Senin, 24/03/2008 19:56 WIB

Target pengurangan penganguran tak realistis
oleh : Erna S.U. Girsang



JAKARTA (Bisnis): Target pemerintah menurunkan angka pengangguran sampai 8% 
pada 2008 tidak realistis sehingga sulit dicapai jika inflasi berada pada 
posisi 6,5%, kata Direktur Eksekutif Indef Ahmad Erani Yustika.

Menurut dia, pemerintah harus lebih akurat dalam menetapkan angka pengangguran 
sehingga upaya mengurangi penggangguran dilakukan lebih tepat sasaran. Angka 
penangguran yang dikeluarkan pemerintah sebaiknya di evaluasi kembali, 
khususnya data yang diluncurkan BPS bahwa setiap 1% pertumbuhan ekonomi dapat 
menyerap 700.000 tenaga kerja. 

Di sisi lain, dia mengatakan kemungkinan mencapai target penyerapan tenaga 
kerja baru pada 2008, dapat saja dicapai jika pemerintah  memiliki struktur 
kebijakan yang terarah dan tepat sasaran, seperti perbaikan infrastruktur 
pertanian, pupuk, dan irigasi, serta sarana dan prasarana sektor riil lainnya. 

Pertumbuhan di sektor riil, jelasnya, akan membantu pemerintah mengurangi 
penangguran, bukan hanya mengandalkan sektor keuangan. Dia menyebutkan 
pertumbuhan 1% sektor keuangan, paling maksimal dapat menyerap 20.000 tenaga 
kerja. (tw)

bisnis.com


URL : http://web.bisnis.com/keuangan/ekonomi-makro/1id50217.html 

© Copyright 1996-2008 PT Jurnalindo Aksara Grafika

<<logo-bisnis-small.jpg>>

Kirim email ke