Menonton acara kampanye pemilihan gubenur Jawa barat di Metro TV  dan juga Baru 
saja kampanye pemilihan gubenur Sumatera Utara...Juga di Metro TV,  Selintas 
saya mendapat kesan KASIHAN dengan para calon Gubenur. Bagaimana tidak mereka 
bicara dibatasi dengan waktu tiga  menit, atau dua menit. Hemmmm. Heeekkkk! 
Seperti mengemudi mobil, kemudian hand-brake ditarik.

"Cukup! Waktunya Habis! Cukup!" sela Mutia yang memandu acara.

Wah calon gubenur jadi dibentak-bentak. Hehehe.. Kesannya tidak tahu waktu atau 
ngototan.
Sejenak saya berfikir, apa iya visi misi yang disampaikan dengan bicara cepat 
dan diselingi interupsi, oleh  pembawa acara masih juga bisa masuk ke dalam 
hati nurani pemilih dengan baik. [Ini tentu khusus bagi pemilih yang masih 
netral belum memiliki pilihan] Kalau sudah ada pilihan dan fanatik tentu bicara 
apa aja, ok. Apalagi sudah dapat uang kampanye [Misalnya]

Kemudian saya melihat salah satu calon gubenur menyudahi paparanya, walaupun 
waktu masih tersisa sedikit. Bahkan sempat mengucapkan salam. Wah kok terasa 
lebih keren. Bahkan muncul perasaan penasaran untuk mengetahui lanjutan 
pemikiran dan timbul kesan terhormat.

Less is better than more. Never use three words when you can say it in two.


Salam Perubahan
Hari Subagya
www.bisnispartner.com



Kirim email ke