Ketika pertama kali saya mengenal dan mempelajari NLP di tahun 2002 ada satu teknik yang menjadi favorit saya. Ya benar sesuai dengan judul tulisan ini teknik itu adalah PACING – LEADING. Dan tahukah anda, mengapa saya begitu menyukai teknik ini ? ha ha ha …. karena dengan teknik ini saya mampu membuat orang lain mengikuti kehendak dan kemauan saya, benar ? Memang sih ketika pertama kali memulai mencoba dan mempraktekan teknik ini ternyata tidak sesederhana teorinya. Saya masih ingat kata Trainer NLP saya waktu itu bahwa untuk mem-PACING seseorang saya perlu me-MATCHING orang tersebut, wuih rasanya aneh sekali. Gerak tubuh orang kok disama-samakan seperti orang kurang kerjaan saja. Dan seiring perjalanan, sayapun semakin fasih menggunakan teknik tersebut. Di kantor, dalam meeting saya menggunakan teknik ini membuat atasan, rekan kerja bahkan ‘kompetitor’ akhirnya dengan suka rela menerima ide – ide saya dan menjalankannya. Apalagi kalau ada wanita - wanita cantik yang menarik hati, wah mantap rasanya untuk segera mempraktekan teknik ini. Hasilnya anda pasti tahulah, asyik ya ? Namun ada hal yang LEBIH menarik dan apakah anda TAHU kalau anda TAHU rahasia dari teknik ini dan menggunakannya dalam hidup anda pribadi, akan mengeluarkan POWER yang anda miliki. Bukankan saat anda terus membaca tulisan ini, membuat anda semakin menyadari, bahwa teknik ini juga dapat anda terapkan ke DALAM DIRI anda sendiri dan saat anda menerapkan ke DALAM DIRI anda, anda mampu me-LEADING bagian – bagian yang selama ini menghambat anda mencapai sukses. Bayangkan, saat anda MENYADARI dan TAHU ada bagian dari DIRI anda yang mensabotase DIRI anda sendiri untuk mencapai sukses, maka anda TAHU bagaimana anda PERLU mem-PACING bagian yang mensabotase tersebut sehingga bagian dari diri anda tersebut dapat anda LEADING untuk mencapai OUTCOME yang anda butuhkan. Pertanyaannya selanjutnya adalah BAGAIMANA caranya PACING – LEADING terhadap DIRI sendiri, benar ? ... ah sebagai Praktisi NLP andakan TAHU caranya Kunjungi http://kehidupanpd.info untuk membaca Artikel NLP lainnya
