Danardono menulis : saya katakan, jangan bawa bawa AJARAN agama lain yang tak relevant dengan budaya Tionghoa , misale AJARAN pak Agustin dalam pembahasan ciong kemari.
Dada : AJARAN yang anda tulis saya cetak tebal yah 1. Tentu sudah menjadi fakta , bahwa topik dalam mailing list seringkali judul tidak berganti walau pembahasan telah bergeser , karena masing2 member malas merubah judul. 2 .Masalah ciong . , bahwa perdebatan antara saudara other dan postmo , bergeser dari topik "ciong" ke masalah "kehendak bebas". Dan kalau anda melek filsafat , pemikiran yang berhubungan dengan kehendak bebas itu adalah Agustinus, atau sesudahnya Abelardus. Tidak perlu anda kaitkan dengan kedudukan agustinus sebagai tokoh penting nasrani. Itu masalah lain lagi. Banyak pemikir lain beragama buddha , islam , hindu . Dan sah2 saja pemikiran mereka dikutip untuk topik tertentu , bahkan oleh pemikir yang berbeda agama (seperti artikel Haidar Baqir , pemikir islam tentang teodise) Quote Wiki : Agustinus tetap merupakan seorang figur pusat, baik dalam Kristen maupun dalam sejarah pemikiran Barat. Dalam argumen filsafat dan teologinya, dia banyak dipengaruhi oleh Platonisme dan Neoplatonisme, terutama oleh karya Plotinus, penulis Enneads, kemungkinan melalui perantaraan Porfiri dan Victorinus (seperti dalam argumen Pierre Hadot). Pandangannya yang umumnya positif terhadap pemikiran Neoplatonik ikut menolong "dibaptiskannya" pemikiran Yunani dan masuknya ke dalam tradisi Kristen dan kemudian tradisi intelektual Eropa. Tulisan awalnya yang berpengaruh tentang KEHENDAK MANUSIA, sebuah TOPIK SENTRAL dalam ETIKA, kelak menjadi fokus bagi para filsuf berikutnya seperti Arthur Schopenhauer dan Friedrich Nietzsche. Cukup dari wiki dulu pak , karena lebih gampang untuk anda cerna...........Kalau masih kurang ntar saya kupasin lagi .....mangga gedung aromanis......pemikiran agustinus tentang feminisme , politik , dan lain-lain....... Jangan menghindar lagi yah pak dono ,mari ke ranah filsafat klo memang anda menguasainya....tunggakan anda makin banyak setelah topik pogrom , perang dunia II , gus dur dll Ingat pesan cucu , non scolae sed vitae discimus yah kek .......... ----- Original Message ----- From: RM Danardono HADINOTO To: [email protected] Sent: Wednesday, February 13, 2008 8:26 PM Subject: {Disarmed} Re: [budaya_tionghua] Re: Ciong di TAHUN TIKUS => GK --- In [email protected], "Dada" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sekumpulan tanda tanya tentu di perbolehkan .........ketidak tahuan itu wajar ....... > Relevansinya banyak , anda boleh cari sendiri , saya sudah capai > mengupaskannya untuk anda........ *** Relevansi apa'an? mau terangkan Ciong kok bawa bawa si Agustin? kan tambah burem? Lha wong Ciong itu jelas jelas fenomena budaya Tionghoa yang Asiani? "Capek" bukan "capai", capai ityu mencapai rembulan, ghitu lho..kalau capek itu dialek dari lelah..gas usah ngupasin buat saya, emangnya mangga? > Protes anda tentang tuduhan saya melakukan kristenisasi tidak terbukti ,masih banyak posting yg lebih menjurus pada agama , kenapa anda menyasarkan serangan pada saya......... **** Yang katakan anda mau kristenisasi siapa? saya katakan, jangan bawa bawa ajaran agama lain yang tak relevant dengan budaya Tionghoa , misale ajaran pak Agustin dalam pembahasan ciong kemari.. untuk apa? nanti kan hanya menginduksi debat agama yang mboten mboten.. Robby Wirdja
