2008/8/23 Tukang Sapu Istana Negara <[EMAIL PROTECTED]>:
> On 8/23/08, Firdauf Achmad Dhewata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>> Namun, Depdiknas yang mengundang Yuni berkelit telah menelantarkan
>> Yuni Veronika. Menurut salah seorang staf Depdiknas yang menjemput
>> Yuni, Depdiknas tidak menganggarkan biaya perjalanan Yuni dengan
>> bapaknya, Sudirman (50).
>
> Aneh juga, kenapa Yuni diundang oleh Depdiknas ya ?
> Bukan dari Departemen pemuda dan olahraga ?
>
> Kalau ga salah kasus ini hampir2 mirip dengan kasus seorang petinju yg
> juara terus ditelantarkan baru2 ini. Gw lupa petinju atau atlet angkat
> besi ?
>
> Pantas Olahraga kita jalan ditempat, persis dengan sindiran karikatur
> Bola jum'at ini.
>
>> "Kesalahan dari bapak itu sendiri. Tidak berkoordinasi. Kami sudah
>> membicarakan, kami tidak menyediakan dana untuk itu," kata staf
>> Direktorat Pengawasan TK/SD Depdiknas, Yuni S, saat menjemput Yuni di
>> Posko Salah satu parpol di Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Kamis
>> (21/8/2008).
>
> Namanya ngundang orang, mbok ya jgn kayak ngundang orang ke kondangan.
> Fiuh..
==>>Bener tuh... WOI PARA PEJABAT... YANG BENAR DONG... (sori jadi
esmosi) walaupun cuma Yuni yang diundang ..masa iya Yuni yang 11 tahun
sendirian datang ke Jakarta!!!.

Ada-ada saja cara para pejabat berkelit. HUH!!
-- 
 ~~ ADI B ~~
 U N I T E D
 K I D S
 W I F E
 [in that order]

Kirim email ke