Soal begituan pernah denger dari sumber yang terpercaya misalkan ada ahli SAP.. 
certified..  pergi ke benua lain.. akhirnya cuman jadi kuli doank.. seperti 
office boy di McDonald.. selama hampir setahun..  setelah dapat MCP (Mob 
Certified Profesional) di McD baru bisa dapat better job..  itupun setelah 
lebih setengah tahun.. :D   atau MCSE , CCNE yang jadi kuli juga sampai 
setengah tahun dll..     gara gara ngak ada model NZ experience, XX 
experience,  dan ngak ada network yang bisa bantuin :D

Ngak heran juga.. kalau ada ahli yang kerja di SG..  begitu ke benua lain dan 
ngak dapat job yang sesuai.. ada yang balik lagi ke SG..  karena mereka ngak 
mau spend waktu 1 atau 2 tahun mulai dari kerja kuli sampai bisa seperti di SG 
lagi.. :D
 
Ada juga yang walaupun test teknik tertulis dapat nilai lebih baik, tapi kagak 
masuk kotak.. karena ngak ada XX exp.. :D
 
Tapi banyak juga yang pake koneksi langsung dapat job yang sesuai.. jadi 
tergantung tempat,waktu, dan kondisi juga.. 
 
Cara paling gampang liat model diskriminasi gitu adalah prasyarat yang halus 
seperti :
- harus menyertakan at least  2 references from NZ company.., XX company, dll :D


--- On Fri, 6/27/08, yans pui <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: yans pui <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [BinusNet] Re:Binusian di NZ
To: [email protected]
Date: Friday, June 27, 2008, 9:52 PM






Ironis bangat yah...kalau ternyata kerja di luar kok malah membuat posisi kita 
jadi lebih rendah dari orang di sana. nah sementara apakah orang dari sana 
datang kerja ke sini juga demikian posisinya. nyatanya tidak...mereka malah 
punya nilai jauh lebih besar dibanding orang lokal kita di sini yang nyatanya 
dalam bekerja jauh lebih baik dan berprestasi.
 
jadi kenapa bukan kita aja yang menempati posisi tsb. dimana kita jauh lebih 
hebat sebenarnya.
 
kenapa gak kita aja yang menjadikan itu semua berbalik. rasanya dengan adanya 
milist ini sebenarnya bisa menjadikan wadah kita untuk menjembatani tentang 
siapa dan apa kita ini (terutama para alumni binus) yang ternyata jauh lebih 
hebat dari pada lulusan luar.
 
wadah ini lah sebenarnya yang kalau kanwan - kawan setuju untuk kita jadikan 
wada persaudaraan, wadah penolong, wadah kasih dan pengembangan terhadap 
informasi - imformasi dan kekuatan kita.
 
mohon maaf jika terkesan ada protes, tapi kenyataannya wadah ini jika tidak 
keberatan dapat juga dijadikan penggalangan poin - poin usulan di atas.
 
banyak sebenarnya potensi usaha - usaha yang bisa dibantu dengan cara kerjasama 
yang terbina. bisa jadi milist ini kita jadikan pensehat maupun manajemen 
pengelolaannya yang teamnya bisa datang dari para alumni yang sudah sukses dan 
hebat maupun dari almamater kita sendiri sebagai lembaga yang sudah ternama.
 
konsepnya bisa menadi SBU, bisa juga menjadi subsidiary, bisa juga menjadi anak 
usaha.
saya yakin akan ada banyak masukkan yang berharga lainnya dari kawan - kawan.
 
terima kasih.



      

Kirim email ke