--- Frely Pakan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
frely>> hehehe.. contohnya ngambil yang paling ekstrem
aja om. ya jelas aja kalo bidang intelijen ma yang
menyangkut keamanan negara ada pengecualian. jangankan
bosnia ma kroasia. negara yang akrab aja
kan gak mungkin ngerekrut secara resmi warga negara
lain buat jadi pegawai di badan intelijennya.
masalahnya ini kan sepakbola, it's a sport. bukan
masalah keamanan negara.
omar :
lha untuk nekanin point yg ingin kita sampaikan kadang
perlu contoh ekstrim coy. gue nggak bilang sepakbola
ada hubungannya dgn keamanan negara. gue bilang
seketat apapun aturan EU itu, masih ada celah untuk
disiasati FIFA. khan gue bilang bisa aja FIFA ajukan
alasan EU dan FIFA adalah 2 entiti yg independen dan
tidak terkait satu sama lain. FIFA juga bisa bilang,
misalnya, aturan 6+5 itu justru untuk kemajuan
sepakbola merata dan global, gak cuma terkait dgn
liverpool, MU, dan klub2 lain yg kena. dengan back up
mayoritas anggota FIFA, gue rasa FIFA punya "case" yg
kuat untuk matahin aturan EU tsb. gue gak yakin kalo
Blatter gak ngerti aturan EU itu (lha ini sedikit
banyak terkait dgn Aturan Bosman kok, yg pastinya dia
udah ngerti), makanya gue yakin blatter udah ada
argumen kuat untuk matahin aturan EU ini, we'll
see-lah.
frely >> aku pribadi gak yakin aturan ini bisa naikin
kualitas timnas. yang ada malah nurunin kualitas
timnas and kualitas kompetisi itu ndiri, karena
pemaen2 average punya akses lebih gede untuk masuk
ke top league.
omar :
sama, gue juga gak yakin 6+5 pararel dgn peningkatan
prestasi timnas. sebelum era EPL, klub2 top inggris
juga mayoritas pake pemain lokal, hasilnya lihat aja,
timnas inggris jeblok terus. sebenernya bisa juga
ambil contoh italia untuk ngedukung pararel-nya 6+5
dan prestasi timnas. tapi dua2nya itu debatable.
jadi kudunya ngliat usulan Blatter ini sebagai sebuah
ide yg idealis yg hasilnya masih kudu dibuktikan tapi
sebaiknya dicoba dulu aplikasinya.
frely>>>> dari awal aku gak sreg ma motivasinya
blatter ngeluarin aturan ini..dia sepertinya cuma
pengen hentiin dominasi tim inggris di champions
league.
"This season, there were four English teams in the
last eight, three in the semi-finals and two in the
final.
Kenapa gak dari dulu ngomongnya pas ada 3 tim
spanyol di semifinal ato all italian final?
you just have to wonder why..
omar :
ente nyebut "kenapa gak sejak 3 tim spanyol dan all
italian final" gue malah semakin percaya kalo proposal
Blatter itu tidak diarahkan semata untuk menghentikan
dominasi tim2 EPL. orang kadang perlu 2-3 kali bukti
solid sebelum menyatakan argumennya. Dari kasus ini
Blatter udah "nyatet" sejak 3 tim spanyol maju, trus
ada italian final, sampai berpuncak 2 musim terakhir
dimana 3 tim EPL melaju ke semifinal, sampai akhirnya
berketetapan hati perlu ada aturan 6+5.
-omar-
---------------------------------
su brazalete demonstro que el fue un rojo, torres, torres
que nunca caminaras solo dijo, torres, torres
http://www.youtube.com/watch?v=lIb12aX0yks
________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
http://id.yahoo.com/