Wah enak juga topiknya nih. Mungkin juga kalo yang mau investasi musti diperhatiin juga, kl mau invest duit itu tingkat likuiditasnya gmn, gw sampe skr gak gitu suka nyimpan duit di asuransi, karena gw pribadi ada suatu ketakutan untuk tingkat likuiditas dari asuransi itu sendiri, asuransi itu bisa bertahan lama gak, kadang asuransi itu pinter, bilang selama ini yieldnya gede bla bla......... tapi kl kita analisa lagi mungkin pasar waktu itu bagus tapi ........................ duit kita musti nyemplung disitu mungkin 3 tahun.............. 10 tahun............. siapa yg nyangka duit ekonomi akan baik terus ..........................
gw aja terakhir simpan duit di deposito itu thn 2005, abis itu gw kapok simpan duit di deposito. karena ?........................................... dari pengalaman kadang dalam 1 bulan ada duit kita ke cempulung di deposito terkadang ada suatu investasi yang bagus kita gak bisa masuk. Sayang donk peluangnya itu......... deposito yg 1 bulan aja skr gw udah ogah masuk.................... apalagi reksadana yang terproteksi.................. sampe 1 tahun................. gak deh....... itu aja, mungkin yang musti lo liat juga, bagaimana kl lo orang invest duit itu ......... disaat kita butuh duit itu bisa langsung keluar....... itu aja. Stephanus ----- Original Message ----- From: Adi Iswanto To: [email protected] Sent: Thursday, August 23, 2007 10:17 AM Subject: Re: [BinusNet] Re: nabung di bank ? Saya setuju dengan Hendra. hehehe Kalo menabung di bank bole utk kebutuhan hari2 dan yg perlu dana likuid. Tetapi utk taruh semua duit di bank, saya pikir itu juga ga wise yah (pendapat pribadi nih :D) karena seperti yg kita tau inflasi lebih tinggi dibandingkan uang bank, blom lagi potong administrasi bulanan. Jadi kita harus bisa taruh uang kita ditempat yg mempunyai return yg lebih tinggi. Dari reply nya bung Masabi, saya cumen mau memberikan informasi aja tentang komisi2 ini. Bukannya saya membela , tapi ada baiknya kita teliti lebih lanjut apakah sebenarnya financial advisor itu. Financial Advisor di Indonesia boleh dibilang secara umum mungkin blom mengerti benar masalah financial contohnya yg bergerak di bidang asuransi ( bukan maksudnya menjele2kan loh, karena saya sendiri juga agent asuransi "P" ) Cumen begini, mereka dididik utk jualan dan mengedukasi bahwa taruh uang di bank itu bunga nya kecil loh, tapi kalo taruh di tempat saya selain di proteksi tapi return nya tinggi, kemudian bisa diliat dari hasil histori 5-6 taon kebelakang. Dan memang setiap transaksi yg dilakukan oleh agent asuransi , maka mereka akan dapet komisi. Tapi bear in mind, sebenernya utk asuransi, komisi yg mereka dapat itu akan mengikat mereka untuk serve client mereka sampai seumur hidup. Kecuali kalo agent2 tersebut berhenti, dan itu artinya mereka hanya sampai ambil komisinya doank hehehe. Tapi tetap aja mereka di cover oleh asuransinya, walaupun mungkin leader yg akan turun tangan langsung utk menghandle mereka. Kemudian Reksadana, yah ini prinsip kerjanya yah kita taruh uang kita ke financial instition kemudian mereka yg manage duit kita. Yah tentu aja ada fee yg diambil , kalo ga para analyst dan financial manager nya ga makan donk :), karena tugas mereka adalah membuat uang kita berkembang. Kalo misalnya mereka bisa memberikan return 20-50% ke kita, ga ada salahnya mereka ambil fee. Utk trading saham, komisi akan dicharge dari setiap transaksi yg kita lakukan. besarnya komisi bisa antara 0.25%-0.35% utk beli jual. Artinya kalo kita beli saham senilai 10 jt, artinya kita dikenakan biaya komisi 25rb, kalo jual kena 35rb. Kalo kita ga jual/beli yah ga ada komisi buat mereka. Dan misalnya anda sudah membuat analisis dan baca buku2 tentang bagaimana trading saham yg benar, maka return yg anda dapatkan harusnya bisa signifikan bisa sampe ratusan persen. Cumen yah itu harus sabar dan tau kapan signal buy or sell. Hal ini dapat dilihat dari Teknikal Analisis dan Fundamental Analisisnya. Cumen itu yah high risk and high return. Banyak org juga yg bangkrut dalam trading saham, menurut survey mungkin sekitar 80-90% org yg gagal utk trading saham karena mereka tidak paham , dan hanya bergantung terhadap rumor2 ataupun news2 yg ga jelas, tanpa melakukan analisa dan mempunyai trading plan yg jelas. Itulah gambaran umum yg ada , semoga teman2 bisa tau lebih jelas soal hal ini. Yah saya sih cumen bermaksud untuk sharing aja sih hehehe, tapi saya yakin masih banyak temen2 yg laen yg jauuuh lebih pakar dibandingkan saya. Karena saya hanya pemula saja hehehehe kindly regards Adi "Hendra .k" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ya klo menurut gua seh nabung di bank perlu lah,cmn paling buat kebutuhan sehari2 aj.klo bisa jgn di fokus semua uang kita ke bank.emg betul seperti yg rekan2 bilang bahwa nabung di bank sekarang mah kecil bunganya.jd jgn harap mau bisa dapet uang lebih dr bank,bkn mksdnya menjelek2 in bank ya :)trs sekarang gk semua sales financial planning itu tukang bohong semua.sekarang uda lebih ketat.harus punya sertifikat gitu.jd uda gk bebas lagi kyk dulu.klo gua seh sekarang lagi investasi trs dapet proteksi lagi.jd gk pusing2 klo kita ada apa2 uda ditanggung.kan kita gk tau apa yg bakal terjadi hari depan.thx --- [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > So? Harus tutup semua tabungan? No atm? No internet > banking? What a day.... G rasa don't to extrem lah > masalah bunga ato return dari bank... Jangan compare > bank dgn reksa dana ato egold, itu 2 hal yang beda > kayak 2 sisi mata uang..... > > -----Original Message----- > > Uskasin : > LIve smart now to prepare the future..: ) > > Thanks in advance to all, kalo ada binusian yg laen > ada cerita soal invest, sharing dong... > > > __________________________________________________________ Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more. http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC --------------------------------- Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.484 / Virus Database: 269.12.2/967 - Release Date: 8/22/2007 6:51 PM [Non-text portions of this message have been removed]
