http://www.cenderawasihpos.com/detail.php?id=23001&ses=

02 Januari 2009 02:09:03



Ancaman Kelaparan di Mapia Harus Dikoordinasikan





BIAK-Puluhan warga di Wilayah Kepulauan Mapia, Kabupaten Supiori yang terancam 
kelaparan akibat akses transportasi laut sudah dua bulan tidak jalan, nampaknya 
menjadi perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI) Freddy 
Numberi.


Diungkapkan, ancaman kelaparan itu tidak terjadi jika ada koordinasi baik 
pemerintah setempat. Oleh karena itu, diminta kepada Pemerintah Kabupaten 
Supiori, Biak Numfor dan Provinsi Papua melakukan koordinasi secepatnya agar 
pelayaran kapal Perintis Papua V tetap masuk di wiliyah Kepulauan Mapia secara 
rutin. "saya juga kaget menerima informasi ini, harusnya ada koordinasi yang 
baik antara pemerintah daerah supaya ancaman kelaparan itu tidak 
terjadi,"ujarnya ketika dicegat wartawan saat transit di Bandar Udara Frans 
Kaisepo, Rabu (31/12)


Numberi juga menyatakan, akan melakukan koordinasi dengan Menteri Perhubungan 
supaya pelayaran ke wilayah Pulau Mapia termasuk wilayah pulau-pulau terluar 
Indonesia yang selama ini sudah rutin terlayani kapal perintis supaya mendapat 
perhatian serius.
Hal ini dinilai sangat penting mengingat pelayanan di wilayah pulau terluar 
sering menjadi masalah bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri telah 
menegaskan supaya pelayanan ke pulau-pulau terluar itu menjadi perhatian 
serius. 


Sekadar diketahui bahwa Kapal Papua V ke wilayah Kepulauan Mapia sudah kurang 
lebih dua bulan tidak ke sana sehingga persediaan bahan makanan masyarakat 
habis, ada kabar bahwa hal itu disebabkan karena masa kontrak kapal tersebut 
habis dan ada tagihan hutang yang nilainya miliaran rupiah belum dibayar.(ito)

Kirim email ke