---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 27 Februari 2003 17:20 UTC



** BUSH: SADDAM PERGI, TIMUR TENGAH MEMBAIK

** UNJUK RASA VIRTUAL, LUMPUHKAN JARINGAN TELPON GEDUNG PUTIH

** DI LOKASI BEKAS WTC, DIBANGUN GEDUNG PENCAKAR LANGIT

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: 250 JENDERAL BERTEMU, ADA APA DALAM
TNI?

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MALU-MALUIN KALAU AKBAR TANDJUNG TETAP
JADI KETUA DPR

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : KANTOR-KANTOR PENGACARA AMERIKA
BERSAING MEWAKILI INVESTOR AHOLD

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : GENDERANG PERANG MAKIN NYARING
BUNYINYA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : PENJAHAT PAPAN ATAS HO CHI MINH
CITY DIADILI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL:  PEREMPUAN BESI DARI BALKAN,
DIGANJAR 11 TAHUN



* BUSH: SADDAM PERGI, TIMUR TENGAH MEMBAIK


Presiden Amerika Serikat, George W. Bush mengatakan bahwa lengsernya
Saddam Hussein bermanfaat bagi seluruh kawasan Timur Tengah.
Hengkangnya Saddam, menurut Bush mendorong proses demokrasi. Ia
menunjuk pada konflik antara Palestina dan Isreal. Irak tanpa Saddam
Hussein membuka peluang nyata pembentukan negara Palestina merdeka.
Ungkapan Presiden Bush di depan partai konservatif di Washington ini,
bertolak belakang dengan pemikiran Prancis dan Jerman. Paris dan
Berlin menilai bahwa perang di Irak justru akan mengganggu stabilitas
kawasan Timur Tengah.

Pekan ini AS, Britania Raya dan Spanyol menyodorkan rancangan
resolusi baru yang memungkinkan aksi militer di Irak. Hari Kamis ini
Cina dan Rusia kembali menandaskan menentang resolusi baru Dewan
Keamanan. Menteri Luar Negeri Cina, Tang Jiaxuan dan rekan sejawatnya
dari Rusia, Igor Ivannov se usai bertemu di Beijing mengumumkan akan
mengupayakan segalanya untuk menemukan pemecahan damai krisis Irak.

Kamis ini Dewan Keamanan PBB untuk pertama kali membahas rancangan
resolusi yang diajukan AS. Rapat Dewan Keamanan in bersifat tidak
resmi, pemungutan suara baru akan dilaksanakan dua pekan mendatang.


* UNJUK RASA VIRTUAL, LUMPUHKAN JARINGAN TELPON GEDUNG PUTIH


Sekitar 400 ribu warga Amerika Serikat menggelar aksi unjuk rasa
secara virtual menentang rencana perang Irak. Demikian dilaporakan
Win Without War, gerakan anti perang yang memprakarsai 'mars virtual
di Washinton'. Sekitar 400 ribu orang serempak mengirim faksmili ke
Gedung Putih dan menelpon para anggota Kongres AS. Mereka
menyampaikan protes terhadap rencana perang di Irak. Saking banyaknya
penelpon, jaringan telpon Gedung Putih lumpuh selama berjam-jam.


* DI LOKASI BEKAS WTC, DIBANGUN GEDUNG PENCAKAR LANGIT


Di lokasi bekas World Trade Centre di New York akan dibangun sebuah
kompleks perkantoran dan perumahan. Salah satunya sebuah apartemen
pencakar langit setinggi 500 meter, buah karya Daniel Libeskind,
arsitek asal Jerman. Rancangannya ini mengalahkan disain saingan dari
biro arsitek THINK New York.

Kemenangan karya Libeskind ini sebenarnya baru akan diumumkan Kamis
malam, tetapi sudah bocor duluan ke media massa. Libeskind dan THINK
adalah dua arsitek yang masih bertahan sampai babak terakhir
pemilihan untuk bangunan baru di ground zero. Enam arsitek lainnya
sudah gugur di babak sebelumnya, lewat pemilihan tertutup.


* KOREA UTARA AKTIFKAN LAGI PUSAT NUKLIR


Korea Utara mengaktifkan kembali pusat pembangkit nuklir Yongbyon.
Amerika Serikat, yang melaporkan berita ini, menduga bahwa Pyongyang
tidak mengaktifkan pabrik pengembang plutonium, bahan baku senjata
nuklir. Amerika Serikat cemas Korea Utara akan menjalankan juga mesin
pemerkaya plutonium.

Pusat nuklir Yongbyon sempat ditutup beberapa tahun, berdasarkan
kesepakatan dengan Amerika Serikat. Tahun lalu Korea Utara
mengumumkan memulai kembali program nuklirnya. Amerika Serikat
menanggapi dengan menghentikan pasokan minyak ke Pyongyang. Sekarang
ini Korea Utara menyatakan, terpaksa menjalankan lagi pusat nuklirnya
untuk memenuhi kebutuhan enerji.


* PEMBANGKANG PANTAI GADING MAIN TEMBAK DI TEMPAT


Organisasi pemerhati HAM, Amnesty International menuduh kelompok
pembangkang Pantai Gading melakukan pembunuhan tembak di tempat.
Menurut Amnesty International,  sedikitnya 50 orang aparat polisi
dibunuh di tempat padahal mereka sudah menyerah. Dalam laporannya,
organisasi HAM itu merinci kejahatan perang di markas pembangkang
Buake.

Pembantaian terjadi Oktober tahun lalu, ketika baru saja berlaku
gencatan senjata di Pantai Gading. Menurut sejumlah saksi mata,
mayat-mayat korban dibuang di kuburan massal. Pemimpin gerakan
terbesar pembangkang menyangkal tuduhan itu dan berdalih korban tewas
dalam kontak senjata. Amnesty International dalam laporannya itu juga
menuduh tentara Presiden Laurent Gbagbo bersalah atas kejahatan
perang.


* 250 JENDERAL BERTEMU, ADA APA DALAM TNI?


Intro: Dalam tubuh TNI tampaknya selalu diramaikan oleh pertarungan
kekuasaan, atau paling tidak perebutan pengaruh. Dulu sekali Soeharto
lawan Yani, lalu Wiranto lawan Prabowo. Sekarang naga-naganya ada
pertarungan kekuasaan antara Jenderal Endriartono Sutarto, Panglima
TNI melawan KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu. Ini terbukti dengan
tidak hadirnya Endriartono pada pertemuan para jenderal yang
diselenggarakan oleh Ryamizard. Konon sebagai wong kito, yaitu orang
Palembang, Ryamizard dekat dengan Taufik Kiemas, suami Presiden
Megawati. Tetapi ternyata sebagai menantu Try Sutrisno, Ryamizard
dikabarkan tidak terlalu setia pada wong kito tadi. Tentang perebutan
pengaruh dalam tubuh TNI, berikut laporan koresponden Jopie Lasut
dari Jakarta.

Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto kemarin membantah, dalam
RUU TNI yang saat ini disusun, TNI mempunyai celah untuk melakukan
kudeta. Pasal 19 RUU TNI tersebut berbunyi, "dalam keadaan mendesak,
atau keadaan darurat, Panglima TNI dapat melakukan langkah awal
menggerakkan pasukan". Menurut Endriartono, pasal ini bermaksud,
apabila ada kekuatan asing yang masuk, tetapi presiden dan wapres
sulit dihubungi, termasuk dalam situasi bencana alam dan kerusuhan
atau presiden diculik, TNI bisa menggerakkan kekuatannya. "Kalau mau
kudeta, buat apa UU. Pasukan kita sudah disebar di seluruh wilayah
Indonesia dari dulu dari Sabang sampai Merauke. Tidak usah menunggu
UU, baru menyebar," ujar Panglima TNI Endriartono kepada pers di
Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis kemarin. "Tidak benar kita
memaksakan untuk menggerakkan pasukan. Kalau mau kudeta, sekarang
juga bisa," katanya. Lebih lanjut ia berharap bangsa Indonesia jangan
terlalu paranoid dengan apa yang dilakukan TNI. "Kita harus jernih,
bijak, dan berpikir positif tanpa menghilangkan kewaspadaan. Kita
jangan buru-buru bilang TNI akan kudeta," ujarnya.

Sedangkan pengamat militer MT Arifin mengingatkan bahwa RUU yang
salah satu pasalnya berbunyi bahwa dalam keadaan tertentu atau
darurat TNI boleh mengambil tindakan, tanpa persetujuan presiden,
mestinya tak usah dimasukkan. Mengingat kondisi darurat yang sering
ditafsirkan kalangan militer sebagai perang biasanya tak terjadi
begitu saja. Perang memang diawali oleh kondisi-kondisi tertentu.
Misalnya adanya imbauan agar penduduk sipil diungsikan dan lain
sebagainya. Namun kekhawatiran bahwa militer akan mengambil alih
kekuasaan dari kalangan sipil masih terus menghantui elit politik
serta para cendekiawan ibukota. Apalagi ada yang memperoleh informasi
bahwa pasal yang memberi kewenangan kepada TNI tersebut tadinya tak
ada. Tetapi pada saat finalisasi ada perwira TNI yang memasukkannya.

Presiden Megawati yang kini sedang berada di Kuala Lumpur sempat
khawatir dengan gerak-gerik para jenderal pensiunan yang sempat
mengumpulkan sekitar 250 jenderal di bawah pimpinan KSAD Jenderal
Ryamizard Ryacudu. Hingga kini memang tidak ada yang tahu kelanjutan
pertemuan tersebut. Dalam percakapan-percakapan informal dikatakan
bahwa para perwira TNI ini menyesalkan keadaan di Aceh. Kalau bisa
TNI ingin menggunakan kekuatan militer untuk mengatasi
konflik-konflik yang mengancam eksisitensi dan integritas bangsa.
Tercetus pula gagasan untuk mengangkat Wiranto sebagai pemimpin
alternatif yang bisa secepatnya membawa bangsa ini keluar dari
kemelut sosisl politik dan ekonomi dewasa ini.

Namun kelompok Try Sutrisno menentang gagasan tersebut. Kelompok
mantan perwira Kopassus yang pernah mengkhianati Soeharto khawatir
jika Wiranto berkuasa maka ia akan menjalankan politik balas
dendamnya Soeharto. Bukankah Soeharto dahulu terpaksa turun tahta
karena ketidaksetiaan sejumlah jenderal yang sengaja menaikkan
Habibie sebagai presiden? Usulan lain yang muncul, jika usaha
pengambilalihan kekuasaan di tahun 2003 ini gagal, ialah memunculkan
Wiranto sebagai calon presiden Golkar. Dan jika sudah ada kesepakatan
di kalangan TNI, maka keluarga Cendana dipastikan akan mendukung
sepenuhnya pencalonan Wiranto itu.

Bagaimana sikap gerakan-gerakan Islam pasca pertemuan 250 jenderal?
Menurut Dr. Muslim Abdurachman, seorang cendekiawan Islam, sebaiknya
seorang perwira efektif, yaitu mereka yang belum pensiun, yang
memimpin bangsa saat ini. Dan orang itu adalah Jenderal Endriartono,
katanya. Bukankah yang disebut TNI itu hanyalah yang ada di Cilangkap
saja? Wiranto, Try Sutrisno, Susilo Bambang Yudhoyono, Hartono dan
Prabowo sudah bukan TNI lagi. Mereka umumnya sudah membawa garis
partai masing-masing. "Sedangkan TNI di Cilangkap masih netral dan
professional", ujar seorang mantan Letjen yang baru pensiun.

Muslim Abdurachman percaya selama Endriartono masih mengikuti jalan
yang lurus, membawa aspirasi rakyat, dan berpihak pada rakyat maka ia
akan mendukung jika Endriartono menggantikan Megawati.


Muslim Abdurachman :"Saya kira militer yang aktif sekarang, baik ya.
Bisa diterima oleh islam, bisa diterima oleh siapapun. Orang kayak
Endriartono kan juga sebagai tokoh militer cukup nuchter (bijak red.)
ya menurut saya. Dan saya kira militer dalam garis seperti itu cukup,
jadi jangan terlalu juga misalnya menunjukkan yang terlalu proaktif
atau yang eksesif ya. Misalnya lebih dari yang sekarang ini. Menurut
saya cukuplah ya. Jadi dia tetep di dalam garis aturan permainan dan
sebagai pengawal dari bangsa ini dia memihak, bukan saja aturan
permainan tetapi juga aspirasi yang bagaimana bangsa ini supaya
selamat di masa depan."


* MALU-MALUIN KALAU AKBAR TANDJUNG TETAP JADI KETUA DPR


Intro: Akbar Tandjung terpidana kasus penyelewengan dana Bulog
lagi-lagi tetap berhasil bercokol di kursi ketua Dewan Perwakilan
Rakyat, kendati berulang kali sudah dilancarkan upaya
melengserkannya. Jurus-jurus Tandjung dengan mengandalkan jual beli
antar partai Orde Baru Golkar dengan terutama partai PDI Perjuangan
nampaknya ampuh menenggelamkan lawan-lawannya. Radio Nederland
menghubungi Dwi Ria Latifa dari PDI Perjuangan yang menjadi pelopor
permintaan mundur Akbar Tandjung, terpidana tiga tahun ini. Dwi Ria
Latifa mengatakan DPR tidak tahu malu kalau terus membiarkan Akbar
Tandjung.

Dwi Ria Latifa [DRL] : Realita di DPR seperti  inilah adanya. Satu
sisi mungkin banyak anggota dewan yang menginginkan perbaikan citra
DPR itu sendiri, tapi tidak bisa dipungkiri juga ada hal-hal lain
yang terjadi di sini. Seperti diduga ada kompromi, tawar menawar dan
lain sebagainya. Tetapi tetap pada prinsipnya bagaimana agar prinsip
dasar yang kita tawarkan oleh pengusul ini untuk menonaktifkan Akbat
Tandjung atau membuat Dewan Kehormatan untuk Akbar Tandjung agar
tidak memimpin DPR itu bisa diterima oleh semua. Karena saya yakin
itulah isi hati nurani semua yang ada di situ. Tapi mengkin pada saat
ini hati nurani itu masih dilapisi oleh sesuatu.

Radio Nederland [RN] : Tapi saya agak ragu ya, perjuangan anda ini.
Mengingat fraksi anda sendiri kemarin toh kong-kalingkong dalam
undang-undang pemilu untuk meloloskan pasal yang mengijinkan Akbar
Tandjung kembali beraksi. Jadi bagaimana mungkin anda bisa menembus
itu semua?

DRL : Memang kelihatannya berat, sepertinya juga berjalan di tengah
hutan belantara mungkin ya. Tapi begini lo, saya dari awal memang
sudah tertatih-tatih ya, ketika pertama malontarkan itu. Jadi biarlah
pelan tapi pasti. Pokoknya tetap komitmenya, pak Akbar itu harus
memberikan contoh teladan, non-aktif ketika itu. Tetapi sekarang
permintaan kita malah dibuat Dewan Kehormatan untuk mundurnya pak
Akbar.

RN : Nah mbak Dwi, lawan anda ini kan sebenarnya partai anda sendiri,
partai yang begitu besar, fraksinya besar juga di DPR. Tapi justeru
mereka kan yang sangat sangat menghambat Akbar Tandjung mundur.

DRL : Kalau dibicarakan partai secara keseluruhan menghambat pak
Akbar untuk mundur saya nggak sependapat. Karena sikap resmi partai
saya dan fraksi saya, semua dikembalikan kepada anggotanya
masing-masing. Jadi tidak ada sikap resmi yang melarang atau
menghambat ini.

RN : Tapi secara hitung-hitungan saja ya mbak Dwi. Kalau seluruh
fraksi anda, anggota partai PDI Perjuangan yang ada di DPR sepakat
Akbar mundur, saya rasa peluang itu besar sekali. Tapi kan tidak
terjadi. Atau karena memang ada semacam kepentingan partai gitu
sehingga supaya nanti kong-kalingkong PDI-P dan Golkar itu, membesar
kembali PDI-P untuk melangkah di pemilu 2004?

DRL : Saya fikir enggak sejauh itu mas. Saya juga agak ragu analisa
ini, karena mau bargaining apapun ya, tapi kalau misalnya prinsip
dasar persoalan pak Akbar Tandjung ini dipertontonkan seolah-olah
kita malah ingin mempertahankan pak Akbar Tandjung, saya pikir itu
akan menjadi bumerang sendiri, buat siapapun. Memang kesannya
seolah-olah ini tidak tegas, tapi buat saya sampai hari ini tidak
dilarang saja, buat saya sudah merupakan anugrah nikmat dalam kondisi
seperti ini. Tapi kalau begitu dilarang ya itu baru musibah buat saya
dan teman-teman.

RN : Nah mbak Dwi anda kan juga sedang menggodok Hakim Agung ya. Saya
kok takut ya bahwa Hakim Agung ini akhirnya menjadi jaulan-jualan
antar partai dan akhirnya bukan Hakim Agung yang benar-benar sip buat
rakyat Indonesia tapi Hakim Agung yang sip buat kepentingan penguasa,
atau siapa pun yang beraksi di 2004 nanti.

DRL : Ini kan sedang dalam proses, fit and proper test ya, tidak
dipungkirilah pasti ada keinginan-keinginan tertentu bagi
mereka-mereka untuk menggolkan calon-calonnya. Penilaian-penilaian
yang dilakukan oleh Komisi II ini kan sangat transparan, terbuka oleh
media.

RN : Dalam hal Akbar Tandjung pun kan juga sangat transparan kan mbak
Dwi. Toh nyatanya rakyat juga cuma bisa bengong-bengong saja
menyaksikan sang terpidana itu masih bertengger di sana.

DRL :  Memang betul, cocoknya saya komentarnya gini aja, memang
cocoklah namanya partai saya ini kan PDI Perjuangan, jadi memang saya
harus berjuang terus ya sama teman-teman.  Kalau komentar saya itu
saja.

Demikian Dwi Ria Latifa dari PDI Perjuangan


* KANTOR-KANTOR PENGACARA AMERIKA BERSAING MEWAKILI INVESTOR AHOLD


Intro: Kantor-kantor pengacara Amerika cepat-cepat menggugat Ahold
setelah nilai saham konglomerat ritel Belanda ini anjlok drastis
Senin lalu, yaitu lebih dari 60%. Masing-masing kantor pengacara
mewakili para pemilik saham Ahold di Amerika yang jelas dirugikan.
Proses gugatan berkelompok ini juga disebut 'class action suits' yang
dilangsungkan bagi semua pemegang saham. Pada akhirnya pengadilan
biasanya hanya menerima satu kantor pengacara saja untuk mewakili
para pemilik saham yang dirugikan. Karena itu kantor-kantor pengacara
saling bersaing supaya mendapatkan tugas yang membawa banyak
keuntungan itu. Lebih lanjut laporan koresponden Reinout van
Wagtendonk dari New York.

Bagi setiap kantor pengacara yang atas nama para pemilik saham Ahold
menggugat konglomerat ritel itu karena dianggap telah menyebarkan
informasi palsu, sangatlah penting supaya gugatan itu diajukan
secepatnya. Proses gugatan berkelompok atau 'class action' pertama
diajukan dalam 24 jam begitu kabar buruk anjloknya saham Ahold
tersiar. Pada dasarnya hakim menunjuk satu kantor pengacara untuk
mewakili semua penggugat. Hakim tidak hanya mengutamakan kecepatan
bekerja, tapi juga pengalaman dan reputasi kantor pengacara.

Jan Joosten:
Mereka saling bersaing. Para hakim mempunyai caranya sendiri-sendiri
untuk menemukan jalan keluar. Bahkan ada hakim yang menyelenggarakan
semacam lelang. Mereka menyatakan: Kami mempunyai prosedur ini, siapa
yang bisa membantu paling baik dan murah bagi semua penggugat?

Jan Joosten adalah mitra kantor pengacara Hughes, Hubbard and Reed di
New York. Ia pakar hukum dagang. Gugatan berkelompok semacam itu
sudah lazim di Amerika Serikat. Bagaimana pun juga para pengacara
bisa mengambil keuntungan jutaan dolar dengan proses tersebut. Tapi
di sisi lain 'class action suits' ini juga beresiko. Karena itu
kadangkala kantor pengacara bersaing akhirnya bekerja sama juga.

Jan Joosten:
Pengacara bisa mengambil banyak keuntungan dari proses semacam ini.
Karena di Amerika para pengacara baru dibayar kalau dia menang
perkara. Kalau kalah tidak. Ini sangat menarik bagi para penggugat.
Namun ini juga berarti bahwa apabila mereka kalah dalam proses ini,
maka mereka tidak mendapatkan apa pun. Para pemilik saham tetap bisa
menuntut ganti rugi atas kerugian mereka. Biasanya proses ini
berakhir dalam kesepakatan. Jadi mereka kemungkinan tidak bisa
mendapatkan kembali semua kerugian, tapi saya kira mereka lebih baik
mendapatkan sesuatu daripada tidak mendapatkan apa pun.

Proses ini seringkali membutuhkan waktu sampai bertahun-tahun.
Segenap jalannya perusahaan Ahold, termasuk semua yang terjadi di
Belanda dan peraturan Belanda, bisa diangkat sebagai bukti oleh
pengacara kaum investor itu. Namun menurut Jan Joosten sangatlah
sulit membuktikan bahwa Ahold bermain curang.

Jan Joosten:
Apabila orang membeli saham sebuah perusahaan, maka perusahaan itu
bisa saja menghadapi kesulitan. Ini adalah sebuah resiko yang diambil
seorang pemilik saham. Pertanyaanny adalah apakah ada orang yang
secara eksplisit mengalami kerugian akibat perbuatan curang Ahold.
Itu juga tergantung pada kapan orang itu membeli saham, dan kapan
saham itu dijualnya. Apa fakta-fakta yang terjadi saat itu. Ini
sangat sulit untuk membuktikan. Ini menunjukkan adanya perbedaan
penting antara hukum Amerika dengan hukum Belanda. Hukum Amerika
mengenal apa yang disebut fenomena discovery. Itu berarti bahwa
sebuah perusahaan yang digugat, dalam hal ini Ahold, wajib untuk
membuka semua informasi yang relevan kepada para pemilik saham,
misalnya notulen rapat dewan direksi dan sebagainya. Belanda tidak
mengenal peraturan semacam ini. Maka di Belanda sulit bagi seorang
penggugat atau pemilik saham yang dirugikan untuk membuktikan bahwa
ia berhak mendapatkan ganti rugi.

Selain gugatan yang diajukan para pemegang saham, Ahold juga
menghadapi masalah yuridis lain di Amerika Serikat, yaitu
penyelidikan yang dilakukan pengawas bursa Amerika yang sangat
berkuasa, Securities and Exchange Commission, SEC. Kalau penyelidikan
ini sampai menemukan ketidakberesan, maka angota direksi Ahold bisa
didakwa.

Jan Joosten:
SEC akan melakukan penyelidikan. Ini saja sudah merupakan berita
buruk bagi sebuah perusahaan, karena pasar uang biasanya terus
bereaksi negatif. Akibat penyelidikan itu, maka akan muncul
informasi, dan SEC lalu menyerahkan informasi tersebut kepada
Kementerian Kehakiman yang kemudian bisa menggunakan informasi ini
untuk proses lebih lanjut.

Di Indonesia Ahold juga aktif dalam PT Ahold Indonesia, dengan pasar
swalayan Tops di kota-kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Malang.
Sementara di Belanda belum jelas apa dampak anjloknya nilai saham
pada pasar swalayan Albert Heijn, demikian pula di Indonesia belum
jelas apa dampak anjloknya saham Ahold bagi Tops.


* GENDERANG PERANG MAKIN NYARING BUNYINYA


Pidato penting Presiden Amerika Serikat George W. Bush, wawancara
yang sangat jarang dengan Presiden Irak Saddam Hussein, debat seru di
Parlemen Britania Raya dan Perancis Rabu lalu. Sebuah pertempuran
untuk merebut hati dan pikiran opini masyarakat dunia tengah
berlangsung sejalan dengan derap perang terhadap Irak yang tampaknya
tidak bisa dibendung lagi. Laporan redaktur Timur Tengah Bertus
Hendriks berikut menyorot perkembangan diplomatik terakhir dan
manuver media.

Pidato Presiden George W. Bush Rabu malam lalu meninggalkan sedikit
saja keraguan tentang keinginan dia untuk berperang melawan Saddam
Hussein. Argumen untuk perang semakin dipertajam. Dulu-dulunya Bush
selalu menekankan pentingnya menghancurkan senjata pemusnah massal
yang dimiliki Irak, kemudian membuatnya sebagai bagian dari perang
terhadap teror. Lalu, Amerika Serikat menuding Irak bertalian dengan
Al-Qaeda. Yang jelas, bagi Bush perilaku Saddam yang sering
mencurangi PBB, menghambat dan menunda inspeksi senjata yang sedang
berjalan, membuatnya tidak pernah bisa dipercaya dan satu-satunya
jalan yang pasti untuk melucuti Irak adalah menyingkirkan Saddam
Hussein lewat pergantian rejim. Karenanya Bush tidak mau memberi
inspektur waktu lebih lama lagi seperti yang diinginkan Perancis,
Jerman dan Rusia.

Bush sekarang lebih blak-blakan ketimbang sebelumnya dengan menambah
lagi alasan rasional untuk perang, yaitu demokrasi di Irak perlu
untuk menggeser kedikatatoran brutal Saddam. Ini tidak sekedar
menguntungkan rakyat Irak yang tertindas, ujar Bush, tetapi juga akan
menolong masalah Palestina. Penyingkiran pendukung teroris terhadap
Israel, dan penyebaran contoh Irak yang demokratis, tambah peresiden,
akan menolong para pemimpin Palestina yang mempunyai tata pikir baru
dan demokratis untuk berhasil. Ini kemudian akan memungkinkan negara
Palestina melanjutkan dan berdamai dengan Israel. Ini semua jelas
sebuah program ambisius tapi Bush bakal susah untuk memasarkannya,
paling tidak di dunia Arab.

Mereka yang menentang perang, akan menolak segala basa basi ini yang
intinya tentang minyak dan hegemoni Amerika di wilayah itu.
Negara-negara Arab yang liberal dan demokratis nampaknya tetap
skeptis , mengingat AS hanya berperan sedikit saja untuk menegakkan
demokrasi di Mesir atau Arab Saudi dalam 25 tahun belakangan. Dan ini
terlepas dari kenyataannya rejim Mesir sangat bergantung pada
dukungan keuangan AS dan Arab Saudi pada perlindungan militer. Jika
Arab liberal skeptis, tentunya penguasa Arab lebih cemas. Karena
apabila maksud Bush ini semata-mata bisnis, bisa jadi mereka akan
menjadi yang selanjutnya. Bahkan oposisi Irak yang mencari
pertolongan AS untuk menyingkirkan Saddam Hussein memiliki
keprihatinan tentang apa yang sesuangguhnya bakal terjadi setelah
Saddam tersingkir.

Hari-hari ini oposisi Irak melakukan pertemuan di Suleimaniyya di
wilayah Kurdi Irak, di mana Amerika melakukan patroli zona larangan
terbang. Di sana perwakilan khusus Amerika, Zalmay Khalilzad
mengatakan Washington tidak mau Saddamisme tanpa Saddam. Tetapi
oposisi khawatir terutama kaum Kurdi. Mereka takut menjadi korban
kesepakatan Turki - Amerika. Amerika membutuhkan Turki untuk
melancarkan serangan dari Utara, tetapi sebagai gantinya Turki
mempunyai hak membawa tentaranya memasuki Irak. Turki yang memiliki
banyak warga minoritas Kurdi, cemas kemerdekaan Kurdi atau otonomi
terlalu besar bagi Kurdi setelah Saddam lengser.

Jadi sejauh mana Bush mengakkan program demokratisasinya di Irak?
Pesan itu mungkin sangat bagus buat konsumsi dalam negeri, untuk
membuat alasan perang bagi warga Amerika, yang makin ragu belakangan
terhadap pertimbangan perang, sekalipun tidak sebesar di Britania
Raya. Di sana Perdana Menteri Tony Blair menghadapi perubahan tak
terduga dalam partainya selama debat Irak di Parlemen. Hal itu sama
dengan benak warga Amerika saat Saddam Hussein memberikan wawancara,
yang memang jarang dilakukan, dengan wartawan Amerika Dan Rather.
Saddam menyanggah memiliki senjata pemusnah massal mau pun hubungan
dengan Al-Qaeda. Ia menawarkan hubungan damai dengan warga Amerika
dan bahkan menantang presiden Bush untuk melakukan debat publik di TV
Satelit. Nampaknya ia tidak begitu berhasil meyakinkan banyak warga
Amerika, tetapi satu hal menjadi jelas. Yaitu propaganda perang telah
semakin tinggi temponya dan terus meningkat, sebuah tanda pasti bahwa
perang sesungguhnya kan segera dimulai.


* PENJAHAT PAPAN ATAS HO CHI MINH CITY DIADILI


Intro:
Awal pekan ini, pemimpin mafia Vietnam diseret ke pengadilan bersama
dengan 154 orang lainnya di Ho Chi Minh City. Terdakwa dituduh
melakukan pembunuhan, penyuapan dan memimpin jaringan kriminal.
Proses peradilan terhadap terdakwa, di antaranya juga mantan polisi
dan pejabat Partai Komunis, sangat berdampak terhadap upaya
pemerintah agar bersih dari korupsi. Lebih lanjut laporan redaktur
luar negeri Hal Crawford.

Tekst:
Pada hari pertama proses peradilan, terdakwa utama, Nam Cam
mengatakan bahwa sebelum ditangkap ia aktif di bisnis restoran. Ini
tidak sesuai dengan pernyataan sebelumnya, yang menunjukkan terdakwa
berusia 55 tahun memerintahkan pembunuhan penjahat-penjahat dan
pejabat saingan, mengorganisir dan memimpin perjudian, serta memeras
berbagai perusahaan.

Sudah dapat dipastikan Nam Cam akan dieksekusi, tapi proses peradilan
bisa sangat merugikan berbagai tokoh penting ibukota Hanoi dan
Vietnam secara keseluruhan. 21 terdakwa lainnya adalah mantan
pejabat, termasuk dua anggota komite sentral Partai Komunis yang
telah dikeluarkan dari partai, 13 polisi, dan empat jaksa penuntut
Vietnam.

Karena itu wartawan asing tidak diperbolehkan meliput seluruh
jalannya sidang, kecuali pada hari pertama dan terakhir.
Pengadilannya sendiri berlangsung selama hampir dua bulan. Menurut
Kay Johnson wartawan mingguan Time pemerintah Vietnam ingin bersikap
tegas terhadap korupsi, dan di sisi lain juga ingin mengurangi dampak
negatif terhadapnya. Hanoi mempertimbangkan informasi apa saja yang
ingin disampaikan ke masyarakat.

Kay Johnson :Kenyataan bahwa mereka mengambil tindakan terhadap
anggota komite sentral jelas sangat penting. Diduga keras mungkin
pecah pertarungan keuasaan di dalam, tetapi terlepas dari itu
kenyataannya mereka berani bertindak jelas sangat penting. Juga
penting bahwa tidak terlebih dahulu diumumkan bahwa peradilan ini
akan ditayangkan lewat televisi. Ketika penangkapan terjadi dan
menjadi pemberitaan utama suratkabar di Vietnam yang biasanya cukup
membosankan, pers Vietnam sungguh-sungguh mulai menggali dan sukses
membuat beberapa cerita atas pribadi-pribadi yang terlibat, gaya
hidup para penjahat papan atas. Tiba-tiba beberapa bulan kemudian
Partai Komunis mengatakan supaya pers berhenti memberitakan karena
mencoreng wajah partai. Partai sepertinya hendak mengatakan, lihat,
kami membongkar kasus korupsi, tetapi saya kira mereka juga hendak
mentup-nutupi kenyataan anggota senior partai terlibat dalam kasus
ini.

Para anggota partai dan pengurusnya dituduh melindungi dan
bersekongkol dengan Nam Cam dalam berbagai cara. Contohnya, anggota
senior Kementrian Keamanan dan bekas kepala polisi kota Ho Chi Minh,
Bui Quoc Huy, disebut-sebut dibayar para penjahat papan atas ini
bertahun-tahun.  Dua anggota partai lainnya dituding melakukan
lobi-lobi untuk pembebasan Lam Cam saat awal-awal menjalani hukuman
penjara.

Johnson mengatakan Nam Cam dulu terkenal dengan kebaikan hati
terhadap sekutunya dan kejam terhadap lawan-lawannya. Salah satu
kejahatan yang diperadilkan terhadapnya adalah pembunuhan Dung Ha,
bos saingan kriminalnya di kota Haiphong. Perseteruan keduanya sangat
sengit hingga suatu saat untuk ulang tahun Nam Cam, Dung Ha
mengirimkan satu kardus penuh tikus hidup, yang kemudian berlarian
mengacaukan ulang tahun Nam Cam. Tidak lama setelah peristiwa itu
Dung Ha tewas dibunuh.


* PEREMPUAN BESI DARI BALKAN, DIGANJAR 11 TAHUN PENJARA


Biljana Plavsic dijatuhi hukuman penjara 11 tahun bagi perannya dalam
perang Bosnia awal tahun 1990-an. Demikian vonis Tribunal Yugoslavia
di Den Haag yang dibacakan Kamis malam lalu.

Richard May: Pengadilan harus menjatuhkan hukuman terhadap seorang
mantan presiden berusia 72 tahun atas perannya pada tindakan kriminal
yang sangat berat. Pada pihak lain pengadilan juga mendapatkan banyak
keadaan yang meringankan, khusus pengakuan bersalah terdakwa dan
perilakunya setelah konflik berakhir. Walau begitu sikap murah hati
akan merupakan langkah salah. Tidak ada hukuman yang dijatuhkan
pengadilan bisa sepenuhnya seimbang dengan kejadian mengerikan yang
sudah terjadi, atau dampak menyedihkan yang menimpa ribuan korbannya.
Biljana Plavsic, setelah mempertimbangkan semua hal yang diuraikan
tadi, maka pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama 11 tahun.

Siapa sebetulnya Biljana Plavsic? Lebih lanjut laporan redaktur Eropa
Timur Margreet Strijbosch.

Awal tahun 1990-an Biljana Plavsic diberi julukan 'Perempuan Besi
dari Balkan'. Ia adalah tokoh politik penting dalam masyarakat Serbia
Bosnia. Ia juga bertanggung jawab atas pembersihan etnik.
Seratusribuan warga Muslim, Kroasia dan warga non Serbia diusir dari
rumah dan seribuan orang lainnya dibunuh. Plavsic adalah pengganti
Presiden Serbia Bosnia Radovan Karadzic. Karadzic sejauh ini masih
dicari oleh Tribunal Yugoslavia.

Tapi Plavsic juga memainkan peranan penting dalam dicapainya
kesapakatan perdamaian Dayton, tahun 1995. Seusai perang ia membantu
masyarakat internasional mengendalikan kekuasaan Karadzic. Plavsic
yang kini telah diangkat sebagai Presiden Republika Srpska
memindahkan ibukota dari Pale ke Banja Luka. Dengan demikian ia
membahayakan dirinya sendiri.

Walau demikian pernyataan Plavsic yang mengaku bersalah di depan
Tribunal Yugoslavia di Den Haag tahun lalu, sangatlah menarik.
Setelah menyerahkan diri secara sukarela kepada Tribunal dua tahun
lalu, Plavsic menyatakan tidak bersalah. Tapi Oktober 2002 Plavsic
berubah pendapat. Ia mengaku bersalah atas pengusiran warga non
Serbia. Ini adalah salah satu dakwaan terhadapnya. Tapi Plavsic
mencapai kesepakatan dengan jaksa penuntut. Sebagai imbalan jaksa
penuntut Carla del Ponte meniadakan dakwaan terhadapnya, termasuk
genosida.

Tapi menurut Biljana Plavsic yang kini berusia 72 tahun, pengakuannya
bahwa ia bersalah bukan suatu permainan tawar-menawar, namun
berkaitan dengan alasan pribadi. Dalam sebuah pernyataan singkat dan
emosional pada proses peradilan Desember lalu Plavsic meminta maaf
kepada para korban perang di negerinya. Ia menjelaskan bahwa para
pemimpin Serbia, termasuk dia sendiri, pada awal tahun 1990-an cemas
bahwa masyarakat mereka kembali terancam, seperti yang terjadi ketika
Perang Dunia II. Plavsic menyatakan selalu mengutamakan kepentingan
rakyat Serbia. Pernyataan Plavsic harus dilihat dalam perspektif itu.


Yang jelas pengakuannya itu telah meringankan hukuman terhadap
Plavsic.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke