> Namun, Depdiknas yang mengundang Yuni berkelit telah menelantarkan
> Yuni Veronika. Menurut salah seorang staf Depdiknas yang menjemput
> Yuni, Depdiknas tidak menganggarkan biaya perjalanan Yuni dengan
> bapaknya, Sudirman (50).
>
> Aneh juga, kenapa Yuni diundang oleh Depdiknas ya ?
> Bukan dari Departemen pemuda dan olahraga ?

[indah]
mungkin karena si Yuni masih anak sekola-an Depdiknas merasa pihak yang berhak 
untuk ngurus jadwal beginian. Ini persepsi gw aje.

> Kalau ga salah kasus ini hampir2 mirip dengan kasus seorang petinju yg
> juara terus ditelantarkan baru2 ini. Gw lupa petinju atau atlet angkat
> besi ?
>
> Pantas Olahraga kita jalan ditempat, persis dengan sindiran karikatur
> Bola jum'at ini.

[indah]
Blah! pejabat Indo mah jangan disindir, suka blaga pilon. Ditegur langsung aja 
suka muka tembok dan pake jurus ngeles forever! 

> "Kesalahan dari bapak itu sendiri. Tidak berkoordinasi. Kami sudah
> membicarakan, kami tidak menyediakan dana untuk itu," kata staf
> Direktorat Pengawasan TK/SD Depdiknas, Yuni S, saat menjemput Yuni di
> Posko Salah satu parpol di Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Kamis
> (21/8/2008).
>
> Namanya ngundang orang, mbok ya jgn kayak ngundang orang ke kondangan.
> Fiuh..
==>>Bener tuh... WOI PARA PEJABAT... YANG BENAR DONG... (sori jadi
esmosi) walaupun cuma Yuni yang diundang ..masa iya Yuni yang 11 tahun
sendirian datang ke Jakarta!!!.

Ada-ada saja cara para pejabat berkelit. HUH!!

[indah]
hihihi... selalu bikin keqi ya liat sepak terjang orang2 pemerintahan kita ini! 
kalo gw jadi bapaknya Yuni, dah gw tampol pgigi2nya.ulang pergi tuh pipi Yuni 
S, kalo perlu smp rompal tuh gigi2nya. Percuma juga adu argumentasi ma orang2 
model gini. kelakuan dah kaya Jojon aja. Kalo emang bapak Yuni ga diundang lha 
mbok yaaa-o salah satu guru or kepsek si Yuni diundang sebagai pendamping anak 
kecil itu. 

btw, singkatan "S" dari si Yuni itu bukan Yuni Shara tapi 
Sontoloyo/Sableng/Semprul/Si tolol kale ye? :D




----- Original Message ----
From: Adi Bagus <[EMAIL PROTECTED]>


2008/8/23 Tukang Sapu Istana Negara <toink.stankonia@ gmail.com>:
> On 8/23/08, Firdauf Achmad Dhewata <petirburung@ yahoo.com> wrote:



    


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke