apakah irfan bakal mau membela merah putih? .


On 2/25/08, Mas Boy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Esklusif Interview Dengan Irfan Bachdim
>
> Irfan Bachdim untuk pertama kali bermain di Eredivisi pada
> pertandingan FC Utrecht - VV Venlo 17 Februari 2008. Saat ini Irfan
> lah satu-satunya pemain keturunan Indonesia yang berlaga di liga
> tertinggi Eropa. Sejauh mana penampilannya ini punya makna bagi
> perkembangan karir bolanya, dan bagaimana peluangnya memperkuat timnas
> Indonesia? Wawancara Djenol dengan Irfan Bachdim, Rabu sore 20.02.2008.
>
> Djenol[DJ]: Selamat dengan penampilan perdana di Eredivisi?
>
> Irfan Bachdim [IB]: Terima Kasih.. terima kasih
>
> DJ : Gimana sejarahnya kamu dipangggil tim utama FC Utrecht?
>
> IB : Itu karena banyak pemain FC Utrecht yang cedera, sehingga saya
> dapat kesempatan main. Hari Jum'at lalu seperti biasa latihan di tim
> FC Utrecht II. Pelatih kami, David Naschimento memiinta saya latihan
> dengan tim utama. Jum'at dan Sabtu ikut latihan di tim utama. Usai
> latihan Sabtu malam, saya lihat nama saya masuk dalam daftar pemain.
> Hanya belum tahu apakah di tim inti atau di bangku cadangan. Minggu
> paginya dibicarakan strategi permainan dan susunan pemain inti. Nama
> saya ternyata ada di situ. Saya sangat gembira sekali, tentu saja.
>
> DJ : Kamu dipasang di sayap kanan ya, padahal itu kan bukan posisi
> favoritmu?
>
> IB : Betul, memang bukan posisi nomor 10 kesukaan saya, tapi dengan
> pola 4-3-3 tidak membutuhkan posisi nomor 10. Jadi dalam hal itu
> posisi terbaik saya sayap kanan.
>
> DJ : Apakah kamu menduga akan main penuh 2 x 45 menit?
>
> IB : Sebenarnya tidak, apalagi ketika di menit 16 kami bermain dengan
> 10 orang, karena Tim Cornelisse kena kartu Merah. Saya sempat menduga
> akan diganti, mungkin berubah ke pola kompak, berdekatan. Tapi tim
> pelatih (Willem van Hannegem dan John van Loen red.) tetap
> mempertahankan kecepatan di depan (Irfan punya nilai lebih di
> kecepatan red.)
>
> DJ : Kondisi fisik kamu, tampak mengalami perkembangan. Badan
> kelihatan kekar dan kecepatan bertambah. Apa yang kamu lakukan selama ini?
>
> IB : Selama ini saya menyadari bahwa tubuh saya tidak terlalu tinggi
> (174 cm red.) tapi tetap ingin berprestasi di tingkat atas. Jadi saya
> menguatkan fisik dengan fitness 3 kali seminggu di FC Utrecht Gym agar
> otot membesar dan kuat.
>
> DJ : Bagaimana dengan makanan. Apakah juga disesuaikan?
>
> IB : Sudah tentu, selalu memperhatikan makanan. Tapi tidak dengan
> skema yang ketat.
>
> DJ : Kalau kemajuan ini terus dipertahankan maka tidak heran kalau
> PSSI juga tertarik. Apakah sudah ada dari pihak PSSI yang menghubungi?
>
> IB : Belum ada, sejak Asia Cup 2007, tidak ada lagi kontak. Kita
> tunggu saja.
>
> DJ : Syarat lainnya untuk terseleksi di timnas Indonesia kamu harus
> pegang paspor Indonesia. Tahun lalu ketika mencapai usia 18 tahun,
> kamu masih bisa memilih paspor Belanda atau Indonesia. Apakah kamu
> masih pegang paspor Indonesia?
>
> IB : Ya, itu masih tetap. Saya tidak berubah paspor, tetap Indonesia.
>
> DJ : Lha itu kok di situsnya FC Utrecht tertulis kamu warga Belanda?
>
> IB : Oh ya, saya malah tidak memperhatikan. Itu mungkin karena memang
> FC Utrecht tidak pernah mendata pemain yang lahir di Belanda. Jadi
> ditulis saja warga Belanda. Yang benar saya masih tetap warga Indonesia.
>
> DJ : Jadi masih tetap mau dan ingin memperkuat timnas Indonesia?
>
> IB : Iya itu tidak pernah berubah. Tentu harus memperhitungkan juga
> jadwal main di FC Utrecht.
>
> DJ: Makasih perbincangannya. Saya dan semua pencinta bola di Indonesia
> berharap kamu lebih sering bermain di tim utama FC Utrecht. Agar suatu
> saat bisa memperkuat timnas Indonesia.
>
> Demikian wawancara dengan Irfan Bachdim dalam bahasa Belanda yang
> dialihbahasakan. Djenol
>
> Source : Djenol Blogspot
> Posted by Oscar7 @UI Forum
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke