---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 25 Februari 2003 16:00 UTC



** PBB DAKWA WIRANTO

** NEGARA-NEGARA NON BLOK KRITIK RENCANA AGRESI AMERIKA TERHADAP IRAK

** AKTIVIS ANTI PERANG BARU LAKUKAN DEMONSTRASI MENENTANG PERANG
TERHADAP IRAK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: IRAK SUDAH MEMBELOT, JADI HARUS
DIGEMPUR, DEMIKIAN USUL TERBARU AMERIKA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARISAN MASA LAMPAU BAYANGI
PRESIDEN KORSEL BARU

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DI SIPRUS MASYARAKAT TURKI PECAH
MENJADI DUA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PUTRI MARGARITA MENGAKU BUKA
RAHASIA KELUARGA KERAJAAN BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INTERPOL BAKAL TANGKAP WIRANTO DAN
KAWAN-KAWAN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KEINGINAN BIN DAN KEZALIMAN ORDE BARU



*
PBB DAKWA WIRANTO

Jaksa Penuntut PBB mendakwa mantan Panglima TNI dan mantan Menteri
Pertahanan Wiranto serta enam perwira lainnya melakukan kejahatan
terhadap kemanusiaan. Mereka dinyatakan terlibat dalam pembunuhan di
Timor Timur pada tahun 1999. Kalau sampai bisa dilangsungkan, maka
proses pengadilan terhadap Wiranto dan kawan-kawannya akan
berlangsung di pengadilan Dili, ibukota Timor Lorosa'e. 170 orang
telah dinyatakan bersalah atas kekerasan. Namun pemerintah Indonesia
sejauh ini membantah semua dakwaan. Jakarta telah mengumumkan tidak
akan mengekstradisikan Wiranto.


* NEGARA-NEGARA NON BLOK KRITIK RENCANA AGRESI AMERIKA TERHADAP IRAK

Pada hari terakhir KTT di Kuala Lumpur, Malaysia, para pemimpin
negara-negara non blok mengkritik tegas apa yang mereka sebut agresi
Amerika terhadap Irak. Wakil Presiden Irak Taha Yassin Ramadan
menyatakan kepada 115 negara non blok lainnya bahwa Bagdad berupaya
sekuat tenaga bekerja sama dalam inspeksi senjata PBB. Presiden
Zimbabwe Robert Mugabe menganggap Presiden Amerika George W. Bush
sebagai saudara tua yang mengawasi perilaku orang lain. Menurutnya
Bush sendiri juga terlibat dalam perdagangan senjata. Presiden Kuba
Fidel Castro memperingatkan bahwa dunia terancam musnah akibat
perilaku negara-negara kaya. Tokoh penting kedua Korea Utara Kim Yong
Nam mendukung keputusan pemerintahnya supaya tidak mematuhi
kesepakatan internasional menentang pengembangan senjata nuklir.
Menurut Kim Korea Utara terpaksa menandatangani kesepakatan ini
akibat ancaman dari pihak Amerika.


* AKTIVIS ANTI PERANG BARU LAKUKAN DEMONSTRASI MENENTANG PERANG
TERHADAP IRAK

Sembilan demonstran selama beberapa jam merantai dirinya di pintu
masuk pangkalan tentara Amerika di Capelle aan den IJssel, Belanda
tengah. Menjelang siang hari polisi mengakhiri aksi mereka. Para
aktivis berdemonstrasi menentang persiapan perang yang menurut mereka
dikoordinasi dari Military Traffic Management Command ini. Organisasi
Anti Perang Baru tersebut ingin melakukan demonstrasi di beberapa
tempat lain menentang perang terhadap Irak. Organisasi ini
mengumumkan akan melakukan sedikitnya 20 demonstrasi.


* ROH MOO-HYUN PRESIDEN BARU KOREA SELATAN

Roh Moo-hyun dilantik sebagai Presiden Korea Selatan. Pelantikan Roh
Moo-hyun yang berusia 56 tahun berlangsung di hadapan sepuluhribuan
orang di depan gedung parlemen Seoul. Di antara para hadirin adalah
sejumlah pejabat tinggi dari luar negeri, misalnya Menteri Luar
Negeri Amerika Colin Powell. Pengacara hak asasi manusia Roh Moo-hyun
terpilih sebagai presiden, Desember lalu. Ia menggantikan Kim
Dae-jung yang berusia 77 tahun. Dalam pidato melalui televisi Kim
Dae-jung menyatakan meninggalkan panggung politik. Di samping itu Kim
juga membela kebijakan pendekatan dengan Korea Utara. Roh Moo-hyun
ingin meneruskan kebijakan ini. Namun pada waktu yang sama tidak
menyetujui ambisi Korea Utara untuk memiliki senjata nuklir. Selain
itu Presiden baru Korea Selatan juga menyatakan kini tiba waktunya
meninjau kembali hubungan negerinya dengan Amerika Serikat.


* PESAWAT PENGINTAI AS MASUKI KAWASAN UDARA KOREA UTARA

Pemerintah Korea Utara mengumumkan sebuah pesawat pengintai Amerika
memasuki kawasan udaranya,  ketika mempersiapkan serangan terhadap
negeri ini. Dikatakan penerbangan spionase ini dilakukan di atas Laut
Jepang, tiga hari belakangan. Tampaknya Amerika Serikat dan Jepang
tidak senang dengan ujicoba rudal yang dilakukan Korea Utara Senin
kemarin. Menteri Luar Negeri Amerika Colin Powell tidak menganggap
serius peluncuran rudal jarak pendek tersebut. Menurut Tokyo rudal
ini digunakan terhadap kapal laut, dan tidak termasuk kesepakatan
antara Jepang dengan Korea Utara yang melarang ujicoba rudal
balistik. Rudal ini jatuh di Laut Jepang.


* JUMLAH KORBAN GEMPA BUMI CINA MENCAPAI 260 JIWA

Di propinsi Xinjiang, Cina Barat Laut, ribuan orang anggota regu
penyelamat masih tetap mencari korban yang mungkin selamat akibat
gempa bumi yang melanda Cina Barat Laut Senin kemarin. Sejauh ini
jumlah korban tewas mencapai 260 jiwa. Dicemaskan jumlah korban masih
akan meningkat. Sepuluhribuan orang kehilangan rumah. Karena itu
dibutuhkan selimut dan tenda. Mayoritas warga terpaksa tidur di luar
sementara hawa membeku. Kawasan Bachu dan Jiashi yang terletak di
barat Xinjiang, paling dilanda gempa bumi. Desa-desa di kawasan yang
berpenduduk 360 ribu jiwa hancur total. Gempa bumi berkekuatan 6,8
pada skala Richter.


* DELAPAN ORANG CEDERA DALAM SERANGAN BOM DUA UNIVERSITAS CINA

Dipastikan delapan orang cedera dalam serangkaian serangan bom
terhadap dua universitas terkemuka Beijing, Cina. Mayoritas korban
terdapat di ruang makan para dosen Universitas Qinghua. Ketika
terjadi ledakan, sekitar 40 orang sedang makan siang. Satu setengah
jam kemudian terjadi ledakan di dapur kampus Universitas Beijing.
Tiga juru masak cedera. Penyelidikan polisi Cina menunjukkan bahwa
serangan bom dilakukan dengan bahan dinamit. Belum ada yang
menyatakan bertanggung jawab atas tindak kejahatan ini.


* FARC ANGGAP TIGA SANDERA AMERIKA SEBAGAI TAHANAN PERANG

Pemberontak gerilyawan Kolombia FARC menganggap tiga warga Amerika
yang sejak 13 Februari lalu disandera, sebagai tawanan perang. Tiga
warga Amerika ini terlibat dalam pemberantasan perdagangan obat bius
Kolombia. Mereka ditangkap FARC setelah pesawat yang mereka tumpangi
jatuh. Dua penumpang lainnya, yaitu seorang warga Amerika dan
Kolombia ditembak mati oleh FARC. Bahwa FARC menganggap tiga sandera
ini sebagai tawanan perang, maka berarti mereka hanya bisa dibebaskan
apabila dilakukan pertukaran tahanan dengan pemerintah Kolombia.


* DUA LEDAKAN DI IBUKOTA VENEZUELA

Di Ibukota Venezuela Karakas terjadi dua ledakan. Menurut sebuah
pemancar televisi lokal bahan peledak meledak di Kedutaan Besar
Spanyol dan Konsulat Kolombia. Sejauh ini diketahui bahwa hanya
terdapat kerusakan ringan pada gedung. Belum jelas siapa yang
bertanggung jawab atas ledakan ini.


* IRAK SUDAH MEMBELOT, JADI HARUS DIGEMPUR, DEMIKIAN USUL TERBARU
AMERIKA

Irak telah menyia-nyiakan peluang terakhir untuk melucuti-senjatanya
melalui jalan damai. Demikian inti rancangan resolusi yang diajukan
AS dan Inggris kepada Dewan Keamanan PBB tadi malam. Peluang terakhir
itu adalah Resolusi 1441 yang disepakati November lalu. Resolusi1441
ini sudah merujuk pada sanksi militer apabila Irak tidat menaati
tuntutan perlucutan senjata. Karena itulah, jika rancangan resolusi
terbaru itu mendapat dukungan, maka dukungan ini akan dianggap
sebagai lampu hijau bagi serangan Amerika. Laporan koresponden
Reinout van Wagtendonk, dari New York.

Sekarang, AS dan Inggris hanya dapat mengandalkan dukungan Spanyol
dan Bulgaria di dalam Dewan Keamanan PBB. Kemarin, Presiden Prancis
Jacques Chirac dan Kanselir Jerman Gerhard Schroder menandaskan lagi,
bahwa pendirian Amerika soal Irak, makin terkucil.

Chirac-Schroeder:
Bagi saya nampaknya hampir seluruh anggota Dewan Keamanan PBB tidak
mendukung resolusi kedua.

Kedua pemimpin Eropa yang membelot terhadap Amerika ini mengatakan
tak ada alasan untuk berputar haluan, dari "logika perdamaian" ke
"logika perang". Naskah rancangan resolusi PBB yang kedua ini tidak
secara tegas memberi wewenang aksi militer, akan tetapi, amat jelas
sudah, bahwa pemerintah Bush mendesakkan usulannya sebagai suatu
resolusi perang. Dewan Keamanan PBB perlu sedikitnya sembilan dari 15
suara untuk menyetujui usulan itu. Tanpa sembilan "Ya", sudah cukup
untuk menolak rancangan itu, sehingga Prancis, Rusia dan Cina tak
perlu mengangkat veto.

Itulah yang kini menjadi sasaran Prancis, dengan dukungan Jerman dan
Rusia. Prancis sebaliknya ingin Dewan Keamanan mengeluarkan
memorandum yang mengharuskan perluasan inspeksi senjata Irak, lengkap
dengan tuntutan tuntutan dan batas-waktu yang ketat. AS jelas tidak
akan menerimanya karena usulan Prancis ini menuntut periode empat
bulan lagi bagi Tim Inspeksi Senjata PBB, sebelum melaporkannya
kembali kepada Dewan Keamanan. AS ingin rancangan resolusinya
diputuskan segera setelah Ketua Tim Inspeksi Doktor Hans Blix memberi
laporan tanggal 7 Maret nati. Keinginan Amerika ini tampaknya
mengisyaratkan bahwa serangan militer akan diawali pertengahan Maret.


Jurubicara Gedung Putih Ari Fleischer:
Saya kira yang terpenting dalam memo itu adalah menambah jumlah
inspektur. Yang menggarisbawahi bahwa Saddam Hussein tidak bekerja
sama. Bahwa Saddam Hussein tidak melucuti dirinya. Apabila Saddam
Hussein melakukan pelucutan tentunya bisa dilihat Inspektur di Irak.
Kalau kenyataannya banyak orang meminta jumlah inspektur senjata
ditambah itu menggarisbawahi Amerika bahwa Saddam Hussein tidak mau
bekerja sama.

Presiden Bush juga menjelaskan bahwa AS tidak berpikir dalam kerangka
"bulanan", melainkan dalam "hari hari" mendatang, tentang rancangan
resolusi kedua itu.

Bush:
Ini peristiwa penting bagi Dewan Keamanan dan PBB. Ini adalah saat
dimana badan ini kita harapkan berhasil menentukan apakah ia masih
diperlukan dalam menghadapi ancaman di abad 21. Apakah ia menjadi
badan seperti yang dimaksud? kami harap tentunya, ya. Namun apapun
yang terjadi, demi perdamaian dunia, Saddam Hussein harus dilucuti.


Dalam diplomasinya, para Duta Besar Amerika dan Inggris mengingatkan
para anggota Dewan Keamanan PBB bahwa praktis semua pihak sudah
setuju bahwa Irak tidak sepenuhnya menaati tuntutan tuntutan
perlucutan yang terdahulu. Jadi mereka mau tak mau harus menegaskan
fakta itu dalam resolusi. Demikian menurut Amerika.

Tetapi, pihak pihak yang berseberangan dengan AS, berargumen, kalau
ingin memberi waktu tambahan bagi tim inspeksi PBB dalam rangka
mencegah perang, lalu bagaimana bisa sekaligus mendukung suatu
rancangan resolusi yang menegaskan wewenang untuk melakukan serangan
militer? Dua pertanyaan itulah yang harus dihadapi para diplomat
pekan pekan mendatang.

Ironisnya, pemimpin Irak Saddam Hussein sendiri malah memperkuat
pendirian Amerika itu. Dalam wawancara dengan stasiun TV Amerika CBS,
Saddam Hussein mengatakan, Irak menolak tuntutan tim inspeksi untuk
menghancurkan rudal rudal Al-Samud. Jadi, bagi Amerika sekarang lebih
mudah untuk meyakinkan dunia bahwa Irak tidak berniat menaati
tuntutan PBB. Sekarang Amerika justru berharap bahwa Irak terus
menunjukkan sikap yang membelot.


* WARISAN MASA LAMPAU BAYANGI PRESIDEN KORSEL BARU

Di Seoul, Selasa ini, mantan pengacara hak-hak asasi manusia Roh
Moo-hyun dilantik sebagai presiden Korea Selatan. Roh menggantikan
Kim Dae-jung yang berakhir mandatnya Senin malam kemarin. Koresponden
Hans van der Lugt meninjau makna pergantian kekuasaan ini bagi
Semenanjung Korea:

Apa warisan Kim Dae-jung? Jawaban pertama datang dari Profesor Che
Shang Jip. Ia pernah mengetuai badan perencana kebijakan mantan
presiden Kim.

Che Shang Jip:
Kebijakan matahari bersinarnya sangat penting. Kebijakan ini membuat
pengaruh besar menyelesaikan perang dingin. Sekarang warga Korea bisa
melakukan langkah baru menuju rekonsiliasi dengan Korea Selatan

Berkat politik rujuk Kim Dae-Jung berakhirlah pertentangan ideologi
yang tajam antara Korea Utara dan Korea Selatan. Sekarang kedua
negara mulai bekerjasama, walau pun masih kecil-kecilan. Demikian
Profesor Che. Sayangnya sekarang Korea Utara menghadapi masalah di
pentas politik internasional. Presiden Amerika Serikat George W. Bush
menyebut Korea Utara termasuk dalam negara-negara poros kejahatan.
Oktober tahun lalu, Korea Utara mengakui tetap memiliki program
senjata nuklir. Desember lalu Korea Utara juga mengusir para
inspektur Lembaga Atom Internasional IAEA, sehingga Pyongyang bisa
menghidupkan kembali pembangkit listrik tenaga nuklirnya. Selain itu
Korea Utara juga mengancam akan melanggar  gencatan senjata tahun
1953, yang mengakhiri perang Korea. Kemarin Korea Utara kembali
menembakkan rudal jarak pendek ke Laut Jepang. Menurut Pyongyang itu
cuma uji coba. Tetapi waktu penembakan membuat orang berpikir bahwa
Korea Utara memang tengah melakukan profokasi.

Profesor Che Shang Jip:
Kenekadan diplomasi Korea Utara dan kebijakan matahari bersinar harus
adalah dua hal yang berbeda. Taktik Nuklir Korea Utara itu berkaitan
dengan garis keras politik Amerika Serikat.

Menurut Che lebih lanjut, permainan Korea Utara seperti ini terutama
diarahkan terhadap Amerika Serikat, bukan negara tentangga Korea
Selatan. Menurut Che, Korea Utara menghendaki jaminan bahwa sistem
penyediaan energinya bisa dipertahankan.

Tetapi gurubesar lain yang lebih muda, Li Chiu Min yang menyebut diri
konservatif, tidak percaya pada niat baik Korea Utara. Li punya
perasaan ganda dalam menilai kebijakan mantan presiden Kim Dae-jung.

Profesor Li Chiu Min:
Saya kira presiden Kim Dae Jung meninggalkan posisinya dengan campur
aduk masalah. Kebijakan rekonsiliasi banyak menyedot biaya.

Memang, untuk bisa mengadakan KTT dengan Korea Utara, Kim harus
membayar sampai dua juga dolar. Selain itu, anak-anak mantan Presiden
Kim sendiri juga ditahan akibat korupsi.

Walau begitu, bisa dipastikan Kim Dae-jung akan masuk buku sejarah
sebagai Juru Damai Besar. Pengganti Kim, Roh Moo-hyun akan sulit
untuk meneruskan politik pendahulunya. Profesor Li berharap Presiden
Roh yang begitu populer itu tetap menginjakkan kakinya di bumi.

Profesor Li Chiu Min:
Satu hal yang harus diingat presiden Roh, mengenyampingkan pandangan
ideal dan visi syogyanya tentang masa depan Korea adalah ia sebagai
presiden harus berurusan dengan kenyataan lapangan. Apakah itu Korea
Utara, apakah itu permasalhan nuklir, dan juga hubungan kristis
dengan sekutunya Amerika Serikat.


* DI SIPRUS MASYARAKAT TURKI PECAH MENJADI DUA

Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan hadir di Siprus untuk menekan
rencananya tentang penyatuan pulau itu setelah terpisah selama 29
tahun. Menurut batas waktu PBB, para pemimpin warga Siprus keturunan
Yunani dan Turki hanya memiliki waktu hingga akhir pekan ini untuk
menerima rencana itu. Tetapi di sana tetap ada upaya kuat menentang
kembalinya warga Siprus Yunani ke desa-desa di wilayah Turki pulau
tersebut. Laporan Dorian Jones dari semenanjung Dipkarpaz, Siprus.

Semenanjung Dipkarpaz merupakan salah satu bagian terindah Siprus
dengan pantai pasir asli dan air biru beningnya yang terkenal. Salah
satu bangunan gereja terpenting Ortodoks pun bisa ditemui di sini.
Sebelum invasi Turki atas pulau itu sebagai respon kudeta Yunani,
Dipkarpaz merupakan rumah bagi warga Siprus Yunani. Tetapi kini
rumah-rumah warga Siprus Yunani menjadi rumah warga Turki, yang
pindah ke Siprus dari negera Turki di tahun 1970an.

Di rumah keluarga Gures, Ahmet dan istrinya Ayse dengan sajian kopi
Turki menerangkan mengapa mereka datang ke Siprus 28 tahun lalu.
Ahmet bersama ribuan orang seperti dirinya pergi ke Siprus setelah
ada permohonan pemerintah Turki untuk mendukung penduduk Siprus
Turki. Dirinya merasa wajib menolong negara dan warga Siprus Turki
yang sedang dianiaya Yunani saat itu. Ahmet diberi rumah warga Siprus
Yunani. Itu menjadi rumahnya hingga saat kini paling tidak 28 tahun.
Tetapi di bawah rencana PBB ia dan seperti imigran Turki lainnya di
Dipkarpaz tampaknya harus pindah ke rumah lain:

Sejak saya mendengar rencana ini, saya menentangnya karena kami sudah
datang di sini, sudah tinggal di sini, kami sudah susah payah
berinvestasi di sini, bagaimana anda bisa harapkan saya menghapus
semuanya dengan satu goretan pena? Kami tidak bisa mengatakan ya!
Saya sudah tinggal di sini lebih dari 25 tahun, anak kami lahir di
sini di rumah ini. Ya! Saya tahu rumah ini milik keluarga Yunani,
tetapi kini telah menjadi rumah saya. Pemisahan pulau ini harus tetap
ada, kalau warga Yunani itu kembali pasti akan ada masalah lagi.

Tetapi tidak semua orang setuju dengan pandangan Ahmet Gures.

Hampir setiap hari ada aksi protes mendukung rencana PBB oleh warga
Siprus Turki. Bulan lalu sepertiga penduduk pulau berseru untuk
menerima saja rencana PBB yang akan mengijinkan wilayah Siprus Turki
pulau itu bergabung dengan Uni Eropa bersama-sama Siprus Yunani. Hal
tersebut pada akhirnya akan membawa kemakmuran setelah bertahun-tahun
mengalami malaise ekonomi.
Pandangan orang ini sangat seragam:

Mereka bertetangga di Inggris, warga Turki dan Yunani, mengapa mereka
tidak bisa tinggal di sini? Ketika kami bertemu dengan orang Yunani
di sisi lain, kami melihat mereka tidak berbeda dengan kita. Itu
hanya para pemimpin kedua pihak saja yang melakukan ini. Jadi sekali
mereka memutuskan ini bakalan terjadi, mengapa tidak orang-orang itu
hidup bersama berdampingan. Saya punya banyak teman di sisi lain
pulau ini.

Menurut jajak pendapat, mayoritas warga Siprus Turki mendukung
rencana PBB untuk menyatukan pulau itu. Tetapi rencana itu bisa
dikacaukan oleh pendatang Turki yang tidak mau meninggalkan desa
mereka. Jumlah pendatang mencapai hampir setengah penduduk sisi Turki
Siprus, dan suara mereka bisa berarti penolakan rencana PBB dalam
referendum akhir Maret. Itu dapat memicu ketegangan antara pendatang
Turki dan warga Siprus Turki lainnya, menurut Huseyin Gursun,
profesor di Universitas Girne:

Ada kecenderungan warga Siprus Turki menjadi lebih nasionalis
dibandingkan warga Turki setempat. Apabila tidak ada pemecahan
masalah dan jika warga Siprus Turki merasa mereka menjadi alasan
karena mereka tidak mau mengembalikan rumah mereka dan menolak
rencana tersebut, itu akan menjadi perseteruan serius antara dua sisi
melawan dua bagian dari satu lingkungan yang sama.

Gursun mengatakan kedua kelompok berkembang terpola secara cepat,
dengan warga Siprus Turki menuduh pendatang Turki menjadi sangat
keagamaan dan konservatif. Tanpa dukungan kedua kelompok sedikit saja
harapan bagi rencana PBB, yang mungkin saja merupakan kesempatan
terakhir dalam waktu panjang penyatuan Siprus.


* PUTRI MARGARITA MENGAKU BUKA RAHASIA KELUARGA KERAJAAN BELANDA

Putri Margarita, keponakan Ratu Belanda Beatrix, mengaku membuka
rahasia kehidupan istana karena merasa amat dirugikan, dan sekarang
menuntut ganti rugi kepada pemerintah Belanda. Senin lalu, Ratu
Beatrix dan stafnya mengadakan rapat-darurat tentang
ungkapan-ungkapan Margarita yang dapat mencemarkan nama baik Keluarga
Besar Oranje ini. Rapat itu memutuskan, diam saja. Keluarga Istana
tidak akan memberi tanggapan. Laporan redaktur dalam negeri Caren
Tiggeloven.

Margarita de Bourbon de Parme, demikian nama putri dari adik Ratu
Beatrix, Putri Irene, menikah pada 22 September 2001 dengan Edwin de
Roy van Zuydewijn. Tapi, Keluarga Kerajaan konon menganggap Edwin ini
bukan calon pasangan yang pantas. Ayah Margarita sendiri, yaitu
Carlos Hugo, yang pernah merupakan ahli-waris mahkota Spanyol,
kabarnya memiliki berkas dari Dinas Sosial tentang Edwin. Dikatakan,
Edwin beberapa tahun lamanya adalah penganggur, homoseksual dan
terjangkit virus AIDS. Juga disebutkan, Edwin tidak berhak menyandang
gelar doktor. Lantas pasangan Edwin dan Margarita itu merasa
dipantau, percakapan mereka disadap, surat-surat pajaknya dikopi, dan
dalam pesta dan resepsi istana, suami Margarita konon selalu
diabaikan.

Margarita mengaku berulangkali mengeluh kepada bibinya, Ratu Beatrix.
Tapi Beatrix disebut-sebut menjawab, Margarita harus selesaikan
sendiri urusannya. Margarita bahkan pernah minta bantuan Perdana
Menteri waktu itu Wim Kok, tapi Kok tidak menanggapi. Menurut
Margarita, Ratu Beatrix sendiri ikut memfitnah dirinya.

Akhirnya, Margarita dan Edwin, tampaknya putus asa, dan mencari
publikasi. Pekan lalu, dua mingguan beken, HP de Tijd dari Belanda
dan Die Stern dari Jerman, keduanya adalah media respektabel, bukan
media sensasional, keduanya menerbitkan segala macam cerita
kehidupan-interen Keluarga Kerajaan, yang, kalau benar, amat
mencemarkan nama baik wangsa Oranje.

Misalnya Ratu Beatrix konon pernah berbulan-bulan pada tahun 1999
berseteru dengan putranya, Pangeran Willem-Alexander, karena sang
putra ini memilih Maxima Zorreguita sebagai calon jodohnya. Maxima
adalah putri seorang menteri dalam rezim militer Argentina tahun
1970an. Juga dikatakan, Beatrix pernah mabok pada pesta ulangtahunnya
sendiri pada Januari tahun 2000.

Margarita juga berkisah bahwa Pangeran Bernhard, ayah Beatrix, lebih
dari dua dasawarsa punya hubungan selingkuh dengan asisten
pribadinya. Margarita bahkan mengatakan, ayahnya sendiri punya anak
tidak-sah dengan seorang bekas wanita pengasuh anak-anak.

Sekarang, Margarita dan Edwin bermaksud menuntut uang ganti rugi dari
Negara Belanda. Dia menganggap pemerintah Belanda bertanggungjawab
atas upaya sistimatis yang merintangi bisnis dari suami Margarita,
Edwin. Fincentives, perusahaan milik Edwin, mengaku menderita
kerugian jutaan euro.

Setelah rapat-darurat di Istana Noordeinde di Den Haag, Ratu Beatrix
memutuskan untuk sementara tidak menanggapi cerita-cerita intrik yang
disebar keponakannya itu. Pengamat Keluarga Oranje, Reinildis van
Ditzhuizen, menilai langkah Ratu itu adalah taktik paling bijaksana.
Pekan silam, Keluarga Kerajaan sudah memberi tanggapan resmi yang
amat umum sifatnya. Dikatakan, Keluarga Oranje tidak mengenali citra
yang digambarkan oleh Margarita itu, dan karena kasih sayang pada
Margarita, keluarga tidak ingin memberi tanggapan.

Saat ini, Perdana Menteri Belanda Jan-Pieter Balkendende juga
mengambil sikap diam. Kalangan parlemen menilai isu Margarita itu
sebagai sengketa interen keluarga kerajaan. Hanya Partai Sosialis
yang pro-republik yang mengajukan pertanyaan dalam parlemen.

Di Belanda, ucapan dan tindakan Keluarga Kerajaan merupakan
tanggungjawab pemerintah. Tapi Putri Margarita bukan anggota Keluarga
Kerajaan, jadi pemerintah Perdana Menteri Balkenende secara hukum
tidak wajib menanggapinya. Namun kenyataannya, ulah Margarita itu
merugikan pamor Keluarga Kerajaan, jadi pemerintah juga tidak bisa
diam terus. Apalagi, Ratu Beatrix secara sadar berupaya agar
skandal-skandal kawin, cerai dan selingkuh semacam di dalam Keluarga
Kerajaan Inggris, jangan sampai mencemari Keluarga Oranje di Belanda.


Menurut pengamat kerajaan Reinildis van Ditzhuysen, sejauh ini
Keluarga Kerajaan Belanda masih merasa aman. Yang kerepotan, adalah
Margarita dan suaminya sendiri. Sebab, bagaimana mereka bisa mendapat
simpati publik, kalau mereka juga mencemari citra orangtuanya
sendiri?


* INTERPOL BAKAL TANGKAP WIRANTO DAN KAWAN-KAWAN

Jaksa Penuntut PBB di Timor Leste membuat dakwaan kejahatan atas
kemanusiaan terhadap bekas menteri pertahanan dan panglima tentara
Indonesia, Wiranto. Ia bersama ketujuh petinggi lainnya diduga
terlibat aktif memerintah milisi pro Jakarta melakukan berbagai
kekerasan di tahun 1990. Menurut Jaksa Agung Timor Leste, Longinus
Monteru, pihaknya sudah meminta interpol menangkap Wiranto dan
kawan-kawannya itu. Ia menegaskan hukum perlu ditegakkan
mengenyampingkan hubungan politik antar Indonesia dan Timor Leste.
Berikut penuturan lengkap kepada Radio Nederland.

Longinus Monteru [LM]: Berdasarkan mandat resolusi Dewan Keamanan
1272 dan selanjutnya, Kepala Jaksa Penuntut Internasional yang
bekerja di Timor Leste telah mempersiapkan berkas dakwaan untuk
delapan orang tersangka sebagai tokoh-tokoh yang mengatur memberikan
bantuan keuangan dan lain-lain kepada para kelompok milisi kejadian
1999.

Radio Nederland [RN]: Delapan orang tersangka itu siapa saja Pak
Longinus?

LM: Di antaranya Jenderal Wiranto, Zacky Anwar Makarim, Suhartono
Suratman, Pak Adam Damiri, Pak Noer Muis dan Yayat Sudrajat, Abilio
Jose Osorio Soares.

RN: Tetapi orang-orang ini kan ada di Indonesia dan belum apa-apa
Hassan Wirayuda, Menlu RI sudah mengatakan bahwa Tim Tim dan
Indonesia nggak ada perjanjian ekstradisi. Jadi tidak mungkin
orang-orang diserahkan ke Timor Leste begitu?

LM: Setidak-tidaknya tugas dari para Jaksa Penuntut Umum berdasarkan
resolusi Dewan Keamanan 1772 selama telah melakukan sesuatu atau
melengkapi ke-46 berkas lainnya dengan berkas ini. Dan itu bukan
merupakan berkas terakhir yang akan kami limpahkan ke pengadilan.
Sebenarnya kami juga selama ini mengajukan berbagai permohonan ke
Republik Indonesia melalui Kejaksaan Agung, tapi hingga saat ini
belum mendapat jawaban.

Soal ekstradisi betul, itu betul, kami belum ada masalah itu. Kami
setidak-tidaknya, berkas tersebut, setelah dilimpahkan, bagaimana pun
juga akan diupayakan untuk menghadirkan orang tersebut di sini
melalui berbagai cara. Apakah itu melalui hubungan bilateral, maupun
melalui cara-cara lain.

RN: Anda tadi sebut ini berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB ya.
Apa ada sanksi kalau orang-orang ini tidak mau datang karena ini
berdasarkan resolusi Dewan Keamanan?

LM: Saya kira nanti utusan khusus Sekjen PBB yang bisa menjawab
masalah ini karena itu menyangkut masalah politis. Jadi saya hanya
menjawab dari segi hukum bahwa perintah penangkapan telah
dikeluarkan. Juga diketahui bahwa Timor Leste telah menjadi anggota
Interpol yang ke-181 pada bulan Oktober lalu. Jaksa-jaksa
internasional yang bekerja di Unit Serious Crimes akan
menindaklanjuti permohonan tersebut ke Lyon, ke Prancis, kepada
Interpol untuk bisa diteruskan ke 180 negara anggota lainnya.

RN: Jadi dengan kata lain, orang-orang ini agak sulit ya bepergian ke
luar negeri. Dan lagian, Indonesia juga termasuk negara yang mengikat
dirinya pada Interpol juga kan?

LM: Betul sekali. Dan saya kira Interpol Indonesia juga akan menerima
perintah penangkapan tersebut.

RN: Tapi balik lagi ya, apa mungkin ya, yang Anda sebutkan tadi,
Jenderal-Jenderal dan orang sipil ini bisa dibawa ke Timor Leste. Ini
kan kaitannya kedaulatan negara, apa mungkin begitu?

LM: Saya tidak bisa berkomentar banyak tentang hal itu, karena itu
sudah menyangkut masalah politis. Dan tentunya saya hanya bisa
mengangkat keterlibatan para petinggi tersebut pada tahun 1999,
berdasarkan 1500 saksi yang kami kumpulkan. Dan juga untuk 281 kasus
pembunuhan yang terjadi di Timor Leste di mana dari 1500 saksi, pada
intinya kami bisa mengambil kesimpulan bahwa apa yang terjadi di Tim
Tim adalah merupakan suatu rentetan kejadian yang diatur secara
sistematis dan terorganisir oleh kelompok tersebut.

RN: Pak Longinus, yang saya juga jadi agak tanda tanya adalah Anda
katakan tadi bahwa kehadiran orang ini bisa jadi nomor dua begitulah.
Tetapi kalau nanti suatu saat sudah masuk pengadilan, apakah Anda
maksudnya berbicara tentang peradilan in absentia begitu?

LM: Tidak, kami kebetulan tidak bisa memberlakukan itu di Timor Leste
berdasarkan konstitusi. Dan juga hukum sementara  yang kami
praktekkan di sini adalah KUHP dan juga KUHAP sehingga bagaimana pun
juga, berkas itu akan diarsipkan di sana sambil menunggu proses
politik lebih lanjut melalui pemerintahan.

RN: Jadi peradilan ini bisa jadi menjadi tong kosong dong, artinya
sekalipun berkasnya ada, tapi nggak bisa dijalankan karena orangnya
nggak ada begitu?

LM: Ya, bisa juga, paling tidak, tugas utama dari Jaksa Penuntut Umum
sebagai yang bertanggung jawab untuk mengangkat masalah-masalah yang
terjadi pada tahun 1999 di Timor Leste. Tugas kami sudah kami lakukan
untuk menjawab  tantangan masalah ketidakadilan.

Dan tentunya yang paling saya harapkan bahwa kita harus betul-betul
memisahkan masalah politik dengan masalah hukum, dan dengan harapan
dakwaan yang satu ini tidak akan merusak hubungan yang sudah
dirancang, atau dibangun oleh kedua negara selama ini, termasuk di
bidang kejaksaan agung.


Demikian Longinus Monteru Jaksa Agung Timor Leste.


* KEINGINAN BIN DAN KEZALIMAN ORDE BARU

Intro: Banyak kalangan bertanya-tanya kenapa Badan Intelijen Negara
BIN ingin lebih lama menangkap orang yang dicurigai melakukan aksi
terorsime. "Apakah kesewenang-wenangan penahanan masih kurang?" Tanya
Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan. Dengan niat seperti ini sulit untuk
membantah bahwa seperti di zaman zalim orde baru dulu, intel-intelan
BIN masih dikuasai oleh tentara. Koresponden Jopie Lasut mengirim
laporan berikut dari Jakarta:

Pada umumnya masyarakat Indonesia menentang usulan Kepala BIN
Hendropriyono supaya lembaganya diberi wewenang menangkap dan menahan
seseorang selama empat kali 24 jam karena diduga terlibat aksi
teroris. "Ini melanggar hak-hak asasi manusia, dan memunculkan
kembali peran militer," ujar praktisi hak-hak asasi Frans
Hendrawinata kepada pers ibukota. Masyarakat memang masih trauma
menghadapi sepak terjang aparat keamanan yang dengan dalih kerja
intelijen begitu saja meniadakan hak-hak sipil, dan melakukan
pelanggaran hak-hak asasi manusia. Seharusnya pihak intelijen
meningkatkan kemampuannya secara professional dengan belajar dari
lembaga-lembaga intelijen negara-negara yang punya pengalaman dalam
berdemokrasi, kata Ronny Safiadi. Ketua Serikat Buruh Transportasi
Indonesia itu juga berharap sikap tanggap intelijen serta kerjasama
dengan masyarakat perlu dikembangkan.

Ronny Safiadi:
Sekarang ini pada dasarnya adalah nggak efektif dalam tindakan untuk
membangun sebuah pertahanan negara karena lebih melakukan tekanan
represif terhadap gerakan-gerakan yang muncul dari rakyat sendiri.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu
misalnya pernah mengemukakan bahwa jaringan intelijen Indonesia saat
ini porak-poranda. KSAD menunjuk pada pihak luar negeri sebagai biang
pelumpuhan intelijen Indonesia. "Mereka punya kepentingan untuk
mengacaukan Indonesia," katanya kepada pers akhir tahun lampau.
Tetapi yang menarik Ryacudu menegaskan bahwa usaha pihak luar
utamanya adalah dengan merusak tentara suatu negara sebelum merusak
intelijennya. "Kalau intelijen sudah lumpuh, maka negara itu akan
kacau," ujar Ryacudu saat itu. Dan ditegaskannya intelijen Indonesia
kini sedang dilumpuhkan.

Memang intelijen Indonesia perlu segera dibenahi. Pembenahan itu
dilakukan dengan membangun kembali jaringan yang selama ini rusak.
Tetapi yang paling penting tentunya adalah dengan membangun jaringan
intelijen polisi. Karena selama Orde Baru intelijen tentara yang
sangat dikembangkan terutama oleh raja intel-intelan tentara yaitu
Jenderal Benny Moerdani. Sedangkan jaringan kepolisian yang sejak
zaman Polisi Negara  termasuk yang terbaik di Indonesia hancur
berantakan setelah di bawah kendali militer.

Di jaman si raja intel Benny Moerdani dulu, militer menguasai
jaringan intel Bais, BIA, Bakin, Kejaksaan, Bea Cukai, Kopkamtib,
Dierektorat Khusus Depdagri dan masih banyak lagi. Jaringan intel di
Indonesia mulai berubah sejak bendera Pusintel Strat, atau Pusat
Intelijen Strategis dikembangkan oleh perwira-perwira CPM seperti
Kolonel Nichlany. Bersama Yoga Sugama dan Sutopo Yuwono, militer
mulai menyatukan lembaga-lembaga intelijen di semua departemen. Dan
polisi pun harus tunduk pada tentara yang hanya berkeinginan untuk
menopang kezaliman Soeharto.

Kalau pada zaman kekuasaan partai-partai di tahun-tahun 1950an dan
zaman demokrasi terpimpin pusat-pusat intelijen ada di tangan DPKN
Polri dan BPI, Badan Pusat Intelejen, maka sejak tahun 1970 ke atas
tentaralah yang menguasai jaringan intelijen nasional. Karenanya
bisalah dimengerti mengapa intelijen polisi hingga saat ini sangat
lemah dalam menyusun jaringannya khususnya di kalangan masyarakat
politik. Polisi di masa Soekarno berada di sekeliling Presiden
Soekarno. Mulai dari Resimen Tjakrabirawa, paswalpres saat itu,
sampai ke BPI di Jalan Senopati yang punya kantor-kantor cabangnya di
daerah-daerah sampai ke luar negeri.

Kini seorang jenderal TNI-AD mengatakan, jaringan intelijen tidak
bisa dibuat sendiri-sendiri. Polisi tidak boleh membuat jaringan
sendiri. TNI pun tidak boleh buat intelijen sendiri, katanya. Karena,
menurut perwira ini, kalau terjadi suatu peristiwa besar, aksi terror
seperti di Bali misalnya, barulah  semua lembaga intelijen sibuk
mencari-cari siapa pelakunya. Sehubungan dengan itu tentara kini
membangun kembali jaringan intelijennya di Kodam-Kodam.

Maka kalau sekarang tentara kembali disorot, pihak TNI menganggapnya
sebagai usaha-usaha yang sengaja menjelek-jelekkan TNI. Termasuk,
kata mereka, berita mengenai keterlibatan Kopassus di Ambon, Papua
dan lain-lain.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke