Numpang posting yach!
 
Bener tuh! nanti kalo ratusa tahun lagi kita dah pada nggak ada, artinya 
arkeolog bisa dgn mudah nemukan tulang2 yg awet di Indo, (right thinking dikit 
sambil hibur diri nich!) so untuk species yg ada di Indonesia itu paling mudah 
di deteksi, ha.ha.ha Mumi mesir dah lewat....t deh!. Krn kita sudah mulai di 
beri formalin mulai dari jaringan dalam tubuh sampai ke kulit (krn kita dah 
konsumsi formalin dan boraks semasa kita masih hidup), kalo mumi kan cuma di 
balsem/dioles. ha.ha.ha
 
-Julie_



----- Original Message ----
From: Archstein Ong <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, August 31, 2007 2:44:52 PM
Subject: Re: [BinusNet] Makanan formalin lagi

hi,

wah jgn jgn kalo uda "RIP" badan kita lebih tahan dari
mumi muminya mesir ya ?

-santo-

--- Masabi Masabi <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

> Di Hypermarket aja masih ada sampe akhir agustus
> 2007.
> Gimana dengan di pasar pasar,.. :(
> Mulai dari makanan boraks, formalin, pemutih
> clorin,
> dsbnya. 
> 
> Gak heran makin banyak Binusian di Indo yang bisa
> kena
> kanker, dan penyakit aneh aneh.. :(
> 
> 
>
http://www.detiknew s.com/index. php/detik. read/tahun/ 2007/bulan/ 08/tgl/30/ 
time/165536/ idnews/823872/ idkanal/10
> 
> Makanan Berformalin Disita dari Carrefour Duta
> Merlin
> Nala Edwin - detikcom
> 
> Jakarta - Meski larangan dan razia terus dilakukan,
> bakso yang mengandung boraks ternyata masih banyak
> beredar di pasaran. Bahan-bahan berbahaya tersebut
> masih saja ditemukan. Tak tanggung-tanggung, makanan
> itu ditemukan di Carrefour Duta Merlin, Jalan Gadjah
> Mada, Jakarta.
> 
> Hasil temuan tersebut didapat aparat dalam operasi
> gabungan antara Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya,
> Balai Besar POM DKI Jakarta dan Dinas Perindustrian
> dan Perdagangan DKI Jakarta sejak 13-29 Agustus
> 2007.
> 
> Dari operasi tersebut, selain bakso yang menandung
> boraks, juga ditemukan otak-otak dan tahu yang
> mengandung formalin di Carrefour Duta Merlin. 
> 
> Di hipermarket tersebut juga ditemukan tahu kuning
> dan
> ikan Sotong berformalin, serta bakso ikan yang
> mengandung boraks.
> 
> "Selain tempat itu kita juga melakukan operasi di
> daerah lain di Jakarta yang menunjukkan masih ada
> makanan yang mengandung bahan berbahaya," kata
> Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Harman
> Depari
> saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jalan Gator
> Subroto, Jakarta, Kamis (30/8/2007)
> 
> Selain bakso dan tahu, petugas juga menemukan saos
> dan
> kecap yang mengandung bahan-bahan yang melebihi
> ketentuan, seperti natrium benzoate. Antara lain,
> sambel Indosari, sirup Micco, kecap manis Cangkir
> Mas,
> dan kecap manis Micco.
> 
> "Jumlah kandungan yang ditemukan dalam merek
> tersebut
> tiga kali lebih banyak dibanding dengan ketentuan
> yang
> berlaku," kata Penyidik Pegawai Negeri Sipil dari
> Badan POM, Heru Purwanto. 
> 
> Saat ditanya kenapa barang tersebut baru dirazia
> padahal sudah lama beredar, Heru mengatakan, pada
> saat
> mendaftarkan merek, produsen telah memenuhi standar.
> "Tetapi setelah izin keluar, mereka melanggar
> ketentuan tersebut," pungkasnya. (anw/umi)
> 
> Baca juga: 
> 
> 
> 
> 
>
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _Ready
> for the edge of your seat? 
> Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. 
> http://tv.yahoo. com/
> 
> 
> "Life is very short and there's no time for fighting
> and
> fussing my friends." .. The Beatles
> 
>
------------ --------- --------- --------- --------- ---------
> 
> BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan
> Setiawan
> Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya
> Iskandar
> 
> Stop or Unsubscribe: send blank email to
> binusnet-unsubscrib [EMAIL PROTECTED] com
> Questions or Suggestions, send e-mail to
> binusnet-owner@ yahoogroups. com
> 
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 

warmest regard,




       
____________________________________________________________________________________
Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
http://searchmarketing.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke