--- El sáb 23-ago-08, Adi Bagus <[EMAIL PROTECTED]> escribió: 2008/8/23 Tukang Sapu Istana Negara <toink.stankonia@ gmail.com>: > On 8/23/08, Firdauf Achmad Dhewata <petirburung@ yahoo.com> wrote: > "Kesalahan dari bapak itu sendiri. Tidak berkoordinasi. Kami sudah >> membicarakan, kami tidak menyediakan dana untuk itu," kata staf >> Direktorat Pengawasan TK/SD Depdiknas, Yuni S, saat menjemput Yuni di >> Posko Salah satu parpol di Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Kamis >> (21/8/2008). >
==>>Bener tuh... WOI PARA PEJABAT... YANG BENAR DONG... (sori jadi esmosi) walaupun cuma Yuni yang diundang ..masa iya Yuni yang 11 tahun sendirian datang ke Jakarta!!!. Ada-ada saja cara para pejabat berkelit. HUH!! ---------- ah bukan PEJABAT yang berkelit, lihat tuh di beritanya "kata staf direktorat pengawasan tk/sd depdiknas, Yuni S" kalo di PNS, staf itu artinya non pejabat, staf biasa yg bukan eselon (1 s/d 4). itu Yuni jemput Yuni ya...:) jelas khan, bukan Pejabat yang berkelit, itu bukan tipikal pejabat kita, pejabat kita tidak berkelit, tapi tidak bertanggung jawab dan suka nyelem..itu 2 hal yg beda... kalo berkelit: mengakui mengundang, tapi menyalahkan si bapak yang gak diundang kok ikut2an ke jakarta. kalo tidak bertanggung jawab dan nyelem pasti jawabnya "Yuni siapa ya, saya tidak kenal. yuni shara apa? kok saya tidak dapat laporan apa2, bagaimana ini, coba nanti saya cek staf"....ujung2nya nanti si staf yg salah. -omar- __________________________________________________ Correo Yahoo! Espacio para todos tus mensajes, antivirus y antispam ¡gratis! Regístrate ya - http://correo.yahoo.com.mx/
