Salam untuk ustaz Agussafi,
Berani juga antum menantang Tokoh-tokoh seperti Din Samsuddin dan lain-lain,
hebat luar biasa, pikiran anak muda.
Aye selalu tergelitik untuk harus menjawab, karena kalau tidak antum masuk
neraka nanti aye dibawah-bawah.
Jadilah diri sendiri? Individualis, padahal Islam itu kan Jamaah, Uswahnya
Rasul.
Jika antum menolak Uswah, yang ada dalam Al-Quran menurut Sunnah Rasul, lalu
Islam model apa yang musti ditegakkan?
Bukankah setiap manusia dan Jin itu diciptakan untuk mengabdi, padahal kalau
mau ikut diri sendiri, lalu buat apa shalat, buat apa puasa, ikut aje kemauan
diri sendiri?
"Afaraaital lazii ilaahahu hawaahu" Kata Allah : "Tidakkah anda melihat orang
yang mengikuti subjektifnya sendiri"
Kalau mau ikut diri sendiri, tanpa menerima informasi dari luar diri, antum
akan menjadi Tarsan di hutan, padahal antum sudah mengutip banyak pendapat
orang maupun Firman Tuhan, tul kan?
Jadi ikutlah Petunjuk Allah, buanglah pendapat pribadi bila bertentangan
dengan Firman Allah, Jadilah orang seperti Rasulullah, kalau ngga bisa minim
mendekati Rasul, jangan jadi diri sendiri, itu Konsep Barat yang hidup tanpa
standard ilmiyah.
Namun Allah mempersilahkan :"Ihbituuu, ba'dhukum liba'din aduwwun" Silahkan
kalian menyimpang dari petunjuk Al Quran ini, niscaya satu terhadap yang lain
kalian akan hidup dalam permusuhan"
Bayangkan kalau semua menurut Saya, ada berapa banyak saya di dunia ini,
jikalau saya diikuti oleh emosi, orang lain tidak mau merunduk pada pendapat
saya, maka terjadilah apa yang seharus tidak terjadi.
Jadi Ustaz, maaf kalau kritik ini agak pedas, tetapi Aye hanya membebaskan
diri Aye agar di Akhirat Aye terbebas dari pertenggungan jawab, karena Kata
Nabi : "Jika kamu melihat sesuatu kemungkaran/kesalahan, maka robahlah dengan
tanganmu, kalau ngga bisa robahlah dengan lisanmu" Begitukan Ustaz, jadi jangan
mancing-mancing Din Syamsuddin untuk bubarkan Muhammadiyyah, Hasyim Muzadi
bubarkan NU, dia pada jadi ketua kan dipilih oleh anggota, kalau mau anggotanya
yang punya Muhammadia atau NU suruh bubarkan, nanti apa kata mereka, antum bisa
dituduh PKI.
Waspadalah dengan lidah, karena tajamnya lidah bisa lebh tajam dari pedang.
Wassalam
Djamhari Maskat
[EMAIL PROTECTED]
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers