Hi Yans Pui,Saya berminat dgn ide "brotherhood" yg dimaksud itu, asalkan tidak bertujuan utk berantem ama alumni dr sekolah lainnya, tp kalo mo lomba tarik tambang atau balap karung boleh2 aja :-) Saya termasuk orang yg beruntung bisa kerja IT dan tinggal di LN, padahal skill programming saya pas2-an dan juga ngga punya duit buat sekolah di LN.
To: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Mon, 30 Jun 2008 01:38:32 -0700Subject: Re: [BinusNet] Re: Binusian di NZ makash chicco....yap bener bangat...contoh paling bagus adalah dari kawan - kawan di ITB yang terus membantu alumni alumninya berhasil dalam bisnis. yang senior memberi project ke juniornya. gimana...apakah ada kawan - kawan yang berminat untuk memberi masukkan??? dan bahkan bersedia menindaklanjuti. saya pribadi siap kok untuk membantu secara tenaga dan ide - ide pikiran. dan bersama - sama kita ciptakan "brotherhood" yang dimaksud. salam,--- On Sun, 6/29/08, Chiccho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:From: Chiccho <[EMAIL PROTECTED]>Subject: [BinusNet] Re: Binusian di NZTo: [EMAIL PROTECTED]: Sunday, June 29, 2008, 6:51 PMThanx atas masukannya Zainal. Emang hal itu sempet kepikiran jadi salah satu entry point ke NZ. Buat Yans Pui, saya setuju banget sama usulannya, soalnya saya sempet takjub juga dengan "brotherhood" teman-teman UGM, UI dan ITB. Mudah2an milist Binus ini bisa seperti mereka kelak. Thanx All.[Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
