Harian Analisa
Edisi Senin, 24 Maret 2008 

KJRI Hong Kong Kantongi Agen Penyalur TKI Nakal 



Hong Kong, (Analisa) 

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong memiliki nama-nama agen 
penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) nakal dan tidak bersikap profesional dan 
sering merugikan para pekerja. 

"Kami sudah memiliki nama-nama para agen penyalur tenaga kerja Indonesia yang 
selalu berbuat nakal dan telah kita masukkan dalam suatu daftar tersendiri," 
kata Konjen RI Hong Kong Ferry Adamhar, di Hong Kong, Minggu. 

Ia tidak bersedia menyebutkan nama-nama agen perusahaan pengerah TKI ke Hong 
Kong tersebut. "Saya tidak bisa menyebutkan tapi memang ada yang nakal," 
katanya. 

Menyikapi perilaku agen penyalur TKI yang nakal tersebut, katanya, KJRI Hong 
Kong telah "menskors" perusahaan tersebut dan memberikan perhatian khusus, 
sehingga para pekerja diminta untuk hati-hati jika menggunakan agen yang nakal 
tersebut. 

Pihaknya tidak bisa mencabut izin usaha agen penyalur TKI tersebut karena 
memang bukan wewenangnya, tetapi hanya bisa sebatas "menskors" agen tersebut. 

Dia mengatakan, kerugian yang akan dialami oleh agen penyalur TKI yang masuk 
dalam daftar "hitam" KJRI Hong Kong adalah perusahaan tidak bisa menyalurkan 
TKI ke Hong Kong karena si calon TKI tidak akan mendapatkan persetujuan dari 
Kantor Imigrasi Hong Kong. 

"Kantor Imigrasi Hong Kong tidak akan memberikan izin bekerja bagi TKI jika 
tidak ada persetujuan terlebih dahulu dari KJRI Hong Kong," kata Ferry. 

Meskipun demikian, katanya, tidak selamanya KJRI akan memasukkan agen-agen 
perusahaan masuk dalam daftar yang "diskors", karena mereka umumnya jika diberi 
peringatan keras akan berubah dan tidak akan melakukan hal yang membuat masuk 
dalam daftar "skors" lagi. 

"Jika mereka telah masuk dalam daftar "skors" dan ternyata tidak mengulangi 
perbuatannya maka akan kita cabut dari daftar hitam, asalkan mereka tidak 
mengulangi perbuatan merugikan lagi," katanya. 

Saat ini setidaknya terdapat sekitar 120.000 TKI, umumnya wanita, yang bekerja 
di Hong Kong, jenis pekerjaan yang dilakukan sebagian besar adalah pembantu 
rumah tangga. (Ant

Kirim email ke