http://www.sinarharapan.co.id/berita/0708/29/sh07.html


Sidang Kasus Munir
Perwira Polri dan Ongen Sengit Berkonfrontasi   



Jakarta-Aksi saling menyangkal sengit terjadi dalam sidang kasus pembunuhan 
Munir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, hari ini (Rabu,29/8). Saling sangkal 
ini mengemuka di persidangan yang mengagendakan konfrontasi dari masing-masing 
saksi antara Raymond Latuihamallo alias Ongen, dengan penyidik Polri, yakni 
Brigjen Mathius Salempang, AKBP Daniel, dan Kombes Pambudi Pamungkas.
Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim Andini Nurdin dan Heru Pramono tersebut, 
Mathius Salempang mengaku tidak pernah ada pemaksaan dan ancaman dari dirinya 
terhadap Ongen untuk mencekal dan menetapkan status tersangka terhadap Ongen 
dalam kasus pembunuhan Munir. "Saya tidak pernah hadir pada saat pemeriksaaan 
maupun pada saat penandatanganan BAP," kata Mathius.


Hal ini diamini oleh salah satu penyidik lainnya yang dihadapkan di persidangan 
yakni AKBP Daniel. Menjawab pertanyaan majelis hakim, Daniel mengatakan bahwa 
sejak dilakukan pemeriksaan terhadap Ongen di Mabes Polri pada tanggal 2 dan 
beberapa waktu setelahnya di April 2007, Ongen selalu didampingi kuasa 
hukumnya. 


Demikian pula ketika Berita Acara Pemeriksaan (BAP) selesai diberi kesempatan 
kepada Ongen dan kuasa hukumnya Ojak Sihotang untuk membaca BAP tersebut. "Dan 
mereka menyetujui dan tidak ada pertanyaan atas BAP pada saat itu," katanya.


Selanjutnya atas pertanyaan majelis menyangkut kesaksian Ongen perihal 
intimidasi maupun pemaksaan yang dilakukan selama 20 hari di Mako Brimob, 
Daniel membantah bahwa itu merupakan bentuk pemaksaan. Yang sebenarnya terjadi, 
menurut Daniel, Ongen bersama kuasa hukumnya meminta pihak kepolisian melakukan 
perlindungan terhadap Ongen di Mako Brimob. Oleh karenanya, penyidik kemudian 
menempatkan Ongen di satu tempat yang menurut penyidik aman.


Sebaliknya, atas keterangan dan atau kesaksian dua penyidik Polri tersebut, 
Ongen membantah dan menyatakan itu semuanya sudah direkayasa sejak awal. Ia 
kemudian menceritakan kronologis awal ketika pertama kali dirinya dijemput 
Mathius Salempang di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu di mana Ongen 
diintimidasi oleh Mathius Salempang dengan ancaman bahwa dirinya akan dicekal 
dan dijadikan tersangka.
(rafael sebayang/sihar ramses simatupang)

Kirim email ke