Arif Ikram <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    
Mungkin karena :
1. ...Banyak pemilik klub yang rata2 keluarga kaya yang (pastinya) 
punya.hubungan dekat ke mafia kemudian juga jadi birokrat. Akibatnya klub dan 
tifosi jadi dipolitisasi.
2. Secara ekonomi rakyat Italia masih banyak yang lapar. Walau secara 
pemerintahan mereka masuk negara maju Eropa, nyatanya kesenjangan sosial masih 
sangat terasa. Persaingan utara-selatan gak selesai2, fanatisme ideologi terus 
berlanjut. Sepakbola jadi salahsatu wacana pelampiasan.
3. Entah kenapa di sebuah kota yang ada 2 klub atau lebih, tifosinya terbagi 
berdasarkan strata sosial. Salahsatunya pasti lebih didominasi kaum marjinal 
yang lain banyak kaum elitisnya. Lazio (nama daerah dimana kota Roma berada) 
adalah salah satu klub yang tifosinya adalah kebanyakan kaum pekerja ibukota. 
Berbeda dengan Roma yang banyak didukung kaum elit dan mapan.
Kecemburuan sosial memungkinkan setiap derby berjalan sangat panas.
============
   
  kalo di forum RAWK tulisan wak arif pasti udah dipuji: "good reading lad". 
kayak tulisan Paul Tomkins-lah...:)
   
  komentar dikit Wak:
   
  - Italia itu udah termasuk negara maju, GDP nomor 7 di dunia, nomor 4 di 
eropa..jadi rada ragu kalo dibilang rakyat italia masih banyak yang lapar. jadi 
mustinya menurut gue ada sebab lain dari kerusuhan ini selain cuma masalah 
pelampiasan karena perut lapar. ya mungkin saja ada perbedaan jatah "kue" yang 
selatan (roma, napoli, dll) dengan yang utara (milan, dll), tapi rasanya alasan 
selalu ribut itu mustunya lebih kompleks lagi (toh sekarang kue pembangunan 
udah mulai merata khan?).
   
  - soal basis pendukung lazio dan roma. rasanya terbalik deh wak...basis 
pendukung roma itu justru dari kalangan kelas pekerja, justru lazio yang datang 
dari kalangan mapan. di terminologi sosial-politik (lagi belagak tau soal 
politik), yang kelas pekerja biasanya disebut kelompok kiri, sebaliknya yang 
mapan itu cenderung konservatif dan kanan, cenderung kalo radikal jadi ultra 
nasionalis (anti migran asing, kental ngedukung kulit putih, dll). dari baca2 
(biasa...wiki), ultras-nya lazio itu yang paling top dijuluki far-right 
(kelompok kanan radikal), gak heran yang sering kasih salam a la nazi khan fans 
lazio atau bahkan dulu pemainnya lazio (paolo de canio). 
   
  jadi akar rusuh di itali kayaknya memang kompleks, udah lama tertanam rasa 
permusuhan di masing2 pihak. karena pada perkembangannya ultra-nya roma juga 
konon telah disusupi kalangan radikal-kanan ini.
   
  sekedar bacaan:
   
  http://en.wikipedia.org/wiki/Ultras
  http://en.wikipedia.org/wiki/A.S._Roma#Supporters_and_rivalries 
   
  -omar-

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke