--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 24 Februari 2003 16:20 UTC ** MAHATHIR KRITIK PEDAS NEGARA BARAT ** PRESIDEN PRANCIS AKAN UMUMKAN SOLUSI KEMELUT IRAK ** DIRUT KONGLOMERAT RITEL BELAND AHOLD DIPECAT ** TOPIK GEMA WARTA: PERANG IRAK DAPAT BERDAMPAK AWAL BERAKHIRNYA INDONESIA ** TOPIK GEMA WARTA: PEMERINTAH INDONESIA SENGAJA BIARKAN PROVOKATOR ASING MASUK MALUKU ** TOPIK GEMA WARTA: KONGLOMERAT RITEL BELANDA AHOLD DILANDA KEMELUT ** TOPIK GEMA WARTA: POLITIKUS ULTRA NASIONALIS SERBIA TIBA DI TRIBUNAL YUGOSLAVIA DI DEH HAAG ** TOPIK GEMA WARTA: PENGUNGSI KURDI KEKHAWATIRAN UTAMA TURKI * MAHATHIR KRITIK PEDAS NEGARA BARAT Dalam pidatonya di depan peserta KTT Non Blok di Kuala Lumpur perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengkritik pedas negara-negara Barat yang ingin menyerang Irak. Menurut Mahathir, ini bukan perang terhadap terorisme lagi, tapi sudah menjadi perang untuk menguasai dunia. Perdana menteri Malaysia mengucapkan pidatonya di depan konferensi dua hari itu sebagai ketua bergilir baru dari organsisa yang beranggotakan 116 negara yang mayoritas negara berkembang. Dari satu pihak negara-negara non blok ini menentang perang terhadap Irak tanpa dukungan resolusi PBB. Di pihak lain organisasi ini mengimbau Irak agar lebih aktif bekerjasama untuk melucuti senjata. Masalah pelik lain yang dibahas di KTT adalah kemelut kegiatan nuklir Korea Utara. KTT mengimbau pihak-pihak terkait agar menyelesaikan konflik ini dengan cara damai. Gerakan Non Blok didirikan pada jaman Perang Dingin sebagai lawan dari blok Barat dan blok Timur. Termasuk anggota adalah Indonesia, Korea Utara, Irak, Iran, Kuba dan Korea Selatan. * PRESIDEN PRANCIS AKAN UMUMKAN SOLUSI KEMELUT IRAK Presiden Prancis Jacques Chirac malam ini menyampaikan usulan baru tentang perlucutan senjata Irak. Menurut sumber di pemerintah Prancis, Paris telah menetapkan jadwal kegiatan tim inspeksi PBB. Bersama dengan Jerman dan Rusia Prancis menginginkan agar Irak dilucuti senjatanya secara damai. Paris dan Berlin juga menyatakan menentang keras usulan Inggris dan Amerika untuk menggolkan resolusi kedua PBB tentang Irak. Resolusi ini menuntut campur tangan militer, kalau Irak tidak bekerjasama dengan tim inspeksi PBB. Sementara itu mantan perdana menteri Rusia Jevgeni Primakov telah berbicara dengan pemimpin Irak Saddam Hussein. Menurut Moskow, ini adalah ""misi rahasia" atas nama presiden Rusia Vladimir Putin. Primakov konon ingin membujuk Saddam Hussein agar bekerjasama tanpa syarat dengan tim inspeksi senjata PBB. * DIRUT KONGLOMERAT RITEL BELAND AHOLD DIPECAT Perusahaan ritel Belanda, Ahold, mengalami kesulitan, karena labanya tidak sebanyak seperti diduga semula. Ini semua berkaitan dengan kasus ditemukannya kecurangan tata buku di Ahold cabang Amerika. Sehubungan dengan berita itu dirut Ahold, Van den Hoeve dan direktur keuangan Meurs mengundurkan diri. Begitu bursa di Amsterdam dibuka, saham Ahold anjlok. Menurut Ahold laba bersih tahun lalu menurun dua belas sampai dua puluh persen dari dugaan semula. Penyulut kemelut ini adalah karena U.S Foodservice, cabang Ahold di Amerika tahun-tahun belakangan melaporkan keuntungan terlalu tinggi. Ahold cabang Argentina juga mengalami kesalahan tata buku. Ahold sendiri tidak memberi rincian. Sementara itu telah diawali penyelidikan internal dan pelbagai manajer diskors. * KECELAKAAN KAPAL FERRY DI SUMATERA UTARA Sebuah kapal fery terbakar dan terbenam ketika mendekati Sumatra. Delapan jenazah korban sudah ditemukan. Enam puluh orang selamat. Setidaknya 20 orang masih hilang. Kapal itu berada di perjalanan dari Tanjung Ledong ke Tanjung Balaisahan di Sumtara Utara. Tiga jam sebelum berlabuh terjadi kebakaran di kapal yang terbuat dari kayu itu. Menurut saksi mata, kebakaran terjadi di ruang mesin. Karena panik banyak penumpang terjun ke laut. Pelbagai kapal nelayan berhasil menyelamatkan orang termasuk kapten kapal. Tidak jelas berapa jumlah penumpang kapal. * POLISI KOREA SELATAN TANGKAP ENAM KARYAWAN METRO Polisi Korea Selatan menangkap enam orang karyawan metro sehubungan dengan kasus kebakaran metro minggu lalu di Taegu. Seorang tersangka penyebab kebakaran yang berusia 56 tahun juga resmi ditahan. Dia ditahan di rumah sakit karena mengalami luka-luka. Para karyawan metro itu dituduh lalai. Termasuk yang ditahan satu dari supir metro yang terbakar. Menurut hasil penyelidikan, karyawan metro terlalu lamban bertindak dan tidak gesit mengevakuasi para penumpang. Kebakaran itu menelan nyawa setidaknya 133 orang. Sekitar 140 orang terluka dan ratusan masih raib. * MENLU AS GAGAL DAPAT DUKUNGAN CINA Menlu Amerika Colin Powell tidak berhasil mendapat dukungan Cina dalam soal resolusi baru Irak. Hal ini ternyata seusai pembicaraan antara Powell antara lain dengan pemimpin baru partai komunis Cina, Hu Jintao, di Beijing. Namun Powell menyebut pembicaraan itu berjalan baik, tapi tidak membuahkan hasil. Sekali lagi Menlu AS menekankan pentingnya penyelesaian poliitik melalui PBB. Menlu Amerika berada di Bejing juga untuk membicarakan masalah Korea Utara. Menurut Powell Cina menunjukkan iktikad baiknya untuk membantu. Tapi tidak jelas bagaimana Beijing persis akan menggunakan pengaruhnya. Malam ini Powell bertolak ke Korea Selatan. * SHARON BERHASIL BENTUK KOALISI Perdana menteri Israel Ariel Sharon berhasil membentuk koalisi baru. Setelah mencapai kesepakatan dengan partai kanan religius NRP, Sharon Senin pagi berhasil pula mencapai kesepakatan dengan partai sekuler Shinui. Partai tengah kanan Shinui mendapat lima jabatan menteri di kabinet termasuk kehakiman dan dalam negeri. Pemimpin Shinui, Tommy Lapid, menjadi wakil perdana menteri dalam kabinet II Sharon nanti. Koalisi ini bertumpu pada 61 dari 120 kursi di Knesset. Semula Sharon mau membentuk kabinet nasional, namun tidak berhasil mencapai kesepakatan dengan partai buruh. * SESELJ TIBA DI TRIBUNAL YUGOSLAVIA DI DEN HAAG' Pemimpin partai ultra nasionalis Serbia Vojislav Seselj tiba di tribunal Yugoslavia, di Den Haag, Belanda. Pemimpin Partai Radikal Serbia (SRS) yang berusia 48 tahun ini dituduh oleh Tribunal melakukan kejahatan perang di Kroasia dan Bosnia pada awal tahun sembilan puluhan. Seselj sendiri menyatakan tidak bersalah. Ahad malam kemarin di Beograd lima ribu warga turun ke jalan mendukung tokoh ultra nasionalis itu. Dalam pidatonya Seselj mengimbau pengikutnya agar berusaha supaya tidak ada lagi orang Serbia diekstradisi ke tribunal PBB. Dalam hal ini ia menyebut nama Radovan Karadzic dan Ratko Mladic. * MENTERI INDUSTRI AFGANISTAN TEWAS AKIBAT KECELAKAAN PESAWAT Menteri industri Afganistan, Juma Mohammad Mohammad tewas akibat kecelakaan pesawat terbang di Pakistan. Dikhawatirkan delapan penumpangnya tewas semua. Di antara penumpang terdapat pembantu dekat menteri dan fungsionaris tinggi Cina. Pesawat Cessna itu berada di perjalanan dari Karachi menuju Saindak, sekitar 750 kilometer ke Barat Daya. Pesawat itu jatuh di Laut Arab di dekat pantai Karachi tidak lama setelah landas. * PERANG IRAK DAPAT BERDAMPAK AWAL BERAKHIRNYA INDONESIA Perang Amerika di Irak, tidak hanya membawa malapetaka bagi Irak, tapi juga merusak tatanan dunia. Oleh karena itu, ulah unilateral Amerika harus dicegah. Demikian pesan Nurcholis Madjid, ketua delegasi rohaniwan berbagai agama dari Gerakan Moral Nasional Indonesia, kepada Gerakan Non Blok yang menggelar KTT di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain memacu radikalisme Islam, perang itu membuat Indonesia menjadi rawan justru ketika tengah membangun demokrasi. Nurcholis khawatir, semua itu dapat memicu awal dari berakhirnya negara kesatuan Indonesia. Kepada Radio Nederland, pertama-tama Nurcholis Madjid menyampaikan kesimpulan misinya. Nurcholis Madjid [NM]: Kesimpulannya ialah pengalaman-pengalaman yang membesarkan hati, yang mendorong harapan-harapan baru bahwa yang kita kehendaki dari tanah air itu akan terwujud atau paling tidak itu mendapat dukungan dari suatu istitusi yang begitu besar yaitu Uni Eropa. Sebab, tidak saja itu dalam percakapan tetapi juga karena dokumen-dokumen yang mereka buat itu menunjukkan kesejajaran itu. Seperti misalnya konferensi puncak darurat pada hari Senin lalu juga menghasilkan hal-hal yang sama, malahan merupakan tambahan yang baik sekali bagi kita yaitu ketika disebukan bahwa lepas dari hasil tim inspeksi PBB terhadap Irak yang dipimpin oleh Blix dan El Baradei, namun yang menentukan apakah masalah Irak harus diselesaikan dengan kekerasan atau tidak itu bukan laporan itu sendiri, tapi adalah PBB melalui Dewan Keamanan. Jadi Amerika jangan serta merta misalnya mengambil laporan dari tim itu sebagai dukungan langsung kepada rencana mereka, jika memang hasil laporan itu bersifat negatif, tetapi harus memperhatikan otorisasi oleh PBB, sehingga tidak terjadi suatu tindakan unilateral. Radio Nederland [RN]: Tetapi ini tampaknya perang tak terelakkan. Jadi seperti apa bayangan Bapak dampak daripada perang ini bagi dunia dan secara khusus bagi Indonesia. NM: Kalau perang yang tak terelakkan itu adalah perang unilateral, yaitu hanya oleh pihak Amerika, dengan dukungan dari Inggris paling-paling itu, tanpa otorisasi dari DK atau PBB, maka dampaknya menurut saya akan sangat negatif. Perang yang unilateral itu adalah suatu contoh pelanggaran kedaulatan sebuah negara yang bebas, dalam hal ini Irak, oleh negara yang lain. Yang kedua pelanggaran itu dilakukan oleh sebuah negara adikuasa. Artinya efeknya itu jauh lebih besar daripada kalau oleh negara setara, misalnya perang Iran-Irak. Ketiga, dengan tindakan unilateral itu berarti Amerika menjadi suatu kelompok negara yang harus didaftar sebagai pelanggar piagam PBB dan pelanggar resolusi DK. Maka dampaknya itu akan jauh lebih dahsyat. Mungkin seperti yang menjadi concern atau kepedulian dari Uni Eropa, mungkin akan mempunyai akibat lemahnya credentials (kredibilitas, red.) daripada PBB. Pada tingkat yang paling ekstrem orang-orang menghkhawatirkan suatu perang yang skalanya sangat besar sekali yaitu perang dunia ketiga bisa tidak terkendali. Mudah-mudahan tidak sampai ke sana. Yang jelas kerusakan yang dihasilkan oleh tindakan unilateral Amerika itu agar besar sekali untuk seluruh dunia. RN: Maka logikanya ada suatu peranan yang bisa diharapkan dari Gerakan Non Blok. Nah gerakan moral Indonesia, rohaniwan yang bapak pimpin ini merupakan apa yang disebut kemarin kekuatan soft, kekuatan moral. Pada hakekatnya gerakan non blok juga begitu. Mengapa tidak lengkap? Mengapa tidak berkait? Atau akankah ada suatu gerak ke sana, artinya dengan lingkup yang lebih internasional, bukan? NM: Nama gerakan moral itu sendiri menghadirkan suatu pendefinisian yang tidak memungkinkan kita bergabung dengan non blok. Karena itu dua katagori yang berbeda. Non blok adalah sebuah gerakan politik, sedangkan ini gerakan moral. Kita harus membuat persiapan-persiapan yang paling relevan di sini itu ialah memanfantafkan perbagai pandangan strategis mengenai kenegaraan, terutama berkenaan dengan demokrasi. Sebab kita sekarang ini berada dalam fase demokratisasi itu, yang merupakan fase penyelesaian Indonesia untuk menjadi bangsa yang utuh. Indonesia sebagai bangsa artifisial. Karena memang tidak ada bangsa Indonesia itu. Tetapi melalu proses-proses yang terjadi selama 50 tahun sekarang ada. Tapi ini dalam arti pengembangan manusianya sendiri, kualitas manusianya sendiri yang berkaitan dengan masalah politik, seperti demokrasi, keadilan kehormatan hak asasi manusia, rasa tanggung jawab kepada negara dan sebagainya itu, serta semua perangai-perangai luhur yang kita sebut sebagai budi pekerti atau character, itu memang belum selesai. Itulah sebabnya mengapa kita bicara tentang sebuah unfinished nation, sebuah bangsa yang belum selesai. Seperti misalnya sistem pemerintahan pak Harto yang totaliter. Nah, totalitersisme ini, yang sudah dialami bangsa Indonesia selama 40 tahun - sebab 10 tahun sebelumnya juga begitu oleh Bung Karno- akibat dari itu semuanya kemudian sekarang kita merasakan bahwa seolah-olah semua itu harus dimulai dari nol. Bahkan dari minus. Demikian Nurcholis Madjid. Bagi kaum radikalis di Indonesia tindakan Amerika Serikat menyerang Irak secara sepihak itu justru dipahami sebagai dasar pembenar. Seperti sebuah enerji besar yang mendorong radikalisasi gerakan. Dan kalau itu terjadi maka yang kena getahnya adalah proses demokratisasi Indonesia. Bisa jadi proses itu malah mundur ke belakang tanpa tahu bagaimana bisa membuatnya kembali lagi ke jalan demokrasi, yang jelas bisa berbuntut pada pecahnya Indonesia. Indonesia adalah sebuah bangsa artifisial, yaitu bangsa yang dibentuk. Tidak ada itu bangsa Indonesia, yang ada hanyalah bangsa kecil-kecil seperti bangsa Aceh, Minang, Papua dan lainnya, yang dipersatukan menjadi satu bangsa dikenal sebagai bangsa Indonesia. Inilah yang membuat kondisi menjadi rawan sekali. Jadi kalau sekarang ini proses demokratisasi itu berhenti sama sekali, bisa jadi Indonesia tidak punya kesempatan lagi. Jadi pilihannya jelas sekarang atau tidak sama sekali. Demikian Nurcholish Madjid ketua delegasi rohaniwan berbagai agama dari Gerakan Moral Nasional Indonesia. * PEMERINTAH INDONESIA SENGAJA BIARKAN PROVOKATOR ASING MASUK MALUKU Polisi Indonesia menangkap empat warga Pakistan yang memasuki Pulau Seram, Maluku. Mereka ditangkap sesaat setelah memberikan khotbah sholat Jumat di Masohi karena tidak memiliki ijin. Maluku dalam keadaan darurat sipil sejak September 2001 menyusul pertikaian warga Islam dan Kristen yang telah menewaskan lebih 5000 orang. Semmy Waileruni, ketua urusan Yudikatif Front Kedaulatan Maluku kepada Radio Nederland mengatakan, kedatangan orang asing bukan barang baru di Maluku. Pemerintah daerah maupun Jakarta terkesan sengaja membiarkan mereka datang untuk memanasi warga Maluku. Semmy Waileruni (SW): Mereka itu memang hanya empat orang dari begitu banyak yang sudah ada di Maluku. Dan ternyata kehadiran mereka seakan-akan diijinkan oleh penguasa di daerah ini, maupun penguasa negara. Sebenarnya apa sih kurangnya negara ini untuk melakukan pencekalan terhadap mereka, padalah diketahui bahwa sudah ada aturan yang melarang. Dan bukan saja empat, tetapi begitu banyak. Dan empat ini kebetulan. Mereka taruhlah nasib sial begitulah, yang tertangkap. Jadi mereka ini sebenarnya kelompok teroris yang berselimutkan agama. Mereka itu hadir untuk memberikan motivasi agama secara ekstrem dan pelaksaan ideologi agama untuk pelaksanaan syariat Islam. Yang kami peroleh bahwa mereka melakukan evaluasi pada saat kerusuhan yang lalu. Ternyata mereka gagal. Nah ini mereka masuk lagi untuk melakukan cara-cara yang baru. Mungkin saja karena peristiwa di Bali itu membuat ruang gerak mereka agak terbatas. Lalu mereka masuk dengan berbagai cara. Kalau yang mereka datang ini ada juga dari dalam Indonesia, tetapi juga ada yang dari luar. Radio Nederland (RN): Berdakwah atau memimpin perang di sana? SW: Sekarang kan kelihatannya bahwa perang dengan menghadirkan massa seperti yang lalu-lalu itu kan sudah tidak dilakukan lagi. Tetapi untuk bom, teror dan lain-lain sebagainya itu tetap masih berlangsung. Sehingga bisa saja dalam waktu dua bulan terakhir ini tidak ada sesuatu, tetapi bulan ketiga atau bulan keempat, atau bulan keberapa akan terjadi lagi. RN: Tadi anda katakan bahwa nampaknya pemerintah daerah, pemerintah pusat Jakarta juga seolah-olah membiarkan ya. Tapi motivasinya apa menurut anda? Kenapa mereka membiarkan? SW: Kerusuhan di Maluku ini juga kan sebenarnya andil dari pemerintah. Kalau misalnya pemerintah bijaksana, kerusuhan tidak mungkin empat tahun lebih. Tapi ternyata bahwa yang hadir misalnya Kopassus di Maluku mereka terlibat untuk membuat provokasi kepada mereka-mereka yang tidak sekolah, preman dan lain-lain sebagainya untuk melakukan pemboman di sana sini. RN: Bung Samy, yang saya tahu kan TNI gitu ya, tentara, entah itu oknum atau organisasinya memakai gang Coker di pihak Kristen untuk memprovokasi. Di pihak Islam memakai Laskar Jihad tentara-tentara itu. Apakah yang kali ini, yang empat orang asing yang ditangkap ini, itu juga didorong-dorong tentara begitu? SW: Ya. Kita harus lihat bahwa Indonesia ini kan termasuk sarang terorisme yang cukup potensial. Itu sudah terbukti dalam kenyataan. Dan sebenarnya, kalau bilang terorisme yang dilakukan di Bali itu hanya sedikit. Yang terjadi di Maluku kan lebih sadis dan lebih berat. Dan pemerintah tahu itu. Di kalangan TNI kan kita kenal TNI merah putih, TNI hijau dll. Di kalangan pemerintah juga kan ada yang garis keras. Ada garis demokrat dll. Ternyata kita menemukan antara lain juga TNI melakukan hubungan seks dalam gedung gereja. Jangan kita bilang itu personil. Oh tidak. Ini mereka datang dengan pakaian TNI, dapat gaji, dapat uang jalan dan lain sebagainya dari pemerintah negara ini. Jangan sampai yang tidak sukses, yang salah itu dilimpahkan kepada oknum. Lalu yang berhasil dibilang itu kesatuan. Oh itu salah sama sekali. Kita tahu persis bahwa sekarang ini kan terjadi pergolakan ideologi. Salah pertumbuhan ideologi yang sementara marak adalah timbulnya ideologi agama, khususnya agama Islam. Ini sementara dilakukan oleh negara-negara yang potensial menerapkan ideologi Islam secara ekstrem. Setelah itu ada kita temukan juga kepentingan Orde Baru, di mana pada saat Orde Baru itu kan tentara sangat berkuasa. Dan mereka dulu jadi tuan. Sekarang sebagai penjaga mereka juga merasa nggak enaklah. Mereka buat kerusuhan di mana-mana agar supaya penilaian masyarakat seakan-akan kalau tentara tidak memimpin resikonya seperti ini. RN: Ini pertanyaan terakhir. Krisis Irak ini bisa berujung pada perang terhadap Irak. Banyak orang mengatakan bahwa ini bisa sangat memicu radikalisasi di Indonesia, khususnya tentu di wilayah Maluku yang akan kembali panas. Bagaimana penilaian anda? SW: Saya berpikir bahwa kalau Indonesia menyatakan bahwa persatuan-kesatuan, menghargai sesama dengan jiwa wawasan nusantara, ketahanan nasional dan sebagainya. Jangan terpengaruh kepada Irak dan Amerika. Apakah mereka lebih mencitai orang Irak dari mencintai sesama orang Indonesia? Lalu toh apa hubungannya umat Kristen di Maluku yang akan menjadi sasaran pembantaian apabila Amerika melakukan pengeboman terhadap Irak. Ini sebenarnya pemerintah kan sudah tahu itu. Pemerintah harus antisipasilah. Siapa yang coba, coba ditembak mati. Pasti yang lain akan lari juga. Tapi kalau pemerintah hanya mendengar isu lalu mendiamkan, itu berarti sama dengan memberikan kesempatan untuk penjahat melakukan kejahatan. Demikian Semmy Waileruni, ketua urusan Yudikatif Front Kedaulatan Maluku. * KONGLOMERAT RITEL BELANDA AHOLD DILANDA KEMELUT Hengkangnya pimpinan perusahaan konglomerat ritel Belanda, Ahold Senin kemarin datang bagai halilintar di siang bolong. Para analis dan spekulan saham yang sudah lama kecewa dengan kinerja Ahold juga dibuat terkejut. Direksi Ahold akhirnya harus mundur bukan hanya karena kinerja yang buruk tetapi juga akibat skandal pembukuan yang terjadi pada anak perusahaan Ahold di Amerika. Kami sampaikan ulasan redaktur ekonomi Wendy Braanker. Konglomerat ritel Belanda, Ahold mengumumkan bahwa direkturnya, Cees van der Hoeven dan manager keuangan Michiel Meurs diberhentikan sebelum perdagangan di lantai bursa dibuka Senin kemarin. Kepercayaan terhadap kedua anggota dewan direksi luntur, setelah terungkapnya ketidakberesan pada pembukuan anak perusahaan di Amerika, US Foodservice. Skandal serupa juga membayangi anak perusahaan Ahold di Argentina, Disko. Ahold juga dikenal di Indonesia melalui jaringan toko swalayan Tops yang dikelola oleh PT Ahold Indonesia. Tops pertama kali membuka pintu di Bintaro, Jakarta Selatan pada 1996 dan kini hadir di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Malang. Ahold juga mengumumkan berita buruk lain karena harus mengoreksi antara 10 hingga 20 persen laba perusahaan tahun 2002. Padahal keuntungan Ahold selama beberapa tahun belakangan meningkat sekitar 15 persen. Kepopuleran CEO Ahold Cees van der Hoeven naik turun seiring dengan perkembangan kurs saham Ahold. Meski sudah beberapa kali memenangkan hadiah manajer terbaik, van der Hoeven harus menghadapi kritik gencar belakangan ini. Namun dewan komisaris masih melindunginya, sampai hari Senin kemarin. Bagaimana prospek ke depan Ahold saat ini? Kurs Ahold di lantai bursa anjlok drastis sampai tiga euro, suatu penurunan sekitar 65 persen, Senin kemarin. Sebagai pembanding, kurs Ahold pernah mencapai sedikit di atas 30 euro, tahun ini. Hal ini mengakibatkan lunturnya kepercayaan para spekulan saham. Omset Ahold juga mengalami penurunan akibat memburuknya perekonomian. Karena rajin mengembangkan sayapnya Ahold juga dililit biaya ekspansi yang menggelembung. Paul Boltjes, seorang analis saham dari Bank van Lanschot di Den Bosch memperkirakan bahwa Ahold harus membayar bunga yang lebih besar kepada para kreditor. Soalnya perusahaan jasa pemeringkat bisa menurunkan peringkat Ahold. Paul Boltjes menambahkan situasi ini secara keseluruhan bisa menimbulkan efek ganda. Ahold perusahaan ritel yang lahir di kota Zaanstad, Belanda Utara itu kini harus bekerja keras untuk memulihkan kepercayaan spekulan saham dan para pemain lain di dunia finansial. Ini adalah pekerjaan rumah berat, karena citra perusahaan Ahold telah tercemar. Para spekulan saham sangat alergis terhadap kecurangan pembukuan sejak perusahaan energi Amerika Enron gulung tikar akibat skandal pembukuan satu setengah tahun silam. Dengan kurs saham terendah sepanjang sejarahnya maka Ahold yang semula adalah sebuah perusahaan unggulan kini bisa menjadi sasaran pengambilalihan oleh perusahaan lain. Padahal di masa masa jaya Ahold justru seringkali mendapat tawawan dari perusahaan ritel yang ingin diambil alih. Situasi bagi Ahold bisa bertambah suram bila terungkap bahwa skandal pembukuan yang terjadi ternyata lebih parah dari yang diketahui sekarang. Ahold tidak mempunyai pilihan lain kecuali harus banting tulang untuk dapat ke luar dari krisis yang melilitnya saat ini. * POLITIKUS ULTRA NASIONALIS SERBIA TIBA DI TRIBUNAL YUGOSLAVIA DI DEH HAAG Politikus ultra nasionalis Serbia, Vojislav Seselj telah dijebloskan di rumah tahanan khusus Tribunal Yugoslavia di Scheveningen, Den Haag Senin ini. Hal ini dilaporkan oleh seorang juru bicara Tribunal Yugoslavia. Vojislav Seselj tiba di bandara Schiphol Amsterdam dari Beograd. Pada awal tahun 1990-an Seselj merekrut milisi Serbia dan mendukung perang melawan warga Muslim di Kroasia. Berikut sebuah potret sosok ultra nasionalis Serbia ini. Vojislav Seselj dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang. Seselj, 48 tahun, menyanggah tuduhan itu dan menyatakan dirinya tidak bersalah. Ia menambahkan akan memberikan tangkisan dengan bantuan penasihat hukumnya, Maya Gojkovic, seorang anggota teras Partai Radikal Serbia SRS. Hari Minggu malam lalu sekitar 15 ribu pendukung Seselj menggelar unjuk rasa di ibu kota Beograd. Mereka memprotes tuntutan Tribunal terhadap Seselj. Di muka para pendukungnya itu Seselj mengatakan akan melakukan perjalanan bisnis yang panjang guna membela kepentingan 10 ribu sukarelawan Partai Radikal Serbia. Ia menyerukan para pendukungnya agar jangan membiarkan terdakwa Tribunal Yugoslavia lainnya bertolak ke Den Haag. Vojislav Seselj tidak pernah terjaga dari impian untuk membangun Serbia Raya yang terdiri dari Serbia, Montenegro, dan sebagian besar kawasan Kroasia dan Bosnia. Orang-orang Serbia sudah lama bermukim di kawasan tersebut sebelum konflik etnik merobek-robek Balkan antara tahun 1991 dan 1995. Perang yang bertujuan mewujudkan negara homogen yang hanya terdiri dari orang-orang Serbia itu justru berdampak menyedihkan bagi orang Serbia sendiri. Mereka harus melarikan diri dan hidup sebagai pengungsi di pinggiran ibu kota Beograd atau di Kosovo, propinsi di sebelah Selatan yang mayoritas penduduknya orang-orang keturunan Albania. Vojislav Seselj pemimpin Partai Radikal Serbia SRS tidak peduli dengan semua itu dan ia tetap bermimpi mewujudkan Serbia Raya. Ketika Seselj mencatat hasil gemilang pada pemilihan daerah Serbia pada akhir tahun 1990-an, para pendukungnya memberikan hadiah kue tart dengan dekorasi peta Serbia Raya. Dalam dekorasi itu negara tetangga Kroasia dan Bosnia digambarkan sebagai negara-negara mini. Tribunal Yugoslavia di Den Haag menuduh Vojislav Seselj menjadi anggota sebuah organisasi kriminal yang bertujuan mengusir secara permanen warga Kroasia, Muslim dan warga non Serbia lainnya dari sepertiga wilayah Kroasia, sebagian besar wilayah Bosnia Herzegovina dan dari propinsi Vojvodina di Serbia Utara. Tujuan akhir dari aksi itu sangat jelas yakni mewujudkan sebuah negara yang melulu hanya dihuni oleh orang-orang Serbia. Amar tuduhan terhadap Seselj mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan impian Serbia Rayanya itu, ia membentuk sebuah milisi. Pada awal meletusnya konflik etnik antara Kroasia dan Serbia di wilayah Kroasia, Slavonia, Seselj tampil di layar televisi Beograd. Pada kesempatan itu ia menyatakan bahwa milisinya berada di lini depan dalam perang melawan Kroasia di Slavonia. Dalam sebuah debat parlemen, Menteri Dalam Negeri Serbia Radmilo Bogdanovic, kaki tangan bekas Presiden Slobodan Milosevic yang sekarang sedang diadili oleh Tribunal Den Haag, di hadapan umum mengakui pemerintah Serbia telah dengan sengaja mempersenjatai para sukarelawan. Selanjutnya, sukarelawan Seselj yang dikenal dengan sebutan Elang Putih ini dilaporkan terlibat aktif dalam praktek pembersihan etnis, penyiksaan dan pembantaian massal warga Kroasia dan Muslim, di Utara dan Timur Bosnia. Sekali pun bisa dipastikan bahwa Vojislav Seselj menganggap dirinya lebih sebagai akademisi dan politisi papan atas, ada sebuah gambaran karikatural tentang dirinya dalam pakaian kebesaran lengkap dengan helm segala dan tidak ketinggalan senapan otomatis. Ia berbaris di muka sepasukan sukarelawan yang tanpa diragukan loyalitasnya. Di hadapan Tribunal Yugoslavia di Den Haag, Vojislav Seselj merupakan seorang terdakwa yang sangat penting. Terutama karena ia bisa bersaksi tentang keterlibatan aktif penguasa Serbia dan tentara Yugoslavia dalam konflik antar suku di Kroasia dan Bosnia, sejak dari awal mulanya. Seselj sedikitnya mundur dari keterlibatan aktif dalam perang pada tahun 1993, ketika ia bersengketa sengit dengan Slobodan Milosevic. Sejak itu Seselj hanya berkonsentrasi memimpin partainya. Gaya kepemimpinannya kadang-kadang diwarnai dengan mengancam wartawan dan membuat pernyataan heboh. Sementara bisa dipastikan bahwa Seselj tidak akan menang dalam pengadilan, keberanian tokoh ini untuk datang dengan sendirinya ke Den Haag dipuji oleh Ketua Jaksa Penuntut Umum Carla del Ponte. Keputusannya untuk pergi dengan suka rela ke Den Haag merupakan sesuatu yang "luar biasa baik", demikian ujar del Ponte saat kunjungannya belakangan di Beograd. Seselj menyatakan dirinya hanya membeli tiket sekali jalan ke Den Haag. Belakangan akan terbukti bahwa keputusan seperti ini memang bijaksana. * PENGUNGSI KURDI KEKHAWATIRAN UTAMA TURKI Intro: Sudah berminggu-minggu lamanya Turki dan Amerika Serikat berunding tentang penempatan pasukan Amerika di wilayah Turki. Kalau pecah perang terhadap Irak, maka Amerika ingin menggunakan Turki sebagai pangkalan untuk melancarkan aksi militernya di Irak Utara. Tetapi Turki sendiri khawatir, kalau perang terhadap Irak sampai pecah maka wilayahnya pasti dibanjiri pengungsi Kurdi. Laporan koresponden Dorian Jones dari Istambul. Kurtulus adalah perkampungan kumuh di Istambul, dihuni oleh ribuan pengungsi asal Irak. Sadoon, Huda dan tiga anaknya melarikan diri dari hukuman mati. Mereka bertaruh nyawa menyeberangi gunung-gunung tinggi di perbatasan Turki dengan Irak. Menurut Sadoon, kalau sampai pecah perang terhadap Irak maka pengungsi yang sekarang masih menetes dari Irak akan segera berubah menjadi banjir. Sadoon: Kalau pecah perang situasinya akan gawat. Kita sudah menderita karena perang. Kita tahu apa yang dilakukan sekutu terhadap Irak, bagaimana mereka membom banyak perusahaan dan perumahan rakyat. Rakyat Kurdi ketakutan menghadapi pasukan Irak dan pasukan sekutu. Apa yang bisa kita perbuat untuk lari? Jalan keluarnya kita harus keluar negeri, legal atau ilegal. Makanya banyak orang Kurdi lari ke Suriah, Yordania dan Turki. Ketakutan seperti ini memang dianggap serius. Palang merah yang di Turki dikenal sebagai bulan sabit mau pun pemerintah sibuk mengurusi pengungsi, termasuk mendirikan kemah-kemah penampung. Sekarang Turki bertekad bulat menghalangi banjir pengungsi seperti yang dialaminya menyusul perang Teluk. Waktu itu sampai setengah juta orang-orang Kurdi Irak mengungsi ke Turki. Mensor Akgun, dari lembaga Tesev berpendapat, kali ini Turki akan langsung menangani masalah pengungsi ini di Irak sendiri. Akgun: Bisa dipastikan sekarang banyak yang dikhawatirkan pemerintah Turki, salah satunya adalah banjir pengungsi. Kemah-kemah dalam jumlah besar sudah didirikan. Tetapi tampaknya pemerintah akan berupaya mendirikan wilayah tak bertuan di Irak Utara. Diupayakan pengamanan maksimal untuk warga Kurdi di Irak Utara. Keamanan dan keselamatan wilayah ini akan diurusi oleh tentara Turki. Tetapi bekas menteri luar negeri Coskun Kirca, yang sekarang menjadi penasihat presiden dan militer Turki mengatakan kehadiran pasukan Turki di Irak Utara bukan hanya untuk tujuan kemanusiaan belaka. Coskun Kirca: Yang penting adalah keseluruhan Irak Utara bagi Turki. Untuk mencegah pembentukan negara Kurdi merdeka, Turki harus hadir di sana. Karena ini bisa menjadi sumber masalah bagi Turki. Di Turki terdapat banyak keturunan Kurdi, mereka harus tidak terpengaruh dampak pendirian negara tersebut. Harus tidak ada pengaruh warga Kurdi Irak atas warga Kurdi di Turki. Turki belakangan ini berhasil menggagalkan pemberontakan warganya dari penduduk Turki yang menuntut kemerdekaan. Tetapi itu baru berhasil setelah 15 tahun dengan korban jiwa 30 ribu orang. Ankara cemas negara Kurdi di perbatasannya bisa memicu tuntutan serupa warga Kurdinya. Kecemasan seperti itu menambah dalam kecurigaan negara Turki atas setiap pengungsian besar-besaran warga Kurdi dan bahakan setiap organisasi yang menolong mereka. Menurut LSM pimpinan Kevin Quigley, mereka dilarang mengulurkan bantuan setiap terjadi krisis kemanusiaan. Tetapi ia mengingatkan perhatian kemanusiaan harus mengatasi ketakutan politik apabila ingin menghindari tragedi. Kevin Quigley: Sampai sekarang LSM masih belum diikutsertakan. Mereka secara tidak resmi mengatakan tiga bulan pertama apabila terjadi krisis, maka pemerintah Turki akan mengurusi hal itu. Lalu mereka akan mengkaji ulang apakah LSM diijinkan atau tidak berpartisipasi dalam keseluruhan itu. Tetapi saya tidak yakin mereka benar-benar memperhatikan apa kebutuhan dan keinginan orang-orang ini. Apakah perlu dipertimbangkan di sini atau tidak. Badai salju dapat menutup wilayah ini berminggu-minggu dan tentu saja dinginnya suhu juga berpengaruh. Dalam ancaman perang, Turki perlu menyusun kembali sistem keamanannnya dikaitkan dengan krisis kemanusiaan yang bakal terjadi. Bagaimana keputusan atas itu dapat mempengaruhi berapa banyak pengungsi yang tewas di pegunungan yang menjadi tanda perbatasan Irak Turki. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
