gonduk ae liat jawaban email kamu..anehhh. gak berubah, so I call you luuu

>From: Raditya Eka Permana <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [email protected]
>To: [email protected]
>Subject: Re: [cahdemak] Fw: [Agricultural Engineering 37] good 
>story........
>Date: Sun, 24 Dec 2006 22:56:38 -0800 (PST)
>
>gagagaag ...
>   wit ... kayaknya baru kali ini pake kosakata
>   " lu " ya?
>   hehehehehe ... gaul nich.
>   kemana aja ? di LAB ???
>
>   didit
>
>ayu armanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   lu kayaknya butuh dengerin album seismic sama temen sejatinya brothers..
>
>
> >From: Raditya Eka Permana
> >Reply-To: [email protected]
> >To: [email protected]
> >Subject: Re: [cahdemak] Fw: [Agricultural Engineering 37] good
> >story........
> >Date: Sat, 23 Dec 2006 00:42:44 -0800 (PST)
> >
> >Ha hahahahaha gagagag
> > itu mah gampang, Put.
> > kalo soal nikah ... anak SMP jg bs gagagagagk.
> > ya gak?
> >
> > didit
> >
> >
> >ifud wrote:
> > pantesan .....kamu sampai skr belum nikah nikah.........
> >
> >
> >
> >Raditya Eka Permana wrote:
> > Setiap orang punya ‘cara’ sendiri2 dalam
> > mengekspresikan sesuatu. Selama itu tidak
> > melanggar Norma, selama itu pula dituntut
> > pengertian dan kesabaran Manusia lain.
> > Dan hrs disadari memang semua hal
> > selalu ada batasnya.
> >
> > Dan yakinlah bahwa tidak semua insinyur
> > Seperti itu gagagagagagag …
> > Contohnya saya wakakakakakak
> > Ya gak, Foed …
> >
> > Ir. didit
> >
> >
> >nur riana wrote:
> >
> > ----- Forwarded Message ----
> >From: shofi maulidia
> >To: AE 37 ; mz akbar ;
> >erwin
> >Sent: Thursday, November 23, 2006 3:59:06 PM
> >Subject: [Agricultural Engineering 37] good story........
> >
> > Dear My beloved friends….
> > Please read the story below...
> > It's really really good story...
> >
> >
> >
> >Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami 
>dan
> >saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya
> >bersandar di bahunya yang bidang.
> >
> >Tiga tahun dalam masa perkenalan dan dua tahun dalam masa pernikahan, 
>saya
> >harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya 
>mencintainya
> >dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.
> >
> >Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta
> >berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang 
>anak
> >yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.
> >
> >Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya 
>kurang.
> >Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam
> >pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang 
>ideal.
> >
> >Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya 
>kepadanya,
> >bahwa saya menginginkan perceraian.
> >
> >"Mengapa ?", tanya suami saya dengan terkejut.
> >
> >"Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan,"
> >jawab saya.
> >
> >Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya,
> >tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan
> >saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat
> >mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya ?
> >
> >Dan akhirnya suami saya bertanya," Apa yang dapat saya lakukan untuk
> >merubah pikiran kamu ?"
> >
> >Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, "Saya punya
> >pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya,
> >saya akan merubah pikiran saya:
> >Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing 
>gunung.
> >Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah 
>kamu
> >akan memetik bunga itu untuk saya ?"
> >
> >Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya
> >besok."
> >
> >Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.
> >
> >Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar
> >kertas dengan oret-oretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu
> >hangat yang bertuliskan. ..
> >
> >"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya
> >untuk menjelaskan alasannya."
> >
> >Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya. Saya melanjutkan untuk
> >membacanya.
> >
> >"Kamu selalu pegal-pegal pada waktu 'teman baik kamu' datang setiap
> >bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu
> >yang pegal."
> >
> >"Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 
>aneh'.
> >
> >Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau
> >meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami."
> >
> >"Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku,
> >dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata 
>saya
> >agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku
> >kamu dan mencabuti uban kamu."
> >
> >"Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri 
>pantai,
> >menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna
> >bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu."
> >
> >"Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing
> >gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata
> >kamu mengalir menangisi kematian saya."
> >
> >"Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari
> >saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan
> >tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa
> >menahan kamu untuk mencari tangan, kaki dan mata lain yang dapat
> >membahagiakan kamu."
> >
> >Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi 
>kabur,
> >tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya.
> >
> >"Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu
> >puas dengan semua jawaban ini dan tetap menginginkan saya untuk tinggal 
>di
> >rumah ini, tolong bukakan pintu
> >rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu."
> >
> >"Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk
> >untuk membereskan barang-barang saya dan saya tidak akan mempersulit 
>hidup
> >kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia."
> >
> >Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu
> >dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan
> >saya.
> >
> >Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari
> >dia mencintai saya.
> >
> >Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang
> >dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta
> >dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir
> >dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
> >
> >Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan
> >kita dan bukan mengharapkan wujud tertentu.
> >
> >
> >
> >
> >---------------------------------
> > Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.
> >
> >
> >
> >
> >
> >__________________________________________________
> >Do You Yahoo!?
> >Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> >http://mail.yahoo.com
> >
> >
> >
> > __________________________________________________
> >Do You Yahoo!?
> >Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> >http://mail.yahoo.com
> >
> >
> >
> > __________________________________________________
> >Do You Yahoo!?
> >Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> >http://mail.yahoo.com
> >
> >
> >
> > __________________________________________________
> >Do You Yahoo!?
> >Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> >http://mail.yahoo.com
>
>_________________________________________________________________
>FREE pop-up blocking with the new MSN Toolbar - get it now!
>http://toolbar.msn.click-url.com/go/onm00200415ave/direct/01/
>
>
>
>Silakan kunjungi website milis di http://groups.yahoo.com/group/cahdemak
>
>Berdiskusi seputar Demak di forum www.s14.invisionfree.com/demak
>
>Arsip-arsip berita seputar demak, mengenai Bupati, DPRD, pendidikan, sosial 
>dan budaya, serta lainnya dapat dilihat di 
>http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/files/
>
>Data base anggota milis dan tokoh masyarakat demak dapat dilihat di 
>http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/database
>
>Photo seputar demak dapat dilihat di 
>http://photos.groups.yahoo.com/group/cahdemak/lst
>
>Link ke website tentang demak dapat dilihat di 
>http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/links
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>  __________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
>http://mail.yahoo.com

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! 
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/



Silakan kunjungi website milis di  http://groups.yahoo.com/group/cahdemak

Berdiskusi seputar Demak di forum www.s14.invisionfree.com/demak

Arsip-arsip berita seputar demak, mengenai Bupati, DPRD, pendidikan, sosial dan 
budaya, serta lainnya dapat dilihat di 
http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/files/

Data base anggota milis dan tokoh masyarakat demak dapat dilihat di 
http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/database

Photo seputar demak dapat dilihat di 
http://photos.groups.yahoo.com/group/cahdemak/lst

Link ke website tentang demak dapat dilihat di 
http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/links 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/cahdemak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke