http://www.posmetropadang.com/content/view/11326/124/
Mahasiswi Dihipnotis
pdf | cetak |
Rabu, 14 Januari 2009
PADANG, METRO--Pencurian dengan cara menghipnotis korban semakin marak.
Kali ini, Sri Elva Yanti (20), mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kota
Padang menjadi korbannya. Ia dihipnotis saat di atas bus dari Pariaman menuju
Padang, Senin (12/1). Uang beserta emas dan HP berhasil digondol pelaku yang
masih buron. Menurut keterangan korban di hadapan petugas piket Poltabes
Padang, dirinya tak sadarkan diri setelah melihat kitab kecil berwarna kuning
yang diperlihatkan pelaku. Alhasil, setelah melihat kitab itu, korban menuruti
saja apa kata pelaku.
"Saya disuruh melihat kitab kecil berwarna kuning. Tiba-tiba kepala saya
pusing dan tak tahu lagi apa yang terjadi. Saya baru sadar ketika tersangka
sudah lari dan menggondol uang saya sebanyak Rp 1,3 juta. HP Sony Ericson juga
diambil beserta dua cincin emas. Setelah itu, saya ditinggalkan saja di dekat
RM Sederhana," ungkap Sri. Awalnya, korban yang menaiki bus PO Azimar dari
Simpang Jaguang, Kota Pariaman berniat untuk pergi ke kosnya yang terletak di
Kelurahan Surau Balai, Lubuak Lintah. Dalam perjalanan, pelaku datang dan duduk
di sampingnya.
Sempat bercerita, akhirnya pelaku minta diantarkan ke Labor Biologi.
Korban menurut saja. Berselang beberapa saat, dia dan pelaku turun di samping
RM Sederhana, Jalan Rasuna Said. Saat itulah korban disuruh melihat kitab
kuning. Tak terima dengan perlakuan yang diterimanya, Sri melapor ke Mapoltabes
Padang. Laporan pun sudah diterima piket Poltabes dan diteruskan ke
Kasatreskrim untuk segera diselidiki.
Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Padahal
uang yang dibawanya akan digunakan untuk membayar uang kuliah. "Saya rugi
sekitar Rp 2 juta. Sungguh saya sedih sekali. Uang itu rencananya akan saya
jadikan sebagai pembayar uang kuliah. Namun mau apa lagi, semuanya keburu
lenyap," papar Sri dengan wajah sedih. (od)