Kebenaran Hanya Bisa Terkuak Melalui Analisis Bukan Keimanan! Realitasnya, berbagai aliran2 Islam saling membunuh, berbagai aliran Islam memaksakan kepercayaan2nya yang ber-beda2 masing2 kepada umatnya
Realitasnya, menantu, cucu, cicit, dan seluruh keturunan nabi Muhammad tak ada satupun yang tersisa, semuanya mati terbunuh secara keji dalam suatu plot perencanaan yang sangat teliti. Realitasnya, ada usaha perebutan kekuasaan turun temurun antara keluarga2 mereka yang terlibat dalam plot pembunuhan keluarga nabi Muhammad. Realitasnya, semua Caliph mati terbunuh hingga Caliphah Islam musnah dari muka bumi ini. Lalu dengan realitas2 diatas, apa yang masih tersisa untuk mendasari keimanan Islam sementara nabi yang menjadi utusan Allahnya dilumpuri dengan berbagai kenisataan2 oleh umatnya sendiri ???? Melumpuri nabinya sendiri dengan ajaran2 terror yang dikutuk seluruh dunia !!! Bagaimana dan siapa yang mampu mengupas dan menggali ajaran Muhammad yang se-benar2 yang memang berdasarkan kasih sayang itu ???? TIDAK ADA JALAN LAIN, Kebenaran hanya bisa dikuak melalui analisa kritis yang logis rasional yang mencakup semua realitas2 diatas tanpa berpihak kepada pihak manapun juga, tanpa percaya kepada siapapun juga, tanpa perlu keimanan, demikianlah kebenaran yang sejati akan muncul tanpa ada yang bisa membungkusnya dengan kebohongan2 masa lalu. Allah tidak akan pernah membisiki umatnya yang beriman untuk memberitahukan segala misteri yang tidak diketahuinya. Hanya dengan analysis kritis yang berdasarkan logika yang rasional itulah Allah akan menyampaikan semua pesan2 yang sangan misterius yang tidak diketahui umatnya. Hanya dengan mengakui hasil analisis kritis inilah konspirasi pembunuhan nabi Muhammad beserta keluarganya bisa terkuak dan seluruh umat Islam bisa kembali bersatu untuk kembali ber-sama2 menggali dan merumuskan ajaran2 nabi Muhammad yang sejati yang berasal dari wahyu Allah yang penuh kasih sayang baik kepada umat lainnya juga kepada sesama umatnya sendiri. Islam sebagai agama terror sudah berakhir, Islam sebagai agama yang sangat beradab sudah waktunya untuk muncul, semuanya itu sangat tergantung kesadaran umatnya untuk mempertahankannya atau membiarkannya musnah dalam kutukan Allah yang tidak bisa dimaafkan. Ny. Muslim binti Muskitawati.
