Setelah saya membaca ke-enam pandangan yang luar biasa tersebut, maka saya dapat mengambil kesimpulan, antara lain adalah : 1. Yakni dalam rangka merobah pandangan orang terhadap negara AS yang dikenal sebagai negara yang anti akan dunia islam. berfikir kedepan adalah hal yang sangat bagus karena tanpa itu kita tidak akan mendapatkan kemajuan di dunia ini. dari segi negatif pemikiran tersebut memang benar dan tak dapat dibantahkan salah satu maksud kedatangan menlu AS ke Indonesia "Hillary Clinton". namun kita mesti melihat dulu keuntungan yang akan diperoleh oleh RI.
2. sadarnya pemikiran pemerintah AS akan umat islam yang makin maju dan kembali kepada ajaran syariah islam. itu merupakan masalah yang patut kita waspadai bukan sejak menlu AS datang berkunjung ke Indonesia. 3. Kepentingan lain adalah menempatkan posisi AS dalam pasar ekonomi global secara aman dan mulus. itu termasuk juga hal yang saya secara pribadi "setuju" karena RI merupakan pemasok bahan-bahan baku minyak sampai saat ini (sedihnya karena RI tidak dapat memproduksi sendiri) 4. Yaitu tentang permasalahan palestina vs israel, ini yang sangat patut kita waspadai yakni adanya "black destination" dari AS ke RI. pada masalah ini saya berpendapat RI harus lebih bijak dalam membuat keputusan, apakah mendukung atau ikut andil melainkan menolak untuk ikut andil dalam masalah perdamaian palestina vs israel. Alasan saya apabila RI mendukung ajakan AS untuk ikut andil maka yang saya takutkan terjadi pada situasi dalam negeri adalah :terjadinya demo besar-besaran dan mengganggu stabilitas ekonomi RI yang saya nilai saat ini sudah tergolong "agak stabil" (dalam kapsitas pemikiran saat ini), dari segi "hukum" politik bebas aktif yang telah dianut oleh RI selama ini, menjadi senjata makan tuan bagi RI. sumbangan pemikiran ini yang dapat saya sampaikan ke [email protected] ini. apabila terdapat kesalah baik dalam segi pendapat dan penulisan kata-kata serta pengolahan kalimat. saya mengharapkan agar mendapatkan feedback\saran balik ke e-mail saya ([email protected])karena saya sadari bahwa sebuah pendapat tidaklah sempurna tanpa adanya pendapat atau saran balik dari orang yang membacanya, tentunya saran yang saya terima kembali bersifat membangun. Saya akhiri terimakasih.
