http://www.lampungpost.com/buras.php?id=2007112203095015

      Kamis, 22 November 2007 
     

      BURAS 
     
     
     

Bangkitkan Rakyat Kecil! 


       
      H.Bambang Eka Wijaya:

      "KETUA Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri sepekan terakhir ini keliling 
Jawa jalan darat untuk silaturahmi membangkitkan harga diri rakyat kecil mulai 
petani, nelayan hingga pedagang yang termarginalkan!" ujar Umar. "Suatu episode 
menarik terjadi dalam dialog pembangkitan harga diri itu, Megawati menolak 
memberikan uang saat seorang ibu meminta bantuan uang!" (Kompas, 21-11)

      "Teladan dari Megawati untuk turun langsung berbincang dari hati ke hati 
dengan rakyat kecil, memahami realitas penderitaannya, lalu membangkitkan harga 
dirinya, amat penting jadi perhatian kalangan elite!" sambut Amir. "Lebih-lebih 
elite yang cuma berorientasi pada kepentingan pribadi dan kelompok politiknya, 
sehingga tega mengorbankan rakyat demi kepentingan politiknya! Apalagi dengan 
menilai, untuk rakyat cukup dibagi-bagi uang receh lalu menganggap tanggung 
jawabnya selesai, padahal tindakannya itu justru membuat rakyat makin tak 
memiliki harga diri--sukanya menyadongkan tangan!"

      "Lewat gerakan itu terlihat Megawati sekalian mengoreksi kebijakan 
pembangunan dengan pendekatan charity, yang hanya membuat rakyat makin 
tergantung pada bantuan untuk sekadar bertahan hidup!" tegas Umar. "Suatu 
kebijakan yang membuat rakyat kecil makin tak mempermasalahkan harga dirinya 
karena kebiasaan baru menempatkan tangan di bawah menjadi cara termudah, tanpa 
perlu kerja keras memeras keringat!"

      "Pilihan cara hidup termudah lewat jalan pintas tanpa peduli soal harga 
dirinya yang mejadi kebiasaan kalangan elite, diturunkan ke bawah lewat 
kebijakan model charity itu!" timpal Amir. "Bayangkan apa jadinya jika semua 
lapisan masyarakat bangsa cuma mau gampangnya saja, tak gigih kerja keras untuk 
mencapai tujuannya! Lebih celaka lagi jika lapisan berkuasa untuk itu cukup 
hanya dengan mengandalkan korupsi, sementara yang menengadahkan tangan di bawah 
hanya berharap dapat cipratan dari hasil korupsi! Produktivitas dan ketangguhan 
mental bangsa ini bisa kandas tererosi!"

      "Langkah Megawati membangkitkan harga diri rakyat itu harus didukung 
hingga menjadi momentum point of return--titik balik--dari keterpurukan harga 
diri bangsa ini di tengah pergaulan dunia!" tegas Umar. "Lihat saja, di mata 
bangsa-bangsa lain, kita dewasa ini tak lebih dari kuli, babu atau malah 
dianggap budak mereka! Dengan persepsi mereka yang sedemikian, tak ayal jika 
warga kita teraniaya dan dilecehkan di mancanegara!"

      "Untuk bisa menjadi momentum point of return dimaksud, gerakan 
membangkitkan harga diri rakyat kecil itu harus digalang hingga menggelegar 
sebagai gerakan masif di seantero negeri!" sambut Amir. "Sebagai parpol besar 
yang punya jaringan solid sampai ke desa, PDI-P cukup memadai untuk memotori 
gerakan tersebut! Tinggal soal proporsi gerakan itu--sekadar one woman show 
Megawati untuk Pilpres tahun 2009 atau sebagai andalan kinerja partai!"

      "Itu akan tetap sebagai one woman show, jika para kader partainya di 
daerah tak mampu menjadikan peluang itu sebagai momentum!" tegas Umar. 
"Soalnya, di daerah-daerah, kader partai itu juga bagian dari elite politik 
umumnya--rakyat kecil atau wong cilik cuma lazim disebut-sebut dalam slogan!
     

<<bening.gif>>

<<buras.jpg>>

Kirim email ke