Dan masalahnya, banyak yang claim to be a C++ expert, hanya karena mereka pernah belajar C.
Di language yang lain (eg. C atau Python), pertanyaannya biasanya: Bagaimana feature X ini digunakan? Kenapa kamu menggunakan feature ini? Tapi kalau di C++, pertanyaannya menjadi: Kapan feature X ini tidak digunakan? Kenapa kamu tidak menggunakan feature ini? It's like walking in the mine field. The difference is, the mine didn't blow up right away when you step on it. It blows up when you're close to the end. :D KOkon. 2010/4/5 nugon19 <[email protected]> > > > Iyeee..... belajarnya aja bisa makan waktu 17++ =D , ndak cukup cuma 17 > tahun ke atas =D > Dulu pegangan waktu kuliah di Binus, sekarang dah lupa kabeh, lama tdk > dipakai/baca2. > > he he he jadi ingat dulu belajar Turbo Pascal ama Ko Eko di BNTRC =) > --- In [email protected] <binusnet%40yahoogroups.com>, Eko Prasetya > <eprase...@...> wrote: > > > > My take, mereka yang mahir di C++, biasanya bukan junior. > > > > C++ is one of the most complicated language, ever... :D > > > > > > > > KOkon. > [Non-text portions of this message have been removed]
