Ini benar benar terjadi di keluarga sepupu saya meskipun tidak seruwet di 
cerita, dan hubungannya agak jauh. saudara saya menikah dengan anak dari 
sepupunya. jadinya ya biarpun gak rusak, tapi rada ribet juga silsilah dan 
panggilan di keluarganya.

ada hikmahnya lho. pernikahan dengan saudara dekat menimbulkan gen-gen negatif 
akan lebih dominan dan timbul. sehingga risiko anak yang lahir dari pernikahan 
tersebut cacat lebih besar (di satu kasus dari 8 kelahiran meninggal 5 bayi). 

Lagipula menikah dengan bukan saudara dekat akan menambah famili, keluarga dan 
kenalan jadi lebih besar, sillaturrahmi juga lebih lebar

Langgeng Basuki <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
pernah membaca kisah seperti ini belasan tahun yang lalu. Sayangnya saya tidak 
ingat tanggal, bulan dan tahunnya. Saya juga sudah tak ingat di media apa saya 
membacanya. Entah di koran atau majalah atua hanya foto kopian. Tapi saya yakin 
saya pernah membaca kisah ini. Bahkan ketika saya melihan subject di email saya 
tertulis Rusaknya sislsilah keluarga saya langsung teringat kisah itu.
  Pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini adalah bahwa keharusan 
memperhatikan wanita-wanita mana saja yang boleh dinikahi haruslah 
diperhatikan. Keutuhan nasab (silsilah keluarga) adalah hal yang sangat dijaga 
dalam Islam. Karena nasab juga terkait dengan waris, perwalian, dan kewajiban 
menafkahi.
  








       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke