Muslim Bersaksi Muhammad Utusan, Kristen Bersaksi Yesus Allah !!! > "tawangalun" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kedua dalam mencari terjemahan bhs asing kadang hanya dipilih kata > yang mendekati padahal jane belum tentu pas betul. > Contoh sifat Allah itu ada Ahad ada Wahid tapi setelah > diIndonesiakan keduanya diartikan SATU,padahal pasti masing2 membawa > makna yang rada berbeda .
Enggak susah untuk terjemahkannya, cukup katakan bahwa "saya tidak menyaksikan tapi saya percaya bahwa ada Allah yang mengutus Muhammad sebagai nabi". Bukankah artinya sama tetapi malah jujur tidak berbohong ???? Ny. Muslim binti Muskitawati. > Jadi wawasan genduk perlu diperluas lagi agar jangan sembarangan > tuduh. Sebenarnya yang enggak punya wawasan itu anda sendiri, saya justru mengkoreksi kesalahan2, sebaliknya anda mempertahankan kesalahan2. Anda tidak mampu menyanggah lalu mencaci maki pribadi saya yang tidak benar, apakah itu jujur??? Memang sih cara2 begitu adalah cara Islamiah. Sama halnya, terror 911 itu pelakunya adalah Yahudi, pemerkosa massal itu umat Kristen atau rambut cepak, Bomb Bali itu adalah CIA. Lucu bukan??? Asal tuduh tanpa bukti, padahal pihak lain punya bukti2 yang tidak mungkin dibantah. Begitulah cara2 anda, semua yang saya ungkapkan adalah realitasnya bukan angan2. Coba deh kalo ada seorang Kristen yang bersaksi seperti halnya bersyahadat cuma dia bilang: "Aku bersaksi, bahwa Yesus itu adalah Allah......" Lalu apa komentar anda kalo mereka kemudian menyatakan bahwa bersaksi itu artinya sangat dalam dan tidak ada terjemahannya atau sulit diterjemahkannya ????? Gampang khan ???? Muslim bersaksi Allah mengutus Muhammad, tapi Kristen bersaksi Yesus itulah Allah. LALU KESAKSIAN SIAPA YANG BOHONG ??? Enggak bisa kita tuduh Kristen bersaksi bohong sementara Muslim bersaksi benar, karena ke-dua2nya sama2 tidak ada yang menyaksikan. Ny. Muslim binti Muskitawati.
