananya all inclusief dialog dan diserahkan masalah ini kepada rakyat Aceh dengan melalui jalan proses demokrasi. Saya rasa itu yang bisa menguntungkan rakyat Aceh ataupun sebagaimana yang diharapkan Rakyat Aceh. RN: Proses demokrasi seperti apa itu maksudnya? TA: Ya seperti yang diharapkan rakyat Aceh hari ini. Menentukan segala sesuatunya oleh rakyat Aceh. Artinya hasrat keinginan rakyat Aceh harus diberi wewenang siapa saja untuk dibiarkan mereka mengeluarkan aspirasi mereka, baikah dalam bentuk referendum ataupun lain-lain. Jadi yang jelas aspirasi rakyat Aceh itu haruis diterima, harus ditampung! Saya rasa bentuk demikian demokrasinya. Demikian Tengku Amri, tokoh GAM di Banda Aceh. * SEPARATISME BAYANGI KISRUH POLITIK DALAM NEGERI Akhirnya Presiden Megawati mau berbicara juga dengan adiknya Rachmawati Soekarnoputri di kediaman Guntur Sukarnoputra di Jakarta. Rachma berjanji akan mendukung kakaknya. Maka bisa diperkirakan bahwa ia akan pecah kongsi dengan Gus Dur yang sebelumnya sudah bersekutu dengan Wiranto dan Habibie. Laporan koresponden Jopie Lasut dari Jakarta. Selama ini Megawati dinilai telah melakukan beberapa kesalahan besar yang dianggap sudah melanggar konstitusi. Melengserkan Gus Dur, menjual Indosat yang dianggap sebagai penyerahan kedaulatan kepada bangsa lain. Menaikkan harga BBM,TDL dan lain-lain, serta melepaskan para konglomerat hitam. Selain itu, pemerintahan Megawati yang kini sedang digoyang sejumlah kekuatan politik di ibukota juga harus berhadapan dengan kekuatan-kekuatan rakyat di daerah. Usahanya untuk melakukan pemekaran di wilayah Papua mendapat perlawanan dari sebagian besar massa rakyat disana. Aksi-aksi mahasiswa utamanya di kota Jayapura sejak beberapa hari yang lalu mulai marak. Otonomi daerah sesungguhnya merupakan jalan untuk untuk memberdayakan sekitar 400 kabupaten dan kota serta masyarakatnya. Tetapi jika Presiden Habibie dahulu sebagai seorang yang dibesarkan di daerah luar Jawa berusaha keras memberi otonomi seluas-luasnya kepada daerah, maka kini Megawati justru sebaliknya. Ia ingin menghambat otonomi daerah. Mega ingin meniru ayahnya yang akhirnya harus menuai pemberontakan di daerah-daerah yang menginginkan otonomi seluas-luasnya. Kini Mega menganggap bahwa otonomi daerah itu sudah kebablasan. Maka pemerintahan Megawati berusaha keras menegakkan kewibawaannya sampai ke daerah. Tetapi seperti dikatakan seorang pakar di luar negeri, jika ayahnya dan Soeharto punya wibawa ibarat lampu 2000 watt maka Mega itu hanya 5 watt saja. Jadi sinarnya hanya di Jakarta saja. Bahkan mantan Presiden Gus Dur mengatakan, pemerintahan Megawati sudah memiliki legitimasi lagi. Akibatnya menurut Gus Dur puluhan juta bekas pemilih PDI-P akan menyeberang ke PKB dan Partai Pelopornya Rachmawati. Ini disebabkan kepemimpinan Megawati tidak becus. Gus Dur: Banyak banget orang PDI Perjuangan yang bilang mau nyoblos PKB dalam pemilu yang akan datang. Tapi pengaruh Gus Dur, Megawati dan Rachmawati hanya di pulau Jawa saja, kata Veldy Umbas dari Arus Rakyat Timur, suatu organisasi massa yang baru-baru ini dideklarasikan di Manado. Kekuatan riil pada waktu ini adalah PDI-P dan Golkar. Maka secara perhitungan umum kalau PDI-P menguasai pulau Jawa maka luar Jawa dikuasai Golkar. Dengan begitu, bilamana terjadi konflik antara PDI-P dan Golkar maka ini akan terefleksi tajam. Dan akan terefleksi hubungan pusat dan daerah. Dengan dengan kata lain konflik antara pusat dan daerah akan meningkat. Jika konflik ini berlarut-larut dikhawatirkan pemulihan keamanan dan ekonomi akan makin lambat. Dan ini akan menyebabkan disintregasi bangsa. Inilah yang dikhawatirkan yaitu separatisme. Pihak-pihak ketiga di luar PDI-P dan Golkar dan pihak asing akan menggunakan kesempatan ini untuk menimbulkan negara-negara baru sehingga terjadi disintregasi bangsa. Sehubungan dengan itu Suripto SH, seorang pengamat politik, mendukung ide Kongres Rakyat Indonesia yang akan digelar Eros Djarot dan Kongres Rakyat Indonesia Timur yang akan diadakan oleh Perhimpunan Indonesia Timur. Suripto: Saya kira itu adalah aspirasi yang sehat sejauh kongres, apakah itu namanya kongres Indonesia bagian Barat di Salatiga, atau kongres yang akan diselenggarakan di Manado yang mewakili negara-negara bagian Timur. Yang tujuannya sama. Yaitu bagaimana membuat integrasi bangsa dan membuat negara kesatuan. Dalam pengertian negara kesatuan ini sudah barang tentu salah satu kelemahannya yang kita hadapi sekarang adalah kita tidak punya visi kepemimpinan yang kuat. Dan ini yang diperlukan agar supaya barat dan timur bisa bersatu. Kalau itu merupakan aspirasi langsung rakyat akibat ketidakpercayaan terhadap partai-partai khususnya PDIP dan Golkar, maka akan sulit menentukan bentuk politik di masa depan. Karena itu berarti tidak akan ada lagi kekuatan-kekuatan parpol tetapi kekuatan-kekuatan real politik yang tumbuh dari masyarakat. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
