Mungkin kalau untuk reksadana, harus liat manager investasinya juga kali ya,
bisa dipercaya atau tidak kemampuan perusahaannya dan kemampuan untuk
mengelola dana nasabahnya.  Saya pernah ikutan reksadana Schroder yang di
equity, dalam 1.5thn bisa dapet return 89%.  Memang untuk reksadana, ga bisa
dilakukan untuk jangka waktu yang terlalu pendek, mgkn minimal setahun baru
bisa dilihat hasilnya, plus kita juga harus memperhatikan keadaan pasar juga
sih kapan musti masuk dan kapan sebaiknya narik dananya lagi.  

 

Sekedar sharing aja...

 

   _____  

From: rini tansatrisni [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, August 24, 2007 10:42 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [BinusNet] Re: nabung di bank ?

 

Setuju banget.. contoh nyata deh... temen gw tahun lalu ikut invest saham di
Dresel USD 50.000, 4 bulan kemudian Dresselnya bangkrut.. padahal itu uang
untuk sekolah anaknya... katanya mau di urus, sekarang aja dah 2x ganti
International Lawyer... tapi nasib uang nya masih terkatung - katung..
padahal dulu janjinya diatas bunga bank banget bunganya.. ampe 28% pertahun
atau perbulan ya.. lupa deh.. yang jelas janjinya emang muluk - muluk banget
bikin orang ngiler.. tadinya sih mau ikutan juga.. tapi untung aja ngak
jadi... 

Semetara temen gw cuma bisa nangis, ya.. mau bilang apa... yang kena masalah
juga bukan cuma dia, bahkan banyak pejabat juga yang uangnya tenggelem di
Dressel.. termasuk salah satu pengacara kondang.. ya.. bisa di bayangin
aja.. Dressel yang kelasnya internasional aja, bisa bangkrut.. gimana yang
lokal... jadi mendingan jangan mimpi dapat uang beranak pinak deh daripada
yang ada juga ilang 

----- Original Message ----
From: Stephanus Kurniawan <[EMAIL PROTECTED] <mailto:stephanus%40hotpop.com>
-com>
To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:binusnet%40yahoogroups.com> -s.com
Sent: Thursday, August 23, 2007 6:01:34 PM
Subject: Re: [BinusNet] Re: nabung di bank ?

Wah enak juga topiknya nih.

Mungkin juga kalo yang mau investasi musti diperhatiin juga, kl mau invest
duit itu tingkat likuiditasnya gmn, gw sampe skr gak gitu suka nyimpan duit
di asuransi, karena gw pribadi ada suatu ketakutan untuk tingkat likuiditas
dari asuransi itu sendiri, asuransi itu bisa bertahan lama gak, kadang
asuransi itu pinter, bilang selama ini yieldnya gede bla bla......... tapi
kl kita analisa lagi mungkin pasar waktu itu bagus tapi ............
......... ... duit kita musti nyemplung disitu mungkin 3 tahun.......
....... 10 tahun....... ...... siapa yg nyangka duit ekonomi akan baik terus
............ ......... .....

gw aja terakhir simpan duit di deposito itu thn 2005, abis itu gw kapok
simpan duit di deposito. karena ?........... ......... ......... .........
.....

dari pengalaman kadang dalam 1 bulan ada duit kita ke cempulung di deposito
terkadang ada suatu investasi yang bagus kita gak bisa masuk. Sayang donk
peluangnya itu.........

deposito yg 1 bulan aja skr gw udah ogah masuk....... ......... .... apalagi
reksadana yang terproteksi. ......... ........ sampe 1 tahun.......
......... . gak deh.......

itu aja, mungkin yang musti lo liat juga, bagaimana kl lo orang invest duit
itu ......... disaat kita butuh duit itu bisa langsung keluar...... . itu
aja.

Stephanus

----- Original Message ----- 

From: Adi Iswanto 

To: [EMAIL PROTECTED] s.com 

Sent: Thursday, August 23, 2007 10:17 AM

Subject: Re: [BinusNet] Re: nabung di bank ?

Saya setuju dengan Hendra. hehehe

Kalo menabung di bank bole utk kebutuhan hari2 dan yg perlu dana likuid. 

Tetapi utk taruh semua duit di bank, saya pikir itu juga ga wise yah
(pendapat pribadi nih :D)

karena seperti yg kita tau inflasi lebih tinggi dibandingkan uang bank, blom
lagi potong administrasi bulanan. Jadi kita harus bisa taruh uang kita
ditempat yg mempunyai return yg lebih tinggi.

Dari reply nya bung Masabi, saya cumen mau memberikan informasi aja tentang
komisi2 ini. Bukannya saya membela , tapi ada baiknya kita teliti lebih
lanjut apakah sebenarnya financial advisor itu. 

Financial Advisor di Indonesia boleh dibilang secara umum mungkin blom
mengerti benar masalah financial contohnya yg bergerak di bidang asuransi (
bukan maksudnya menjele2kan loh, karena saya sendiri juga agent asuransi "P"
) Cumen begini, mereka dididik utk jualan dan mengedukasi bahwa taruh uang
di bank itu bunga nya kecil loh, tapi kalo taruh di tempat saya selain di
proteksi tapi return nya tinggi, kemudian bisa diliat dari hasil histori 5-6
taon kebelakang. 

Dan memang setiap transaksi yg dilakukan oleh agent asuransi , maka mereka
akan dapet komisi. Tapi bear in mind, sebenernya utk asuransi, komisi yg
mereka dapat itu akan mengikat mereka untuk serve client mereka sampai
seumur hidup. Kecuali kalo agent2 tersebut berhenti, dan itu artinya mereka
hanya sampai ambil komisinya doank hehehe. Tapi tetap aja mereka di cover
oleh asuransinya, walaupun mungkin leader yg akan turun tangan langsung utk
menghandle mereka.

Kemudian Reksadana, yah ini prinsip kerjanya yah kita taruh uang kita ke
financial instition kemudian mereka yg manage duit kita. Yah tentu aja ada
fee yg diambil , kalo ga para analyst dan financial manager nya ga makan
donk :), karena tugas mereka adalah membuat uang kita berkembang. Kalo
misalnya mereka bisa memberikan return 20-50% ke kita, ga ada salahnya
mereka ambil fee. 

Utk trading saham, komisi akan dicharge dari setiap transaksi yg kita
lakukan. besarnya komisi bisa antara 0.25%-0.35% utk beli jual. Artinya kalo
kita beli saham senilai 10 jt, artinya kita dikenakan biaya komisi 25rb,
kalo jual kena 35rb. Kalo kita ga jual/beli yah ga ada komisi buat mereka. 

Dan misalnya anda sudah membuat analisis dan baca buku2 tentang bagaimana
trading saham yg benar, maka return yg anda dapatkan harusnya bisa
signifikan bisa sampe ratusan persen. Cumen yah itu harus sabar dan tau
kapan signal buy or sell. Hal ini dapat dilihat dari Teknikal Analisis dan
Fundamental Analisisnya. Cumen itu yah high risk and high return. Banyak org
juga yg bangkrut dalam trading saham, menurut survey mungkin sekitar 80-90%
org yg gagal utk trading saham karena mereka tidak paham , dan hanya
bergantung terhadap rumor2 ataupun news2 yg ga jelas, tanpa melakukan
analisa dan mempunyai trading plan yg jelas.

Itulah gambaran umum yg ada , semoga teman2 bisa tau lebih jelas soal hal
ini. Yah saya sih cumen bermaksud untuk sharing aja sih hehehe, tapi saya
yakin masih banyak temen2 yg laen yg jauuuh lebih pakar dibandingkan saya.
Karena saya hanya pemula saja hehehehe

kindly regards

Adi

"Hendra .k" <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

ya klo menurut gua seh nabung di bank perlu lah,cmn

paling buat kebutuhan sehari2 aj.klo bisa jgn di fokus

semua uang kita ke bank.emg betul seperti yg rekan2

bilang bahwa nabung di bank sekarang mah kecil

bunganya.jd jgn harap mau bisa dapet uang lebih dr

bank,bkn mksdnya menjelek2 in bank ya :)trs sekarang

gk semua sales financial planning itu tukang bohong

semua.sekarang uda lebih ketat.harus punya sertifikat

gitu.jd uda gk bebas lagi kyk dulu.klo gua seh

sekarang lagi investasi trs dapet proteksi lagi.jd gk

pusing2 klo kita ada apa2 uda ditanggung.kan kita gk

tau apa yg bakal terjadi hari depan.thx 

--- [EMAIL PROTECTED] <yudish.milisgadget-@ gmail.com>

wrote:

> So? Harus tutup semua tabungan? No atm? No internet

> banking? What a day.... G rasa don't to extrem lah

> masalah bunga ato return dari bank... Jangan compare

> bank dgn reksa dana ato egold, itu 2 hal yang beda

> kayak 2 sisi mata uang.....

> 

> -----Original Message-----

> 

> Uskasin :

> LIve smart now to prepare the future..: )

> 

> Thanks in advance to all, kalo ada binusian yg laen

> ada cerita soal invest, sharing dong...

> 

> 

> 

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _

Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail,
news, photos & more. 

http://mobile. <http://mobile.>  yahoo.com/ go?refer= 1GNXIC

------------ --------- --------- ---

Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail,
news, photos & more. 

[Non-text portions of this message have been removed]

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

No virus found in this incoming message.

Checked by AVG Free Edition. 

Version: 7.5.484 / Virus Database: 269.12.2/967 - Release Date: 8/22/2007
6:51 PM

[Non-text portions of this message have been removed]

<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font--family:Arial;-margin:14px 0px;padding:-0px
14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;-font-size:-85%;font--weight:bold;-line-height:-122%;margin:-1
0px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:-10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;-text-decoration:-none;}
-->

<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:-Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:-bold;font--size:78%;-line-height:-122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:-10px;padding:-0 0;}
-->

<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;-font-family:-arial, helvetica, clean,
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;-font:100%-;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:-1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:-Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:-Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:-10px;font--family:Verdana;-font-size:-77%;margin:-0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:-25px
0;white-space:-nowrap;color:-#666;text--align:right;-}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white--space:nowrap;-}
.bld{font-weight:-bold;}
#ygrp-grft{
font-family:-Verdana;font--size:77%;-padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:-verdana;font--size:77%;-border-top:-1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:-10px;}

#ygrp-vital{
background-color:-#e0ecee;margin--bottom:20px;-padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%-;font-family:-Verdana;font--weight:bold;-color:#333;-text-tran
sform:-uppercase;-}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:-2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:-none;clear:-both;border:-1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:-bold;color:-#ff7900;float:-right;width:-2em;text--align:right;-
padding-right:-.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:-bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:-none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:-underline;-}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font--size:77%;-}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background--color:#e0ecee;-margin-bottom:-20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;-}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:-square;padding:-6px 0;font-size:-77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:-none;font--size:130%-;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:-#eee;margin--bottom:20px;-padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:-Arial;font--weight:bold;-color:#628c2a;-font-size:-100%;line--h
eight:122%-;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:-none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:-underline;-}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:-0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%-;}
blockquote{margin:-0 0 0 4px;}
.replbq{margin:-4;}
-->

____________-_________-_________-_________-_________-_________-_
Building a website is a piece of cake. Yahoo! Small Business gives you all
the tools to get online.
http://smallbusines <http://smallbusiness.yahoo.com/webhosting>
-s.yahoo.com/-webhosting 

[Non-text portions of this message have been removed]

 



--- 




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke