--- On Mon, 11/3/08, IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: IrwanK <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: CiKEAS> SBY MELANGGAR DALIHAN NA TOLU.....
To: [email protected]
Date: Monday, November 3, 2008, 8:27 PM
Bahasa batak(?) di bawah artinya apa aja bos? :-)
Yang ada tuh ngorbaninnya setengah hati.. kalau beneran mah mustinya
penetapan AH sebagai tersangka tidak lama setelah BA dijadikan tersangka
juga.. kalau ini sih, yang bersangkutan dibiarkan melihat kelahiran cucu-nya
dulu.. :-p
Jangan mau ditipu sama pemain sinetron napah..
CMIIW..
--
Wassalam,
Irwan.K
"Better team works could lead us to better results"
http://irwank. blogspot. com
Pada 4 November 2008 11:13, roni zenal <[EMAIL PROTECTED] com> menulis:
.......
Pada kasus Aulia Pohan tentang dugaan korupsi di BI sebenarnya Presiden SBY
tidak pantas memberikan pendapat walapun beliau seorang presiden. Karna
hukum adat adalah hukum tertinggi di bawah kolong langit ini, bagaimana
kita bisa mengkritik hula-hula kita? itu adalah pekerjaan yang salah
bagi adat batak, seharusnya SBY no-command di depan publik tentang hal ini
karna sudah terlanjur marhula-hula dengan
orang batak, maka adat batakpun harus di patuhi beliau.
dalam Batak dikenal DALIHAN NA TOLU ( 3 PENOMPANG KEHIDUPAN) :
- Somba mar Hula-hula=
senantiasa tunduk dan hormat kepada hula-hula agar horas-horas
(hula-hula= saudara yang melahirkan istri, menantu wanita. dalam kontek AP
dgn SBY, AP adalah Hula-hula SBY krna AP memberikan anak wanitanya kepada
harimurti anak SBY sbg istrinya).
- Manat mar dongan Tubu=
agar berhati-hati menjaga ikatan persaudaraan supaya terhindar dari malapetaka
atau kutukan dari saudara semarga
- Elek mar Boru=
senantiasa mengasihi agar mendapat berkat yang melimpah dari Tuhan
Ini Adalah isi dalihan natolu dan sebenarnya adalah peraturan terberat yang ada
pada adat batak sejak adat batak itu ada...
TAPI......
Memang resiko punya besan di luar Batak ya beginilah.
Menurut pengamat : SBY mengorbankan Besannya , karena beliau mau lagi menjadi
Presiden RI berikutnya.
Jadi
ambisi pribadi dan logika "Somba Marhula2 " tidak berlaku bagi di sini
. PRESIDEN RI ITU ENAK SEKALI LHO....He... he...he.. ..