ya... ya....
Indonesia memang lagi banyak banget kejadian yang menarik perhatian.

Kalau soal FFI ini, terus terang aku memang belum pernah nonton filmnya. Tapi 
dari berita yang beredar diluaran sana aku udah bisa nebak alur ceritanya. 

Terlepas dari agus ato enggaknya film itu, yang lebih merik perhatian adalah, 
semua pemenang piala citra mengembalikan awardnya dan membuat award tandingan. 

Pertanyaan yang paling pertama muncul adalah "Buat Apa?"

Bukannya lebih bagus duitnya dipake untuk membuat film yang lebih bermutu, atau 
melombakan film indonesia di luar negeri? atau malah untuk mendidik masyarakat 
yang juga gila film untuk jadi orang film yang lebih profesional. 

Ketidakadilan memang sih bikin kesal, tapi kepala jangan ikut kesal juga 
dong... Iya, ga???

Film terbaik itu pilihan juri, ya? atau pilihan masyarakat? kalau cuman pilihan 
juri enggak usah masukin hati, yang penting penilaian penonton yang nonton film 
itu diluaran sama, itu lebih objektif. 

Maju terus film indonesia, jangan mati suri lagi. udah kangen sama film 
indonesia yang bermutu. OK?

Ryu Tri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  

 saya saja sampe kaget pas tau ESKUL jadi film terbaik :O 
 //garuk-garuk kepala waktu denger itu.
  
 terlepas dari "keterkejutan" saya, itu adalah sebuah penilaian yg diberikan 
oleh para juri.
  
 regard,
  
 Ryu Tri
 
 Straigh Your Plan, Complete Your Effort, Raise Your Tawakkal...
 @Ryu never Give up~
 Http://tmnbaru.blogspot.com

On Store 'Teen World : Ortu Kenapa Sih?' - Juni 2006, Penerbit Cinta
On Store Flash Flash Flash (kumpulan cerita sekilas) - Desember 2006, Penerbit 
Gradien
Kumcernak - Desember 2006 -Will be  Published by Penerbit Ganeca 

 

 ----- Original Message ----
From: fiyan arjun <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [email protected]
Sent: Saturday, January 6, 2007 10:25:48 AM
Subject: [cerkit] CARUT MARUT FFI 2006

   
CARUT MARUT FFI 2006
  
 Akhir-akhir ini perfilman Indonesia dikejutkan oleh sebuah hentakan yang 
mengejutkan para sineas film. Bukan! Bukan! Bukan, hentakan bahwa perfilman 
Indonesia akan go International. Melainkan hentakan kontroversi yang menyangkut 
sineas film muda untuk  memperlakukan lembaga FFI bersikap untuk berlaku 
adil,khususnya.
  
 Yup, gara-gara film ESKUL yang dibintangi oleh aktor muda yang aktingnya patut 
diperhitungkan Raymond F Tungka yang juga diproduksi oleh Indika Entertaiment 
punyanya Shanker RS sebagai film terbaik dalam FFI 2006 lalu mengalami 
kontroversi. Salah satunya kontroversi yang paling mencolok adalah hal hak 
cipta. Kononnya, dalam film tersebut banyak mengambil atau mengadopsi dari film 
hollywood dan korea . Baik dari segi ilustrasi musik maupun ceritanya.. 
Entahlah!
  
 Tapi bagi saya soal benar atau tidaknya film tersebut produk epigon saya nggak 
terlalu ambil dan ikut memperkeruh suasana apalagi terprovokasi. Apalagi akan 
merubah UU Perfilman dan membuat award tandingan segala.  Jangan sampai deh! 
Jangan sampai kesitu. Kalau pun itu terjadi, saya harap bisa dirundingkan 
dengan kepala dingin. Boleh hati panas asal pikiran dingin. Diri sama tegak, 
duduk sama rendah! Jangan emosi yang dikedepankan, nanti hasilnya tidak akan 
mendapatkan titik terang dan benang merahnya? Kalau kita mengedepankan emosi 
sesaat saja! 
  
  
 Kalau saya mau bicara memangnya saya apaan sih? Pemerhati film juga bukan, 
kritukus film apalagi! Tapi saya sebagai pencinta perfilman Indonesia dan hobby 
nonton film sepantasnya dunk memberikan “curhat” untuk perfilman Indonesia 
untuk masa akan datang lebih baik dan lebih maju. Hidup perfilman inddoesia!
  
 Nggak pus hasil dari film ESKUL sebagai film terbaik FFI tahun 2006? Its okay! 
 Itu wajar saja kok sebagai para pelaku film, sineas maupun kritukus film muda 
yang tidak puas hasil panitia FFI 2006 atas dinobatkan film tersebut. Tapi 
apakah tidak ada jalan keluarnya selain memboikot, membuat award tandingan, dan 
merubah UU perfilman Indonesia dan memulangkan semua piala Citar yang didpat. 
Kan sayiang? Memang sih ini juga untuk perbaikan perfilman Indonesia juga serta 
agar lembaga FFI kebih teliti dalam melihart kwalitas, kwatitas dan 
originalitas sebuah film saya sih setuju saja! Namun sungguh disayangkan kalau 
sampai perfilman Indonesia ini matii suri lagi. Ayo, kita cari jalan yang tepat 
dan dan jalan keluaranya agar perfilman Indonesia lebih maju daripada perfilman 
asaing. Hanya satu harapan bagi saya: najaulah  perfilman Indonesia , Majulah 
para sineasa muda. Terus maju untuk perfilman Indonesia…Semoga! 
  
  
 ____________ _________ _________ _________ _________ __
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail. yahoo.com 






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
     
                       

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke