http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/20/time/212806/idnews/959895/idkanal/10

 20/06/2008 21:28 WIB 


Cides: Megawati Patut Dimintai Keterangan dalam Kasus Munir
Anwar Khumaini - detikcom



 Jakarta - Kasus kematian aktivis HAM, Munir memasuki babak baru. Mantan Deputi 
V BIN, Muchdi PR ditetapkan sebagai tersangka baru oleh Mabes Polri. Mantan 
Presiden Megawati Soekarnoputri pun diminta diperiksa juga dalam kasus ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Center for Information and 
Development Studies (CIDES), Syahganda Nainggolan. Menurutnya, penyidik Mabes 
Polri harus lebih dalam lagi membuka teka-teki siapa saja tokoh besar yang 
terlibat atau dianggap mengetahui pembunuhan Munir pada 7 April 2004.

"Termasuk apakah Megawati Seokarnoputri dipandang mengetahui atau tidak," ujar 
Syahganda dalam siaran tertulis yang diterima detikcom, Jumat (20/6/2008).

Syahganda menilai, kasus pembunuhan Munir merupakan kasus besar yang menjadi 
sorotan internasional. Keterlibatan lembaga intelijen negara yang telah 
menyeret unsur pimpinannya sekaliber Muchdi PR, dapat dijadikan indikasi masih 
adanya pihak lain yang diduga ikut terlibat. 

"Atau, paling tidak turut mengetahui adanya rencana 'menghilangkan' tokoh 
Munir," tegasnya.

Upaya pemeriksaan Megawati, imbuh Syahganda, juga dapat membuktikan keseriusan 
Mabes Polri dalam mengungkap kasus Munir tanpa pandang bulu. 

"Pemanggilan Megawati menjadi penting untuk dilakukan pihak polisi, karena 
tabir peristiwa pemubunuhan Munir memang menyimpan banyak hal yang belum 
terang," pungkasnya. ( anw / anw ) 




Komentar terkini (7 Komentar) 
 
Baca Komentar 
 
Kirim Komentar 
 
Disclaimer 
Baca juga:
  a.. PDIP: Kasus Munir Jangan Hanya Berhenti pada Muchdi PR
  b.. Kasus Munir
  Kapolri: Muchdi PR Serahkan Diri
  c.. Diperiksa Sejak Kamis Malam, Muchdi Tetap Sehat
  d.. Gerindra: 
  Kasus Munir Jadi Barang Dagangan 
 

<<cmnt_read.gif>>

<<cmnt_sent.gif>>

<<cmnt_disc.gif>>

Kirim email ke