Salary yang pantas untuk seseorang bukan ditentukan dari absolute skill dari orang tersebut. Tetapi lebih berdasarkan relative skill terhadap orang-orang yang lain.
Eg. Kalau kita hanya bisa membuat aplikasi sisfo sederhana dengan Pascal, tapi kita darn lucky, tidak banyak yang bisa melakukannya, otomatis salary kita akan lebih tinggi. The same thing applies to all fields. To emphasize my previous points, be the best at what you're doing. Untuk menjawab pertanyaan-nya, saya balik bertanya, berapa banyak orang yang bersedia menjadi programmer dengan gaji 1 juta? Kalau standar-nya 1-3 juta, personally, saya tidak berharap candidate-nya bisa mereverse string. Bahkan dengan $100k setahun, masih banyak yang tidak bisa reverse single link-list. Believe it or not. KOkon. 2008/3/12 Johan <[EMAIL PROTECTED]>: > atau aku balik tanya, berapaka salary yang 'pantas' buat fresh graduate > di > jakarta? > khusus nya mahasiswa binus > terserah mau kerja sebagai marketing, tech support, accounting, > programmer, > networking > selain usaha sendiri atau usaha ortu > > mungkin dengan begitu perusahaan2 bisa buka mata, kalau gaji programmer > dengan 0 yr experiece seharus nya > 5jt (mis nya) > saya sendiri heran, di tempat saya ada saja yg masuk kerja dengan gaji nya > sekitar 1jt (bukan IT) > dan itu lamaran di hrd segunung2, dengan lowongan di tujukan, untuk posisi > apa saja. > > tetapi begitu cari yg programmer, lamaran < 10 buah dan di test, > "wah sorry pak, dulu waktu kuliah gak di ajarin yg beginian" > padahal cuma di suruh buat logic cara membaca string dari belakang :(( > [Non-text portions of this message have been removed]
