So ... mesti gimana donk mbak Hafsah ..? ada solusinya.?


--- On Sat, 8/9/08, Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: CiKEAS> Kontingen Cina Terbesar 639 Atlit !!!
To: [email protected]
Date: Saturday, August 9, 2008, 9:21 PM










    
            --- In [EMAIL PROTECTED] com, ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED] 
.> wrote:

>

> Kontingen USA adalah yg terbesar dgn 647 dan no2 adalah China dgn 639

>   Andreas

> 



terima kasih, anda benar.



> Hafsah Salim <muskitawati@ ...> wrote:

>           Kontingen Cina Terbesar 639 Atlit !!! 

> 

> Breathtaking!

> Dibawah tepuk dan sorak sorai meriah, kontingen Cina muncul paling

> akhir dengan jumlah yang paling besar. Cina menjadi negara ekonomi

> ketiga terbesar didunia setelah Amerika dan Jepang.

> 

> Apa yang bisa kita pelajari dari kejadian hari ini??? Kita terutama

> umat Islam, harus belajar bagaimana permusuhan Cina Komunis dan

> Amerika dimasa lalu, kebencian berubah diperbaiki menjadi persahabatan

> dan kerja sama. Saling kritik hal biasa bukan untuk dijadikan alasan

> untuk saling memerangi seperti halnya dalam ajaran Islam yang selalu

> memerangi penghina tanpa mau mengakuinya sebagai menghina yang lain

> dan akhirnya jadi terhina sendirinya.

> 

> Orang2 Cina benci kepada Amerika, mereka pernah perang dengan jumlah

> korban puluhan juta yang jatuh terutama dalam perang Korea. Semuanya

> tinggal kenangan, mereka belajar, kita juga belajar, semuanya juga

> belajar. Hanya Islam yang tidak mau belajar dari pengalaman melainkan

> mempertahankan dan melestarikan kesalahan, melestarikan kebencian,

> melestarikan permusuhan, dan tidak sekalipun memikirkan bahwa hari

> depan atau masa depan harus berubah menjadi lebih baik dari hari ini,

> permusuhan harus berakhir, kebenciah harus berubah menjadi saling

> mengasihi. Disinilah yang belum diajarkan dalam ajaran Islam yang

> hanya terikat kepada kebiadaban2 masa lalunya yang harus dipertahankan

> dimasa sekarang dan dilanjutkan kemasa depannya.

> 

> Cina yang benci Amerika sudah berubah menjadi bersahabat.

> Islam yang benci Yahudi malah makin benci menjadi musuh abadi.

> 

> Sudah waktunya kita Islam Indonesia memiliki identitas sendiri yaitu

> Islam Walisongo, Islam Sunan Kalijaga, Islam Kejawen yang harus

> menolak Islam Wahabi, Islam Sunni, ataupun Islam Syiah.

> 

> Islam tidak sama dengan Islam, umatnya yang membedakan Islam macam apa

> yang kita anut.

> 

> Bayangkan, sementara seluruh dunia berusaha memeriahkan

> penyelenggaraan upacara Olympic ceremonial ini, sebaliknya Islam

> dengan ajarannya berusaha menterorr dengan bomb2 maut yang katanya

> sebagai agama damai. Namun dibawah ancaman terror Islam, Olympic

> Games ceremonial tetap berlangsung dikawal lebih dari 100 ribu pasukan

> reguler dan komando cina yang sangat terkenal keberaniannya ini.

> 

> Stadion seperti runtuh oleh suara tepuk tangan dan sorak sorai tanpa

> suitan2 kampungan distadium Cina ini.

> 

> Selamat Bejing Olympic Games, Selamat kepada rakyat Cina, dan Selamat

> kepada perdamaian dunia, semoga HAM bisa makin ditegakkan.

> 

> Li Nin, atlit Senam Cina terbang diangkasa meniru dewa2 Yunani,

> berlari diudara sambil membawa obor olympiade, benar2 mentakjubkan,

> tidak ajaib, bukan keajaiban, tapi kata2 ajaib tetap bisa digunakan

> karena Dewa Li Ning ini terbang dan berlari dilangit nan biru dengan

> nyata bukan filem. Dibawah senandung dewa2 langit cina dan yunani,

> dewa Li Ning dengan obornya menyulut obor abadi api olympic Games

> dibawah sorak sorai gegap gempita yang sangat meriah, mengharukan, dan

> mengagumkan.

> 

> Begitu obor tersulut, kembang api bergemerlapan diangkasa, luar biasa

> indahnya, lebih indah dari sorga yang didongengkan oleh Quran dan

> Hadist2nya. Inilah Cina, inilah Yunani, seluruh dunia menyaksikan,

> ini bukan dongeng, ini bukan keimanan, dan ini bukan Islam.

> 

> Seluruh kepala negara didunia berdiri takjub, kenapa bisa begitu

> banyak kepala negara bersedia datang ke Cina ??? Jelas karena Cina

> dipercaya dan diyakini akan lebih mampu mengatasi terror Jihad Islam,

> mereka lebih yakin kepada kemampuan dewa2 Cina katimbang Allah yang

> punya 100 kesaktian ini. Islam hanya menodai umatnya saja dengan

> kebencian, permusuhan, dan teror2nya. Damai itu bisa dicontohkan

> dalam ajaran dewa2 ini, sebaliknya kebencian merupakan contoh ajaran

> Islam yang membenci dewa2 sehingga tak mungkin bisa damai.

> 

> Ny. Muslim binti Muskitawati.

>




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke