Saran gua coba masukin ke suara pembaca harian kompas aja, di sana biasanya BCA 
nya lebih mau response karena malu dibaca oleh banyak orang, sukur2 orang BCA 
nya mau selesai masalahnya dengan baik.

Erick Hadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Jakarta, 
2 Maret 2007
 
 Saya pemegang kartu kredit Visa Bank 
 Central Asia (No. 4556-3200-6022-xxxx). Pada tanggal 12 Januari 2007, saya 
 menerima lembar tagihan Januari 2007 dan terdapat transaksi sebesar Rp. 
 484.000,- di Hotel The Sultan, Jakarta per tanggal 30 Desember 
 2006.
 
 Karena terkejut dan yakin tidak melakukan 
 transaksi tersebut diatas, saya mengajukan keberatan untuk transaksi tersebut 
 pada hari yang sama via HALO BCA yang diterima oleh Saudara Regi dengan nomor 
 laporan 3745059. Oleh yang bersangkutan, saya diminta untuk melakukan 
 pemblokiran kartu, dan disarankan untuk membuat kartu baru dengan biaya Rp. 
 50,000,- (saran yang saya tolak karena saya merasa tidak melakukan kesalahan 
 sehingga saya yang harus membayar untuk kartu baru). 
 
 Saat ditanyakan mengenai solusi, Saudara 
 Regi menganjurkan agar pembayaran tetap dilakukan dan agar saya mengajukan 
surat 
 sanggahan atas transaksi diatas, yang akan diteruskan ke bagian BCA Card 
Center 
 untuk dilakukan investigasi, akan dikabarkan kemudian, dan bila transaksi 
tidak 
 terbukti, maka dana akan dikembalikan via rekening BCA. Karena saya beritikad 
 baik dan yakin akan itikad baik BCA dalam proses investigasi, maka saya 
menuruti 
 saran Saudara Regi untuk melakukan pembayaran.
 
 Penantian jawaban BCA memakan waktu lama, 
 bahkan saya setelah saya melakukan pembayaran untuk tagihan bulan Februari 
2007, 
 jawaban juga masih belum dapat diberikan. Dalam kurun waktu tersebut, saya 
telah 
 menghubungi HALO BCA sebanyak tiga kali untuk menanyakan hasil investigasi, 
 masing-masing pada tanggal 15 Januari (Sdr. Dika), 12 Februari (Sdr. Hendi), 
dan 
 23 Februari (Sdr. Anne); yang kesemuanya memberikan jawaban bahwa saya diminta 
 sabar menunggu.
 
 Hari ini tanggal 1 Maret 2007, saya kembali 
 menghubungi HALO BCA untuk keempat kalinya dan berbicara dengan Sdri. Lulu 
untuk 
 menanyakan hasil investigasi. Dikatakan bahwa surat berisi copy faktur sudah 
 didapatkan dan sedang dalam proses pengiriman sejak tanggal 19 Februari, namun 
 sampai dengan hari ini (2 Maret) surat tersebut masih belum sampai ke alamat 
 saya. Ketika saya tanyakan apa yang harus saya lakukan dengan copy faktur 
 transaksi tersebut, Sdri. Lulu mengatakan bahwa saya sendiri yang harus pergi 
ke 
 hotel The Sultan Jakarta dan menyelesaikan masalah ini. Sungguh saya 
dikejutkan 
 dengan pernyataan tersebut. Masalah yang disebabkan oleh hotel The Sultan dan 
 BCA, harus ditanggung penyelesaiannya oleh saya. Pada pembicaraan tersebut, 
 Sdri. Lulu mengungkapkan bahwa transaksi tersebut digunakan secara “sah” oleh 
 saya dan saya tetap harus membayar transaksi fiktif yang tidak pernah saya 
 lakukan tersebut.
 
 Pada keseluruhan bulan Desember 2006, saya 
 tidak berada di Hotel The Sultan Jakarta, tidak melakukan transaksi di hotel 
 tersebut, tidak pernah meminjamkan kartu kredit BCA saya kepada orang lain, 
juga 
 tidak memiliki kartu tambahan atas nama orang lain. Saya menjadi korban 
penipuan 
 yang dilakukan oleh Hotel The Sultan Jakarta dan oleh BCA melalui praktek 
 perbuatan tidak jujur dan tidak terpuji. Saya juga telah merasa sangat 
dirugikan 
 secara waktu, uang, tenaga, dan pikiran dalam proses investigasi, dimana saya 
 menjadi pihak yang proaktif untuk mendapatkan hasil. Kerugian bertambah besar 
 karena harus melakukan pembayaran Rp. 50,000,- untuk penggantian kartu baru 
yang 
 diblokir dan Rp. 30,000,- untuk mendapatkan copy bukti faktur transaksi, yang 
 bahkan tidak pernah saya gunakan. 
 
 Terkesan bahwa BCA tidak melakukan proses 
 investigasi secara sungguh-sungguh karena yang dilakukan hanya mendapatkan 
copy 
 bukti faktur, mengirim kepada nasabahnya, membebankan biaya, kemudian lepas 
 tangan dan tidak peduli akan transaksi fiktif yang terjadi.
 
 Kepada pemilik kantu kredit BCA harap 
 berhati-hati karena kartu mudah digandakan (dipakai) oleh pihak lain, dan Anda 
 yang terkena bebannya. Bukan tidak mungkin kejadian ini akan terus berulang di 
 kemudian hari, melihat ketidak-seriusan pihak terkait dalam menangani masalah 
 ini.
 
 Salam,
 Erick
 
 __________________________________________________________
 No need to miss a message. Get email on-the-go 
 with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
 http://mobile.yahoo.com/mail 
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
     
                       

 
---------------------------------
Have a burning question? Go to Yahoo! Answers and get answers from real people 
who know.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke